Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 90 - Melawan Binatang Roh Aneh



Keputusan yang Lin Yan ambil saat mengambil misi kelas A menurutnya adalah sangat tepat.


Instingnya tidak salah saat melihat binatang roh yang telah berevolusi itu. Ia merasa bahwa hampir semua binatang roh yang ada di Lembah Naga adalah sesuatu yang bisa menjadi sebuah sumber daya berharga entah mengapa.


Setelah Laba-laba di bawah melahap mangsanya, tatapannya tertuju pada Lin Yan dan Huan Caiyi.


Shhhhh!


Tubuh Laba-laba itu tampak bergetar sedikit karena merasa sangat tertarik dengan kehadiran Lin Yan dan Huan Caiyi. Itu tampak seperti keduanya adalah makanan favoritnya.


“Hm? Tampaknya Laba-laba itu menatap kita seperti sebuah makanan yang sangat layak untuk di makan.” Huan Caiyi mendengus sedikit. Ia akan ******* Laba-laba itu ketika mencoba melahapnya atau adiknya. Ia telah mendeteksi bahwa binatang roh Laba-laba itu memiliki kekuatan setara dengan kultivator tingkat Xiantian tahap kelima.


Bintang roh Laba-laba itu pun langsung memanjat pohon menuju tempat Lin Yan dan Huan Caiyi berada. Laba-laba itu tampak sangat bersemangat karena merasa bahwa menemukan makanan yang sangat layak kini.


“Sungguh binatang roh tidak tau diri.” Lin Yan mengepalkan tangannya dan langsung terjun dari atas pohon.


Laba-laba yang melihat Lin Yan mendekat pun langsung menembakkan jaringnya untuk menangkap Lin Yan.


Menatap itu, Lin Yan mengeluarkan Tombak Raja Langit. Ia langsung mengibaskan Tombak Raja Langit dengan tangan kiri ke arah samping dan membelah semua jaring-jaring itu.


“Makan ini!”


Buak!


Pukulan sekuat tenaga Lin Yan langsung mengenai tepat di kepala binatang roh Laba-laba itu.


Bom!


Laba-laba tersebut langsung menabrak permukaan tanah dan bangkit kembali yang membuat Lin Yan tercengang.


Bahkan Huan Caiyi yang berada di atas pohon pun terkejut karena tau jumlah kekuatan yang dikerahkan oleh Lin Yan dalam pukulan itu.


Lin Yan pun langsung menusuk tombak ke batang pohon dan bergantung di atasnya. Ia lompat ke atas dan berdiri di tombaknya sambil menatap Laba-laba di bawah dengan tatapan serius.


“Ternyata sisik aneh itu tidak hanya pajangan saja.” Gumam Lin Yan dan memikirkan cara untuk mengatasi binatang roh tersebut.


Laba-laba yang berada di bawah pun membuka mulutnya dan menembakkan cairan aneh yang di duga Lin Yan adalah racun yang sangat kuat.


“Mencoba melumpuhkan ku dengan racun?” Lin Yan hanya tersenyum kecil dan melambaikan tangannya saat menepis racun yang datang kepadanya.


Clek!


Racun itu mengenai salah satu pohon dan terlihat bahwa pohon itu mulai hangus perlahan.


Lin Yan juga melihat ke arah tangannya yang sedikit berasap tanda bahwa kulitnya sedikit dibakar walaupun hanya mungkin bulu-bulu di tangannya saja yang dilahap.


“Racun ini lebih kuat dari pada racun yang digunakan oleh anggota kelompok Kalajengking Merah.” Lin Yan sedikit serius saat ini walaupun ia tidak takut sama sekali dengan racun seperti itu. Walaupun racun itu kuat, itu masih jauh lebih lemah dari pada racun yang dihasilkan oleh Ular Liris Emas.


“Kakak, berhati-hatilah dengan racun Laba-laba itu.” Lin Yan langsung memperingati.


“Baik!” Balas Huan Caiyi saat mengeluarkan pedangnya. Ia sadar bahwa dengan kekuatan pukulan Lin Yan pun tidak mampu menumbangkan bintang roh itu, yang artinya mereka berdua harus bekerja sama karena sudah pasti binatang roh tersebut sangat kuat dari segi pertahanan karena sisik aneh yang seharusnya tidak ada pada binatang roh Laba-laba.


Merasa bahwa racun tidak berfungsi, Laba-laba tersebut pun langsung menembakkan jaring ke seluruh tempat.


Lin Yan juga merasa heran kenapa bisa Laba-laba menembakkan jaring dari mulutnya. Ini adalah sesuatu yang baru bagi Lin Yan dan menurutnya, itu berhubungan dengan evolusi bintang roh tersebut yang memiliki sisik aneh.


Lin Yan kini bertujuan untuk memecahkan cangkang aneh yang berupa sisik seperti armor yang melindungi tubuh bintang roh tersebut menggunakan kekuatan pukulan berat. Walaupun mungkin Tombak Raja Langit berat, tetap saja akan sulit untuk menghancurkannya karena kekuatan serangan tidak akan terlalu terfokus pada satu titik.


Binatang Roh Laba-laba tersebut langsung menaiki jaring dan pergerakannya kini jauh lebih cepat dari sebelumnya.


“Dia datang!” Lin Yan pun langsung melompat ke dahan lainnya yang lebih tinggi untuk menghindari semua perangkap yang dipasang oleh binatang roh tersebut.


Melihat Lin Yan yang terus naik ke tempat lebih tinggi, binatang roh Laba-laba itu pun terus menembakkan jaringnya ke atas agar tempatnya untuk bergerak lebih leluasa.


Karena kejadian ini, Lin Yan semakin sadar bahwa pemikiran binatang roh itupun tampak lebih berkembang.


“Cih! Tampaknya tidak ada jalan lain selain bentrok secara langsung.” Lin Yan yang mendarat di salah satu dahan pohon pun membuat kuda-kuda untuk menyerang.


Shaaaaa!


Binatang roh Laba-laba yang bergerak dengan kecepatan tinggi mengayunkan satu kakinya yang tampak sangat tajam ke arah Lin Yan dari jarak hampir dua meter.


“Tinju Gelombang Kejut..”


Bang!


Lin Yan langsung mengayunkan tinjunya sekuat tenaga yang telah dilapisi oleh qi miliknya. Tentu saja ia memiliki kelebihan itu seperti binatang roh Laba-laba yang memiliki kaki panjang untuk menyerang.


Buak!


Binatang roh Laba-laba itu terkejut saat tubuhnya terpental kembali dan merasakan sakit juga. Sebab, dampak tinju Lin Yan itu seperti melewati tubuhnya juga dan membuat organ dalamnya tekena serangan.


Binatang Roh Laba-laba tersebut menyetabilkan tubuhnya dengan cara mengaitkan semua kakinya di jaring yang ia ciptakan.


Sebelum binatang roh Laba-laba itu merespon, Huan Caiyi tiba di dekatnya dan sudah membuat kuda-kuda menyerang.


“Gaya Pedang Huan, Kilatan Malam Gelap..”


Sraing!


Tebasan Huan Caiyi menciptakan bilah berwarna hitam pudar sepanjang satu meter dan bilah qi itu mengeluarkan uap hitam juga.


Srak!


Tebasan kekuatan penuh Huan Caiyi langsung memenggal salah satu kaki Laba-laba tersebut yang membuatnya meraung kesakitan. Darah berwana hitam berceceran dari luka itu.


Tanpa membuang waktu, Lin Yan melompat sambil menyatukan kedua lengannya dan menghantam tubuh binatang roh Laba-laba sekuat tenaga. Ia menggunakan qi terkuatnya juga untuk melapisi kedua tangannya itu.


Bang!


Krak!


Bom!


Tubuh binatang roh Laba-laba itu langsung melesat ke arah permukaan tanah dan memutuskan semua jaring-jaring yang ia ciptakan.


“Tampaknya kekuatan ganda pukulan memiliki efek walaupun tidak bisa menghancurkan cangkang itu sepenuhnya. Itu terlihat seperti cangkang binatang roh tipe Kura-kura dalam hal pertahanan.” Batin Lin Yan. Ia tidak menyangka bahwa evolusi bintang roh tipe Laba-laba akan setinggi itu.