
“Han Wang Zhan, mantan peringkat pertama Master Bela diri!” Patriak Klan Lin berkata dengan nada yang sangat dingin karena tentu ia sangat membenci Han Wang Zhan. Karena dialah dua legenda Klan Lin harus pensiun dari dunia kultivator.
Qi Raja dari tubuh Patriak Klan Lin pun meledak dahsyat. Ia sangat ingin mencabik-cabik Han Wang Zhan sampai menjadi berjuta-juta keping. Tentu sebagai Anggota Klan Lin, ia sangat menghormati Ling Ming dan Lin Xi, karena bisa dikatakan bahwa kedua sosok tua itu adalah mentornya walaupun mungkin bukan Gurunya.
Banyak hal yang dipelajari oleh Patriak Klan Lin saat ini dari Lin Ming dan Lin Xi sehingga ia sangat menghormati kedua sosok tersebut. Dan ketika kematian saingannya yaitu Putra Lin Ming di tangan Han Wang Zhan, ia sangat ingin memburu Han Wang Zhan. Tetapi karena kedua legenda Klan Lin pensiun, ia tidak mungkin bergerak karena harus menanggung beban sebagai seorang Patriak.
Mata Han Wang Zhan menyipit sedikit ketika menatap ke arah Patriak Klan Lin. Ia harus mengakui bahwa bocah yang dahulu belum berkembang kini telah mencapai level kekuatannya walaupun mungkin masih ada celah diantara mereka karena ia bisa mematahkan qi Raja para pengguna qi Raja. Itulah sebabnya ia mengambil posisi pertama Master Bela Diri meskipun Lin Ming memiliki qi Raja terkuat yang pernah ada di zamannya.
“Ho? Aku tidak menyangka bahwa pria tua sepertimu masih hidup! Ini semakin menarik.. kau adalah mantan Master Bela Diri peringkat pertama. Aku ingin membandingkan catatan denganmu. Apakah kau tertarik?” Patriak Klan Xiao terlihat sangat bersemangat saat tubuhnya perlahan berubah menjadi bentuk setengah naga.
Sisik berwarna merah menyelimuti seluruh tubuhnya. Tidak hanya itu, di punggungnya, terlihat sepasang sayap yang terbuat dari qi, tidak seperti Demi-Human setengah naga pada umumnya.
Cakar-cakar di jari-jari lengan naga Patriak Klan Xiao juga terlihat sangat tajam dan terus meneteskan cairan berwarna oranye mendekati merah.
Ekor yang ditutupi oleh sisik berwarna merah pun terus-menerus berayun ke sana ke mari. Tidak hanya itu, percikan petir merah juga menyengat di seluruh tubuh Patriak Klan Xiao saat qi-nya meledak dan membuat tanah dalam radius yang sangat jauh bergetar keras.
Senyum kejam muncul di wajah Patriak Klan Xiao. Walaupun mungkin keempat Klan Kuno saling berseteru sepanjang waktu, mereka semua saling menghormati karena asal muasal mereka ada juga karena sang Kaisar Manusia. Tidak seperti Kekaisaran Han, mereka tidak diciptakan oleh Kaisar Manusia. Walaupun mungkin banyak catatan tentang Kaisar Manusia tertinggal di Kekaisaran Han, itu dikarenakan faktor tertentu.
Tetapi tidak ada yang mengetahui bahwa faksi yang menciptakan Kekaisaran Han adalah bawahan dari Kaisar Manusia itu sendiri. Tetapi itu bukan Kaisar Manusia Generasi Pertama, namun Kaisar Generasi Kedua.
Keempat Klan Kuno tidak mengetahui hal itu sama sekali. Meskipun leluhur mereka juga memiliki hubungan dengan Kaisar Manusia Generasi Kedua, tetap saja itu hanya hubungan singkat karena Kaisar Manusia Generasi Kedua hanya menjabat dalam waktu yang singkat dan tidak banyak catatan tentangnya tertinggal.
Dan Keempat Klan Kuno memiliki wasiat asli Kaisar Manusia Generasi Pertama. Tentu itu membuat keempat Klan Kuno yang saling bersaing tidak pernah sampai betul-betul menghancurkan Klan Kuno lainnya.
“Bocah Klan Xiao, kau terlalu menganggap dirimu tinggi karena telah mengambil posisiku. Kau membutuhkan pria tua itu untuk mengalahkanku! Hanya kultivator kuat generasi kami yang mampu menahan kekuatanku karena kalian semua belum mencapai puncak sebenarnya di dunia ini!” Saat Han Wang Zhan mengatakan itu, langit tampak menjadi gelap. Petir menyambar di mana-mana saat qi-nya langsung mempengaruhi iklim itu sendiri.
Walaupun mereka semua memiliki kultivasi yang sama, tetap saja masih ada celah diantara mereka semua.
Melihat perubahan yang terjadi di lingkungan tersebut, Patriak Klan Xiao semakin bersemangat. Ia harus mengakui bahwa Han Wang Zhan memang sangat layak sebagai Master Bela Diri peringkat pertama sebelumnya.
“Perlihatkan bahwa apa yang kau katakan benar, pak tua!” ucap Patriak Klan Xiao saat bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi layaknya sebuah meteror. Di tangan kanannya, muncul pedang berwana merah yang memiliki banyak gerigi tajam. Itu tidak tampak seperti pedang lagi dan lebih terlihat seperti senjata pencabik cabik.
Melihat Patriak Klan Xiao menerjang ke arahnya, Han Wang Zhan melirik ke arah tertentu sambil berkata, “Tahan salah satu dari mereka!”
Zhep!
Han Wang Zhan juga langsung bergerak ke arah Patriak Klan Xiao untuk mendidik bocah tersebut arti dari menghormati orang yang lebih tua.
“Xiao Long sialan!” Patriak Klan Lin sangat marah ketika melihat Patriak Klan Xiao mencoba mengincar mangsanya karena ia tentu sangat ingin menghabisi Han Wang Zhan seorang diri. Tetapi, ketika ia bergerak ke arah pertarungan antara keduanya, ia langsung dihadang oleh seseorang yang membuat wajahnya semakin dingin.
Situasi seperti ini sungguh tidak terduga. Tidak akan ada yang menyangka bahwa kultivator kuat yang selalu menyendiri dan bahkan memasuki jajaran Master Bela Diri peringkat dua belas Master Bela Diri akan mengikuti perintah Han Wang Zhan.
“Bai Yuchen, tidak pernah aku sangka bahwa kau telah menjadi anjing Han Wang Zhan! Jika seperti itu, maka sudah waktunya untukmu mati!” Teriak Patriak Klan Lin saat menyerbu dengan marah ke arah Bai Yuchen.
Bai Yuchen mendengus jijik. Meskipun Kultivasi mereka setara, ia sangat sadar bahwa ia hanya akan mampu bertahan selama satu jam melawan Patriak Klan Lin. Tetapi, karena itu adalah perintah dari Han Wang Zhan yang merupakan Gurunya, ia tidak mungkin membantah. Tidak ada yang mengetahui tentang fakta tersebut kecuali untuk Kaisar Han itu sendiri. Tetapi mereka sama sekali tidak pernah menunjukkannya di depan umum, bahkan mereka seperti musuh beberapa kali.
Sedangkan untuk Patriak Klan Zhu, ia hanya menatap dua pertarungan puncak tersebut dengan wajah dingin. Tatapannya kini tertuju pada Kaisar Han. Walaupun ia masih sangat muda, kekuatannya sangat diakui, bisa dikatakan bahwa dirinya adalah jenius tertinggi di Klan Zhu sejak dahulu kala. Petir emas langsung merembes dari tubuhnya saat kilatan dingin terlihat di mata Patriak Klan Zhu saat menatap Kaisar Han.
“Aku dengar kalian telah menjebak pria tua Lin Ming untuk menjatuhkan Klan Lin. Kalian Kekaisaran Han memang membuatku sangat muak. Kau harus berterima kasih karena saat kejadian itu kami masih berada di Daratan Utara! Tetapi saat ini, aku akan menunjukkan kenapa Organisasi Saint Langit menunjukku sebagai Peringkat ke Tiga Master Bela Diri, satu peringkat diatasmu!” ucap Patriak Klan Zhu saat ia menghilang dan muncul di depan Kaisar Han dengan kecepatan yang sangat tinggi. Di tangan kanannya sebuah saber pun muncul dan ia langsung mengayunkannya sekuat tenaga.
Kaisar Han tetap diam dan memasang wajah dingin. Ia pun langsung menyerang kembali sekuat tenaga karena tentu tidak pernah menganggap bahwa dirinya berada di bawah Patriak Klan Zhu yang masih sangat muda.
Tiga tempat pertarungan yang terjadi pun langsung mengubah lingkungan tempat pertarungan dalam sekejap.
Semua mata kini memandang ke arah pertempuran tersebut tidak terkecuali untuk Lin Yan yang telah mendekat. Ia saat ini sangat bersemangat dan darahnya mendidih karena sangat ingin mencapai tingkat seperti itu.
Canglan juga memperhatikan dengan seksama pertarungan tersebut. Tetapi wajahnya sedikit berkerut ketika merasakan ada beberapa sosok yang mendekat ke arah mereka.
Tanpa membuang waktu Canglan mengeluarkan Wayang Serigala Iblis Kegelapan.
Lin Yan dan Xia Yue'er yang awalnya terfokus pada pertarungan kultivator puncak pun terkejut lalu menatap ke arah tempat Canglan menatap.
“Akhirnya kau keluar juga? Aku bertanya-tanya sampai kapan kau akan bersembunyi, Pemimpin Kelompok Jubah Ular!” ucap Canglan dingin.
Zhep!
Dari udara tipis, seorang pria paruh baya pun muncul. Ia menaikkan sudut bibirnya ketika menatap ke arah Canglan. Ia tentu sangat waspada karena telah mendengar rumor tentang Canglan.
“Canglan! Menyingkirlah, serahkan anak itu padaku!” ucap Pemimpin Kelompok Jubah Ular.
“Apa kau bilang? Menyingkir? Ketika kau menargetkan Tuan Muda, maka kau akan ditakdirkan mati di tanganku!” ucap Canglan dingin.
Di saat itu juga, langit menjadi gelap saat Wayang Serigala Iblis Kegelapan memancarkan qi yang sangat dahsyat.
Pemimpin Kelompok Jubah Ular hanya tersenyum kejam menatap itu. Ia pun memberi aba-aba kepada banyak bawahannya untuk menangkap Lin Yan sementara dirinya mencoba untuk menahan Canglan.