
Kejadian yang terjadi di Situs Gunung Safir telah menyebar luas dan saat ini, dua sosok yang tidak kunjung keluar dari tempat itu diperkirakan oleh para kultivator telah tewas di dalam Situs.
Karena menurut mereka tidak ada jalan keluar lain, para kultivator pun satu per satu meninggalkan tempat tersebut karena merasa hanya membuang waktu. Tetapi tentu saja mereka semua mengutuk kedua sosok tersebut yang merupakan Lin Yan dan Gu Yin.
Jika mereka mengetahui bahwa keduanya telah keluar dan mencapai perbatasan, sudah pasti mereka akan mengutuk Lin Yan dan Gu Yin dikutuk sembilan generasi.
Terutama untuk Master Sekte Gerbang Surgawi yang sangat marah. Tujuan utamanya mengincar pengguna qi Es Hitam tentu saja untuk merebut Rumput Peri. Namun ia hanya bisa menelan pahit dan kembali ke Sekte Gerbang Surgawi dengan tangan kosong.
Sementara itu, di dekat Kerajaan Bulan, dua sosok saat ini sedang bergerak dengan kecepatan tinggi. Keduanya tentu saja Lin Yan dan Gu Yin yang telah mendekat ke Kerajaan Bulan.
“Kita akan tiba di pinggiran Kerajaan Bulan tidak lama lagi.” Lin Yan yang telah melihat daerah sekitarnya pun berbicara sambil terus bergerak.
“Kita akan langsung ke klan Gu bukan?” Tanya Gu Yin bersemangat.
“Ya.” Lin Yan mengangguk kecil sambil tersenyum.
Sebelum Gu Yin berbicara lagi, suara merdu gadis kecil yang belum mencapai usia dewasa terdengar.
“Dasar wanita menyebalkan!”
Lin Yan dan Gu Yin terkejut mendengar teriakan itu.
Lin Yan pun menatap ke arah pakaiannya dan terlihat Xia Yue'er yang telah sadarkan diri dan memegang erat pakaiannya dengan kepala terjulur keluar dan dengan tubuh gemetaran.
“Hm? Di mana wanita menyeramkan itu?” Tanya Xia Yue'er menatap sekelilingnya dengan panik.
Sikap Xia Yue'er membuat Lin Yan dan Gu Yin terdiam.
“Oh? Aku lupa bahwa dia telah disegel.” Xia Yue'er menghela nafas lega dan langsung terbang keluar dari pakaian Lin Yan lalu menatap sekelilingnya dengan bersemangat.
“Di mana kita saat ini? Di mana?” Tanya Xia Yue'er sambil terbang ke sana ke mari karena daerah tersebut tampak sangat asing baginya.
“Kita sedang berada di pinggiran Kerajaan Bulan,” jawab Lin Yan.
“Kerajaan Bulan?” Xia Yue'er memiringkan kepalanya dan memikirkan seperti apa itu Kerajaan Bulan.
Lalu Xia Yue'er pun teringat tentang satu hal penting. Ia pun tersenyum kecil. “Lin Yan, aku akan pergi sebentar menemui ayah dan ibu, jika ada sesuatu yang menarik, panggil aku.”
Lin Yan dan Gu Yin saling melirik lalu menatap Xia Yue'er lagi untuk melihat apa yang akan dilakukan olehnya.
“Gerbang Roh..”
Xia Yue'er pun ditutupi oleh energi spiritual dan mulai menciptakan gerbang untuk kembali.
Saat menatap itu, Lin Yan dan Gu Yin pun berhenti bergerak. Keduanya menatap dengan seksama ke arah Xia Yue'er.
1 detik - 2 detik - 3 detik - 4 detik - 5 detik
Keduanya tetap menunggu tetapi tidak ada yang terjadi sama sekali.
Xia Yue'er yang sedang memasang pose hebat untuk membuat Gerbang Roh pun terdiam karena Gerbang Roh tidak kunjung tercipta.
“Gerbang Roh..”
Namun tetap saja tidak ada yang terjadi yang membuat Xia Yue'er sedikit gugup. Ia pun melakukan hal yang sama berulang-ulang kali dalam waktu beberapa menit. Setelah energi spiritualnya berkurang sangat banyak. Ia terdiam di udara karena tidak tau apa yang sedang terjadi.
Pandangan Xia Yue'er pun tertuju kepada Lin Yan. Matanya langsung berkaca-kaca dan menerjang ke arah Lin Yan. Ia pun memeluk Lin Yan tepat di wajah Lin Yan.
“Uwaaa... Kenapa Gerbang Roh tidak bisa dibuka?” Xia Yue'er pun menangis keras saat ini.
Lin Yan dan Gu Yin sudah membahas tentang hal itu sebelumnya. Semuanya itu sudah menjadi spekulasi keduanya saat Xia Yue'er pernah mengatakan bahwa ada beberapa Roh Peri yang tidak kembali dan beberapa kali pernah Roh Peri penjaga Situs Gunung Safir diganti bahkan sebelum waktu pergantian tiba.
Merasakan banyak cairan lengket di pipinya, Lin Yan sedikit jengkel. Ia pun menarik Xia Yue'er dan menaruhnya di telapak tangannya. Ia menatap Roh Peri kecil itu yang terus menangis putus asa.
“Jangan menangis Yue'er, kabar baiknya, kau bisa berpetualang sebelum kembali ke Dunia Roh Peri. Kemungkinan, itu karena waktu pergantian seharusnya belum terjadi. Ketika 20 tahun lagi sesuai dengan waktu pergantian penjaga, kau pasti bisa kembali.” Lin Yan mencoba menghibur Xia Yue'er.
Seperti dugaan Lin Yan, Xia Yue'er pun langsung berhenti menangis dan menatap Lin Yan sambil berpikir keras.
“Oh?” Xia Yue'er menepuk kedua tangannya yang kecil karena merasa bahwa apa yang dikatakan oleh Lin Yan memang masuk akal. “Jika seperti itu, ayo kita berpetualang di dunia ini! Ayah dan ibu pasti tidak akan marah karena memang benar seharusnya aku kembali 20 tahun lagi.”
Melihat Xia Yue'er yang langsung berseri-seri dan terbang ke sana ke mari, Lin Yan dan Gu Yin hanya bisa menghela nafas panjang karena ternyata sangat mudah menipu Xia Yue'er. Keduanya paham bahwa kecil kesempatan untuk Xia Yue'er kembali ke dunianya dari semua spekulasi yang mereka perkirakan.
Karena masalah tentang Xia Yue'er telah selesai, Lin Yan dan Gu Yin pun langsung bergerak kembali. Tentu Lin Yan tidak akan membiarkan Xia Yue'er merasa putus asa karena ia berterima kasih kepada Roh Peri cengeng yang telah menjadi Roh Kontraknya karena telah membantunya melawan Roh Dewi Kematian sebelumnya.
Dari hal itu, Lin Yan paham bahwa sebenarnya Xia Yue'er adalah salah satu Roh tertinggi yang pernah ada tetapi belum dewasa. Itu terbukti dari kata-kata Roh Dewi Kematian sebelumnya ketika mereka sedang bertarung dan terlihat bahwa Roh Dewi Kematian sangat mengenal siapa Xia Yue'er.
Ketiganya terus bergerak ke arah Kerajaan Bulan. Beberapa jam kemudian, ketika melewati hutan belantara, Lin Yan menyipitkan matanya saat merasakan beberapa kultivator yang tampak mengikuti mereka.
Gu Yin juga merasakannya. Keduanya pun langsung berhenti bergerak dan melirik ke arah tertentu. Sementara Xia Yue'er yang duduk di bahu Lin Yan sedikit bingung tetapi tetap diam. Xia Yue'er belum terbiasa sama sekali melacak seseorang menggunakan energi Spiritualnya.
“Keluarlah, katakan apa tujuan kalian mengikuti kami dalam beberapa menit!”
Beberapa kultivator yang mengikuti Lin Yan dan Gu Yin pun langsung keluar. Mereka semua adalah kultivator kuat dengan tingkat kultivasi puncak tingkat Alam Bumi.
“Katakan apa tujuan kalian melewati perbatasan!” Salah satu dari lima kultivator tersebut langsung bertanya.
Lin Yan dan Gu Yin langsung paham bahwa mereka adalah kultivator yang mengintai perbatasan berasal dari Kerajaan Bulan.
“Kami ingin pergi ke klan Gu, tolong bawa kami ke sana.” Lin Yan langsung memberitahukan tujuannya.
Kerutan muncul di dahi kelima kultivator tersebut.
“Apa tujuanmu menuju klan Gu yang baru saka pindah dari Kerajaan Bintang ke Kerajaan Bulan?” Tanya kultivator tersebut sambil mengeluarkan pedangnya. Mereka tentu mengetahui tentang klan Gu yang saat ini selalu diincar oleh para kultivator Kerajaan Bintang. Dan tempat arah Lin Yan dan Gu Yin datang membuat mereka semua sedikit waspada.
“Aku ingin kembali ke klan, aku adalah Gu Yin, anggota klan Gu.” Gu Yin pun langsung menjawab dengan nada datar.
Kelima kelompok kultivator tersebut saling memandang karena tentu sudah pernah mendapatkan perintah agar membawa seseorang bernama Gu Yin ke klan Gu jika telah mencapai perbatasan Kerajaan Bulan.
“Perlihatkan wajahmu.” Kultivator tersebut berbicara kembali sambil menatap ke arah Gu Yin yang menggunakan cadar.
Gu Yin tentu paham bahwa mereka menginginkan apakah sebenarnya identitasnya asli atau tidak. Ia pun membuka cadarnya dan menampilkan wajahnya.
Kelima kultivator tersebut terkejut menatap wajah Gu Yin. Mereka telah melihat gambar Gu Yin, tetapi, menatap secara langsung membuat mereka terdiam karena Gu Yin memang sangat menarik minat mereka.
Itulah sebabnya Xiao Ya mengatakan bahwa sebelumnya Gu Yin adalah magnet untuk para pria.