
Danau Es Abadi
Saat ini, Lei Wang sedang memasukkan sesuatu terus-menerus ke dalam Formasi yang bertujuan untuk menyelamatkan Gu Yin. Benda-benda itu memiliki efek mengurangi dampak negatif terhadap tubuh Gu Yin.
Zhep!
Lima individu yang merupakan bawahan Lei Wang pun muncul kembali di dekat Lei Wang.
“Apakah semuanya sudah beres?” Tanya Lei Wang tanpa melihat kelima bawahannya.
“Ya Tuan.” Wanita berambut putih menjawab pertanyaan Lei Wang.
“Bagus. Sekarang tugas kita hanya menyembuhkan wanita ini. Tidak akan ada yang terjadi pada bocah itu karena tubuhnya sendiri sangat unik. Dengan bantuan qi para Naga yang ada di Makam Para Naga, tubuhnya akan pulih lebih cepat.”
“Xiao Ya, Xu Ling, kalian berdua tinggallah di sini dan membantuku merawat wanita ini. Sementara kalian bertiga jaga perbatasan karena mungkin ada yang mengikuti kita sebelumnya.” Perintah Lei Wang.
“Baik Tuan.” Ketiga pria yang merupakan bawahan Lei Wang pun langsung menghilang untuk menjaga perbatasan.
Sementara Xiao Ya dan Xu Ling pun langsung menyalurkan qi mereka ke Formasi agar tidak ada kerusakan sama sekali.
Lei Wang hanya mengangguk puas melihat semua bawahannya itu. Ia pun terus membuat ramuan aneh yang dimasukkan ke dalam Formasi.
Gu Yin yang saat ini tidak sadarkan diri pun terlihat terus-menerus menyerap qi bersifat dingin dari Danau Es Abadi. Wajahnya yang pucat terlihat pulih sedikit demi sedikit.
Di dalam tubuh Gu Yin saat ini, terlihat qi berwana hitam yang perlahan menyatu dengan Akar Spiritual serta inti qi miliknya. Tidak ada yang mengetahui kejadian itu sama sekali bahkan untuk Lei Wang.
**
Makam Para Naga
Lin Yan terus-menerus menyerap qi yang diubah oleh Formasi untuk menyembuhkan luka-lukanya.
Tidak hanya itu, Tombak yang ada di dekat Lin Yan pun menyerap qi dalam jumlah yang sangat besar dan tombak itu selalu bersinar setiap waktu.
Seperti yang dikatakan oleh Lei Wang dan kelima bawahannya bahwa Lin Yan membutuhkan waktu yang lama untuk pulih dari cedera yang diterima oleh tubuhnya. Jika itu anak lain yang menerima luka-luka Lin Yan, sudah pasti siapapun akan tewas.
Tidak tau kapan Lin Yan akan sadar dari tidurnya setelah mengalami cedera dan luka mental yang begitu dalam. Hanya dirinya saat ini yang bisa membangunkan dirinya, itupun tergantung pada tekadnya.
Jika kesedihan dan rasa bersalah selalu menghantuinya, mungkin ia akan tidur dalam waktu yang sangat lama meskipun tubuhnya telah pulih dengan bantuan Formasi yang dibuat oleh kelima bawahan Lei Wang.
**
Waktu terus berlalu, tanpa sadar, sudah hampir setengah tahun semenjak kompetisi di Sekte Seribu Pedang diadakan.
Banyak kejadian yang telah terjadi dalam waktu setengah tahun itu. Salah satunya adalah Asosiasi Alkemis yang menarik diri dari Kerajaan Bintang. Berita itu membuat banyak kekuatan besar terkejut dan mereka tau bahwa Asosiasi Alkemis kini resmi menjadi sekutu utama Kerajaan Bulan bersama dengan klan Li yang memindahkan klan mereka ke Kerajaan Bulan.
Kejadian itu membuat Kerajaan Bintang sedikit terpukul karena Kerajaan Bulan kini semakin kuat.
Tidak hanya itu, bahkan klan Gu pun pindah bersama dengan klan Li ke Kerajaan Bulan. Sementara klan Meng telah diratakan semenjak kejadian itu, itu juga dikarenakan oleh terbunuhnya Patriak klan Meng.
Salah satu bawahan Lei Wang telah pergi ke klan Gu sebelum pindah untuk menceritakan apa yang terjadi terhadap Lin Yan dan Gu Yin.
Karena berita tentang keduanya telah sampai, klan Gu pun memulai rencana pemindahan klan. Mereka tentu tidak ingin tinggal lagi di Kerajaan Bintang yang bersekutu dengan Sekte Naga Langit yang sangat tercela.
Kejadian tertentu juga terjadi yang membuat klan Gu hampir saja binasa. Saat pemindahan klan, klan Long yang merupakan penguasa Kerajaan Bintang menyerang mereka selama diperjalanan bersama dengan klan-klan besar lainnya serta Sekte Naga Langit. Namun, sangat disayangkan bahwa klan Li ikut campur bersama dengan ahli yang berasal dari Kerjaan Bulan.
Beberapa anggota klan Gu jatuh selama proses pemindahan klan yang membuat klan Gu semakin membenci klan Long dan Sekte Naga Langit.
Serta, satu kejadian lagi yang tak terduga terjadi dalam waktu setengah tahun. Karena serangan binatang roh serta bergabungnya Asosiasi Alkemis dengan Kerajaan Bulan, Sekte Seribu Pedang serta Sekte Gerbang Surgawi resmi membentuk Aliansi untuk melawan kerjasama Kerajaan Bulan yang bergabung dengan Asosiasi Alkemis dan klan Gu.
Perang telah terjadi di perbatasan dan itu berada di tempat klan Li sebelumnya. Dalam sekali bentrokan itu, banyak korban yang berjatuhan. Kini, kedua Kerajaan kembali untuk berperang karena keluarannya klan Gu, salah satu klan terkuat di Kerajaan Bintang serta mundurnya Asosiasi Alkemis dari Kerjaan Bintang.
Juga, kultivator terkuat dari Kerajaan Bintang pun akhirnya menyelesaikan pengasingannya karena kemunculan kembali Lei Wang. Ia mengerahkan beberapa pasukan untuk mencari keberadaannya, juga, satu lagi tujuan mereka, yaitu membunuh Lin Yan yang mampu memanggil binatang roh dalam jumlah yang sangat besar.
Kemampuan itu tentu akan membuat Kerajaan Bintang merasa terancam. Klan Long pun akhirnya membuat pengumuman tentang informasi Lin Yan yang merupakan keturunan manusia dan binatang roh. Hal itu membuatnya menjadi musuh manusia yang berada di Kerajaan Bintang.
**
Di pinggir Danau Es Abadi, terlihat saat ini beberapa individu yang sedang melakukan latih tanding. Salah satunya adalah Gu Yin yang telah siuman dua bulan yang lalu. Karena ayah dan ibunya sudah tau bahwa ia selamat, akhirnya Gu Yin memutuskan untuk tinggal di tempat Lin Yan memulihkan dirinya.
“Es Kematian..”
Gu Yin yang sedang melakukan pelatihan pun langsung membuat gerakannya.
Jrezh!
Dari dalam tanah, es yang membentuk benda tajam pun bermunculan. Tetapi ada yang unik tentang es tersebut, es tersebut berwarna hitam sedikit tembus pandang.
Xiao Ya yang melakukan latih tanding dengan Gu Yin pun membuat gerakannya juga dengan cara meninju ke arah permukaan tanah.
Bom!
Ledakan besar terjadi dan semua es yang diciptakan oleh Gu Yin pun langsung meluap seperti embun.
“Cukup sampai di sini!” Lei Wang yang menonton dari samping pun menghentikan pertarungan.
“Baik!” Gu Yin pun mengangguk kecil. Wajahnya saat ini terlihat sangat dingin dan tidak seperti biasanya terlihat ceria.
Xiao Ya menatap ke arah Gu Yin dengan seksama. Ia tidak menyangka akan ada manusia yang mampu meningkatkan kekuatannya dalam jumlah yang sangat besar dalam waktu dua bulan pelatihan.
“Apakah aku sekarang bisa menemui Lin Yan?” Tanya Gu Yin datar tanpa emosi sedikitpun.
“Belum, sudah aku katakan sebelumnya bahwa dia akan keluar sendiri dari tempat itu. Semuanya tergantung pada dirinya sendiri, jika dia terus dikuasai oleh dendam dan amarah serta kesedihan, mungkin butuh waktu yang lebih lama untuknya bangun.” Balas Lei Wang.
Gu Yin menggertakkan giginya dengan kuat karena telah mendengar semua yang terjadi kepada Lin Yan. Ia sangat membenci Kerajaan Bintang saat ini dan bersumpah akan memusnahkan mereka dari peta.
“Bisakah aku melihatnya sebentar saja?” Tanya Gu Yin lagi tidak mau menyerah.
Sebelum Lei Wang menjawab, sesuatu yang tidak diharapkan oleh mereka terjadi.
Duar!
Ledakan besar terjadi di dalam hutan dan lokasi tersebut adalah tempat Makam Para Naga berada.