Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 298 - Pertarungan Antara Ahli Wayang



Lin Yan menatap ke arah Serigala Iblis Kegelapan yang tampak mampu merubah daerah tersebut menjadi rawa kegelapan dalam waktu yang singkat.


“Kemampuan yang sangat luar biasa! Aku tidak menyangka bahwa Canglan akan mampu mengendalikan Wayang sekuat itu di tingkat kultivasinya saat ini yang telah hampir lumpuh!” Batin Lin Yan. Ia semakin yakin bawah Canglan memang seseorang yang sangat layak untuk diselamatkan dan dijadikan seorang rekan.


Karena tau bahwa Canglan pasti dapat mengatasi Hong Li, Lin Yan pun langsung bergerak kembali dengan kecepatan penuhnya menuju Cabang Pertama Sekte Wayang bersama dengan Xia Yue'er.


Di tempat pertarungan antara Canglan dan Hong Li, terlihat bahwa Hong Li saat ini memasang wajah yang sangat gelap. Ia tentu tidak akan pernah melupakan kekuatan dari Wayang milik Canglan.


Hanya dengan satu teknik yang dikeluarkan oleh Wayang Canglan, suatu wilayah bisa terhapus dalam sekejap. Itulah mengapa Wayang milik Canglan disebut sebagai Wayang Bencana.


Canglan yang menatap dingin ke arah Hong Li pun tidak membuang waktu sama sekali karena ia memiliki batas pengguna Wayang dengan tingkat kultivasinya saat ini.


“Kegelapan Tanpa Batas!”


Wayang milik Canglan pun perlahan melayang ke udara lalu membuat kuda-kuda dengan pedang di tangan kanannya.


Sraing!


Ketika Wayang milik Canglan mengayunkan pedangnya, aura hitam yang ada di bawah pun langsung melesat ke arah langit dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Hong Li yang menatap itupun tidak mau tinggal diam karena ia sadar bahwa ketika semua aura hitam tersebut meledak ke arah langit, maka riwayatnya mungkin akan tamat.


“Wayang Ganda, Tebasan Terbang!”


Kedua Wayang Hong Li saling membelakangi satu sama lain lalu mengayunkan pedang mereka masing-masing.


Sraing!


Tebasan berputar yang dilakukan oleh Wayang Hong Li membentuk sebuah tornado qi yang teramat luar biasa dan mencoba menyapu semua aura hitam yang hendak menutupi seluruh area termasuk udara.


Menatap hal itu, Canglan tidak khawatir sama sekali, ia pun langsung mengarahkan tangannya ke depan untuk memulai serangan selanjutnya.


“Bilah Kegelapan!”


Wayang milik Canglan pun langsung membuat kuda-kuda menyerang dari kejauhan.


Sraing!


Bilah hitam yang sangat besar pun melesat ke arah kedua Wayang Hong Li. Tidak hanya sampai di situ saja, Wayang Canglan pun tiba-tiba tampak kabur karena bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Menatap bilah tersebut, Hong Li pun mengendalikan Wayangnya untuk menebas juga sekuat tenaga.


Sraing!


Blar!


Ketika kedua pedang Wayang Hong Li menebas bilah qi hitam, ledakan pun terjadi di tempat tersebut.


Tetapi Hong Li terkejut karena Wayang Canglan muncul tiba-tiba tepat di belakang Wayang miliknya.


“Tarian Kegelapan!”


Sraing!


Wayang Canglan tampak bergerak layaknya sebuah kilatan hitam dan melewati salah satu dari Wayang Hong Li.


Srak!


Salah satu Wayang Hong Li pun langsung dibelah menjadi dua bagian dalam sekejap.


Hong Li sangat marah ketika menatap hal itu. Ia pun bergerak secara langsung sambil mengendalikan Wayang miliknya untuk menghabisi Wayang Canglan.


Tetapi, ketika keduanya bergerak, Canglan yang berada di kejauhan tampak tersenyum kejam dan mengendalikan Wayang miliknya.


“Cakar Serigala Pembunuh!”


Wayang Canglan pun tampak menggerakkan cakar kirinya dan aura yang berasal dari rawa tepat di bawahnya pun melesat ke arah udara dan membentuk ratusan cakar serigala berukuran Raksasa lalu mencoba untuk merobek Hong Li beserta Wayangnya.


“Sialan!” Hong Li pun meledakkan qi-nya dan membuat teknik gerakan bersama dengan Wayangnya untuk menghancurkan semua cakar-cakar raksasa tersebut.


Sraing! Sraing! Sraing!


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Hong Li dan Wayangnya membelah semua cakar-cakar raksasa tersebut.


Zhep!


Ketika Hong Li sedang sibuk membelah semua cakar-cakar, Wayang Canglan pun tiba di depan Hong Li sambil mengayunkan pedangnya dari atas ke bawah.


Hong Li menggertakkan giginya dengan kuat dan langsung mengangkat pedangnya ke arah udara sekaligus membuat teknik pertahanan.


Trang!


Bussssh!


Qi yang teramat kuat pun menyebar ke segala arah. Hong Li yang menahan tebasan tersebut pun tidak mampu menahan beban dari kekuatan Wayang Canglan dan langsung terpental sangat jauh ke arah bawah.


Tetapi, di saat seperti itu Hong Li pun mengambil kesempatan dan mengendalikan Wayang miliknya untuk menyerang Canglan.


Zhep!


Wayang Hong Li pun melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi karena jaraknya tidak terlalu jauh dari Canglan. Ketika telah mendekat ke tempat Canglan berada, Wayang Hong Li pun membuat gerakannya juga untuk menghabisi Canglan.


Menatap Wayang telah sangat dekat dengannya, Canglan tidak khawatir sama sekali.


“Cakar Pembelah Langit!”


Sraing!


Dari bawah Canglan, rawa yang memancarkan aura hitam pun langsung meledak lalu bilah berjumlah ratusan pun melesat ke arah udara dengan kecepatan yang sangat tinggi. Semua bilah-bilah hitam tersebut tampak menyatu dan membentuk sebuah jaring.


Hong Li yang menyetabilkannya tubuhnya yang hampir saja masuk ke dalam rawa pun memasang wajah yang sangat jelek dan mengendalikan Wayangnya.


Wayang Hong Li pun langsung merubah arah ke bawah dan mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.


Trang!


Zrrrrt! Zrrrt!


Percikan qi pun menyebar ke segala arah ketika Wayang Hong Li menahan bilah tersebut yang hendak membelahnya menjadi puluhan keping.


Canglan yang lumayan dekat dengan Wayang Hong Li pun tersenyum lebar. Ia pun mengeluarkan pedangnya lalu membuat gerakan juga.


“Teknik Pedang Serigala Kegelapan!”


“Taring Liar Kematian!”


Sraing!


Ketika Canglan mengayunkan pedangnya, empat bilah yang tampak membentuk sebuah cakar pun melesat ke arah Wayang Hong Li dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Zhep!


Hong Li muncul dalam sekejap di sebelah Wayangnya lalu mengayunkan pedangnya juga.


Sraing!


Jrezh!


Bilah qi yang berasal dari Hong Li pun menghancurkan serangan Canglan dan itu tidak berhenti dan terus bergerak ke arah Canglan.


Canglan tidak terkejut sama sekali. Ia tetap tenang seperti biasa. Wayangnya pun muncul di depannya sambil mengayunkan pedang juga.


Sraing!


Blar!


Bilah qi Hong Li pun hancur dalam sekejap.


Hong Li memasang wajah yang sangat muram karena kemampuan Canglan dalam menggunakan Wayang memang tidak diragukan lagi berada di jajaran teratas para pengendali Wayang.


“Tampaknya kekuatanmu tidak memiliki perkembangan setelah sekian lama!” ucap Canglan dingin saat mengendalikan Wayangnya dan membuat kuda-kuda untuk bertarung lagi.


“Jangan sombong Canglan! Kau pikir dengan menghancurkan satu Wayang milikku kau sudah menang?” Tanya Hong Li saat membuat kuda-kuda menyerang bersama dengan Wayangnya.


Canglan tidak menjawab dan langsung mengendalikan Wayangnya untuk menghabisi Hong Li karena ia memiliki waktu terbatas.


Hong Li pun tidak tinggal diam dan ia pun bersama dengan Wayangnya langsung menerjang ke arah Wayang Canglan. Ia paham bahwa tidak akan mungkin menjatuhkan Canglan jika ia tidak mengalahkan Wayang Canglan terlebih dahulu.


Pertarungan keduanya pun terus berlanjut yang membuat tempat tersebut hancur berantakan.


Di sisi lain, Lin Yan dan Xia Yue'er saat ini telah tiba di depan gerbang Cabang Pertama Sekte Wayang.


Lin Yan menatap ke arah gerbang yang tampak mewah dengan desain para kultivator sedang mengendalikan Wayang.


“Lin Yan, aku merasakan ada Formasi kuat pada gerbang ini!” ucap Xia Yue'er yang berada di bahu Lin Yan.


“Ya. Tetapi Formasi seperti ini hanyalah mainan bagiku!” Balas Lin Yan saat mengangkat tangan kanannya. Lengannya pun berubah menjadi lengan Naga dan qi putih yang merupakan qi biasa membaluti kepalan tangannya.


Tulisan-tulisan kuno muncul di kepalan tangan Lin Yan. Setelah itu, ia pun langsung mengayunkan tinjunya sekuat tenaga ke arah gerbang.


Bam!


Dong!


Suara seperti lonceng terdengar ketika Lin Yan memukul gerbang sekuat tenaga.


“Sekali lagi!” ucap Lin Yan mengayunkan tinjunya sekuat tenaga.


Bom!


Prang!


Formasi yang ada pada gerbang pun hancur dalam sekejap dan gerbang tersebut pun langsung roboh ke arah belakang.


Bom! Bom!


Ketika gerbang telah di dobrak oleh Lin Yan, banyak kultivator yang terlihat dan menatap ke arah Lin Yan dengan dingin.


“Oh? Tampaknya mereka memang sudah mengetahui bahwa akan ada serangan yang datang ke Sekte dan mereka semua sudah bersiap-siap untuk melawan siapapun yang menyerang Cabang Pertama Sekte Wayang!” ucap Lin Yan dengan senyum kecil di wajahnya.


“Siapa kau? Kenapa kau menyerang Sekte Wayang?” Tanya Seorang pria paruh baya yang memiliki aura kuat dengan tingkat kultivasi Alam Raja tahap keempat.


“Ini adalah dunia kultivator, dunia yang kejam! Apakah aku harus menjawab pertanyaanmu? Sungguh lucu! Bahkan ketika anggota Sekte Wayang menyerangku, mereka tidak butuh alasan sama sekali! Dan aku juga melakukan hal yang sama!” Balas Lin Yan dengan senyum haus pertarungan.