Not Perfect Wedding

Not Perfect Wedding
Part 26 - Hasil penyelidikan



Darius akhirnya memutuskan untuk memperpanjang liburannya bersama Cornelia di Bali untuk beberapa hari ke depan.


Hari ini dia mengajak kekasihnya Cornelia pergi ke sebuah pura. Mereka akan mengenakan pakaian adat Bali.


Darius bersiap begitu juga dengan Cornelia. Darius dari depan tampak begitu gagah memakai pakaian tradisional Bali berwarna putih.


Cornelia keluar dari tempat pakaian ganti. Dia sudah memakai pakaian adat Bali yang serasi seperti yang dipakai oleh Darius, rambutnya dicepol dan terdapat bunga di antara rambut-rambutnya.


"Mengenakan pakaian adat Bali, aura kecantikanmu semakin terpancar." puji Darius ketika melihat Cornelia sudah siap.


Darius dan Cornelia tampak seperti raja dan ratu kerajaan Bali. Banyak orang yang memujinya dan mengatakan mereka seperti pasangan serasi. Darius seperti orang yang sudah tidak peduli dengan pernikahannya dengan Dinniar.


Perselingkuhannya dengan Cornelia sudah sangat membuatnya kehilangan akal sehatnya. Sehingga ia tidak lagi memikirkan istri dan anaknya yang sedang menantinya di rumah.


.


.


Dinniar hari ini menanti kepulangan suaminya sampai pagi hari. Namun, ternyata suaminya tidak juga kunjung pulang. akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke kantor suaminya


Dinniar berharap suaminya sedang bekerja di kantor dan tidak bersama dengan selingkuhannya lagi tapi ternyata harapannya tidak terjadi.


Sesampainya Dinniar di kantor Darius dia langsung menemui sekretaris suaminya.


"Dimana Pak Darius?" tanya Dinniar.


"Maaf Bu. Pak Darius belum kembali dari Bali."


Sekretaris Darius mengatakan bahwa Darius harus memperpanjang masa kerjanya di Bali untuk beberapa hari ke depan karena ada permasalahan pada acara yang akan diselenggarakan di Bali.


Dinniar yang mengetahui kebohongan dari sekretaris suaminya begitu sangat kecewa dengan tindakan suami dan sekretarisnya. Darius sudah sangat melangkah jauh sehingga ia bisa saja tersesat lebih lama dan tak kembali.


Dinniar bingung apa yang akan dia lakukan lagi demi bisa mengembalikan kesadaran suaminya. Dia bahkan sekarang buntu. Dia tidak tahu harus mengambil langkah seperti apa.


Dinniar akhirnya memutuskan kembali pulang ke rumah dan menemui putrinya. Dia juga menghubungi sahabatnya untuk berdiskusi.


.


.


Selama di pura dan melakukan upacara adat. Darius dan Cornelia ternyata melakukan upacara pernikahan di sana.


Cornelia mendesak Darius untuk menikah secara siri terlebih dahulu. Darius tidak bisa lagi menolak. Jika dia menolak maka dia bisa saya kehilangan kekasihnya.


Akhirnya Darius menyetujuinya. Mereka berdua kini resmi menjadi suami istri dengan pernikahan di bawah tangan.


Cornelia terlihat begitu bahagia karena dia kini menjadi Ms. Cornelia Gemilang istri dari Darius Gemilang.


"Mereka ternyata menikah. Pasangan yang cocok sekali. Cantik dan tampan." Puji mereka yang menyaksikan pernikahan dua indah itu.


Darius dan Cornelia tidak hanya serasi tetapi juga kerap kali memperlihatkan kemesraan saat liburan di Bali. Keduanya tidak segan-segan menunjukkan rasa sayang satu sama lain.


Setelah pulang dari pura Darius dan Cornelia langsung kembali ke hotel. Cornelia langsung mengajak Darius untuk berenang bersama di waktu senja.


Banyak kegiatan romantis yang dilakukan Darius dan juga Cornelia. Darius benar-benar seperti sudah lupa dengan rumah tangganya seperti tidak lagi peduli dengan anak dan istrinya bahkan saat ini Yar menghubunginya ponselnya selalu nonaktif.


.


.


Dunia terus menghubungi Darius tapi semua panggilannya tak pernah ada yang sampai bahkan pesan yang ia kirimkan juga tak pernah terbalaskan dua hari sudah dari tidak pulang ke rumah dan berada di Bali bersama dengan Cornelia kekasih gelapnya.


Dinner menangis di dalam kamarnya dan tiba-tiba pintu kamarnya terketuk.


Diniar membuka pintu kamarnya dan dilihatnya kedua sahabat sudah berada di depan pintu dan siap menerima pelukan dan tangisan dari Dinniar.


"Kita bicara di dalam saja," kata Dinniar yang membawa kedua sahabatnya masuk ke dalam kamarnya.


Di dalam kamar Dinniar dan Darius ada sebuah ruangan kecil yang di dalamnya terdapat bangku meja untuk mengobrol.


Dinniar menceritakan semua tentang isi hatinya kepada kedua sahabatnya violin yang sedang dalam kondisi lebih sensitif karena sedang hamil merasa begitu tiba terhadap sahabatnya dia tidak menyangka kalau pernikahan bak di negeri dongeng itu ternyata memiliki sebuah permasalahan yang sangat rumit.


Violin memeluk sahabatnya dan menenangkannya yang sedang menangis tersedu.


Terurai terus air mata yang tak bisa terhenti karena begitu sakitnya hati telah dikhianati oleh seorang suami.


"Tidak perlu ditangisi, bersabarlah jika memang dia jodohmu dia akan kembali, tapi jika bukan jodohmu. Aku yakin akan ada pria yang lebih baik darinya yang akan menemani dan mengisi kehidupanmu," ujar Violin untuk menghibur sahabatnya.


"Tidak! Aku tidak mau pria lain, sebaik apapun, sehebat apapun dan sesempurna apapun pria itu. Aku hanya ingin bersama suamiku. karena kehidupan kami bukan hanya milikku atau suamiku, tetapi milik putriku juga," kata Dinniar sambil mengusap air matanya.


Apa yang dikatakan diniar ada benarnya. Kehidupan mereka bukan hanya milik mereka berdua, tetapi juga milik anaknya. Mereka tidak bisa memutuskan untuk berpisah karena ada seorang anak di antara mereka. atau mereka juga tidak bisa memutuskan untuk tetap bersama karena ada wanita lain di antara mereka. Sungguh sulit kehidupannya membuat pernikahan yang indah menjadi hancur.


.


.


Anak buah Jonathan memasuki ruangan Jonathan dan memberikan informasi tentang wanita yang sedang mereka selidiki.


"Kami ingin melapor bahwa kepala sekolah di mana tempat Nona Alesya bersekolah memang benar-benar orang yang baik.karena setelah kami selidiki, dia tidak memiliki catatan kriminal sedikitpun. Dia juga seorang wanita yang begitu bijaksana."


"Kalian sudah memastikannya?" tanya Jonathan ingin meyakinkan dirinya.


"Kami tidak mungkin salah, karena semua orang yang mengenal kepala sekolah itu begitu menyanjungnya. Mereka semua memujinya. Mereka bilang kalau wanita itu selalu hidup sederhana walaupun dia memiliki seorang suami yang sukses tapi dia tetap hidup mandiri." Anak buah Jonathan selesai melaporkan penyelidikannya.


"Kalau begitu kalian boleh pergi. Kalian juga harus tetap mengawasi keponakanku, jangan sampai dia berada dalam masalah besar atau berada dalam bahaya." Perintah Jonathan kepada ketiga anak buahnya.


Mendengar beberapa laporan dari anak buahnya dan dia juga mencari tahu melalui sosial media kepala sekolah ponakannya. Jonathan yakin kalau Dinniar adalah wanita yang baik. Dia juga selalu mendengar cerita Dinniar melalui keponakannya Alesya. Alesya begitu memujinya Dinniar. Alesya selalu bilang kalau Dinniar adalah sosok wanita yang begitu sempurna.


Entah mengapa dia merasa keponakannya itu terlalu mengagungkan Dinniar. Sedangkan dia masih merasa kesal terhadap Dinniar karena bagi Jonathan sebagai kepala sekolah wanita itu tidak mau di salahkan.


"Aku rasa dia tidak terlalu sempurna. Mana ada orang yang begitu sempurna. Pasti dia memiliki kekurangan." Cibir Jonathan.