
Alesya Sudah memasuki tahap kejenjang selanjutnya. Dia akan menjadi seorang mahasiswi. Dia rencananya akan kuliah di Singapura dan mengambil jurusan manajemen bisnis.
Alesya sudah menetapkan pilihannya dia akan kuliah di nasional university of Singapura. National University of Singapore (NUS). Universitas tertua dan terbesar di Singapura ini berulangkali masuk ke jajaran 30 besar universitas terbaik dunia dan bahkan pada tahun 2023 masuk urutan ke-11 universitas terbaik di dunia dan yang ke-3 sebagai universitas terbaik di Asia versi QS World University Rankings. Letaknya barat daya Singapura. Universitas ini memiliki kampus seluas 1,5 km² dan merupakan universitas terbesar di Singapura berdasarkan jumlah mahasiswa dan program yang ditawarkan.NUS adalah universitas riset yang komprehensif, menawarkan program gelar dalam berbagai disiplin ilmu baik di tingkat sarjana maupun pascasarjana, termasuk dalam sains, kedokteran dan kedokteran gigi, desain dan lingkungan, hukum, seni dan ilmu sosial, teknik, bisnis, komputasi, dan musik.
Alesya berencana untuk mengambil kuliah jurusan fakultas bisnis. Dia sangat ingin meluruskan bisnis atau usaha keluarganya di bidang hotel. karena dia akan bergerak di manajemen maka dia harus mempelajari bisnis.
Alesya hari ini sedang melakukan ujian untuk masuk ke dalam fakultas ternama di Singapura. benar-benar sangat ingin berkuliah di sana dia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan dari prestasi yang sudah diraih selama berada di tingkat sekolah menengah atas.
Dinniar dan juga Jonathan bahkan sangat menyetujui hal tersebut. mereka mendukung Alesya untuk sekolah di Singapura. meskipun berat untuk melepas Putri mereka akan tetapi itu adalah hal yang terbaik agar Alesya bisa menjadi wanita yang mandiri dan juga bisa menunjukkan prestasinya lebih baik lagi.
Alesya fokus dalam ujiannya hari ini. Dia yang sudah sangat mahir dalam berbahasa Inggris mampu mengerjakan beberapa soal dengan cepat. Alesya diantar oleh kedua orang tuanya pergi ke Singapura untuk tes masuk universitas.
Dinniar dan Jonathan ingin memberikan semangat kepada putri mereka. Mereka juga di sana berjalan-jalan sejenak untuk melihat-lihat pemandangan di Singapura. Dinniar dan juga Jonathan mencari apartemen untuk tempat tinggal putri mereka.
"kita lihat apartemen di sini dulu sayang."
Dinniar dan Jonathan masuk ke dalam kamar apartemen untuk memeriksa bagaimana kondisi apartemen dan juga keamanannya. mereka berdua tidak ingin hal-hal buruk terjadi kepada putrinya dikala mereka tidak ada di samping Alesya.
"kita coba cari di tempat lain dulu."
mereka kembali berkeliling melihat beberapa apartemen yang dekat dengan kampus agar lebih praktis untuk Putri mereka pulang pergi dari kampus ke apartemen.
di sana Alesya tidak hanya sendiri. banyak beberapa temannya dari Indonesia yang juga ikut ujian di universitas tersebut meskipun berbeda jurusan dan ada juga yang sama jurusan dengannya.
Raka adalah salah satu calon mahasiswa di universitas yang sama dengan Alesya. Dinniar dan juga Jonathan sangat senang mengetahui kalau Raka memilih universitas yang sama dengan anak mereka. begitu mereka bisa menitipkan Putri mereka kepada Raka. kakak sudah sangat dipercaya oleh pasangan suami istri tersebut. bagaimana tidak dipercaya kakak beberapa kali menolong Putri mereka. dan Raka juga sering kali dimintai tolong oleh mereka untuk menjaga Alesya.
"aku sangat tenang mengetahui Raka juga berkuliah di sini." kata Dinniar
"Kamu benar sayang aku juga sangat tenang sekali mengetahui hal tersebut. tidak menyangka ternyata Raka memilih kuliah di sini meskipun jurusan mereka berbeda. yang terpenting adalah kita ada orang atau kenalan di sini untuk terus mengawasi Alesya." ujar Jonathan.
"sebenarnya aku tidak tenang meninggalkan dia sendirian di negara yang asing ini. dia terbiasa hidup bersama kita di rumah dengan nyaman dan selalu berkumpul bersama."
"sudahlah tidak perlu dikhawatirkan lagi pula kita masih bisa kok berhubungan dengan Alesya. sekarang zamannya sudah canggih sayang ada telepon kita bisa video call bisa kirim pesan di manapun kita berada. kita tetap bisa mengontrol Putri kita meski berjauhan."
Dinniar dan Jonathan yang lelah mencari apartemen untuk putrinya berencana untuk makan siang dan mencari restoran yang cocok dengan mereka.
"sayang lihat ini ada salah satu restoran yang di rekomendasikan. KatanyaRestoran yang satu ini berada di posisi kedua Asia’s 50 Best Restaurants 2021 setelah sebelumnya menempati posisi pertama di tahun 2019 dan 2020. Di Odette, kita dapat mencoba set menu dengan makanan yang tampil sangat cantik dan rasa fantastis seperti kepiting cokelat dengan minyak wasabi dan Pir Nashi, kemudian burung dara renyah dengan Lada Kampor. Tak hanya itu, kita juga dapat menemukan berbagai makanan ala Perancis seperti udang tartare, kerang mussel, dan kaviar dengan bahan masak inovatif seperti bumbu miso." tutur Dinniar
"lalu di mana alamatnya itu? kita coba mampir di sana dan kita bisa ceritakan kepada Alesya. makanan enak itu bisa menjadi tempatnya untuk mencari makan."
"Alamat: 1 St Andrew's Road, 04 National Gallery." tuturnya.
Dinniar serta Jonathan pergi ke sana menggunakan mobil yang sudah di sewa selama tiga hari di sana.
sesampainya diniar di restoran tersebut mereka berdua benar-benar sangat takjub melihat restoran yang begitu indah di sana juga mereka semua sangat cepat dalam pelayanan. Jonathan memilih beberapa menu untuk mereka santap bersama. saat menikmati makan siang mereka begitu sangat lezat sehingga membuat mereka berdua tidak bisa berkata-kata lagi.
sedangkan di tempat lain Alesya sedang sibuk mengerjakan ujiannya yang sudah hampir selesai.
"saya sudah selesai mengerjakan ujian ini." katanya dalam berbahasa Inggris.
Alesya selalu menggunakan bahasa Inggris selama dia di Singapura. karena dia memang sudah mahir dalam berbahasa Inggris dan memang di sana mayoritas kebanyakan mahasiswa menggunakan bahasa Inggris.
"Mami dan papa ada di mana ya? harus menghubungi mereka."
Alesya menghubungi Jonathan dan setelah mengetahui tempat kedua orang tuanya makan siang dia langsung menyusul. Alesya diantar oleh Raka yang juga sudah selesai mengerjakan ujian.
"udah tenang aja gue tau kok tempatnya di sana. pulang gue juga dulu sering makan di sana." kata raka kepada Alesya.
Alesya akhirnya menurut apa yang dikatakan oleh Raka. game belum hafal dengan daerah Singapura memilih ikut dengan Raka. lagi pula dia juga tahu kalau temannya itu tidak akan macam-macam dengannya dan tidak akan menyesatkan.
"pakai seatbelt. di sini kita harus sangat mematuhi aturan. dengar kalau tidak tahu kamu bisa bertanya denganku. jangan asal ke mana-mana sendirian. aku bisa mengantarmu kemanapun kamu mau pergi."
"aku kamu aku kamu." sewot Alesya