
Seorang wanita menangkap Lin Yan yang terjatuh dengan posisi memeluk Gu Yin. Ia menatap Lin Yan dengan seksama dan mengerti mengapa Lin Yan mengamuk tanpa memikirkan konsekuensi terhadap tubuhnya sendiri yang saat ini sudah memiliki sangat banyak cedera, luka seperti itu pasti memakan waktu yang sangat lama untuk menyembuhkannya.
“Ayo pergi! Untuk kalian, uruslah binatang roh yang mengamuk itu! Kalianlah yang menyebabkan masalah ini dan kalianlah yang harus menyelesaikannya!” ucap Lei Wang dan langsung bergerak pergi tanpa menunggu jawaban dari para kultivator.
Kelima bawahan Lei Wang pun ikut dari belakang dan membawa Lin Yan dan Gu Yin bersama mereka.
“Yin'er!” Teriak Gu Shen dan langsung mengejar putrinya yang tidak tau saat ini apakah masih hidup atau mati.
Lei Wang yang sudah menjauh pun terhenti. Ia berbalik dan melirik ke arah wanita yang dipeluk oleh Lin Yan dengan erat.
Matanya sedikit bersinar lalu tiba-tiba wajahnya menjadi sedikit gelap.
“Jika aku tidak salah, kau adalah Gu Shen, saudara Patriak klan Gu saat ini, aku akan membawa putrimu saat ini. Jika dia berada di tanganmu, dia akan mati!” ucap Lei Wang dan langsung pergi tanpa menunggu jawaban Gu Shen.
Gu Shen membeku di udara mendengar kata-kata Lei Wang. Ia mengepalkan tangannya dengan kuat karena sangat ingin membawa putrinya kembali. Tetapi, ia paham satu hal saat ini, tampaknya seseorang yang membawa Lin Yan bersama dengan putrinya tidak memiliki niat jahat, jika tidak, keenam orang itu tidak akan menyelamatkan Lin Yan sebelumnya dan menghentikan amukan Lin Yan.
Juga, kata-kata pria tua misterius itu membuat Gu Shen hanya bisa pasrah karena kemungkinan saat ini putrinya sedang dalam kondisi yang buruk walaupun sebenarnya ia sangat ingin memeriksanya sendiri. Jika ia tidak memiliki kebijaksanaan besar, sudah pasti ia akan mencoba merebut putrinya itu.
“Saudaraku, apa kita tidak mengejar Yin'er?” Patriak klan Gu tiba di sebelah Gu Shen dan bingung kenapa saudaranya itu hanya diam saja.
“Tidak, aku merasa bahwa Yin'er pasti akan aman bersama mereka. Ayo pergi dari tempat ini, gerombolan binatang roh sudah tiba. Jika kita tetap ada di sini, kita akan mengalami situasi menyulitkan, saudaraku. Ini bukan urusan kita karena bukan kita penyebab semua ini.” ucap Gu Shen dan langsung berbalik pergi dengan perasaan campur aduk. Ia harus menjelaskan semuanya nanti kepada istrinya.
Patriak klan Gu hanya diam saja dan menghela nafas lalu mengikuti Gu Shen. Ia tentu saja mengkhawatirkan keponakannya yang ceroboh itu tetapi jika saudaranya sudah berkata seperti itu, ia hanya bisa diam karena ia tau bahwa Gu Shen adalah seseorang yang bijak dan pandai dalam mengambil keputusan.
Di sisi lain, Li Hu yang sebelumnya ingin bentrok dengan Master sekte Naga Langit pun langsung menyimpan pedangnya.
“Saudaraku, ayo pergi. Tidak ada fungsinya kita berada di sini, ayo kita jemput Li Han dan kembali ke klan.” ucap Li Hu dan langsung pergi tanpa melihat ke arah para penguasa sekte Naga Langit.
Li Wei hanya mengangguk dan langsung pergi juga.
Master Sekte Naga Langit, Tetua Pertama dan Kedua tidak bergerak sama sekali karena tau bahwa jika mereka mencoba menghentikan Li Hu dan Li Wei, masalah baru akan tiba.
“Ayo kita kembali, kompetisi ini pasti sudah berakhir.” ucap Tetua Ketiga dan langsung menghilang.
Master Sekte Naga Langit, Tetua Pertama dan Kedua pun hanya mengangguk dan pergi juga.
Sementara itu, Long Bao memasang wajah muram dari waktu ke waktu karena mengingat tentang sosok Lei Wang. Ia pun langsung pergi kembali ke Kerajaan Bintang bersama dengan Long Gu untuk melapor setelah menjemput semua anggota keluarga Kerajaan yang berada di Sekte Seribu Pedang.
Pemimpin Kelompok Kalajengking Merah di sisi lain pun langsung pergi bersama dengan kedua bawahan kepercayaannya, mereka tentu sangat marah saat ini karena target mereka berhasil kabur. Ketika mereka ingin mengincar Huan Caiyi, mereka harus melewati klan Gu dan klan Li yang bepergian bersama dan barisan itu bukanlah sesuatu yang bisa mereka atasi. Oleh karena itu, pemimpin kelompok Kalajengking Merah hanya bisa menyerah tentang Huan Caiyi.
Karena kejadian amukan binatang roh, banyak kekuatan besar pun akhirnya mengirim kultivator mereka untuk membantu membersihkan semuanya.
Dan kejadian itu pasti akan berlangsung selama hampir sebulan hingga mereda. Tidak ada yang tau apa penyebabnya para binatang roh mengamuk selain para kultivator kuat yang melawan Lin Yan sebelumnya.
**
Di suatu tempat di Kerajaan Bintang, terlihat saat ini enam individu sedang bergerak dengan kecepatan tinggi menuju sebuah hutan belantara. Kelompok itu ada kelompok Lei Wang yang membawa Lin Yan dan Gu Yin yang saat ini dalam kondisi kritis.
“Kita akan segera tiba, jika wanita ini tewas, mungkin anak ini akan menerima trauma yang tidak akan pernah berakhir dan merubahnya menjadi monster itu sendiri,” ucap Lei Wang.
Kelimanya pun mengangguk mengerti. Tentu mereka sadar mengapa Lin Yan mengamuk sebelumnya. Itu sangat terlihat dari posisi Lin Yan yang tampak selalu ingin melindungi wanita diperlukannya. Bahkan Lin Yan melepaskan senjata tombak barunya karena lebih memilih Gu Yin dari pada itu sehingga salah satu dari bawahan Lei Wang membawa tombak itu dengan susah payah.
Tidak lama kemudian, mereka tiba di sebuah hutan belantara yang sangat lebat.
Di tempat itu, terlihat banyak binatang roh yang memiliki ukuran mencengangkan. Mereka semua tidak terpengaruh oleh raungan memilukan dari Lin Yan sebelumnya.
“Kita telah tiba, ayo bawa wanita itu menuju Danau Es Abadi!” ucap Lei Wang.
“Tuan, tetapi.. tempat itu..” Salah satu dari mereka ingin protes tetapi dipotong oleh Lei Wang.
“Apa kau sadar apa yang akan terjadi jika wanita ini mati? Kau pasti tau apa sebenarnya bocah ini sewaktu sedang bertarung! Bahkan dia selalu memegang wanita ini ketika sedang melawan banyak kultivator kuat seorang diri! Apa kau ingin dia mengamuk lagi?” Teriak Lei Wang dingin.
“Maaf tuan..” individu tersebut langsung menunduk karena tau bahwa konsekuensinya akan berbahaya jika Lin Yan kembali mengamuk.
“Aku tau wanita itu adalah seorang manusia, tidak seperti kita dan anak itu yang memiliki darah campuran binatang roh dan manusia! Jumlah kita saat ini hanya tersisa beberapa semenjak serangan itu! Jadi kita harus melindungi ras kita sebisa mungkin!”
“Dan anak ini..” Kata-kata Lei Wang terhenti dan menatap Lin Yan dengan serius.
“Dia mungkin yang terakhir dari jenisnya, spesies yang telah dikatakan punah bahkan di zaman kuno, Naga Hitam Kehancuran, Raja diantara para Naga!”