Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 409 - Sebelum Lelang



Asosiasi Alkemis


Lelang akan segera dimulai, semua kultivator yang telah datang ke Asosiasi Alkemis pun datang ke bangunan besar tersebut tempat Lelang dilakukan.


Ketika kelompok Lin Yan yang dipimpin oleh Patriak Klan Li tiba di depan para penjaga, mereka pun membiarkan Kelompok Lin Yan lewat setelah Patriak Klan Li menunjukkan sebuah Token berwarna biru, yang merupakan Token untuk tamu VIP Diamond.


Walaupun mungkin Klan Li adalah pemimpin Asosiasi Alkemis, kali ini Klan Yao telah mengambil alih Asosiasi Alkemis sepenuhnya selama lelang berlangsung. Itulah yang membuat Klan Li juga menjadi tamu undangan penting.


Salah satu pelayan pun langsung menuntun Kelompok Lin Yan ke ruangan VIP Diamond tempat Klan Li yang telah ditetapkan.


“Lin Yan!” Sebelum mereka melewati gerbang, suara seorang wanita yang sangat merdu pun terdengar di telinga Lin Yan.


Bahkan untuk semua yang saat ini sedang bersama dengan Lin Yan pun berhenti berjalan dan menatap ke arah sumber suara merdu tersebut.


Sedangkan untuk Lin Yan, ia tentu saja dapat mengenali suara siapa itu. Ia pun tersenyum kecil dan perlahan berbalik lalu menemukan Gu Yin yang melompat ke arahnya.


Lin Yan secara naluriah langsung menangkap Gu Yin ke dalam pelukannya.


“Aku sangat merindukanmu..” Gu Yin pun berbisik kecil ketika Lin Yan menangkapnya di udara.


Untuk Patriak Klan Li dan kelima Tetua sedikit bingung saat menatap ke arah Gu Yin yang menempel kepada Lin Yan seperti lem. Namun, saat melihat dari mana Kelompok Gu Yin berasal, wajah mereka pun berubah seketika. Sedangkan untuk Li Hao, ia sudah tau siapa Gu Yin dan hubungannya dengan Lin Yan.


“Lama tidak bertemu Yin'er. Tampaknya kultivasimu telah meningkat lagi.” ucap Lin Yan saat membelai rambut Gu Yin dengan lembut.


“Gu Yin.. aku.. tidak bisa bernafas..” Suara Xia Yue'er terdengar terputus-putus karena tubuhnya saat ini dihapit oleh dada Lin Yan dan gumpalan lemak di dada Gu Yin.


Gu Yin terkejut dengan suara Xia Yue'er dan langsung mundur lalu menatap Xia Yue'er yang menarik nafas dalam-dalam setelah ia melepaskan pelukannya dari Lin Yan.


“Yue’er? Apa yang kau lakukan di sana?” Tanya Gu Yin dengan nada canggung dan mengambil Xia Yue'er dengan lembut. Ia sebenarnya tau bahwa Xia Yue'er sering berada di dalam pakaian Lin Yan, tetapi karena merasa bersalah, ia mencoba untuk mengalihkan kesalahannya.


“Hmp! Apa kau berniat untuk meremukkanku dengan tumpukan lemak itu?” Dengus Xia Yue'er dengan wajah tidak puas serta dengan kedua lengannya di silang di depan dadanya. Namun matanya terus melirik ke arah dada Gu Yin karena ia juga sangat ingin memiliki benda seperti itu di tubuhnya.


Sebelum Gu Yin berbicara lagi, Mu Xuanyin yang berada di belakang Gu Yin pun berbicara, “Lama tidak bertemu, Patriak Li.”


“Ya, lama tidak bertemu Xuanyin, tampaknya kau telah menemukan seseorang yang tepat untuk diajar secara langsung olehmu.” ucap Patriak Klan Li sambil melirik ke arah Gu Yin karena ia dapat merasakan persamaan qi diantara mereka berdua. Namun, hal yang tidak dapat dipikirkan olehnya adalah, bagaimana bisa seseorang yang berasal dari Sekte Istana Salju memiliki hubungan dengan seorang pria.


“Ya, ini adalah Gu Yin, murid pertamaku.” ucap Mu Xuanyin saat menepuk bahu Gu Yin.


“Tidak, aku ingin bersama dengan suamiku.” Gu Yin langsung membantah keras.


Patriak Klan Li dan lima Tetua tercengang bahwa ternyata Gu Yin adalah istri Lin Yan. Saat ini mereka bertanya-tanya apakah peraturan di Istana Salju masih ada atau tidak.


“Yin’er... Dengarkan apa kata Nyonya Sekte..” Gu Yuena yang sedari tadi diam pun ingin mencekik sepupunya itu.


“Tidak apa-apa. Dia bisa ikut ke ruangan kami berada.” Patriak Klan Li langsung menengahi yang membuat Gu Yin tersenyum cerah.


“Baiklah jika begitu, setelah Lelang ini selesai, kami akan menjemputmu Yin'er.” ucap Mu Xuanyin setuju juga lalu membawa rombongannya ke tempat yang di pimpin oleh pelayan lainnya setelah Gu Yuena menyapa Lin Yan dan Li Hao.


Sedangkan untuk Lin Yan, ia hanya menghela nafas karena Gu Yin sangat keras kepala. Tetapi ia hanya bisa membiarkannya ikut ke ruangan milik Klan Li karena jika tidak, mungkin wanita tidak masuk akal itu akan mengamuk di tempat.


“Baiklah, ayo kita masuk ke dalam.” Patriak Klan Li pun berkata sambil berjalan ke arah pelayan yang ia beri kode untuk mengantar mereka masuk ke ruangan yang menjadi tempat mereka berada ketika Lelang dilaksanakan.


Selama perjalanan, Gu Yin langsung menyadari seseorang tertentu yang berada di sebelah Lin Yan, “Hei, bukankah kau Li Hao? Aku sudah lama tidak melihatmu!”


Wajah Li Hao berkedut karena tampaknya Gu Yin baru saja menyadari keberadaannya. Ia juga tidak mengerti bagaimana berurusan dengan wanita sehingga merasa Lin Yan sangat luar biasa dapat mengatur wanita seperti Gu Yin.


“Lama tidak bertemu Gu Yin.” ucap Li Hao menyapa Gu Yin juga.


Patriak Klan Li yang berada di depan uang mendengar percakapan itu pun langsung paham bahwa Gu Yin juga berasal dari Daratan Utara dan sudah menikah dengan Lin Yan bahkan sebelum mereka datang ke Benua Saint. Saat ini, ia berpikir keras bagaimana bisa banyak bakat luar biasa datang dari Daratan Utara hanya dalam satu waktu. Ia juga telah memeriksa Gu Yuena sebelumnya dan bakat Gu Yuena tidak kalah sama sekali dengan Li Hao, cucu kesayangannya.


Di belakang Kelompok Lin Yan yang telah masuk ke dalam, seseorang menatap Lin Yan dengan wajah dingin walaupun itu sangat disembunyikan olehnya.


“Jadi dia Lin Yan? Cih! Tampaknya dia memiliki hubungan yang baik dengan Klan Li! Ini akan sangat merepotkan!” Batin pria tersebut yang tidak lain adalah Kaisar Han. Ia tidak akan mau menyerang begitu saja setelah mengetahui bahwa Lin Yan juga memiliki hubungan dengan Sekte Istana Salju.


“Tidak masalah. Setelah Lelang ini selesai dan Sekte Istana Salju telah pergi, Klan Li tidak akan dapat menahanku sama sekali menangkap Lin Yan!” Batin Kaisar Han dan masih memikirkan apakah Klan Li yang hadir di pelelangan akan menghalanginya atau tidak. Jika ya, maka ia harus memilih untuk mundur karena tentu tidak akan sanggup memprovokasi Klan Kuno Lin bersamaan dengan Sekte Istana Salju.


“Kaisar, apakah kita akan memburunya setelah Lelang selesai?” Tanya salah satu Duke yang ada di sebelah kanan Kaisar Han menggunakan telepati.


“Ya. Kita akan menangkapnya setelah Lelang selesai.” Balas Kaisar Han melalui telepati.


Lin Yan sama sekali tidak tau bahwa ia sudah terlihat oleh Kaisar Han. Jika benar bahwa Kasar Han mencoba memburunya nanti, maka tidak akan ada kesempatan untuk kabur.