Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 250 - Melawan Patriak Klan Shi



Klan Shi


Kata-kata Lin Yan membuat Huan Caiyi mematung di tempat. Ia tidak akan lupa dengan adiknya yang memiliki kemampuan unik dibagian mata walaupun Lin Yan tidak pernah menceritakannya.


Huan Caiyi perlahan berbalik dan menatap Lin Yan dengan tatapan campur aduk. Alasan mengapa ia ingin pergi tentu karena kekuatannya saat ini juga memiliki efek negatif pada orang-orang disekitarnya. Oleh karena itu, ia tidak ingin melukai Lin Yan, juga kekuatannya adalah salah satu kekuatan jahat saat ini. Hal itu membuatnya merasa tidak layak untuk berada di sisi adiknya.


Sebelum Lin Yan dan Huan Caiyi berbicara, Patriak dan Tetua Agung Klan Shi pun mengambil kesempatan menyerang ke arah Lin Yan dan Huan Caiyi.


Xiao Ya yang menatap interaksi antara Lin Yan dan Huan Caiyi, mengerti bahwa Huan Caiyi adalah kakak dari Lin Yan. Ia juga bertanya-tanya bagaimana mungkin kekuatan yang dimiliki oleh Huan Caiyi terasa sangat jahat.


Walaupun begitu, Xiao Ya langsung bergerak juga ke hadapan Tetua Agung Klan Shi karena Lin Yan memintanya untuk mengurusnya.


Wusssh!


Xiao Ya yang tiba di hadapan Tetua Agung Klan Shi pun langsung memukul ke arah perutnya sekuat tenaga.


Bam!


Tetua Agung Klan Shi yang tidak siap menerima serangan pun merasakan sakit luar biasa di perutnya. Ia langsung terpental sangat jauh ketika menerima serangan tersebut.


“Saudaraku!” Patriak Klan Shi terkejut karena ia pun hampir tidak mampu mengikuti pergerakan Xiao Ya.


Awalnya Patriak Klan Shi ingin menyerang Xiao Ya juga. Tetapi, melihat kembali ke arah Huan Caiyi serta Lin Yan yang sudah ia tebak siapa dia, Patriak Klan Shi pun mengambil keputusan untuk membereskan keduanya dengan segala cara.


Melihat itu, Lin Yan langsung berubah ke bentuk setengah Naga. Ia juga mengeluarkan Tombak Pembunuh Naga dan bersiap-siap untuk melawan Patriak Klan Shi.


“Kau pasti Lin Yan! Aku akan membunuh kalian berdua di sini sekarang juga!” Teriak Patriak Klan Shi ketika sudah mendekat dan membuat gerakan untuk menyerang.


Ketika Lin Yan ingin menyerang juga, ia terhenti karena tiga Bayangan muncul di depan Patriak Klan Shi untuk menghadangnya.


Menatap itu, Lin Yan pun berbicara, “Kakak.. ayo kita bereskan dia lebih dulu. Kita akan berbicara setelah mengurusnya.”


Huan Caiyi merasakan kehangatan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata karena ternyata Lin Yan sama sekali tidak merubah pandangannya terhadapnya.


“Baik!”


Pedang Hitam Kematian muncul di kedua tangan Huan Caiyi. Pedang itu berdengung keras ketika diselimuti oleh uap berwarna hitam.


Patriak Klan Shi yang menatap Lin Yan dan Huan Caiyi ingin melawannya, hanya memasang wajah yang sangat garang. Emosinya saat ini tidak lagi stabil karena sangat banyak anggota Klan Shi yang telah tewas di tangan para Bayangan dan binatang roh.


Juga, penampilan Xiao Ya dan empat rekannya yang lainnya membuatnya sangat waspada. Tentu ia sadar dengan tingkat kekuatan mereka semua, tidak akan sulit untuk menghancurkan Klan Shi. Juga, ia bertanya-tanya tentang sosok mengerikan yang seharusnya memimpin kelimanya.


Karena tau kehancuran Klan Shi tidak jauh lagi, ia pun mencoba untuk memusnahkan sumber masalah sebenarnya saat ini, Lin Yan dan Huan Caiyi.


Tring! Tring! Tring!


Patriak Klan Shi terus-menerus bentrok dengan tiga Bayangan yang mencoba menghadangnya. Ia menekan ketiga Bayangan tersebut, tetapi setiap kali ia membelahnya, Bayangan akan pulih dalam sekejap.


Melihat Patriak sedang melawan tiga Bayangan, Lin Yan pun langsung melesat dengan kecepatan penuhnya.


Ketika Patriak Klan Shi menahan dua serangan sekaligus dari Bayangan yang diciptakan oleh Huan Caiyi, Lin Yan pun tiba di belakang Patriak Klan Shi sambil menghunuskan Tombak Pembunuh Naga.


“Bocah keparat!” Patriak Klan Shi semakin marah karena Lin Yan mengambil kesempatan menyerang di saat yang tepat. Namun, karena perbedaan kultivasi, ia tentu dapat menghindari serangannya.


“Cahaya Abadi!”


Tubuh Patriak Klan Shi pun ditutupi oleh cahaya yang sangat menyilaukan.


Zhep!


Lin Yan menatap dengan Mata Raja miliknya bahwa Patriak Klan Shi yang meningkatkan kecepatannya tiba di jarak hampir sepuluh meter darinya.


“Pusaran Cahaya Bintang!”


Sraing!


Ketika Patrik Klan Shi mengayunkan kedua pedang yang telah diselimuti oleh cahaya di tangannya, pusaran cahaya yang hampir tak kasat mata pun menerjang Lin Yan.


Wajah Lin Yan sedikit berkerut karena teknik yang dikeluarkan oleh Patriak Klan Shi sangat berbeda dari Shi Zho yang ia bunuh ketika dalam kompetisi.


Lin Yan pun mengangkat cakar kirinya ke arah atas, petir yang sangat liar pun menyelimuti seluruh telapak tangannya lalu mengayunkannya sekuat tenaga ke arah teknik milik Patriak Klan Shi.


“Cakar Pemotong Langit!”


Ini adalah teknik yang telah dimodifikasi oleh Lin Yan agar bisa digunakan di udara dan lebih efisien.


Sraing!


Ketika Lin Yan melancarkan teknik tersebut, lima bilah yang tampak seperti sambaran petir pun menerjang ke arah serangan yang dilancarkan oleh Patriak Klan Shi.


Blar!


Ledakan besar terjadi saat kedua teknik bertemu.


Patriak Klan Shi melebarkan matanya karena tidak menyangka bahwa Lin Yan mampu menghancurkan tekniknya walaupun sangat terlihat teknik Lin Yan sedikit ditekan awalnya tetapi itu membuat tekniknya hancur juga.


Karena fokusnya saat ini pecah, Patriak Klan Shi terlambat menyadari bahwa tiga Bayangan muncul di belakangnya sambil mengayunkan senjata masing-masing sekuat tenaga.


“Dasar pengganggu!” Teriak Patriak Klan Shi dan buru-buru berbalik dan melancarkan serangannya lagi.


“Cahaya Surgawi!”


Sraing!


Patriak Klan Shi pun mengayunkan kedua pedangnya yang ia angkat ke arah langit. Tetapi ia terkejut karena satu sosok telah tiba di belakangnya lagi mengambil kesempatan ketika ia melancarkan serangan.


“Gaya Pedang Huan, Tarian Bayangan!”


Huan Caiyi pun langsung berputar sebanyak tiga kali sambil mengayunkan dua pedang di tangannya.


Sraing! Sraing! Sraing!


Srak! Srak! Srak!


Patriak Klan Shi merasakan sakit di punggungnya dan beberapa tebasan juga mendarat di lehernya. Jika saja kultivasinya tidak lebih tinggi dari Huan Caiyi, bisa dipastikan ia akan tewas di tempat. Tetapi, meski begitu, tetap saja tebasan Huan Caiyi memberinya luka yang lumayan banyak.


“Sialan!”


Teriak Patriak Klan Shi. Ia tampak seperti meraung di langit dan cahaya menyilaukan menghempaskan segala sesuatu yang ada di sekitarnya termasuk itu Huan Caiyi.


Huan Caiyi terhempas menjauh. Ia juga melindungi tubuhnya dengan qi Bayangan karena memang ledakan qi Cahaya tersebut seperti sedang menyayat-nyayatnya.


Di sisi lain, Lin Yan tersenyum melihat itu, ia pun membuat kuda-kuda untuk menyerang sambil bergumam, “Yue’er.. sekarang giliranmu!”


Xia Yue'er yang sedari awal tidak kelihatan pun langsung mengarahkan kedua telapak tangannya ke arah Patriak Klan Shi. Ia saat ini berada di jarak hampir 20 meter dari Patriak Klan Shi.


“Formasi Cahaya, Pilar Segel!”