Anta's Diary

Anta's Diary
Ikut Kemping



Sebelum membaca, jangan lupa pada VOTE dengan mengumpulkan poin kalian.


Happy Reading


*******


Sebulan berlalu, Pocong Uli akhirnya menetap di apartemen Emas karena tak kunjung jua pergi padahal jasadnya sudah dipindahkan ke tempat pemakaman umum yang layak. Namun, saat melihat Kuntilanak Silla ternyata Pocong Uli jatuh cinta pada hantu tersebut. Sementara Silla terus saja menghindari Pocong Uli.


"Semua udah beres kan, Nta?" tanya Mama Dewi saat mengawasi Anta berkemas di kamarnya.


"Siap, Ma, cemilan masuk semua," jawab Anta.


"Astaga, baju kamu, obat-obatan, pakaian dalam, terus skin care buat muka kamu biar gak item kalau panas-panasan, bukannya malah mikirin makanan," ucap Mama Dewi.


"Hehehe buat Anta yang penting makanan, biar gak laper, Ma," sahutnya.


"Yah, emang Raja gak boleh ikut, ya?" rengek Raja.


"Gak boleh lah, ini kan acaranya anak SMP," sahut Anta.


"Kamu nanti Mama bawa ke taman bermain aja yang ada roller coaster," ucap Mama Dewi menawarkan.


"Ada rumah hantunya, gak?" tanya Raja.


"Hadeh, terakhir ke fun fair masuk rumah hantu, kamu malah bawa hantu kepala buntung pulang," sahut Anta menoyor kepala Raja.


"Habisnya lucu masa tuh Om kepala buntung ngajakin aku main bola pakai kepalanya," ucap Raja.


"Astaga anaknya Anan sama Dita masa main bola pake kepala dibilang lucu, aduh mau pingsan aku dengernya," ucap Mama Dewi.


"Awas ya, Ja, selama Kakak Anta pergi kemping kamu bawa pulang hantu terus, liatin aja ntar Kak Anta aduin sama Bunda sama Yanda, terus Kak Anta minta tolong sama Tante Susi sama Om Tomo buat jagain kamu," ancam Anta.


"Yah, gak seru deh kalau ke taman hiburan gak boleh bawa pulang hantu, nanti aku main sama siapa?" keluh Raja.


"Main sama Tante Susi sama Om Tomo juga," sahut Anta.


"Ya ampun, main sama manusia gak ada apa Raja," keluh Mama Dewi.


"Gak mau ah, mereka usil suka bully aku, mentang-mentang badan aku kecil, sahut Raja.


"Eh, buruan ayo Papa anter, nanti keburu telat lho, Nta," seru Andri dari ruang tamu.


"Ya, Papa Andri, sebentar," sahut Anta.


Lalu ia pamit pada Mama Dewi dan Raja.


Sementara para murid SMP pergi kemping maka para murid SD diliburkan. Anta berangkat diantar Papa Andri ke sekolah. Ia juga sekilas melihat Arya yang sudah berada di dalam mobilnya bersama Pak Herdi.


***


Saat berada di sekolah kini tiba saatnya para murid akan melaksanakan perjalanan kemping para murid SMP Karya Bangsa ke sebuah bumi perkemahan Alas Tua.


"Baiklah anak-anak di sana nanti kita akan mengadakan perkemahan selama tiga hari dua malam. Tujuan kegiatan tersebut menumbuhkan minat, bakat, meningkatkan sikap disiplin, kejujuran dan tanggung jawab, serta cinta lingkungan," papar Bapak Fahmi selaku pembina OSIS.


"Ooo..." jawab semua murid serempak.


"Jadi, Bapak harapkan kalian menjalani kegiatan tersebut dengan tertib ya," pinta Bapak Fahmi.


"Baik, Pak," sahut para murid bersamaan kembali.


"Elo liat nih, gue bakalan jadi ketua OSIS paling ganteng," ucap Arya dengan suara pelan di samping Anta.


"Belum tentu, liat tuh Arga juga nyalonin diri jadi ketua OSIS, dia tuh pinter, pasti banyak yang pilih Arga," sahut Anta.


"Elo liat dong, Nta, cakep gue sama Arga, ya kan?"


"Idih, najong!" ketus Anta menjawab lalu bersiap menggendong tas ransel di punggungnya. Mey mengikuti Anta di belakangnya.


"Iya cakep kamu, tenang aja aku dukung kamu, kok," sahut Mey yang mulai menaruh rasa pada Arya.


"Tuh kan cakep gue, berarti Anta matanya rada-rada punya kelainan yah hahaha..." tawa Arya membuat Mey makin terpesona melihat wajahnya.


Ada 10 mobil bus yang disiapkan membawa rombongan para murid SMP Karya Bangsa tersebut. Setiap bus dipimpin oleh satu orang guru penanggung jawab. Anta, Mey, Arya dan Arga berada dalam satu bus yaitu bus tiga. Bus tersebut dipimpin oleh Ibu Lesti.


"Baiklah anak-anak sebagai wali kelas kalian dan selaku ketua rombongan bus ini, saya harap ketertiban dari kalian yang dijaga ya, dan saya meminta Arga yang sebagai ketua kelas 8A untuk mengabsen kalian satu persatu," ucap Ibu Lesti yang mengarahkan Arga untuk mengecek kehadiran kelas 8A yang mengikuti kegiatan kemping tersebut.


Dari 30 murid hanya ada dua puluh lima murid yang mengikuti kegiatan tersebut dalam bus berukuran sedang itu. Arga mengecek satu persatu dan setelah diamati semuanya hadir sesuai daftar absensi maka bus tersebut siap untuk berangkat ke bumi perkemahan.


"Nta, itu Silla sama Uli ngapain pada ikut, sih?" bisik Arya yang mencolek bahu Anta yang duduk di kursi depannya.


Anta menoleh ke kursi belakang tempat Kuntilanak Silla dan Pocong Uli duduk bersandingan.


"Biarin aja, lumayan tau buat jagain Anta hehehe..." sahut Anta dengan berbisik juga.


"Kaga berkelas luh, masa punya bodyguard hantu, bukannya cowok yang badan gede-gede," ucap Arya.


"Sirik, wlek!" Anta menjulurkan lidahnya pada Arya yang duduk bersama Iman kawan sekelas mereka yang berbadan lumayan gemuk.


"Man, geser napa, gue sempit, nih!" keluh Arya mencoba menggeser Iman.


"Perut gue aja kejepit kaga muat, elo aja yang pindah!" jawab Iman ganti berseru.


"Ah, rese nih, kepaksa deh gue pindah ke belakang bareng tuh hantu," gumam Arya yang mencoba duduk di samping Silla.


"Hai, Arya, duh makin hari makin ganteng banget, sih," ucap Silla.


"Gantengan juga gue, ayo jawab, ganteng gue kan sama elo?" tanya Uli.


"Ya ganteng gue lah, tapi berhubung gue cari aman ya gue iya aja lah," batin Arya yang mengangguk mengiyakan.


Belakangan ini ia mulai membiasakan diri melihat penampakan Uli dan Silla tapi ia masih takut juga saat bertemu Lee si anak genderuwo yang pernah main ke apartemen Tasya dan Doni. Apalagi jika bertemu hantu baru. Arya masih tak sesiap Arga dan Anta yang sudah menerima kondisinya menjadi anak-anak yang spesial. Apalagi kondisi mata batin Arya yang terbuka ini gara-gara diberi hadiah oleh Anan. Benar-benar menyebalkan menurut Arya.


"Gue mau tidur jangan berisik, ya!" ucap Arya pada Silla dan Uli.


Iman yang mendengar sekilas ucapan Arya menoleh ke kursi belakang.


"Gila kali tuh Arya ngomong sendiri," gumam Iman.


*******


To be continue...


Follow IG ku ya @vie_junaeni


Mohon dukungannya, mampir juga ke Novelku lainnya.


- Pocong Tampan


- With Ghost


- 9 Lives


- Kakakku Cinta Pertamaku


- Forced To Love


- Diculik Cinta


Vie Love You All...😘😘😘


Pleaseeeeee Jangan lupa VOTE...!!!