Anta's Diary

Anta's Diary
Sekolah Kemajuan Bangsa



Jangan lupa kumpulin poin kalian buat VOTE, terima kasih banyak ya sebelumnya.


Happy Reading...


*******


Seminggu kemudian di sekolah Anta. Sekolah itu mulai dibuka kembali bahkan mengalami penambahan bangunan untuk sekolah menengah atas. Namun, pihak pemilik mengganti nama sekolah menjadi Sekolah Kemajuan Bangsa.


"Anta, makan dulu, yuk!" ajak Mey.


"Anta enggak laper."


"Udah sih ikut aja temenin aku makan!" ajak Mey bersikeras.


"Iya, iya, bentar."


Pembangunan sekolah Anta akan berlanjut ke tingkat sekolah menengah atas. Dan kemungkinan Anta dan Mey akan melanjutkan SMA di sekolah tersebut. Sayangnya pihak sekolah Anta tak tau kalau lahan yang mereka pakai untuk SMA merupakan sekolah para hantu di wilayah tersebut.


Siang itu ketika jam sekolah telah usai, terjadi keributan di bagian belakang wahana yang sedang mengalami pembangunan. Salah satu pekerja mengalami kecelakaan.


"Kenapa, Man? Kok, mukamu panik gitu, kakimu enggak apa-apa, kan?" tanya Mey seraya melirik ke arah kaki Iman yang sudah menjalani operasi plastik.


"Bukan kaki gue tapi di sana parah Mey, Nta, serem pokoknya."


"Serem kenapa?" tanya Anta.


"Ada yang kecelakaan di sana, hiyyy darahnya ke mana-mana," ucap Iman.


Mey dan Anta saling berpandangan, lalu tak butuh waktu lama untuk Mey menarik tangan Anta, tapi gadis itu tetap mencoba bertahan.


Dia tak mau berurusan dengan arwah penasaran di sana nantinya. Namun, tarikan Mey lebih kuat.


Suasana di tempat kecelakaan sudah ramai. Di tempat kejadian perkara sangat menyeramkan terlihat darah segar pekerja yang mengalami kecelakaan, mengalir ke aliran adukan pasir dan semen. Anta dan Mey melihat seorang pekerja bangunan yang sudah terbaring tanpa kepala, korban itu terpenggal.


Di seberang jasad itu terdapat seorang pekerja lainnya lagi yang tubuh bagian depan hancur tertimpa reruntuhan bongkahan batu koral besar dari lantai lima. Perut pekerja itu tertunduk linggis sampai usus bagian dalam terburai.


Banyak murid yang berteriak histeris dan langsung diamankan agar tak menganggu tempat kejadian perkara sebelum pihak polisi dan pihak medis datang.


"Balik Mey, ayo balik, Anta gak mau tetap di sini!" rengek Anta.


Mey menurut mengikuti Anta pergi, akan tetapi gadis itu menoleh kembali ke belakang. Anta melihat di sudut dekat area renovasi sana dua sosok hantu pekerja tadi sudah berdiri menatapnya.


"Haduh, jangan ikutin Anta, ya, masuk sekolah aja sana belajar jadi hantu baru," gumam Anta.


"Kenapa sih, Nta?" tanya Iman.


"Kamu penasaran lihat hantu, kan? Nih, Anta kasih tau!" Anta menyentuh tangan Iman dan Mey.


Mereka melihat dua sosok hantu itu. Sosok satunya terlihat tubuh hanya sampai leher sedang memegang kepalanya di tangan kanan. Ia menatap ke arah mereka. Hantu satunya lagi berdiri menatap ke arah Anta, Mey, dan Iman dengan tatapan kosong. Raut wajah pucat pasi, badan depannya terlihat hancur penuh darah, daging dan tulang yang terlihat. Begitu juga dengan isi perutnya yang bergelantung keluar dari tubuh itu. Iman dan Mey langsung bertatapan lalu berteriak.


"Aaaaaaaaaaaaaa...!!!"


Mereka lantas lari tunggang langgang menjauh meninggalkan Anta menuju parkiran mobil.


"Syukurin, pada kepo sih dari tadi!" gumam Anta.


Ia menoleh pada dua sosok hantu tersebut.


"Awas, jangan pada ikut, ya, belajar di sekolah hantu yang bener!" ancam Anta dengan tatapan tajam.


***


Teman Silla yang bernama Delima datang menemui Anta setelah ia pernah melihat penampakan Silla di cermin kamar mandinya. Bahkan Silla juga pernah datang ke mimpi wanita itu. Anta membuka pintu Apartemen rumahnya dan mempersilahkan Delima untuk masuk.


"Kakak kenapa, kok mukanya takut, gitu?" tanya Anta.


"Ada apa sama Silla, kenapa dia terus menghantui aku?" tanya Delima.


Anta menoleh pada Silla yang baru saja ke luar dari dapur membantu Anta mencuci piring. Hantu Kuntilanak bergaun merah itu meringis.


"Tante sini Anta kasih tau, tapi harus siap ya kalau ketemu sama Tante Silla?" tanya Anta.


"Baiklah aku siap, memangnya apa yang menyebabkan Silla masih gentayangan sampai sekarang?" tanya Delima.


"Mungkin, ada sesuatu yang ingin dia sampaikan seperti menyelamatkan Tante," sahut Anta.


Anta menggenggam tangan Delima. Kemudian sosok Silla sudah hadir di belakang Delima. Ia menyentuh bahu gadis itu laku menyapa dengan senyuman meringis yang khas.


"Hai, Delima!" sapa Silla.


"Si-si-silla?"


Anta langsung mencengkeram bahu Delima seraya memberi peringatan pada gadis itu.


"Jangan pingsan, Tante udah janji ya, jangan pingsan!" pinta Anta.


"Ta-ta-tapi, di-di-diakan, han-han..."


"Hansip, hahahaha... emang dia hansip di rumah ini," potong Raja yang tiba-tiba muncul.


"Sembarangan, cantik-cantik begini masa hansip?" keluh Silla ia bangkit seraya menjitak kepala Raja.


"Awww, sakit, Tante Silla," pekik Raja.


"Ka-kalian, kenapa eng-enggak ta-takut, sih?" tanya Delima tubuhnya masih gemetaran karena ketakutan.


"Minum dulu, Tante, daripada gelagapan sampai gagap terus," ucap Anta ia menyerahkan segelas air putih pada Delima.


"Makasih, ya, Silla ke mana?" tanya Delima.


"Oh iya, Anta lupa harus pegang Anta dulu baru bisa lihat hantu Tante Silla," ucap Anta.


"Delima," ucap Silla.


Hantu itu memeluk tubuh Delima dengan erat.


"Kamu harus keluar dari agency milik Chen," pinta Silla.


"Iya, La, aku juga mau keluar dari sana, waktu itu ada pria bertopeng yang mencoba memperkosa aku, huhuhu..."


"Tuh siapa, ya? Udah gitu si Kelly mau membunuh kamu saat pameran mode tahunan seperti waktu dia membunuhku," ucap Silla.


"Apa, kamu dibunuh sama Kelly?"


Silla menganggukan kepalanya.


"La, pekan mode tahunan itu minggu depan," ucap Delima.


"Kamu harus segera pergi!"


"Enggak bisa, La, kalau aku pergi aku melanggar kontrak."


"Gimana kalau kita jebak aja si Kelly sama Pak Chen?" celetuk Anta buka suara.


Silla dan Delima memandang ke arahnya bersamaan.


"Anta cantik, ya? Demen banget ngeliatin Anta kayak gitu hehehe..." ucap Anta.


*****


Follow IG ku ya @vie_junaeni


Mohon dukungannya, mampir juga ke Novelku lainnya.


- Pocong Tampan


- With Ghost


- 9 Lives


- Kakakku Cinta Pertamaku


- Forced To Love


- Diculik Cinta


Vie Love You All.


Pleaseeeeee Jangan lupa VOTE buat dapatkan GA pulsa 20K tiap bulannya, semangat...!!!