Not Perfect Wedding

Not Perfect Wedding
291 - Percakapan antar pria



para direksi keluar dari ruang rapat. Begitu juga dengan Samuel dan Jonathan. setelah dari ruang rapat Jonathan mengajak sahabat baiknya itu untuk pergi ke suatu tempat.


mobil mewah milik Jonathan berhenti di sebuah restoran klasik yang selalu memutar lagu-lagu lama. Samuel sangat takjub dengan restoran yang baru pertama kali dia kunjungi itu.


"Wah, keren banget ini tempat. sejak kapan Lo nemuin tempat kayak begini?" tanya Samuel yang masih memperhatikan restoran itu.


Jonathan tertawa kecil dan menatap wajah takjub sahabatnya.


"Restoran ini gue bikin dia bulan lalu. Dan hari ini adalah grand opening Night Resto and coffee." tutur jonathan.


Samuel tambah takjub dibuatnya. Dia tidak menyangka kalau sahabatnya mewujudkan mimpi yang sempat pudar.


"Jadi Lo sekarang mulai buka restoran sesuai dengan impian Lo waktu kecil?" tanya Samuel.


"Bisa dibilang begitu. Karena saat gue tua nanti. Gue harap restoran ini yang akan menjadi tempat melepas sepi. Anak-anak akan tumbuh dewasa dan pada akhirnya mereka akan bekerja lebih keras dari pada kita sekarang ini." ujar Jonathan yang sudah memikirkan masa pensiunnya.


"rencana pensiun yang cukup baik dan menarik. penataan barang juga sangat baik di sini. Mengusung tema klasik dan jadul emang paling oke." puji Samuel dengan mengacungkan kedua jempol.


Jonathan tersenyum kecil. Sahabatnya memang paling mengerti bagaimana selera dirinya.


"gue udah menegaskan ke dia. Entah kenapa dia malah mendatangi istri gue. sepertinya gue harus bahas hal ini segera dengan Dinniar. Gue enggak mau pernikahan yang sudah gua bangun diusik oleh orang yang tidak bertanggung jawab." Jonathan mengepalkan tangannya.


Rasa kesal Jonathan dan sabarnya sudah mulai menepis untuk menghadapi kelakuan Melinda. Dulu saat dia kuliah. Melinda pernah mengaku bahwa mereka adalah pasangan kekasih hingga kampus dibuat heboh olehnya. Dan saat dia menjadi CEO di perusahaannya. Melinda mengaku sebagai tunangannya dan mendesak agar dinikahi oleh Jonathan melalui ayah angkatnya yaitu syam.


Jonathan sudah menolak keras dan mamanya juga menolak akan hal itu. Dari situ Jonathan malah dekat dengan seorang wanita, tapi sayangnya wanita itu malah meninggalkan Jonathan meski dia tahu Jonathan adalah seorang pengusaha muda yang sukses.


"Oh ya. Lu udah pilih model untuk iklan hotel?" Samuel mengingatkan sahabatnya.


"itu sudah di urus oleh Melinda sebagai manajer pelaksana. katanya sih udah dapat modelnya. Tinggal proses iklan setelah taman selesai." jelas Jonathan sambil meneguk minumannya.


"kenapa sih, Lo malah tetep mempertahankan cewek itu di posisinya?" tanya Samuel


"karena dia salah satu pemegang saham. Dia menggantikan om syam. Kebetulan om syam juga seorang manajer pelaksana. Jadi tentunya posisi itu juga diberikan kepadanya, tapi gue lagi mikirin bagaimana dia bisa mundur dari jabatan itu."


Jonathan belum mendapatkan ide bagaimana agar bisa membuat Melinda melepaskan posisinya dengan sukarela. Jika jonathan mengusir Melinda tanpa ada kesalahan. Itu akan menjadi pro-kontra diantara dia dengan dewan direksi lainnya. Jonathan tidak mau terjadi perselisihan diantara mereka. sedangkan sebagian besar dari mereka masih keluarga dan kerabat dekat. Tentu Jonathan harus pintar membuat peluang agar bisa membuat Melinda hengkang dari jabatannya dan sebagai salah satu pemegang saham.