Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 360 - Ikan Qi



Kekaisaran Han


Di Istana yang terlihat sangat megah, terlihat Kaisar Han yang saat ini sedang duduk di singgasana miliknya. Wajahnya sedikit muram karena masih harus memulihkan diri dari luka akibat pertarungan yang ia lakukan dengan Mu Xuanyin.


“Wanita itu sungguh merepotkan! Jika saja Mu Xuan Xian datang, semuanya akan lebih mudah karena kita memiliki cara untuk menyatakan perang melawan mereka.” ucap Kaisar Han sangat marah.


“Apakah kau sangat ingin menghancurkan Sekte Istana Salju?” Suara seseorang yang sangat bermartabat terdengar seketika di dalam ruangan yang sangat luas tersebut.


“Ayah.. apakah ada cara? Seorang pemuda bernama Lin Yan yang merupakan cucu dari Lin Ming dan Lin Xi berada di tempat itu.” Balas Kaisar Han.


Pria tua yang merupakan Kaisar Han generasi sebelumnya dan segenerasi dengan Lin Ming dan Lin Xi memasang wajah yang sangat muram ketika mendengar apa kedua nama itu. Ia tampak sangat membenci keduanya dan itu merupakan kejadian yang terkait dengan masa lalu.


“Cucunya? Hmp, jika itu benar adanya bahwa Lin Ming sialan itu memiliki cucu dan sekarang berada di Pulau Es Utara, maka persiapkanlah rencana untuk memburunya! Tetapi, aku penasaran kapan dia memiliki seorang cucu. Yang kita tau semua, putranya satu-satunya telah jatuh di tanganmu! Dan itu adalah insiden saat kakekmu juga jatuh di tangan Lin Ming sialan itu!” ucap Kaisar Han Generasi sebelumnya yang bernama Han Wang.


“Aku tau ayah! Aku tidak akan pernah melupakan hari itu. Jika saja Sekte Cahaya Surgawi tidak datang, kita pasti akan binasa di tangannya! Saat itu kekuatan Lin Ming masih berada di puncaknya dan hanya dua kultivator yang mampu menandinginya dengan setara. Dengan bantuan Lin Xi, semuanya menjadi lebih buruk! Keduanya sangat mengerikan jika bekerja sama terutama obat-obatan yang digunakan oleh Lin Xi yang bahkan tidak dapat dilacak oleh kultivator setingkat kita!” Kaisar Han melanjutkan dengan nada dingin ketika mengingat tentang Lin Xi yang hampir membuatnya tidak mampu bergerak menggunakan obat-obatan yang tercampur di udara.


“Kau benar! Buat pengaturan untuk memancing kedua wanita itu keluar dari sarangnya!” Perintah Han Wang.


Kaisar Han mengangguk kecil dan langsung menghilang untuk mempersiapkan banyak hal untuk menyerang Sekte Istana Salju.


Sementara itu, Han Wang hanya diam di tempat dan terus memasang wajah yang sangat dingin. Hatinya masih terasa berdarah ketika mengingat Lin Ming, seseorang yang tidak pernah ia lampaui sejak mereka muda.


“Lin Ming! Kali ini kau akan merasakan kehilangan sekali lagi, yaitu cucumu!” ucap Han Wang dengan niat membunuh yang sangat pekat.


**


Sementara itu, tidak ada yang tau bahwa Lin Yan telah pergi ke tempat yang jauh dari lokasi Kekaisaran Han.


Mu Xuan Xian tentu mengantar Lin Yan ke tempat bagian Formasi yang tidak diperhatikan oleh para anggota Kekaisaran Han karena mereka sudah pasti mengirim para kultivator untuk mengawasi banyak lokasi Formasi yang melindungi Pulau Es Utara.


Sudah lebih dari seminggu semenjak Lin Yan meninggalkan Pulau Es Utara menuju Barat Benua Saint.


“Lin Yan! Apakah tempat yang bernama Sungai Abadi itu masih jauh?” Tanya Xia Yue'er yang sedang berada di dalam pakaian Lin Yan. Ia sudah merasa bosan karena ingin segera bermain.


“Bersabarlah Yue'er. Tidak lama lagi kita akan tiba. Tetapi sebelum itu, kita harus berhenti di Kota yang terletak di dekat Sungai Abadi. Dari informasi yang diberi oleh Gu Yuena, dikatakan bahwa di kota itu, ikan-ikan yang dapat meningkatkan qi dalam jumlah yang besar juga dijual. Aku ingin memastikan lebih dulu apakah rumit itu benar atau tidak. Jika memang ikan itu dapat meningkatkan qi, kita akan bergerak ke Sungai Abadi. Jika tidak, kita tidak perlu membuang waktu untuk pergi ke sana.” ucap Lin Yan.


“Oh...” Xia Yue'er mengangguk kecil tanda setuju.


Sangat terlihat bahwa kota tersebut tidak memungut biaya masuk, mungkin itu disebabkan semua yang ada di sana adalah kultivator yang membuat kediamannya sendiri lalu mencoba menjual ikan yang mereka dapat di Sungai Abadi.


Ketika mendarat di salah satu kediaman yang terlihat sederhana, Lin Yan menatap ke arah ikan yang sedang dijual oleh seorang kultivator.


“Oh.. anak muda, apakah kau ingin membeli Ikan Qi ini? Harga untuk satuannya hanya 100 batu spiritual kelas atas.” Pria paruh baya tersebut langsung menawarkan dagangannya.


Lin Yan tidak heran sama sekali ketika menatap Ikan Qi karena dengan Mata Raja, ia tentu dapat melihat bahwa qi yang ada di dalam ikan tersebut memang sebanding dengan qi 70 batu spiritual kelas atas tetapi itu adalah qi yang lebih tenang sehingga harganya tidak mengherankan mencapai 100 batu spiritual kelas atas.


“Tidak, terima kasih.” Lin Yan tentu tidak akan membelinya karena masih ingin melihat-lihat di kota kecil tersebut yang tampak seperti sebuah desa yang hampir menjadi kota.


Lin Yan pun berkeliling perlahan dan menatap semua Ikan Qi yang dijual oleh para kultivator di tempat tersebut dengan harga yang beragam tergantung banyak qi yang terkandung di dalam ikan.


“Lin Yan, tampaknya rumor itu memang benar. Jika begitu, ayo kita beli semua ikan-ikan itu. Dengan dirimu, kita pasti akan cepat menyempurnakan qi itu.” ucap Xia Yue'er bersemangat.


“Beli semua?” Tanya Lin Yan dengan senyum kecut. Ia saat ini tidak memiliki batu spiritual sama sekali dalam persediaan karena sudah menyerap semuanya ketika menerobos tingkat Alam Raja tahap ketiga.


“Kita tidak memiliki batu spiritual, Yue'er.” Lin Yan menghela nafas panjang.


“Jika begitu, kita hanya perlu merampoknya.” ucap Xia Yue'er dengan mata polos berkedip beberapa kali.


Sebelum Lin Yan menjawab, ledakan besar terjadi.


Bom!


“Apakah ada pertarungan?” Batin Lin Yan. Ia pun mendekat sedikit lalu melihat empat Kultivator yang sedang menginjak satu kultivator tingkat Alam Raja tahap keenam.


“Kau ingin merampok di kota ini? Jika begitu, maka kau harus menghadapi semua para penjual ikan di sini!”


Lin Yan berkedut ketika melihat itu karena jika mereka mencuri, semua para penjual ikan di dalam satu kota akan menjadi musuh. Tampaknya semua dari mereka yang ada di dalam kota memang telah sepakat untuk bekerja sama atau mungkin ada pemimpin kelompok tersebut yang memang khusus untuk menghasilkan batu spiritual melalui penjualan ikan yang berasal dari Sungai Abadi. Dan Xia Yue'er sumber masalah pun menyarankan untuk merampok mereka semua.


Xia Yue'er yang menatap itupun menelan ludahnya sendiri lalu mendongak ke arah atas menatap Lin Yan, “Lin Yan, aku sudah mengatakan bahwa kita tidak boleh mencurinya. Lebih baik kita mencari ikan di Sungai Abadi.”


Sudut bibir Lin Yan berkedut karena Xia Yue'er memang memiliki kulit yang sangat tebal.