Not Perfect Wedding

Not Perfect Wedding
Part 173 - Tak bisa lari



Reni mendapatkan kabar Kalau Cornelia berada di bandara dan memiliki tiket untuk pergi ke Australia.


dengan cepat Rendy pergi untuk mencegah Cornelia berangkat ke luar negeri. dia tidak akan membiarkan Cornelia lolos dan tidak mempertanggung jawabkan perbuatannya sedikitpun.


ready berlari begitu cepat menerobos beberapa ruangan hingga dia melihat sosok Cornelia dari kejauhan.


"aku mendapatkanmu."kumam Rendy sambil terus mengintai Cornelia.


Rendy langsung menghubungi beberapa pihak keamanan bandara Soekarno Hatta agar bisa mengamankan Cornelia dia juga memberikan surat penangkapan kepada para petugas bandara agar mereka percaya kalau Cornelia adalah seorang buronan.


Cornelia sedang melakukan pemeriksaan keamanan. di bandara akan melewati dua kali pemeriksaan keamanan yaitu sebelum check in dan sebelum memasuki area pemberangkatan. hal ini bertujuan untuk menghindari apapun yang berpotensi membahayakan penerbangan.


koper dan barang bawaan Cornelia akan dipindai dengan mesin sinar x. dan Cornelia juga sudah melewati detektor logam yang bertujuan untuk mendeteksi apakah dia membawa barang-barang yang terbuat dari logam.


Setelah melakukan k melalui tahapan itu semua Cornelia mulai cek paspor imigrasinya. Cornelia mengeluarkan paspor kartu identitas dan boarding pass untuk mengantri di meja imigrasi. Cornelia hanya memiliki tiket keberangkatan tidak memiliki tiket pulang karena dia tidak tahu kapan ia harus pulang atau kembali ke Indonesia.


setelah melalui proses cek password imigrasi Cornelia memasuki ruang tunggu. dia menanti jadwal boarding.


Cornelia terus memperhatikan jam yang ada di tangannya. dia sudah tidak sabar untuk pergi meninggalkan Indonesia demi keamanannya. namun sayangnya dia sudah terkepung. Rendi dan Jonathan tiba di hadapannya.


"Kamu tidak akan pernah bisa pergi meninggalkan Indonesia Cornelia. kamu sudah kami kepung dan polisi akan segera datang untuk menangkap dirimu." kata Jonathan sambil mengatur nafasnya.


"untuk apa kalian mencariku dan membawa polisi?"Cornelia pura-pura tidak menyadari situasinya.


"tidak perlu kamu berpura-pura Cornelia. Karena aku tahu dari sudah menyampaikan pesanku untukmu. jadi dipastikan kamu sudah mengerti situasinya." Jonathan skakmat Cornelia.


"Rendy minta petugas keamanan untuk memborgolnya agar dia tidak bisa kabur."perintah Jonathan kepada Rendy.


dengan cepat beberapa petugas keamanan bandara langsung mengamankan Cornelia dengan memborgol dirinya. Cornelia tidak bisa lagi kabur dia sudah benar-benar terkepung.


kini Cornelia hanya bisa pasrah menerima segala sesuatunya yang akan terjadi di masa depan terhadap dirinya.


Jika dia sudah berada di tangan Jonathan dan Rendy sudah pasti dirinya akan segera mendekam dibalik jeruji besi.


tidak lama polisi datang dan membawa Cornelia ke kantor polisi untuk dimintai keterangan mengenai tuntutan yang dilayangkan oleh Jonathan.


"terima kasih pak polisi atas kerjasamanya. Saya harap kali ini tidak ada satu orang pun yang bisa membebaskannya kecuali dia menyelesaikan masa hukumannya." ujian sunatan kepada pihak kepolisian.


"saya akan pastikan Ibu Cornelia akan mendapatkan sanksi atas semua perbuatannya. dan saya akan pastikan dia tidak akan bisa dibebaskan oleh siapapun kecuali masa tahanan sudah selesai."


kepolisian membawa Cornelia dengan tangan terborgol. Cornelia benar-benar tidak bisa berkutik lagi kali ini. semua perbuatan yang akan ditebus di dalam penjara.


"Rendy isratul sebentar di sini saya lelah sejak tadi berlari mengejar dia." makan duduk di bangku besi tempat menunggu penumpang.


"halo sayang aku sudah menyelesaikan tugasku. Cornelia sudah dibawa oleh polisi. kamu sekarang bisa tenang. beberapa pihak kepolisian juga akan membawa anak buah Cornelia untuk dimintai keterangan. minta kepada Seno untuk membukakan pintu gerbang jika polisi datang. Aku akan segera pulang."


Jonathan menutup teleponnya. sedangkan di seberang sana dinier sudah merasa sangat lega mendengar kalau Cornelia sudah ditangkap oleh polisi.


"rasanya aku bisa bernafas lega rasanya lilitan yang ada di dadaku sudah terlepas semuanya." Dinniar begitu bersyukur karena mendapatkan kabar Kalau orang yang selalu menjahati keluarganya sudah tertangkap.


"semoga kali ini dia jera ya Bu. dia itu perempuan tapi kok jahat sekali."kata bi Imah kepada Dinniar.


"Bi Imah saya minta tolong untuk bibi memasakkan beberapa menu makan malam. kemungkinan besar mereka semua akan pulang ke sini. kasihan mereka pasti lelah dan belum makan siang."pinta Dinniar.


Bi Imah dengan senang hati menerima permintaan majikannya. dia bergegas keluar dari kamar diniat dan langsung pergi menuju dapur untuk mengolah beberapa bahan masakan yang ada di dalam mesin pendingin.


"wah Bi Imah mau masak apa nih kok semua bahan makanan dikeluarkan dari dalam mesin pendingin?"tanya Mbak Surti kepada Bi Imah.


"Ibu meminta saya untuk membuatkan makanan buat Pak Jonathan Pak Rendi dan pak Bimo serta juga anak buah Pak Bimo. mereka pasti lelah dan pasti mereka juga belum makan siang begitu katanya. jadi saya diminta untuk memasak makan malam yang banyak agar mereka bisa berenergi lagi."jelas di Imah.


"kalau begitu Surti bantu Bi." Mbak Surti sangat bersemangat.


"non tasya bagaimana?"tanya Bi Imah kepada Surti.


"ada nona Alesya yang menjaganya. aku sudah menitipkannya tadi. tenang saja mereka pasti berdua senang ditinggal olehku."


Alesya dan Tasya memang senang bermain tanpa Mbak Surti yang mengawasi mereka berdua. karena ketika ada seperti banyak hal yang dilarang oleh baby sitter Tasya kepada mereka berdua.


Mbak Surti melakukan hal itu untuk menjaga agar tidak terjadi hal-hal buruk kepada Tasya dan juga Alesya.


Mbak Surti membantu Bi Imah memasak di dapur sedangkan anak-anak bermain di kamar mereka.


...****************...


Darius yang berada di rumah mendapatkan kabar kalau istrinya sudah ditangkap oleh pihak kepolisian dan sedang dimintai keterangan terkait gugatan yang dilayangkan oleh Jonathan kepada Cornelia.


Ibu Susi menepuk pundak putranya. untuk kedua kalinya putranya terpuruk karena sikap istri yang tidak bertanggung jawab dan sangat kejam itu.


"kamu harus bersabar Darius. Ibu yakin kamu akan mendapatkan seorang wanita yang lebih baik lagi nanti. Ibu yakin kamu bisa melewati hari-harimu tanpa dia."ujar Ibu Susi.


"saat ini aku mungkin akan fokus kepada Tasya saja dulu. Aku tidak mau kembali merusak hubunganku dengan Tasya karena ada wanita lain di hidupku. aku memang bodoh sekali meninggalkan Dinniar dan juga Tasya demi wanita lain. kalau pada akhirnya terjadi hal-hal buruk seperti ini mungkin aku tidak akan memilih bermain api di belakang istriku yang sangat baik hati itu." Darius begitu terpukul dan sangat menyesali segala perbuatannya di masa lalu.


"jadikan ini pelajaran untukmu Darius. agar kamu tidak lagi salah langkah dan agar masa depanmu bisa cerah. sekarang kamu fokuslah pada Tasya jika memang itu keinginanmu." ibu Susi meminta kepada anaknya untuk lebih berhati-hati dalam bertindak.


segala hal di dalam hidup kita yang terjadi baik atau buruknya adalah sesuatu yang bisa kita pelajari dan kita petik hikmahnya. tak ada sesuatu yang sia-sia di dunia ini asam garam yang telah kita lewati akan menjadi pengalaman yang bisa membantu kita melewati masa-masa sulit di masa yang akan datang.