Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 325 - Colosseum (2)



Kota Neraka


Colosseum


Di tengah Colosseum, Lin Yan pun tiba-tiba muncul dan menatap ke arah semua penonton yang saat ini menatap ke arah area pertarungan.


“Oh? Dia ternyata memiliki nyali!”


“Cepat! Kultivator selanjutnya masuk ke dalam dan mulai pertarungan!”


“Ayo, habisi dia! Dia adalah pengguna qi Raja! Pastilah dia pemuda yang sombong!”


Suara para kultivator yang menonton pun pecah dan berteriak di sana sini membahas tentang Lin Yan serta menyuruh kultivator lainnya yang ingin menantang Lin Yan masuk ke dalam.


“Sungguh tidak terduga! Tampaknya pemuda yang bernama Lin Yan ingin menjadi peserta! Seperti biasa, Colosseum memiliki aturan bahwa hanya kultivator dua tahap diatas penerima tantangan yang bisa menantangnya!” Teriak wasit dengan suara yang sangat keras.


Li Hao yang berada di tempat penonton pun tidak bisa berkata-kata karena Lin Yan menjadi penerima tantangan dan bukan menantang. Biasanya, jika penerima tantangan, akan banyak kultivator yang menantang tanpa henti.


Jika Lin Yan menolak, maka Lin Yan akan diburu oleh para penonton. Itulah betapa brutalnya Colosseum dan paksaan agar setiap penerima tantangan bertarung hingga mati.


Zhep!


Satu kultivator tingkat Alam Raja tahap pertama pun muncul di depan Lin Yan dengan senyum kecil di wajahnya.


“Oh... Kita sudah mendapatkan penantang pertama. Jika tidak salah, dia adalah Chi Ping, anggota Klan Chi!” Teriak wasit keras.


“Wuoo..”


Para penonton pun berteriak keras karena tidak menyangka bahwa penantang pertama adalah anggota Klan Chi.


Semua dari mereka pun langsung memasang taruhan diantara penonton. Dan ada juga kultivator yang khusus tempat memasang semua taruhan dengan perbandingan.


Dalam waktu kurang dari 10 detik, persentase taruhan pun langsung dibuat yaitu 1 : 3 untuk Lin Yan. Persentase kemenangan Lin Yan dihitung tiga kali lebih besar karena dia adalah pemilik qi Raja sehingga jika seseorang yang memasang taruhan kepada Chi Ping menang, maka dia akan mendapatkan hadiah tiga kali lipat dari taruhan.


“Persiapan 30 detik telah selesai! Bagi kalian yang telah memasang taruhan diharapkan untuk berhenti karena pertarungan akan segera dimulai!”


Wasit pun berteriak dan muncul diantara Lin Yan dan Chi Ping.


“Karena kau adalah peserta baru atau mungkin karena baru tiba di Kota Neraka, aku akan menjelaskan beberapa peraturan penting.” ucap wasit dengan senyum kecil.


“Peraturan?” Tanya Lin Yan heran karena Colosseum ternyata memiliki peraturan juga.


Para penonton yang mendengar itu pun menyeringai kejam.


Wasit tersenyum kecil mendengar pertanyaan Lin Yan. Ia pun mengangguk kecil dan membalas, “Hanya ada satu peraturan, saling bunuh hingga hanya tersisa satu kultivator di panggung!”


“Pertandingan dimulai!”


Wasit pun menghilang dalam sekejap dan Lin Yan terkejut dengan peraturan yang terdengar sangat aneh.


“Mati!”


Chi Ping pun muncul di depan Lin Yan dalam sekejap. Ia tentu tau bagaimana kekuatan para pengguna qi Raja. Mereka disebut sebagai Raja di tingkat kultivasi yang sama sehingga ia akan mengambil kesempatan untuk membunuh Lin Yan ketika terkejut dengan peraturan di Colosseum.


“Hm?” Lin Yan menatap ke arah Chi Ping yang telah muncul di depannya sekaligus mengayunkan pedang ke arah lehernya.


Sraing!


Tap!


“Apa?” Chi Ping pun tercengang karena serangan sekuat tenaga darinya di tahan hanya dengan tangan kosong.


Lin Yan yang menatap tangannya sedikit mengeluarkan darah pun sedikit jengkel. Ia menatap ke arah Chi Ping yang berniat untuk memenggalnya ketika ia belum bersiap-siap. Jika saja instingnya tidak tinggi, mungkin lehernya akan terpotong.


“Colosseum ini memang tempat menarik. Segala cara dilakukan untuk meraih kemenangan karena nyawa adalah taruhannya!” Batin Lin Yan dan ia pun merasa dirinya sedikit ceroboh karena mengendurkan kewaspadaannya walaupun itu sesaat.


“Yue’er..” Gumam Lin Yan saat menatap ke arah Chi Ping yang berusaha untuk menarik pedangnya dari tangan Lin Yan.


Xia Yue'er yang selalu duduk di kursi VIP-nya pun mengarahkan telapak tangannya ke Chi Ping dengan wajah jengkel juga.


“Formasi Cahaya, Pedang Cahaya!”


“Matilah!”


Lingkaran Formasi pun tercipta tepat di depan wajah Chi Ping. Ia melebarkan matanya karena terkejut bahwa lingkaran Formasi tercipta begitu saja di depan wajahnya. Ia mencoba untuk bergerak menghindar tetapi sudah terlambat.


Jleb!


Pedang cahaya melesat dari lingkaran Formasi lalu menusuk kepala Chi Ping.


Blug!


Suasana hening seketika karena para penonton tidak dapat melihat kapan Lin Yan menciptakan sebuah Formasi.


Lin Yan menatap ke arah mayat Chi Ping yang kini tergeletak di atas permukaan arena. Ia pun langsung mengambil cincin ruang dan melihat isinya.


“Cih! Sangat miskin!” Batin Lin Yan dan menatap ke arah wasit di langit yang terdiam di tempat.


“Pertandingan telah selesai!” Teriak wasit tersadar dari keterkejutannya. “Pemenangnya adalah Lin Yan! Apakah ada penantang berikutnya?” Tanya wasit saat mengibaskan tangannya lalu mayat Chi Ping terlempar ke pinggir arena yang merupakan sebuah kolam.


Bussssh!


Sebuah binatang roh pun menerjang seketika dan menelan mayat Chi Ping bulat-bulat.


Lin Yan terdiam karena Kota Neraka memang sesuai untuk namanya. Apa lagi tempat yang dinamai sebagai Colosseum. Bahkan mayat penantang yang kalah akan diberikan kepada binatang roh.


“Dasar bajingan! Apakah anggota Klan Chi itu benar-benar tingkat Alam Raja tahap pertama?”


“Sial! Batu spiritual milikku habis sudah karena bajingan tidak berguna itu!”


“Ha-ha-ha! Harusnya kalian sadar bahwa dari persentase taruhan, pemuda pengguna qi Raja itu pasti akan menang!”


Para penonton pun sebagian besar marah karena kalah taruhan dan sebagian besar tertawa-tawa karena memenangkan batu spiritual.


Beberapa anggota Klan Chi yang menatap itupun memasang wajah gelap karena Chi Ping tewas dalam waktu yang sangat singkat. Saat ini mereka sadar akan kata-kata Patriak Klan Chi, Chi Yang tentang kekuatan para pengguna qi Raja.


“Dasar Chi Ping tidak berguna!” Beberapa anggota Klan Chi pun mengutuk Chi Ping dalam hati.


Sementara itu, anggota Klan Chu menatap ke arah kelompok Klan Chi dengan tatapan menghina.


Serta, ada satu kelompok lagi yang saat ini menatap pertarungan dan dari mereka niat membunuh tampak terpancar. Mereka adalah anggota Klan Kuno Yao.


“Apakah kita harus menunggu dia keluar dari Colosseum barulah kita membereskannya? Kita tidak akan bisa mengikuti pertarungan karena tingkat kultivasi kita.” Salah satu anggota Klan Yao berbicara.


Pemimpin regu anggota cabang Klan Yao pun terdiam sejenak. Tidak lama kemudian, ia pun membalas kata-kata rekannya, “Kita tunggu beberapa saat lagi. Tidak mungkin dia akan bisa melawan semua kultivator yang menantangnya meskipun dia adalah pengguna qi Raja. Walaupun mungkin dia bertahan, kita akan membereskannya ketika dia keluar dari Colosseum!”