Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 202 - Fusi



Cahaya menutupi tempat tersebut saat Lin Yan dan Xia Yue'er melakukan Fusi. Teknik ini sangat spesial karena ketika Fusi dilakukan, kekuatan keduanya akan meningkat drastis. Juga, tubuh yang terbentuk pun memiliki karakteristik kedua individu yang melakukan penyatuan.


Zhep!


Cahaya yang menyilaukan pun menghilang dan menampilkan sosok pria dengan pakaian Kerajaan khusus di Dunia Roh Peri.


Sosok itu menyerupai Lin Yan walaupun jika diperhatikan dengan seksama memiliki banyak fitur wajah Xia Yue'er.


Pengambilan bentuk Fusi mereka lebih dominan ke arah Lin Yan.


Tubuh Lin Yan saat ini masih diselimuti oleh cahaya yang tampak seperti kabut. Di tangan kanannya telah muncul Tombak Pembunuh Naga yang memiliki warna berbeda sedikit karena proses Fusi.


Rambut Lin Yan yang seharusnya hitam panjang kini terlihat berwarna putih. Matanya menampilkan fitur mata Naga yang memiliki warna berbeda. Tinggi Lin Yan pun kini mencapai dua meter. Dan di kepalanya kini ada desain untuk seperti mahkota sederhana yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan.


Lin Yan yang merasakan kekuatan melimpah ruah di dalam tubuhnya pun tidak bisa tidak terkejut. Ia merasakan ada seseorang yang selalu merangkulnya untuk mengendalikan tubuh bersama. Ini adalah perasaan yang sangat aneh karena ia saat ini merasa bukan dirinya.


Di sisi lain, Xia Yue'er merasakan perasaan heran karena merasakan kenyamanan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Itu tampak seperti dirinya telah berbagi tubuh dan jiwa dengan orang lain. Ia tidak mencoba mengendalikan tubuhnya seorang diri tetapi itu seperti ia sedang berkompromi dengan seseorang agar sepakat untuk melakukan gerakan apapun setiap saat.


Xia Yue'er tau bahwa saat ini ia telah melakukan Fusi dengan Lin Yan. Ketika menyelidiki lebih jauh tubuh Lin Yan, Xia Yue'er terkejut karena ada sesuatu yang lain di tubuh Lin Yan yang belum terbangun dan ia tidak tau apa itu. Ada dua hal yang mengerikan yang bersemayam di tubuh Lin Yan. Pertama adalah aura gelap yang seolah-olah menatapnya sebagai pengganggu. Itu adalah perasaan tatapan dari makhluk yang memiliki harga diri yang sangat tinggi.


Dan satu hal lagi tampak tenang namun asing, seolah-olah hal itu tidak pernah ada tetapi menahan sesuatu yang gelap untuk mengamuk atau mengambil kendali. Satu hal tersebut begitu kabur, meskipun hal tersebut tampak sangat mendominasi seperti sosok yang memiliki harga diri tinggi, itu tampak selalu menerima apa saja di sekitarnya dengan senang hati.


Kedua hal yang ada di dalam tubuh Lin Yan membuat Xia Yue'er mengerti bahwa Lin Yan bukanlah manusia walaupun memiliki garis darah manusia sebanyak 10% saja.


Dua hal lainnya mengambil porsi masing-masing 45% untuk menyeimbangkan tubuh Lin Yan. Jika salah satu dari kedua hal itu lebih besar, bisa dipastikan bahwa tubuh Lin Yan akan berubah menjadi sesuatu yang lain jika porsi salah satu hal tersebut melebihi angka 50%.


Dan satu hal yang diketahui oleh Xia Yue'er tentang tubuh Lin Yan. Hanya garis darah superior dan bangga tersebutlah yang masih terbangun sementara yang satunya lagi hanya menahan kendali garis darah yang merupakan garis Naga Hitam Kehancuran agar tidak merusak tubuh Lin Yan.


Dan darah manusia di tubuh Lin Yan berfungsi untuk mempertahankan tubuhnya agar tidak berubah menjadi salah satu dari kedua hal tersebut walaupun itu hanya menahan agar tidak memasuki bentuk sebenarnya dari kedua garis darah.


Tidak lama kemudian, pikiran Lin Yan dan Xia Yue'er pun bergabung yang membuat Xia Yue'er tidak dapat memeriksa tubuh Lin Yan lagi.


Keduanya kini memiliki pemikiran yang sama, tidak mencoba untuk saling merebut kendali.


Dan Xia Yue'er memakai pengalaman Lin Yan dalam bertarung karena Lin Yan pun hanya bisa menggunakan pengalamannya. Sebab, Lin Yan hanya melihat pikiran Xia Yue'er hanya ada hal tentang bermain, makan dan menindas anggota Roh Peri lainnya.


Gu Yin menatap ke arah sosok setinggi dua meter dengan heran.


“Lin.. Yan...?”


“Yin'er.. nanti kami akan menjelaskannya, saat ini kami harus menghadapi wanita itu.” Balas sosok tersebut dan tidak tau apakah yang berbicara itu Lin Yan atau Xia Yue'er.


Gu Yin mengangguk kecil dan langsung melompat mundur untuk menjauh. Ia tentu dapat merasakan bahwa kekuatan gabungan Lin Yan dan Xia Yue'er sudah setingkat dengan para kultivator tingkat Alam Langit tahap ketiga paling tidak.


Hal itu juga berkaitan dengan kekuatan Lin Yan dan Xia Yue'er.


Tidak ada yang tau bahwa sebenarnya Xia Yue'er memiliki tingkat kultivasi Alam Langit tahap pertama, dua tahap di atas Lin Yan. Itulah mengapa gerakan Xia Yue'er sangatlah cepat walaupun tidak tau bertarung.


“Kau telah menodai nama Roh Suci dengan menjadi Roh Kontrak makhluk sepertinya. Akan kuperlihatkan Roh Dewi Kehidupan, kau akan mengingat sekali lagi kenapa aku dinobatkan sebagai Roh Legendaris yang melampaui kalian tiga Roh Suci!”


Zhep!


Setelah mengatakan itu, Roh Dewi Kematian langsung melesat ke arah Lin Yan atau Xia Yue'er. Keduanya saat ini tidak memiliki nama sama sekali.


Xia Yue'er sedikit ketakutan melihat itu. Ia paham bahwa ia hanya akan menjadi penghambat dan memberikan kendali lebih banyak kepada Lin Yan. Ia hanya bertugas saat ini sebagai pemasok kekuatan yang lebih besar karena benar-benar tidak tau cara untuk bertarung. Walaupun mungkin pikiran mereka telah menyatu, ketakutan Xia Yue'er bisa saja membuat gerakan mereka menjadi kaku nantinya.


Lin Yan juga merasakan bahwa Xia Yue'er memisahkan kendali menjadi dua bagian yaitu pengelola gerakan dan sumber energi.


Ketika keduanya bertemu, tombak dan sabit pun langsung diayunkan secara bersamaan.


Tring!


Drrrrtttt!


Qi Kematian dan Kehidupan menyebar ke segala arah. Kedua kekuatan itu seimbang sebenarnya. Tetapi, satu hal yang membuat kubu Lin Yan unggul adalah, ia menggunakan qi Petir Hitam di tombaknya yang membuat daya rusak serangan menjadi berlipat ganda.


“Kau..” Roh Dewi Kematian sangat marah karena tau bahwa kekuatan Lin Yan sudah sama dengannya saat ini. Ia telah mengeluarkan semua kekuatan sejatinya yang hanya tersisa sebanyak itu karena dilahap oleh segel dari waktu ke waktu.


Keduanya pun menarik senjata masing-masing dan langsung menyerang kembali.


Tring! Tring! Tring!


Benturan demi benturan terus terjadi yang membuat tanah di bawah mereka mengalami retakan di mana-mana serta qi berwarna merah kehitaman dan putih bercampur percikan listrik hitam menyebar ke segala arah ketika kedua senjata berbenturan.


Zhep!


Roh Dewi Kematian melompat mundur dan langsung mengayunkan sabitnya ke arah bawah.


Jleb!


Saat sabit itu menancap di tanah, Roh Dewi Kematian pun membuat tekniknya.


“Formasi Sabit Kematian!”


Dari delapan arah yang berbeda, sebuah bilah sabit muncul dan langsung melesat secara bersamaan ke arah tempat Lin Yan berada.


Jleb!


Lin Yan pun langsung menancapkan tombaknya ke tanah dan menggunakan teknik yang diketahui oleh Xia Yue'er walaupun tidak pernah menggunakannya karena tidak pernah bertarung.


“Formasi Pilar Kehidupan!”


Jeb! Jeb! Jeb!


Di sekitar Lin Yan, sepuluh tombak langsung muncul dari dalam tanah mengelilinginya membentuk lingkaran.


Zhung!


Sepuluh tombak bersinar terang dan membentuk kubah transparan menyelimuti Lin Yan.


Bom!


Kedelapan sabit langsung menghantam Formasi yang diciptakan oleh Lin Yan menggunakan kemampuan dan qi milik Xia Yue'er.


Zhep!


Kedua teknik Formasi pun langsung menghilang setelah bertabrakan dan tidak ada pemenang.


Roh Dewi Kematian hanya menatap Lin Yan penuh kebencian saat melihat bahwa dia bisa menggunakan teknik milik para Roh Peri. Ia pun mengambil sabitnya dan membuat gerakan lainnya.


“Aku tidak akan berlama-lama, akan ku selesaikan dalam satu serangan ini!” Batin Roh Dewi Kematian.


Sementara itu, Lin Yan juga memikirkan hal yang sama karena ia memiliki kendala lainnya saat ini. Yaitu, Fusi yang memiliki waktu terbatas, sebab ini adalah pertama kalinya ia dan Xia Yue'er melakukan Fusi.