
Dinniar dengan bangga membagikan momen bahagianya di media sosial miliknya. Dia kembali mengaktifkan media sosial yang selama ini dia non aktifkan selama beberapa tahun.
Dinniar tidak ingin melihat foto-foto mantan suaminya dan caption yang di buat Darius pada halaman sosial media milik Darius. Dinniar tidak memutuskan pertemanannya di media sosial dengan Darius dan dia juga tidak menghapus foto-foto kenangan bersama dengan mantan suaminya. Baginya foto itu memiliki makna tersendiri jadi tidak perlu di hapus sebagai tanda perpisahan. berpisah bagi Dinniar bukan berarti menghapus setiap jejak kenangan yang dia punya. karena pada hakikatnya jejak kebersamaan mereka tetap akan ada meski foto-foto itu telah terhapus. Tasya adalah bukti kebersamaan mereka. anak adalah bukti yang tidak akan pernah bisa terhapus kan hanya karena perpisahan mereka. jadi bagi Dinniar percuma menghapus foto-foto itu.
Jonathan melihat beberapa foto yang di upload oleh istrinya ke media sosial. Jonathan begitu senang dengan caption yang dibuat oleh istrinya.
"Bahagia menjadi istrimu." gumamnya sambil terus tersenyum.
dari semua foto yang di unggah oleh Dinniar hanya foto itu yang di beri caption. itulah yang membuat Jonathan merasa istimewa di mata istrinya.
melihat beberapa foto yang diunggah oleh istrinya Dia juga sadar bahwa Tasya bukan hanya membutuhkan figur seorang ayah. juga membutuhkan figur seorang pria yang bisa melindunginya. Begitu juga dengan diniar dia bukan hanya membutuhkan figur seorang suami. tapi dia butuh seseorang pria yang dapat dia percaya dan dapat menggantungkan dirinya kepada pria tersebut.
Dinniar memang selalu mengunggah foto kebersamaan saat menikah dengan Darius. namun, tidak ada kata-kata sedikitpun yang dia tulis di sana. itu membuat Jonathan menjadi semakin yakin kalau Dinniar sudah membuka hati untuk dirinya.
"Terimakasih sayang. aku akan pastikan kamu bahagia bersamaku." Jonathan menutup media sosialnya dan kembali bergabung dengan anggota keluarga yang sedang asik barbeque.
"Mas, kamu dari mana?" tanya Dinniar ketika Jonathan menghampirinya.
"Habis melihat hal yang begitu membuatku senang." jawabnya dengan mengecup pucuk kening Dinniar.
dini yang lalu melirik ke arah ponsel genggam milik suaminya. sabar sabar dia melihat suaminya sedang membuka media sosialnya.
"Kamu melihat media sosialku?" tanya Dinniar yang menebak.
"Benar. terima kasih karena sudah bahagia menjadi istriku." Jonathan menggenggam erat tangan istrinya.
Kebahagiaan pasangan tergantung pada bagaimana cara pasangan memperlakukan kita. hanya dengan hal-hal kecil dan sederhana saja bisa membuat dunia kita terasa lebih berwarna jika pasangan memperlakukan kita dengan sangat baik dan diiringi rasa cinta.
Mereka semua saat ini sedang menikmati kebersamaan di halaman belakang villa. dan Jonathan tiba-tiba mengajak Dinniar berkeliling sejenak untuk menikmati suasana malam di Bandung.
"Sayang, apa kamu tahu sejak kapan aku mulai mencintaimu?" tanya Jonathan dan Dinniar menggelengkan kepalanya.
"Kamu ingat saat aku pertama kali bertemu denganmu di hari Alesya. Di hari itu aku kagum dengan sikapmu yang tegas dan tidak membedakan siswa. kamu juga dengan berani mematahkan setiap perkataanku yang menyudutkan mu dan juga sekolah. Awalnya hanya kagum dan seiring waktu aku banyak bertemu denganmu timbul rasa yang berbeda." Papar Jonathan.
"Awalnya bukan, aku kesal kepada pria yang tidak bisa di pegang janjinya dan kesetiaannya. dulu aku memiliki seorang teman yang juga dikhianati oleh kekasihnya dan dia bunuh diri. aku tidak ingin kamu mengalami hal yang sama. jadi aku memberitahukannya dan menanti kalian untuk berpisah." Jelasnya.
"Aku juga ingin berterima kasih. kamu sudah banyak membantuku untuk menghadapi perceraian itu. Aku benar-benar hancur saat itu, tapi harus tetap tegar dan kuat demi Tasya dan harga diriku." Dinniar memandang langit gelap yang bertaburan bintang.
dini hari kini menyadari bahwa Jonathan begitu benar-benar tulus kepadanya. seorang pria dengan wajah tampan dan juga sangat pintar kini sudah menjadi suaminya. dinner juga percaya bahwa Jonathan lah yang mampu mengubah nasibnya menjadi jauh lebih baik. maka dari itu dia berani mengambil langkah perubahan terhadap kehidupannya. saat papanya memintanya untuk menikah segera dengan Jonathan dia tidak ingin menundanya lagi dan tidak ingin banyak menimbang-nimbang.
dunia juga sadar bahwa manusia tidak pernah tahu persis waktu yang akan dimilikinya oleh karena itu dia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu. dia juga sangat takut kalau suatu hari Jika dia masih hidup sendiri Darius akan terus mengacaukan kehidupannya.
dengan keyakinan yang kuat mengantarkan diniat melewati masa-masa berat dan dengan keyakinan itu dia mampu melenyapkan segala rasa pesimis yang menerpanya. dengan keyakinan yang kuat pula yang membantunya percaya diri dan percaya kalau dia mampu menjalani dengan baik kehidupannya ke depan bersama dengan pria pilihannya.
walaupun dia pernah meyakini bahwa musuh terbesar adalah diri sendiri dan sahabat terbaik juga adalah diri sendiri. namun dunia tidak mau terus menyendiri. dia butuh seorang teman untuk mendampingi hidupnya dan melindungi dirinya serta anaknya.
"percayalah kepadaku dan selalu berprasangka baiklah kepadaku. Aku tidak akan pernah menyayangkanmu. Aku tidak akan membanding-bandingkan diriku dengan mantan suami. karena kami berdua memiliki sisi baik sendiri dan sisi buruk sendiri."
semua perkataan Jonathan begitu adem di hati Dinniar. pria yang kini menjadi suaminya itu benar-benar selalu mengetahui apa yang ada di dalam hatinya. ketika dilihat merasa sedang bimbang atau merasa sedang resah sudah pasti Jonathan bisa menebaknya dan juga Jonathan bisa membuatnya kembali ceria.
"aku pasti akan selalu berprasangka baik kepadanya dan aku pasti akan selalu yakin bahwa kamu yang terbaik untukku Dan juga Tasya saat ini dan sampai akhir hayat kita berdua." Dinniar memeluk Jonathan.
senang sekali hati Jonatan mendengar perkataan istrinya itu. dia kini sudah tenang karena ternyata Dinniar tidak lagi meragukan cintanya.
karena bagi Jonathan keyakinan istrinya lah yang dia tunggu-tunggu. dia ingin istrinya yakin terhadap dirinya agar dia yakin dengan hal yang akan dijalani olehnya dan juga Dinniar.
kini mereka berdua merasa saling bergantung satu sama lain. dinner membutuhkan sosok seorang pria yang bisa melindungi dan memberikan cinta yang sangat besar untuknya. sedangkan Jonathan yang membutuhkan diniat karena memang dia mencintainya dan juga dia butuh seorang pendamping yang hangat dan baik hati seperti Dinniar.
Jonathan berharap kisah rumah tangganya bisa selalu terselip kebahagiaan. dia juga sangat berharap bahwa dia bisa benar-benar membuktikan rasa cintanya yang besar.
Jonathan berjanji kepada dirinya sendiri tidak akan pernah menyakiti dunia dan tidak akan pernah membuatnya menangis seperti yang dilakukan Darius.
Jonathan memeluk Dinniar erat dan mereka memutuskan untu tertidur bersama sambil terus berpelukan.