Not Perfect Wedding

Not Perfect Wedding
288 - Makna cinta



Melinda puas memandang butik milik istri dari pria yang selalu dia impikan untuk dimiliki. Namun, sayangnya jonathan tidak memiliki keinginan yang sama. Melinda duduk di sofa dan memandang wajah dinniar yang begitu tenang bak lautan tanpa ombak.


"Sudah selesai melihat seluruh butikku?" tanya dinniar dengan membalas tatapan melinda.


"ya, sudah selesai dan sangat menarik sekali. pasti mas jonathan mempersiapkan butik ini dengan sangat hati-hati untuk istri tercintanya." ujar melinda.


"ya begitulah. kami memang menyiapkan butik ini dengan sangat hati-hati dan detail agar bisa membuat pelanggan yang datang nyaman."


Melinda lalu tertawa dan dinniar bingung kenapa wanita yang ada di depannya tertawa tanpa ada yang lucu.


"Dinniar, apa kamu seyakin itu kalau suamimu mencintai dirimu?" tanya melinda sambil menopang dagu menggunakan salah satu tangannya.


"Apa maksud pertanyaanmu?" tanya dinniar dengan satu alis terangkat.


"Apa kamu tidak tahu kalau mas jonathan pernah menjalin hubungan dengan seorang wanita di masa lalunya?" ujarnya lagi.


Dinniar memang benar-benar tidak mengetahui masa lalu suaminya. baginya masa lalu suami tidak terlalu menjadi hal yang begitu penting. yang terpenting dia tahu kalau jonathan pria yang baik dan juga sangat bertanggung jawab.


"jadi benar, kamu tidak mengetahui apapun tentang wanita yang begitu dipuja dan begitu digilainya saat dulu bahkan kamu tahu? suamimu sempat hampir depresi karena ditinggal olehnya. sungguh kisah cinta yang dramatis." tuturnya dengan mimik wajah yang sangat meledek.


"Dari jawabanmu. terdengar keraguan.' ujar melinda sambil mengubah posisi duduknya.


perkataan melinda mengandung unsur menjebak dan juga unsur ingin menanamkan keraguan kepada dinniar. wanita yang begitu ingin mendapatkan jonathan. sedang berusaha untuk menghancurkan kepercayaan yang ada di dalam diri dinniar kepada suaminya.


"melinda, sepertinya kamu salah mencari sasaran. aku bukan tipe wanita yang mudah untuk kamu perdaya. asal kamu tahu. aku lebih mengenal suamiku dibanding kamu. aku tahu seperti apa dan seberapa besarnya cinta mas jonathan untukku. saat ini dan di masa depan nanti. kami akan tetap saling mencintai dan bersama. atau mungkin jika ada kehidupan lain dan mendatang. aku yakin tuhan akan tetap mempertemukanku dengannya dan mempersatukan kami berdua dengan dasar cinta." tegas dinniar kepada melinda.


seketika melinda menjadi seperti orang yang terkejut. dia tidak menyangka dari perangai lembut dinniar bisa mengucapkan kata yang mendalam dan membuat dirinya kikuk.


"Apa kamu tahu makna dari cinta?" tanya dinniar kepada melinda.


"Cinta bukan sekedar kamu ingin memilikinya atau bersama dengannya. cinta juga berarti berkorban, saling melengkapi bukan mencari persamaan atau mencocokkan. banyak hal diantara aku dan mas jonathan yang berbeda. namun, perbedaan itu membuat kami bersatu dan menyadari cinta. mungkin cinta yang kami rasakan tidak datang sejak awal, tapi kami yakin cinta ini kekal dan akan menjadi yang terakhir." sambung dinniar dengan tatapan yang menusuk ke arah melinda.


melinda bukan lagi terhenyak dengan kata-kata dinniar yang begitu dalam tentang makna cinta. dia bahkan mematung dan tak lagi bisa berkata-kata. lidahnya kelu seakan mati rasa. tak lama kemudian dia meraih tasnya dengan kasar dan meninggalkan ruangan itu. dinniar lalu tersenyum begitu puas. baginya melinda bukanlah apa-apa. dia tidak akan pernah bisa goyah dengan tipu muslihat seperti itu.


melinda berjalan keluar butik dan masuk ke dalam mobilnya dengan menutup pintu mobil begitu kencang. emosinya memuncak dan harga dirinya seperti terinjak-injak.


'kamu lihat saja dinniar. hubunganmu dengan jonathan akan segera hancur. sudah cukup aku membiarkan kamu bahagia dengan berstatus istri dari seorang CEO tampan yang mumpuni."