Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 43 - Khasiat Pil Darah



Permintaan Lin Yan membuat Huan Caiyi terkejut karena itu sangatlah sederhana. Tetapi, memikirkan jangka panjang, ia sedikit menyadari bahwa mungkin Lin Yan akan membuat kehebohan besar suatu hari nanti. Ia bukanlah wanita bodoh setelah banyak belajar di Paviliun Long. Sudah pasti bahwa Lin Yan merencanakan sesuatu dan ia ikut di dalamnya. Bisa dikatakan lebih mudah bahwa Lin Yan membutuhkan rekan yang dapat dipercaya.


Dan tentu saja Huan Caiyi tidak keberatan dengan permintaan seperti itu. Ia tidak akan melupakan kebaikan Lin Yan yang telah mengeluarkannya dari Paviliun Long. Ia tau bahwa masa depannya akan suram jika tetap berada di sana, mungkin dalam beberapa tahun kemudian, ia akan dijadikan budak nafsu oleh para anggota keluarga Kerajaan karena penampilannya yang bisa dikatakan panas.


“Baik. Aku tidak keberatan sama sekali.” Huan Caiyi menjawab sambil tersenyum. Ia tentu tidak akan mengkhianati Lin Yan yang telah memperlakukannya dengan baik tidak seperti pelayan.


Lin Yan mengangguk karena instingnya mengatakan bahwa Huan Caiyi berkata jujur.


“Pertama, aku akan memberimu ini. Ketika kau lebih kuat, aku akan memberikan senjata yang lebih kuat.” Lin Yan mengeluarkan pedang yang memiliki tingkat lebih tinggi dari empat pedang yang ia tukar dengan Paviliun Long.


Mata Huan Caiyi melebar karena tentu mengenali secara samar kualitas pedang tersebut. “Apakah kau yakin akan memberikan pedang ini kepadaku?”


“Ya. Dan juga, aku akan membantumu menembus tingkat Xiantian karena saat ini kau telah mencapai Houtian tahap kesembilan.” ucap Lin Yan.


Huan Caiyi merasa tersentuh saat mengetahui Lin Yan memberinya pedang berharga juga terkejut dengan ucapan Lin Yan setelahnya.


“Bagaimana caramu membantuku menembus Xiantian?”


Lin Yan menaikkan sudut bibirnya lalu mengeluarkan dua pil. Itu adalah pil Darah yang ia beli dengan harga murah di Paviliun Long.


Huan Caiyi bingung saat Lin Yan mengeluarkan dua pil Darah walaupun ia tidak tau apa namanya itu.


Melihat Huan Caiyi bingung, Lin Yan langsung menjelaskan. “Ini adalah pil kuno yang bernama pil Darah. Cara pembuatan pil ini telah punah bahkan dari buku yang diberi oleh nenekku tidak dijelaskan dari bahan apa saja pil ini dibuat. Tetapi di situ di catat cara menggunakan dan efek dari pil ini.”


Mata Huan Caiyi melebar karena ia tentu tau bahwa sebenarnya pil yang tidak di minati oleh pelanggan manapun akan sangat berharga.


“Alasan ini disebut sebagai pil Darah, karena bahan utama pil ini adalah, darah binatang roh kuno di zaman lampau. Aku tidak tau pasti dari darah binatang roh apa itu diciptakan. Namun, dari catatan yang telah aku baca, pil Darah hanya akan bisa diramu dengan darah binatang roh yang kuat, jika menggunakan darah binatang roh lemah atau kelas menengah, darah akan lebih dulu dilahap oleh bahan lainnya.” lanjut Lin Yan.


“Yang artinya, pil ini memiliki keunikan khusus untuk menggabungkan darah binatang roh dengan tubuh manusia agar tubuh manusia memiliki karakteristik tertentu atau kemampuan pasif yang berada dari garis darah binatang roh itu?” tanya Huan Caiyi terkejut setelah membuat spekulasi.


“Kau memang sangat pintar. Itulah salah satu alasan yang membuatku ingin membawamu ke sisiku.” Lin Yan tersenyum kecil memuji Huan Caiyi.


Huan Caiyi sedikit bangga mendengarnya. Tentu pemikirannya sangat cekatan dan memikirkan segala kemungkinan serta prospek kedepannya.


“Lalu bagaimana cara menggunakan pil ini? Yang aku tau, empat pil lainnya telah digunakan tanpa memiliki efek apa-apa.” ucap Huan Caiyi.


Wajah Lin Yan sedikit pahit mendengarnya saat Huan Caiyi menyebutkan hal itu. Bahkan kakek dan neneknya akan mengutuk para Alkemis Kerajaan Bintang jika mengetahuinya.


Lin Yan tidak menjawab. Ia mengeluarkan sebuah kulit hewan lalu menuliskan cara untuk menyerap khasiat sebenarnya dari pil Darah.


“Ini.. apakah ini mungkin? Jika ada kesalahan, aku akan menjadi cacat.” Huan Caiyi sedikit pucat saat membacanya.


“Kau bisa mundur jika tidak mau.” balas Lin Yan datar yang membuat Huan Caiyi membeku lalu mengingat tentang kata-kata Lin Yan tentang kesetiaan dan kepercayaan.


“Maafkan aku..” Huan Caiyi sedikit menunduk karena merasa malu meragukan Lin Yan.


“Adalah hal wajar kau sedikit tidak percaya. Mungkin jika aku di posisimu, aku juga tidak akan langsung percaya semudah itu.” ucap Lin Yan.


Huan Caiyi merasa lega karena tampaknya Lin Yan tidak marah padanya. Ia pun membulatkan tekadnya lalu mengambil keputusan.


“Aku akan melakukannya,” ucap Huan Caiyi penuh tekad.


Lin Yan tersenyum mendengarnya. “Baik, aku akan membantumu.” Lin Yan berdiri dan berjalan ke belakang Huan Caiyi lalu duduk bersila kembali.


“Ayo kita mulai.”


Mendengar kata-kata Lin Yan, Huan Caiyi pun langsung menelan pil Darah ke dalam mulutnya. Ia pun langsung menutup mata dan melakukan sesuai dengan instruksi yang di tulis oleh Lin Yan.


Lin Yan pun menyentuh punggung Huan Caiyi dan menyalurkan qi miliknya.


Pil Darah langsung mencair dan perlahan bergabung dengan tubuh Huan Caiyi. Di dalam tubuhnya saat ini terlihat sel-sel miliknya yang mencoba memakan pil Darah yang telah mencair.


Alasan mengapa seperti itu, khasiat pil Darah tampak seperti tonik bagi darah lain walaupun sebenarnya setelah melahapnya tidak akan ada yang terjadi. Ini adalah keunikan dari pil Darah agar tidak di konsumsi sembarangan orang di masa lalu, jika tidak dibuat seperti itu, akan sangat banyak monster yang muncul di masa lalu. Juga, khasiat pil Darah tampak seperti di tekan oleh bahan lainnya, jika tidak dibuat seperti itu, maka darah yang berada di pil akan memakan darah pengkonsumsi pil dan merubahnya menjadi sesuatu lain yang mirip dengan binatang roh.


Lin Yan tau pencipta pil ini sangatlah jenius karena sudah memikirkan semuanya. Apa yang dilakukan olehnya saat ini adalah menguraikan khasiat pil di dalam tubuh Huan Caiyi.


Sebagai seseorang yang telah belajar selama bertahun-tahun dari Lin Xi, Lin Yan memang memiliki banyak pengetahuan dan keahlian. Sel-sel yang mencoba untuk melahap khasiat pil pun di tekan oleh Lin Yan.


Di sisi lain, Huan Caiyi mencoba sesuatu yang gila tetapi itu adalah instruksi Lin Yan. Ia menggunakan qi miliknya untuk memecah sel-selnya sendiri. Itu adalah rasa sakit yang sangat luar biasa. Nyatanya, jika seorang kultivator melakukan itu, jaringan tubuhnya akan rusak. Itulah mengapa awalnya Huan Caiyi terkejut dengan cara yang Lin Yan katakan karena itu bisa membuat seseorang menjadi lumpuh.


Di sisi lain, ketika Huan Caiyi menghancurkan sel-selnya dengan qi, Lin Yan melakukan tugasnya dengan menggabungkan khasiat pil Darah dengan sel-sel yang telah dihancurkan. Awalnya penolakan yang sangat kuat terjadi, tetapi Lin Yan tidak khawatir karena sudah tau apa yang harus dilakukan.


Terkadang sel-sel Huan Caiyi akan lebih unggul, terkadang itu khasiat pil. Jadi, inti dari proses ini adalah membuat keduanya menjadi seimbang sehingga tidak ada yang saling melahap lalu menyatukannya.


Dan proses ini berlangsung selama hampir seharian, dalam waktu itu, Huan Caiyi akan menderita rasa sakit luar biasa. Namun, hasil dari rasa sakit itu pasti akan terbayarkan.