
Klan Gu
Kepergian Huan Caiyi membuat anggota keluarga Patriak tentu terkejut. Tetapi mereka semua paham apa yang dipikirkan oleh Huan Caiyi. Bahkan untuk Gu Yuena pun merasa frustasi ketika kekuatan Lin Yan dan Gu Yin meningkat drastis, apalagi untuk Huan Caiyi yang selalu mencoba untuk melindungi Lin Yan sebagai seorang kakak.
Hari pun berlalu, Lin Yan yang telah beristirahat saat ini berada di kediaman Patriak. Dihadapannya ada Gu Yang dan Gu Feng yang menatapnya dengan seksama sepanjang waktu.
“Hei, kenapa kalian berdua menatap Lin Yan seperti itu sepanjang waktu?” Tanya Gu Yin tidak puas ke arah Gu Yang dan Gu Feng.
“Apakah kami tidak bisa melihatnya?” Tanya Gu Yang dengan alis sedikit terangkat.
“Tidak!”
Jawaban Gu Yin membuat Lin Yan sedikit berkedut. Sementara Gu Yang hanya menggelengkan kepalanya karena tentu tau seperti apa sifat sepupunya itu jika menyangkut soal Lin Yan.
Zhep!
Patriak dan Tetua Agung klan Gu muncul seketika di dalam ruangan tersebut.
“Baiklah, kalian bertiga akan pergi ke Reruntuhan Klan Long di masa lampau. Kami tidak tau apa tujuan Keluarga Kerajaan mengirim anggota Klan kita. Tetapi yang pasti, kalian harus berhati-hati karena aku merasa bahwa ada seseorang di Kerajaan Bulan yang tidak menyukai Klan kita. Feng’er.. kau akan memimpin Gu Yang dan Lin Yan. Pastikan tidak ada terjadi kecelakaan.” Perintah Patriak klan Gu.
“Baik paman!” Gu Feng mengangguk serius yang membuat Patriak Klan Gu mengangguk puas.
“Apakah aku tidak bisa ikut paman?” Tanya Gu Yin dengan wajah sedikit memelas karena ia selalu ingin berada di samping suaminya itu.
“Tidak. Kau harus berlatih di Klan. Ayahmu akan melatihmu secara pribadi cara pengunaan qi Salju agar kemampuan bertarungmu meningkat drastis!” Balas Patriak Klan Gu ke arah Gu Yin.
Mendengar perkataan pamannya, Gu Yin hanya bisa cemberut dan membuang muka karena tidak puas dengan keputusan pamannya.
Patriak Klan Gu hanya menggelengkan kepalanya. Ia pun langsung melempar sebuah gulungan kepada Gu Feng. “Di dalam, ada detail tentang apa yang harus kalian lakukan. Itu juga adalah peta Reruntuhan Klan Long di zaman dulu. Mungkin akan bermanfaat ketika kalian bertiga sampai di sana.”
“Pergilah.”
Lin Yan, Gu Feng dan Gu Yang saling memandang lalu mengangguk. Ketiganya pun menghilang dari dalam ruangan karena memang ketiganya memiliki sifat yang tidak suka menunda-nunda.
Sementara itu, Tetua Agung Klan Gu hanya diam sedari tadi. Ketika melihat ketiganya pergi, ia pun mengirim telepati kepada saudaranya, “Semoga apa yang kita perkirakan tidak menjadi kenyataan!”
“Ya.”
Patriak Klan Gu pun menatap ke arah Gu Yin yang tampak sedikit murung. Ia tentu paham bagaimana sifat pasangan yang baru saja diresmikan, apalagi untuk Gu Yin yang memang memiliki impian bisa bersama Lin Yan.
“Pergilah temui ayahmu. Dia akan langsung melatihmu dengan keras. Lebih baik kau giat berlatih, jika tidak, Na'er akan melampauimu karena dia sedang mewarisi peninggalan Klan Gu.” Patriak pun mencoba untuk memancing semangat Gu Yin agar tidak malas berlatih dengan tidak adanya Lin Yan disisinya.
“Apa? Bagaimana bisa? Tentu aku tidak akan kalah!” Gu Yin pun langsung menghilang seketika yang membuat Patriak Klan Gu tersenyum kecil.
**
Lin Yan, Gu Feng dan Gu Yang bergerak di langit dengan kecepatan tinggi menuju ke arah perbatasan tempat Reruntuhan Klan Long berada.
Karena Lin Yan kini telah mencapai tingkat Alam Langit, ia tentu akan bisa terbang tanpa menggunakan sayap meski ia merasa menggunakan sayap jauh lebih nyaman. Juga, ia sadar bahwa jika menggunakan sayap, kecepatannya terbang di udara lebih tinggi dari pada menggunakan qi Langit.
Pertanyaan Gu Yang membuat Lin Yan merasa canggung. Ia juga merasa sedikit aneh bahwa dirinya bisa jatuh di tangan wanita aneh seperti Gu Yin.
Dengan senyum dipaksakan, Lin Yan pun menceritakan tentang bagaimana ia merasa tertarik dan tau bahwa Gu Yin memang penting baginya.
“Oh? Sungguh cinta masa muda yang luar biasa!” Seru Gu Yang sedikit antusias.
“Berhentilah berbicara hal konyol. Kita akan segera mencapai perbatasan dengan kecepatan kita saat ini.” Gu Feng pun membuka suara karena tidak tertarik membahas hal seperti itu. Sebagai kakak tertua dari semua sepupunya, ia sudah terbiasa untuk memimpin dengan serius dan selalu meningkatkan kekuatannya sebesar mungkin untuk melindungi adik-adiknya. Meskipun sifatnya seperti itu, semua sepupunya menghormatinya.
“Saudaraku.. jangan serius sepanjang waktu. Aku bertanya-tanya kapan kau akan menemukan pendamping jika terus seperti itu.” Gu Yang pun berbicara dan menatap ke arah Gu Feng dengan wajah penuh tanda tanya.
Wajah Gu Feng sedikit gelap dan menatap ke arah sepupunya itu dengan tatapan jengkel.
Lin Yan tidak bisa berkata-kata melihat sikap keduanya. Sifat mereka benar-benar bertolak belakang.
“Gunakan ini.” Gu Feng yang sedikit kesal melempar jubah ke arah Lin Yan dan Gu Yang lalu melanjutkan, “Jubah itu telah diberi Formasi yang kuat dan akan sulit untuk melacak siapa kita. Terutama kau Gu Yang, jangan gunakan qi Salju dan Es jika keadaan tidak mendesak!”
Gu Yang memakai jubah tersebut sambil bergumam, “Mungkin tidak lama lagi aku akan kelelahan mental jika terus berada di sekitarmu.”
Urat-urat hitam muncul di dahi Gu Feng tetapi ia tidak membalas sama sekali. Ia tentu paham bagaimana sifat sepupunya itu.
“Hmp! Formasi ini sangat lemah untuk menyamar!”
Gu Yang dan Gu Feng terkejut dengan suara tersebut. Mereka berdua menatap ke arah Lin Yan dan di bahu Lin Yan kini adalah Xia Yue'er yang sangat mungil sedang menyilangkan kedua lengannya di depan dada sambil menatap ke arah jubah yang dipegang oleh Lin Yan.
“Kapan dia muncul? Kami bahkan tidak melihat Lin Yan membuka Gerbang Roh!” Batin Gu Yang dan Gu Feng terkejut. Mereka tentu tidak tau bahwa Xia Yue'er tidak bisa kembali lagi ke Dunia Roh Peri.
“Apakah kau punya Formasi yang lebih kuat Yue'er?” Tanya Lin Yan menatap ke arah Xia Yue'er.
“Tentu saja. Biar aku tunjukkan bagaimana Formasi hebat yang sesungguhnya!” Xia Yue'er tentu saja bersemangat dan ingin menunjukkan keahliannya. Ia pun mengarahkan tangan mungilnya ke arah jubah yang ada di tangan Lin Yan.
“Formasi Penyembunyian!”
Dung!
Jubah yang ada di tangan Lin Yan tidak memiliki perubahan sama sekali. Tetapi Lin Yan yang menatapnya dengan Mata Raja sedikit terkejut.
“Tidak ada perbedaan sama sekali. Apa kau memang ahli menggunakan Formasi seperti yang dikatakan oleh para anggota Klan Gu?” Tanya Gu Yang curiga sambil menatap tubuh Xia Yue'er yang tampak tidak memiliki keistimewaan sama sekali selain dari tubuhnya yang mungil dan terasa sangat imut.
“Apa katamu? Apa kau meremehkan teknik Formasi Putri ini?” Tanya Xia Yue'er tidak puas sambil menunjuk ke arah Gu Yang.
Lin Yan mengabaikan sikap Xia Yue'er lalu memakai jubah tersebut. Ketika ia menggunakannya, Gu Yang dan Gu Feng terkejut karena tubuh dan wajah Lin Yan berubah sepenuhnya seperti pria paruh baya.
“Tampaknya Formasi yang kau buat hebat, Yue'er.” Lin Yan tersenyum kecil karena ia tau bahwa Formasi yang diletakkan sangat kuat dan sulit membongkarnya.
“Bahkan itu merubah suara?” Tanya Gu Yang tidak percaya.
Xia Yue'er pun langsung menaikkan sedikit kepalanya ketika berdiri di pundak Lin Yan sambil menaruh kedua lengannya di pinggangnya. “Itulah kehebatan Tuan Putri ini!”