
Awan gelap tercipta tidak jauh di atas Lin Yan.
Blar!
Petir menyambar ke arah Lin Yan dan ia langsung ditutupi oleh petir hitam dengan garis-garis putih di pinggirannya.
“Hm? Bagaimana cara anak itu melakukannya?” Batin kedua murid sekte Bambu. Hal seperti itu baru pertama kali mereka lihat seumur hidup mereka.
“Jangan sungkan. Dia hanya diselimuti oleh petir. Walaupun mungkin kecepatannya meningkat, itu tidak akan terlalu banyak. Dengan serangan kombinasi kita, sudah pasti anak itu akan kalah walaupun kita mungkin akan kelelahan.” Murid pria menyemangati rekannya.
“Ya kau benar. Sekuat apapun kemampuan bertarung anak itu, tidak akan semudah itu melawan dua kultivator tingkat Alam Roh tahap kedelapan sekaligus yang mampu menggunakan serangan kombinasi.” Murid wanita itu mengangguk setuju.
“Sekarang!” Kedua murid sekte Bambu pun langsung melesat dengan kecepatan yang lebih tinggi. Sangat terlihat qi berwana hijau dari keduanya tampak menyatu dan membuat kecepatan mereka meningkat drastis.
Lin Yan yang menatap itu dengan Mata Raja tentu menjadi serius. Ia yakin bisa mengalahkan salah satu dari mereka tetapi jika mereka berdua bekerja sama, ia paham bahwa kemungkinan menang pun kecil. Itulah sebabnya saat ini ia serius dan menguras qi-nya lebih banyak. Awalnya ia ingin menghemat qi karena kompetisi akan berakhir dalam waktu tiga jam lagi. Tetapi tampaknya saat ini ia tidak bisa melakukan hal itu karena kedua musuh lumayan tangguh.
“Langkah Pemisah Bulan..”
Zhep!
Ini adalah teknik gerakan tubuh yang ia pelajari. Teknik ini berasal dari kakek dan neneknya yang membuatnya bergerak seperti tubuhnya lebih dulu mencapai titik yang dituju walaupun sebenarnya tidak.
Teknik ini adalah gerakan tubuh untuk menipu lawan karena pengguna mampu menyesuaikan langkah apakah harus mencapai lokasi titik tuju atau gambar bayangan sendiri yang lebih dulu mencapai tempat titik tuju.
Awalnya langkah ini tidak seperti itu, namun karena penggunaan qi Petir Hitam miliknya, Lin Yan mampu melakukan hal seperti itu. Bisa dikatakan, ini adalah evolusi dari teknik yang diberikan oleh kakek dan neneknya. Dan juga, ini merupakan salah satu teknik gerakan tubuh tertinggi yang dimiliki oleh Lin Yan, dan teknik ini merupakan salah satu teknik yang berasal dari klan Lin.
Zhep!
Lin Yan yang bergerak dengan kecepatan tinggi pun tiba di depan kedua murid sekte Bambu serta sudah mengayunkan tombaknya.
“Kena kau!” Kedua murid sekte Bambu telah menunggu Lin Yan mendekat dan langsung mengayunkan bambu mereka dari kiri dan kanan secara serempak.
Lin Yan tersenyum melihat itu karena tentu yang ia lakukan adalah langkah untuk menipu lawan.
Tang!
Kedua bambu milik kedua murid tersebut saling berbenturan yang membuat keduanya tercengang karena apa yang mereka serang sebelumnya tampak belum mencapai posisi mereka.
“Kalianlah yang kena..” ucap Lin Yan yang masih di jarak hampir dua meter dari kedua murid sekte Bambu sambil mengayunkan Tombak Raja Langit dari arah kanan ke kiri.
“Sial!” Keduanya pun menggabungkan bambu mereka untuk menahan serangan Lin Yan di arah murid pria.
Tring!
“Ini..” Keduanya merasakan bahwa lengan mereka kebas karena serangan terlalu berat.
Zhep!
Walaupun keduanya menahan serangan Lin Yan, tetap saja serangan itu menghempaskan mereka sangat jauh karena berat dari serangan Lin Yan.
Brak!
Bom!
Kedua murid sekte Bambu menabrak pohon dan merobohkannya lalu membentur permukaan tanah dan menciptakan kawah kecil.
“Sial! Sangat berat!” Keduanya pun berdiri bersama dan menatap Lin Yan yang masih menatap mereka berdua dengan senyum.
“Ayo lakukan gerakan itu. Kecepatan anak ini akan mampu menghindari semua serangan kita!” ucap murid wanita.
“Tapi gerakan itu akan menghabiskan 80% qi kita masing-masing,” ucap murid pria.
Murid pria berpikir sejenak dan mengangguk.
Tap! Tap!
Kedua bambu mereka di tancapkan ke dalam permukaan tanah. Murid pria memegang bambu dengan tangan kanan dan murid wanita memegang bambu dengan tangan kiri.
Bussssh!
Ledakan qi hijau menutupi seluruh area tersebut yang membuat Lin Yan berkerut sedikit.
“Kau memang kuat dan cepat! Tetapi tetap tidak akan bisa kabur dari teknik ini!” Keduanya berbicara bersamaan saat menyalurkan qi mereka dalam jumlah yang sangat besar ke bambu yang mereka pegang masing-masing.
“Mata Raja!”
Lin Yan langsung memeriksa bambu yang mereka berdua pegang dan tau apa maksud dari kata-kata kedua murid sekte Bambu tersebut.
“Riwayatmu akan tamat di sini! Lebih baik kau menggunakan formasi penyelamatan diri!”
“Hutan Bambu..”
Saat kata-kata kedua murid tersebut jatuh, qi dalam jumlah yang sangat besar meledak dari dalam tanah.
“Jiwa Pelahap Raja Naga!”
Lin Yan yang tau bahwa teknik tersebut sangat kuat pun tidak membuang waktu dan menggunakan teknik andalannya.
Jleb! Jleb! Jleb!
Bambu runcing setinggi lebih dari 20 meter melesat ke arah langit dari dalam tanah dalam radius hampir 50 meter.
Ini adalah salah satu teknik terkuat dari sekte Bambu yang memiliki serangan kuat dan ruang lingkup yang sangat luas. Jika Master sekte Bambu yang menggunakannya, efeknya akan jauh lebih mengerikan.
Dan saat ini, tempat pertarungan Lin Yan telah berubah menjadi hutan bambu.
**
Diluar, para penonton terkejut melihat teknik tersebut. Dua Tetua sekte Bambu hanya tersenyum puas karena kedua murid sekte mereka berhasil menggunakan teknik kuat dalam posisi kombinasi.
Tetapi wajah semua penonton tiba-tiba berkerut karena layar Lin Yan saat ini menunjukkan penglihatan dari atas langit. Dan posisi Lin Yan sama sekali tidak berubah terus-menerus.
“Apa yang terjadi? Tidak mungkin bagi anak itu untuk terbang di udara di tingkat Alam Roh! Hanya kultivator tingkat Alam Langit yang bisa melakukannya!” Tetua sekte Bambu terkejut melihatnya.
Bahkan para kultivator kuat di sana tidak tau apa yang terjadi karena posisi kristal formasi hanya menunjukkan apa yang Lin Yan lihat.
Lalu semua tatapan beralih ke arah dua murid sekte Bambu karena mereka dapat melihat semua hal dari tempat itu dan dapat melihat apa yang saat ini sedang dilakukan oleh Lin Yan.
Dan apa yang mereka lihat membuat semua kultivator di sana terkejut dan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
**
Kedua murid sekte Bambu memasang ekspresi jelek ketika menatap ke arah langit. Bukan hanya itu, keduanya saat ini pun sedikit ketakutan karena apa yang mereka lihat seharunya tidak ada.
Di langit saat ini, terlihat sosok Lin Yan yang sedang berdiri di atas Naga Hitam setinggi hampir lima meter yang sedang mengepakkan sayapnya dilangit.
Dan itu adalah teknik Jiwa Pelahap Raja Naga, dengan keahlian qi kultivator tingkat Alam Roh Lin Yan, ia tentu mampu berdiri di atas qi ciptaannya sendiri seperti sedang berdiri diatas air.
“Aku tidak menyangka aku akan menggunakan teknik ini hanya untuk membuat pijakan.” Lin Yan tersenyum kecut dan menatap kedua murid sekte Bambu.
“Sekarang giliranku!”