
Klan Long
Bussssh!
Teknik yang dilancarkan oleh Lin Yan pun langsung menelan Nie Guo sepenuhnya.
Tatapan para kultivator tidak teralihkan sama sekali ketika menatap pertarungan yang tidak masuk akal tersebut. Siapapun tidak akan percaya bahwa akan ada seseorang dengan tingkat kultivasi Alam Langit tahap ketujuh yang mampu untuk menandingi makhluk yang mencapai tingkat kultivasi Alam Raja tahap kedua.
Lin Yan yang baru saja selesai melepaskan teknik menggunakan qi yang lumayan banyak pun tersenyum lebar. Ini adalah sensasi yang selama ini ia nanti-nanti, yaitu melawan seseorang yang jauh lebih kuat darinya. Ia paham bahwa kesempatan untuk menang adalah 1% saja jika dengan tingkat kekuatannya saat ini.
Mata Lin Yan sedikit menyipit ketika merasakan bahaya besar yang akan datang. Instingnya bekerja dengan sangat baik. Ia pun langsung mundur menjaga jarak dalam sekejap.
Ketika ledakan qi dari teknik yang dilancarkan oleh Lin Yan pudar, terlihat Nie Guo yang saat ini masih menyilangkan kedua lengannya. Ia perlahan menurunkan lengannya dan menatap ke arah Lin Yan dengan sangat dingin.
“Bagus! Kau berhasil membuatku sangat marah! Harus kuakui, tidak ada siapapun yang bisa melakukan hal sepertimu! Aku tau..”
“Mata itu!”
Ucap Nie Guo dingin ketika menatap ke arah mata Lin Yan dengan sangat serius.
Lin Yan menyipitkan matanya karena tidak menyangka bahwa Nie Guo akan mengetahui bahwa ia memiliki kemampuan khusus yang terletak di matanya.
“Kaisar Manusia.. ya, aku ingat bahwa dia memiliki teknik seperti itu juga untuk memprediksi serangan walaupun kemampuan miliknya lebih sempurna! Menggunakan kemampuan khusus seperti itu, Kaisar Manusia dan kau mampu melawan tahapan yang jauh lebih tinggi! Namun.. itu jika seseorang tidak memperhatikan kemampuan seperti itu, mereka kemungkin akan kalah! Tetapi tidak untukku!” Setelah mengatakan itu, Nie Guo pun langsung menghilang dalam sekejap mata.
Lin Yan menyipitkan matanya karena hampir tidak mampu mengikuti kecepatan yang ditampilkan oleh Nie Guo saat ini. Ia paham bahwa sedari awal, Nie Guo sama sekali tidak menggunakan kekuatan penuhnya karena terlalu meremehkan dirinya.
“Cakar Iblis!”
Nie Guo pun muncul di belakang Lin Yan sambil mengayunkan cakarnya sekuat tenaga ke arah Lin Yan. Ia kini tidak lagi perlu menghemat kekuatan untuk melawan Lin Yan karena tau bahwa konsekuensi ia melakukan itu mungkin adalah kekalahan.
Lin Yan langsung berbalik dan mengangkat Tombak Pembunuh Naga ke arah atas. Walaupun ia hampir tidak dapat melihat kecepatan Nie Guo, instingnya masih mendukungnya untuk melacak pergerakan lawan.
Tring!
Ketika benturan terjadi, Nie Guo tidak terkejut seperti sebelumnya. Malahan ia saat ini tersenyum kejam dan langsung mengayunkan tendangan super cepat ke arah Lin Yan.
Bam!
Lin Yan yang mampu mengikuti pergerakan Nie Guo langsung menahannya tetapi ia terpental sangat jauh.
Zhep!
Nie Guo tampak pudar dalam sekejap di udara dan muncul tepat diatas Lin Yan. Ia mengepalkan kedua tangannya bersamaan dan langsung memukul ke arah bawah.
Trang!
Lin Yan yang menahan pukulan tersebut menggunakan Tombak Pembunuh Naga pun langsung melesat ke arah bawah seperti sebuah meteor.
Nie Guo yang menatap itu mengarahkan telapak tangannya ke arah Lin Yan. Qi yang sangat padat pun perlahan tercipta dan membentuk sebuah bola yang memiliki ukuran berdiameter setengah meter.
“Bola Penghancur Qi!”
Duar!
Ledakan kecil terdengar di telapak Nie Guo saat bola yang lumayan besar dan tercipta melalui qi Iblis tersebut melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Lin Yan yang hampir saja menabrak permukaan tanah.
Tap!
Lin Yan mendarat dengan mulus dan menatap ke arah langit. Menatap qi luar biasa yang sudah sangat dekat dengannya, ia pun tidak membuang waktu.
“Jiwa Pelahap Raja Naga!”
“Naga Hitam Kehancuran!”
Ketika naga hitam muncul, naga tersebut pun langsung melesat ke arah langit dengan kecepatan yang sangat tinggi. Tidak sampai dua detik kemudian, naga hitam tersebut pun membentur bola yang tercipta melalui qi Iblis milik Nie Guo.
Blar!
Ledakan besar terjadi yang membuat angin kencang berhembus ke segala arah. Bahkan Lin Yan yang berada di permukaan tanah saat ini mengangkat tombaknya ke arah langit dan melapisinya dengan qi yang sangat padat agar tidak terkena gelombang kejut dari benturan kedua teknik.
Sebelum ledakan qi mereda, Lin Yan pun menoleh ke arah belakang karena merasakan bahwa Nie Guo muncul begitu saja dibelakangnya.
Bam!
Nie Guo menghilang kembali dan muncul tepat di arah Lin Yan terpental. Ketika ia ingin menyerang, ia terkejut karena ada naga hitam yang tiba-tiba muncul entah dari mana dan mencoba untuk menusuknya dengan sebuah tombak.
Dengan kecepatan reaksi yang sangat tinggi, Nie Guo pun langsung mengayunkan tinjunya ke arah tombak yang ada di lengan Naga Hitam.
Trang!
Zrrrt! Zrrrt!
Percikan petir terlihat dan saat itu terjadi, Lin Yan yang terpental langsung menyetabilkan tubuhnya lalu menyerang sekuat tenaga ke arah Nie Guo.
“Tombak Petir Neraka!”
“Gaya Pertama, Tusukan Neraka Keputusasaan!”
Wusssh!
Lin Yan melesat layaknya sebuah petir ke arah Nie Guo yang terus mendorong tinjunya ke arah naga hitam.
Menatap Lin Yan yang melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi dari arah kirinya, Nie Guo tidak khawatir sama sekali. Ia pun membentuk tangan kirinya layaknya sebuah pisau lalu mengayunkannya ke arah Lin Yan.
“Bilah Kematian!”
Sraing!
Ketika Nie Guo mengayunkan lengan kirinya, bilah yang sangat besar pun melesat ke arah Lin Yan yang sedang mencoba menggunakan tekniknya.
Duar!
Lin Yan langsung membentur bilah qi tersebut dan membuatnya mundur seketika. Tangannya terasa kebas saat ini dan ketika fokusnya hilang sedikit, Nie Guo muncul di sampingnya lalu menyerang kembali.
“Langkah Pemisah Bulan!”
Zhep!
Lin Yan langsung bergerak untuk menghindar tetapi Nie Guo langsung bereaski lebih cepat dari biasanya.
Bam! Bam! Bam!
Bentrokan antara Lin Yan dan Nie Guo terus berlanjut dalam waktu yang lumayan lama.
Para kultivator tetap menonton pertarungan tersebut tanpa berkedip sedikitpun. Saat ini, para Iblis yang lainnya hampir binasa di tangan para kultivator.
Nie Guo tidak lagi memperdulikan hal tersebut dan fokus untuk menghabisi Lin Yan.
Jleb! Jleb! Jleb!
Tiba-tiba saja, tombak raksasa dalam jumlah yang sangat besar pun melesat ke arah langit.
Lin Yan yang saat ini dalam posisi menusuk Tombaknya ke permukaan tanah terlihat sangat kelelahan. Dalam waktu beberapa menit ketika bentrok secara langsung dengan Nie Guo yang menggunakan kekuatan penuhnya, tubuhnya terus-menerus menerima luka tambahan.
Bam!
Sebuah tinju mendarat tepat di dagu Lin Yan yang membuatnya langsung terpental sangat jauh ke arah langit.
Bam!
Lin Yan terpental kembali ketika Nie Guo menyerangnya secara tiba-tiba sekali lagi. Adegan seperti itu terus-menerus terulang karena memang benar sedari awal pun, Lin Yan memang hanya memiliki kesempatan untuk menang sangat kecil. Tubuhnya terus-menerus menerima luka.
Huan Caiyi yang menatap pertarungan tersebut pun sedikit gugup karena Lin Yan tampak hampir tidak berdaya melawan Nie Guo yang sudah serius. Ketika ia hendak bergerak bersama dengan pasukan Bayangan miliknya, Xiao Ya muncul dan menghentikannya.
“Senior.. kenapa? Yan'er dalam kesulitan saat ini!” Huan Caiyi sedikit marah karena Xiao Ya menghalanginya ketika ingin membantu Lin Yan.
“Jangan khawatir. Apa kau lupa bahwa dia selalu bersama dengan Yue'er? Mereka memiliki teknik Fusi. Ketika menggunakan kemampuan itu, situasinya pasti akan berbalik. Namun, lihatlah saat ini. Tampaknya Lin Yan menggunakan teknik terakhir yang hanya bisa dikuasi oleh Tuan Lei Wang dengan susah payah dan tidak sempurna dalam waktu ratusan tahun!” ucap Xiao Ya.
“Apa maksudmu?” Tanya Huan Caiyi dan menatap ke arah Lin Yan lagi. Namun, matanya melebar karena langsung mengerti apa yang dimaksud oleh Xiao Ya.
Duar!
Ledakan besar terjadi di tempat pertarungan Lin Yan dan Nie Guo. Ledakan tersebut berasal dari petir hitam raksasa yang tiba-tiba menyambar begitu saja dari arah langit dan tidak ada yang tau penyebabnya kecuali untuk Xiao Ya dan keempat rekannya.