Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 97 - Peninggalan Sejarah Yang Tidak Terduga



Lin Yan dan Huan Caiyi saling memandang lalu mengangguk bersamaan. Mereka pun langsung berjalan perlahan melalui jalan yang ada di pinggiran lubang menuju ke arah bawah.


Semakin dalam mereka berdua masuk, qi misterius yang ada di tempat itu semakin berat dan pekat. Tetapi keduanya yang memiliki tubuh khusus hanya terpengaruh sedikit dan itu juga membuat garis darah Huan Caiyi semakin meningkat sementara tubuh unik Lin Yan melahap qi yang masuk ke dalam tubuhnya dengan sangat rakus.


Hanya berjalan ke arah bawah selama setengah jam pun membuat mereka sadar bahwa bagian dasar tempat itu atau lebih tepatnya peninggalan sejarah yang dijaga oleh klan kuno Zhu menjadi tempat berkultivasi yang sangat bagus.


**


Sementara itu, Liubo, Gozu dan Dongzha telah berhasil mengalahkan binatang roh Hiu. Ketiganya pun terus bergerak dan bertempur terus-menerus selama diperjalanan.


Ketiganya telah mengumpulkan inti binatang roh dalam jumlah yang besar juga. Beberapa kali mereka bertiga akan kabur dari binatang roh yang tidak bisa mereka atasi.


Dan akhirnya, ketiganya pun tiba di pinggiran jurang yang di datangi oleh Lin Yan dan Huan Caiyi.


“Aku menemukan jejak kedua anak itu. Mereka pasti masuk ke dalam sini!” Dongzha yang melihat jalan masuk, mengerti bahwa tempat itu baru saja dibuka beberapa saat lalu dan langsung berteriak kepada Liubo dan Gozu.


Liubo dan Gozu pun mendekat lalu menatap ke arah jalan masuk.


“Kita telah sejauh ini. Kita akan memburu kedua anak itu. Aku tidak menyangka misi perburuan ini akan memakan waktu yang sangat lama.” Liubo berbicara dengan nada sedikit muram. Misi kali ini adalah sesuatu yang paling melelahkan yang pernah ia jalani seumur hidupnya selama ia bergabung dengan kelompok Kalajengking Merah.


“Ya. Aku ingin menyelesaikan misi secepatnya.” Gozu mengangguk setuju.


“Ayo kita pergi.” Dongzha pun langsung berbicara.


Liubo dan Gozu mengangguk setuju. Ketiganya pun langsung masuk ke dalam. Beberapa menit kemudian, mereka tiba di tempat klan kuno Zhu berada. Ketiganya sangat terkejut saat melihat semua bangunan yang ada di sana.


“Tempat ini sungguh luar biasa!” Seru Gozu.


“Ya. Aku tidak menyangka bahwa akan ada tempat seperti ini di sini!” Lanjut Dongzha dengan senyum lebar.


Liubo juga mengangguk setuju. Ketiganya pun menyeringai karena pasti banyak benda berharga di bekas tempat tinggal prasejarah seperti itu.


Ketiganya sama sekali tidak pernah melihat sesuatu seperti itu. Ketiganya lupa dengan misi dan kali ini mereka bertujuan untuk mencari harta karun.


**


Sementara itu, Lin Yan dan Huan Caiyi terus berjalan ke dasar tempat itu yang merupakan jalan menuju dasar jurang.


Waktu terus berlalu dan sudah hampir seharian Lin Yan dan Huan Caiyi masuk ke dalam lebih jauh.


“Jalan ini sangat panjang Yan'er.” Huan Caiyi menghela nafas sedikit. Ia juga merasakan sedikit lelah karena tekanan yang sangat berat dari qi di tempat itu walaupun tekanan itu membuat tubuhnya seperti dibasuh setiap saat atau ditempa menjadi lebih kuat.


Lin Yan juga merasakan efek itu. Tetapi kelelahan tubuhnya tidak seperti Huan Caiyi karena ia lebih bisa menahan tekanan.


“Tidak lama lagi kita akan tiba.” Lin Yan merasakan sesuatu memanggilnya dari tempat itu. Darahnya tampak berteriak setiap saat. Ia tidak tau bagaimana bisa sesuatu seperti itu terjadi.


Lin Yan dan Huan Caiyi pun tidak berbicara dan berjalan ke lorong itu.


Semakin dalam mereka berjalan, tekanan tinggi pun semakin membebani tubuh keduanya.


Ketika mencapai ujung jalan, keduanya keluar dari lorong dan tiba di dasar jurang yang sangat dalam. Tempat itu memiliki banyak pohon tinggi yang terlihat sangat aneh.


Terlihat beberapa pilar aneh yang sangat tinggi mencapai tinggi ratusan meter. Pilar-pilar itu memiliki tulisan-tulisan kuno di semua permukaannya. Semua tiang itu membentuk sebuah lingkaran dan di tengahnya adalah peninggalan sejarah yang dijaga oleh klan kuno Zhu.


Mata Lin Yan dan Huan Caiyi melotot melihat apa yang ada di tengah-tengah tiang tiang raksasa tersebut.


Tubuh mereka berdua bergetar hebat dan keringat membasahi punggung mereka. Sesuatu di tempat itu adalah apa yang tidak mereka harapkan sebelumnya.


“Yan'er.. katakan bahwa apa yang aku lihat tidak nyata!” Huan Caiyi berkata dengan nada terbata-bata. Matanya tidak bisa pergi dari sesuatu yang ada di depan matanya.


Lin Yan tidak menjawab karena ia pun tidak menyangka bahwa akan melihat sesuatu seperti itu.


Di tengah-tengah susunan pilar yang membentuk lingkaran, terlihat sosok raksasa yang tampak di posisi tertidur. Tetapi tidak ada nafas apapun yang terpancar.


Juga, qi luar biasa terpancar dari sosok raksasa tersebut. Sosok raksasa itu adalah asal semua qi yang ada di Lembah Naga. Sekarang semua misteri telah terpecahkan.


Tetapi masih ada beberapa hal yang tidak bisa diungkapkan. Itu adalah tentang raungan seekor Naga yang dikatakan oleh Patriak klan Zhu.


Makhluk tersebut di taruh di sebuah altar aneh yang tampak menekan jumlah qi agar tidak terlalu banyak merembes keluar.


Bisa dipastikan bahwa itu memperlambat qi untuk menyebar karena bahaya yang bisa di timbulkan dari qi sosok raksasa tersebut.


“Makhluk apa ini Yan'er? Kenapa qi berbahaya itu berasal darinya? Apakah itu masih hidup?” Huan Caiyi terus bertanya tetapi tidak pernah mengalihkan pandangannya dari sosok raksasa itu.


Lin Yan tidak menjawab apapun dan tatapannya terus terfokus ke sosok itu. Ia merasakan keakraban tentang sosok itu.


Darah di tubuh Lin Yan pun tampak tenang sedikit. Ia tidak tau kenapa tetapi merasa itu berhubungan dengan sosok luar biasa dihadapannya. Perasaan tenang pun ia rasakan ketika menatap sosok itu.


Tetapi, satu hal yang membuat Lin Yan sangat bingung. Dari catatan yang ditinggalkan oleh klan kuno Zhu, mereka ditugaskan untuk menjaga Kaisar Manusia itu sendiri. Ketika saatnya tiba, klan kuno Zhu memilih untuk memusnahkan peninggalan sejarah itu atau tetap memenuhi permintaan Kaisar Manusia untuk meninggalkannya.


Tujuan Kaisar Manusia juga membuat Lin Yan tidak bisa memikirkan spekulasi lainnya.


Dikatakan bahwa tujuan Kaisar Manusia meninggalkan itu agar semua manusia mengingat siapa dia sebenarnya.


“Kakak, apa kau ingat tentang pesan Kaisar Manusia meninggalkan peninggalan sejarah itu agar semua mengingat siapa dirinya?” Tanya Lin Yan tanpa menoleh sedikitpun dari sosok itu.


Huan Caiyi tersadar dan sangat terkejut dengan pertanyaan Lin Yan.


Yang artinya, jika pesan Kaisar Manusia itu benar, maka Kaisar Manusia hanyalah gelar belaka. Karena sosok perkasa di hadapan mereka bukanlah sosok manusia, melainkan sosok Naga Hitam raksasa yang memiliki enam sayap.