
Dimensi Naga
Ledakan Qi Raja dari Lin Yan membuat semua yang ada di sana terkejut luar biasa. Untuk qi Raja selevel milik Xia Yuuxuan dan Xi Shu saja sudah sangat jarang ditemui dan ini ada satu lagi yang tampak sedikit lebih kuat.
Dan untuk para Naga mereka terkejut ketika melihat kehadiran Lin Yan terutama saat menatap Lin Yan yang sedang memegang Tombak Pembunuh Naga.
Bussssh!
Bentrokan Qi Raja pun selesai dan di saat itu juga, partikel qi Raja yang dapat terlihat dengan mata telanjang melayang di udara.
Xi Shu yang dalam bentuk naga pun langsung menyusut lalu memasuki bentuk manusia. Ia terlihat pemuda tampan dengan rambut hitam panjang. Namun matanya selalu dalam bentuk pupil naga.
“Siapa kau? Kenapa kau memiliki aroma yang mirip dengannya?” Tanya Xi Shu menatap ke arah Lin Yan dengan tatapan sedikit dingin. Ia tentu langsung waspada terhadap Lin Yan karena memiliki qi Raja selevel itu.
Sedangkan untuk Xia Yuuxuan yang menatap Lin Yan memasang wajah yang sedikit dingin. Ia seperti memiliki permusuhan tertentu terhadap Lin Yan.
“Ren Jie...” ucap Xia Yuuxuan dingin ketika menatap ke arah Lin Yan.
Mata Lin Yan menyipit ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xia Yuuxuan. Ia tidak mengerti mengapa ia di panggil dengan sebutan Ren Jie.
Sedangkan untuk Xi Shu yang mendengar sebutan yang diberikan oleh Xia Yuuxuan kepada Lin Yan membuatnya melebarkan matanya. “Dia yang disebut sebagai Ren Jie?” Batin Xi Shu karena ia tidak akan pernah melupakan tentang sesuatu yang penting dan itu menyangkut seseorang yang bernama Ren Jie.
“Tampaknya kau mengenal siapa aku? Aku ingin bertanya tentang sesuatu padamu.” ucap Lin Yan.
“Tidak ada yang perlu di pertanyakan. Dan juga...” Xia Yuuxuan menatap ke arah tombak yang ada di tangan Lin Yan lalu melanjutkan, “Kau juga menggunakan Tombak yang sering digunakan oleh ayah! Aku sudah menduga bahwa kau memang selalu diperlakukan spesial oleh semuanya terutama untuk kakak Xie'er dan Yui!”
Mata Lin Yan semakin menyipit ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xia Yuuxuan, “Katakan apa sebenarnya yang ingin kau katakan!”
“Apa yang ingin aku katakan? Baiklah, aku akan menunjukkan kepada mereka semua bahwa anak yang selalu diperlakukan secara istimewa di keluarga kita akan jatuh di tanganku sekarang juga! Mereka semua sangat optimis tentang dirimu, tetapi tidak untuk ku!” ucap Xia Yuuxuan dan qi-nya meledak dahysat.
Wusssh!
Xia Yuuxuan pun langsung menghilang dan muncul tepat di depan Lin Yan. Senyum ganas terlihat jelas di wajahnya saat ia mengayunkan lengan kanannya yang telah berubah menjadi cakar naga.
“Cakar Pencabut Kehidupan!”
Mata Lin Yan sangat dingin karena tidak menyangka bahwa seseorang yang seharusnya menjadi keluarganya langsung menyerangnya di tempat.
Dengan menggunakan Mata Raja, Lin Yan dapat mengikuti pergerakan dari Xia Yuuxuan. Ia pun langsung mengangkat Tombak Pembunuh Naga ke arah depan untuk menahan serangan dari Xia Yuuxuan.
Crang!
Ketika Lin Yan menahan serangan dari Xia Yuuxuan, qi Raja menyambar ke segala arah.
Dalam hal kekuatan tubuh, keduanya tampak seimbang karena semua kekuatan atribut seseorang akan diturunkan ke level Alam Kaisar tahap kesembilan walaupun mungkin seseorang bisa memiliki kekuatan tubuh luar biasa seperti Lin Yan dan Xia Yuuxuan.
Senyum ganas terlihat jelas di wajah Xia Yuuxuan saat ia berbicara, “Aku tidak menyangka bahwa anak yang dulunya sangat rapuh akan menjadi sekuat ini! Kau pasti mengolah manual yang diciptakan oleh ayah bukan? Kitab Seni Surgawi: Tubuh Dewa Naga!”
Lin Yan yang merasakan berat serta aura yang sama pun paham bahwa Xia Yuuxuan juga menggunakan manual yang sama dengannya.
“Namun sangat disayangkan bahwa kau tidak menggunakan Konsep karena kau hanyalah Naga Fana!” Lanjut Xia Yuuxuan dengan nada kejam. Kilatan merah terlihat jelas di matanya saat tekanan yan berasal darinya tampak berlipat ganda.
Sraing!
Srak!
Lin Yan pun langsung dihempaskan setelah cakar Xia Yuuxuan memberikannya luka walaupun tidak terlalu dalam. Tetapi dalam bentrokan tersebut, ia dikalahkan.
Wusssh!
Dengan kecepatan yang sangat tinggi seperti sebuah meteor, Lin Yan pun melesat ke arah permukaan tanah.
Bom!
“Perselisihan antara keluarga? Menarik! Namun, walaupun dia muncul, akulah yang akan keluar sebagai pemenang!” ucap Xi Shu saat ia menghilang dan muncul tepat di depan Xia Yuuxuan. Di tahan kanannya muncul sebuah kapak yang sangat besar lalu ia pun mengayunkannya sekuat tenaga ke arah Xia Yuuxuan.
Mata Xia Yuuxuan sangat cepat bergerak dan melihat ke arah serangan tersebut. Ia pun langsung mengangkat tangannya lalu sebuah tombak pun muncul.
Trang!
Bussssh!
Drrrrtttt!
Keduanya saling mendorong satu sama lainnya. Keduanya sudah sangat lama menjadi saingan bahkan itu sudah terjadi sejak zaman kuno yang akhirnya keduanya berakhir di segel di Dimensi Naga oleh Ren Zi, Sang Dewa Naga Asyura.
Di tempat yang sangat jauh tempat para kultivator menonton, Gu Yin yang menatap Lin Yan dipukul langsung ingin bergegas ke arah sana.
Mu Fengying yang sudah tau sikap Gu Yin dari Nyonya Pertama Sekte Istana Salju pun langsung muncul tepat di belakang Gu Yin.
Buak!
Mu Fengying langsung memukul leher Gu Yin dan membuatnya pingsan. Ia pun menangkapnya lalu memberikannya kepada Gu Yuena.
“Berikan tambahan pil yang tidak akan membuatnya sadar dalam beberapa hari ke depan. Jika situasi seperti ini terjadi, Nyonya Pertama Sekte Istana Salju telah memberiku perintah agar melakukan hal ini.” ucap Mu Fengying.
Gu Yuena hanya mengangguk kecil dan memberikan apa yang diperintahkan oleh Mu Fengying. Ia hanya bisa menghela nafas karena ia juga tau bahwa sesuatu seperti ini akan terjadi. Tatapannya pun kembali tertuju pada pertarungan yang terjadi di tempat tersebut.
Lin Yan yang baru saja di pukul pul keluar dari dalam kawah. Bekas luka cakar terlihat jelas di dadanya. Ia menatap ke arah kejauhan dengan tatapan serius.
“Jika aku tidak memiliki kekebalan terhadap aura yang disebut olehnya sebagai Konsep, mungkin tubuhku saat ini telah terbelah menjadi dua bagian. Tampaknya sedikit pelatihan di Danau Yin-Yang membuahkan hasil.” Batin Lin Yan. Ia pun menatap kembali ke arah tertentu dengan Mata Raja miliknya.
“Yin’er...” Gumam Lin Yan saat melihat istrinya itu kini telah pingsan. Ia tentu tau bahwa Gu Yin pasti mencoba datang ke tempatnya berada. Dan saat ini, karena istrinya telah pingsan, ia hanya bisa menghela nafas.
“Matilah!” Teriakan disertai oleh raungan naga pun terdengar dari samping tempat Lin Yan berada.
Mata Lin Yan sangat dingin saat ini tetapi semangat juangnya membara. Ia pun melapisi Tombak Pembunuh Naga menggunakan qi Petir Hitam dicampur dengan Qi Raja. Ia pun langsung mengayunkannya ke arah sumber suara tersebut dengan kecepatan yang sangat tinggi.
“Tombak Petir Neraka!”
“Gaya Pertama, Tusukan Neraka Keputusasaan!”
Jleb!
Seekor naga yang hendak menyerang Lin Yan pun langsung ditikam oleh Lin Yan begitu saja tanpa bisa dihindari sama sekali.
“Kau.. kau..” Naga yang memiliki tingkat kultivasi Alam Kaisar tahap kedelapan terkejut bahwa ia sama sekali tidak bereaksi dengan gerakan yang Lin Yan buat.
“Matilah!” Gumam Lin Yan saat ia meledakkan qi-nya dalam jumlah yang cukup besar di ujung Tombak Pembunuh Naga.
“Petir Hitam Surgawi!”
Blar!
Petir hitam menyambar dan naga tersebut pun meledak menjadi berkeping-keping dalam sekejap. Darah berwarna merah menyemprot ke segala arah dan hanya yang menempel pada tubuh Lin Yan.
Tatapan Lin Yan kini tertuju ke arah kejauhan, ia tau bahwa jika ingin menyelesaikan pertarungan dengan Xia Yuuxuan dan Xi Shu, ia harus ikut membereskan naga-naga lainnya.
Zhep!
Lin Yan pun menghilang dan muncul tepat di atas tebing yang lumayan tinggi. Ia menatap ke arah kejauhan dengan senyum kejam diwajahnya.
“Aku akan menunjukkan kenapa Tombak ini disebut sebagai Tombak Pembunuh Naga!” ucap Lin Yan saat mengarahkan Tombak Pembunuh Naga ke arah kerumunan tempat naga saling bertarung.
Dan pertarungan akhir di Dimensi Naga akan segera terjadi.