Not Perfect Wedding

Not Perfect Wedding
283 - Curi pandang



Sudah dua hari ini Melinda berkantor di hotel. Sebagai manager pelaksana. dia cukup hebat. Memiliki visi dan misi yang kuat juga cara berbaur dengan pegawai juga sangat cepat. Melinda bukan seorang wanita biasa. Dia selalu memenuhi ambisinya. Dia bahkan memiliki sertifikat sebagai pramutamu terbaik. Food and beverage terbaik serta purchasing manager terbaik di luar negeri. pengalamannya bekerja di hotel sangatlah banyak sekali. Tidak heran memang kalau Syam memilih sia sebagai seorang penerus.


"Semua sudah selesai?" tanya Melinda kepada beberapa staff yang sedang menyusun kembali hal-hal yang perlu dibenahi mulai dari administrasi hingga tata letak ruangan.


Melinda ingin semua sesuai dengan ekspektasinya. Dia tidak ingin melewatkan apapun. Termasuk tidak ingin melewatkan memandang wajah pria pujaan hatinya.


Jonathan yang masuk ke dalam ruang kerjanya. Sempat beradu pandangan sebentar dengan Melinda, sehingga wanita itu bisa menatapnya lebih dekat.


Ruangan Melinda dan Jonathan hanya terpisah oleh tembok saja. Sehingga Melinda sangat puas karena dia punya rencana lain.


Melinda membuka pintu ruangannya yang terbuat dari kaca. Dia lalu mengetuk pintu ruangan Jonathan.


"Masuk." ujarnya tanpa melihat siapa yang mengetahui siapa yang mengetuk pintu.


"Hai, mas." Melinda menyapa dengan sangat lemah lembut.


Suaranya yang lembut dan merdu akan membuat banyak lelaki terpikat dan salah tentang kepribadian Melinda.


"Ini kantor. Dan kamu adalah bawahan saya. walaupun kamu memiliki saham di sini. kerjamu harus profesional. Aku tidak mau orang jadi salah paham. panggil aku secara formal." tegas Jonathan.


"Meski kita saudara?" tanya Melinda.


"Saudara atau bukan. Kini kita di lingkungan kerja. ada batasan di sini. Jadi kamu ataupun karyawan lain tetaplah harus bersikap sopan dan tau aturan."


Mendengar ocehan Jonathan. Bukan membuat wanita itu gentar atau mundur dari niatnya. Dia malah semakin ingin mendekati pria yang diincarnya selama ini.


"Ini aku bawakan kue untuk sarapan." Melinda lalu meletakkan sekotak kue di dekat map yang dibawanya.


"ren, kamu pasti belum sarapan. Ini kue ambil saja untukmu." Jonathan menyodorkan kue pemberian Melinda.


Melinda yang hampir membuka pintu ruangan. Jadi terdiam dan dia terkejut dengan tindakan Jonathan.


Pria yang sangat dingin dan sulit didapatkan itu selalu membuat banyak orang penasaran. Sebab hanya Dinniar saja yang baru sekali itu bisa membuat pria dingin dan kaku itu menjadi pria yang penuh kasih sayang dan sangat lembut.


cinta memang bisa mengubah segalanya. Banyak hal yang harus kita pelajari dari cinta dan bagaimana mengatasinya. Jangan sampai kita mabuk cinta dan membuat kita terpedaya hingga melakukan hal diluar nalar manusia.


Melinda melangkah keluar ruangan Jonathan sambil kembali memfokuskan diri begitu sampai di ruangannya.


"dia selalu saja ketus seperti itu. Aku heran kenapa wanita itu bisa sampai mendapatkan hati mas Jonathan." gumamnya.


"lihat saja. Aku tidak akan pernah menyerah. Aku akan menjadikan kamu milikku!" tekadnya.


Melinda sangat ingin mendapatkan perhatian dan juga hati Jonathan. Dia rela melakukan banyak hal untuk sampai pada posisi itu.


"Bu Melinda. Sponsor untuk acara besok sudah menunggu di ruang meeting." ujar wanita yang menjadi asisten pribadinya.


Mendengar perkataan dari asistennya. Melinda langsung keluar dari ruangannya dan berjalan menuju ke ruang meeting.