Not Perfect Wedding

Not Perfect Wedding
Part 56 - Dapat



Dinniar masih ditemani oleh Adrian untuk mencari keberadaan Tasya. Wajah diniar masih saja tetap sama. Ada yang ingin mencoba untuk menghibur diniar, Namun sepertinya apapun bentuk hiburannya tidak akan bisa diterima oleh wanita yang cemas dengan kondisi putrinya yang hilang. Ingin rasanya Adrian menggenggam erat tangan wanita yang berada di sampingnya itu. Tapi itu tidak mungkin bisa ia lakukan karena akan menimbulkan kesalahpahaman di antara mereka berdua. Akhirnya Adrian memilih untuk fokus saja berkendara.


"Din Sepertinya kita harus mampir ke cafe dulu, karena ini sudah siang kita harus makan dulu." Adrian menghentikan Mobilnya di depan sebuah Cafe.


"Adrian, tapi lita harus mencari Tasya jangan berhenti sedikitpun," ujar diniar.


" mengerti, tapi kita juga butuh tenaga untuk mencarinya. maka dari itu aku mengajakmu untuk makan siang terlebih dahulu. Apa kamu mau kita kehabisan tenaga saat mencari Tasya dan saat kita bertemu dengan Tasya kita tidak memiliki tenaga untuk mengejar atau merebutnya?"


Diniar mengetahui maksud dari sahabatnya. namun, baginya saat ini yang terpenting adalah Tasya dia tidak mau kehilangan Tasya lebih lama lagi.


" Ayo turun kalau kamu terus seperti ini bagaimana kita bisa cepat mencari Tasya." Adrian turun dari mobilnya dan menutup pintu.


Adrian berjalan menghampiri pintu di mana diniar duduk. "Ayo cepat turun."


dinniar melangkahkan kakinya keluar mobil. Sebenarnya dia tidak ingin makan siang Bahkan dia tidak berselera untuk mengunyah makanan apapun yang masuk ke dalam mulutnya.


Adrian mendorong tubuh temannya itu untuk bergerak lebih cepat menuju ke dalam Cafe. Adrian dan diniar duduk di meja yang menurut mereka tidak ada pengunjungnya. ada yang meminta pelayan untuk membawakan buku menu dan dia langsung memesannya 2 porsi untuk dia dan diniar.


"kita harus makan dulu. diniar aku tahu seberapa besar kekhawatiranmu. aku juga sama khawatir kepada Tasya." Adrian menyatakan kekhawatirannya.


"kalau kita tidak cepat mencarinya aku takut tidak bisa bertemu lagi dengan Tasya."


"itu tidak mungkin terjadi, kita pasti bisa menemukan Tasya secepatnya. kamu jangan khawatir kita harus mencarinya dengan hati yang tenang. agar bisa lebih cepat menemukan keberadaan Tasya," ujar Adrian.


...****************...


di tempat lain seseorang sedang berusaha sekuat tenaganya mengerahkan semua anak buahnya untuk mencari keberadaan Tasya.


" Apa kalian sudah mendapatkan titik terang?" tanya Jonathan kepada anak buahnya.


" kami sudah mendapatkan rekaman CCTV dan ada sebuah mobil yang memasukkan anak kecil ke dalam mobilnya." anak buah Jonathan memberikan laporannya.


" Apa kalian sudah memastikan kalau itu adalah?" tanya Jonathan dengan penasaran.


mendengar penuturan dari anak buahnya Jonathan menjadi geram. sebab sudah sampai siang hari ini belum juga menemukan keberadaan dari Tasya.


" kalau begitu kalian sudah dapat plat nomor dari mobil tersebut?" tanya Jonathan yang ingin bergerak lebih cepat.


" sudah Pak kami sudah menemukan plat nomornya," jawab anak buah Jonathan yang sejak tadi diajak bicara olehnya.


" kalau begitu cepat kalian cari tahu keberadaan ada di mana." Jonathan bertambah geram.


" kami sudah mengerahkan beberapa anak buah untuk mencari keberadaan mobil tersebut. saya sedang menunggunya kemungkinan satu jam lagi kita akan mendapatkan kabar Baik Pak."


" ah, Kenapa kalian tidak bicara sejak tadi? kalau kalian memberitahukan sejak tadi aku pasti tidak akan Saya khawatir." sentak Jonathan kepada beberapa anak buahnya.


" karena bapak terus bertanya kepada saya jadi saya hanya bisa menjawab pertanyaan yang Bapak ajukan."


Jonathan terdiam di buatnya kemudian dia menunggu di sebuah sofa yang tersedia di sudut ruangan.


puasa Jonathan kembali berdering dan dia lihat si penelepon adalah seseorang yang masih sama yaitu keponakannya.


" Maafkan Om. Om belum bisa menjawab teleponmu sekarang. saat Om sudah mendapatkan kepastian tentang kabar Tasya, Om pasti akan segera menghubungimu."


Jonathan kemudian mematikan ponselnya dia tidak sanggup jika harus terus-menerus ditanya oleh keponakannya itu tentang keberadaan Tasya apa sudah ditemukan atau belum.


anak buah Jonathan mendapatkan pesan dari beberapa anak buah lainnya.


" Bagus kalau begitu kalian Langsung bergerak Setelah itu saya dan Pak Jonathan akan segera menyusul."


" kalian sudah menemukannya?" tanya Jonathan dengan bangkit dari duduknya.


" kami sudah mendapatkan keberadaan mobil tersebut dan beberapa anak buahku sedang mengintai sebuah rumah kosong."


" dapat!" Jonathan berdesak senang sekaligus menjentikkan jarinya.