Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 124 - Tingkat Alam Roh Tahap Keempat



Saat ini Lin Yan sedang dalam proses menerobos Kultivasinya. Sudah hampir 5 hari ia mencerna semua sumber daya menggunakan teknik Jiwa Pelahap Raja Naga untuk mempercepat proses penyerapan. Memang benar bahwa sebagian besar dari sumber daya yang diserap akan dijadikan kekuatan tubuh oleh keahlian melahap tubuhnya.


Naga hitam yang melayang di atas Lin Yan tidak henti-henti menyedot semua sumber daya dengan kecepatan yang sangat tinggi. Terlihat bahwa hanya tersisa sedikit batu spiritual yang ada dihadapannya.


Urat-urat tebal muncul kembali di beberapa otot-otot Lin Yan karena tampak ia seperti kelebihan qi di dalam tubuh.


Zrrrt! Zrrrt!


Percikan petir hitam yang tak kasat mata pun tampak di tubuhnya.


Tubuh Lin Yan perlahan mengembang untuk beberapa detik dan tidak lama kemudian, ledakan qi terjadi ke segala arah. Namun tidak seperti sebelumnya yang mengakibatkan ruangan itu berantakan. Kali ini, karena Lin Yan menggunakan formasi khusus, tidak ada yang terjadi sama sekali walaupun ledakan qi tersebut sudah pasti akan merusak ruangan itu.


Shhhhh!


Naga hitam di atas Lin Yan pun perlahan pudar dan tubuh Lin Yan kembali menyusut ke kondisi semula.


“Huft..” Lin Yan menghembuskan nafasnya dan terlihat uap hitam juga keluar. Akan aneh jika hal seperti itu terjadi tetapi untuk para kultivator, itu mungkin adalah hal yang biasa.


Percikan petir hitam di tubuh Lin Yan sama sekali belum lenyap. Ia pun membuka matanya dan menatap ke arah lengannya dengan penuh tanda tanya karena percikan petir hitam tersebut sedikit aneh menurutnya.


Zhep!


Petir hitam yang menyelimuti Lin Yan pun hilang. Ia merasa bahwa ada sesuatu yang lain tentang kegunaan petir hitam itu tetapi ia menyampingkan pemikirannya saat ini.


Perasaan mabuk akan kekuatan terjadi sekali lagi dalam diri Lin Yan.


“Setiap kali aku menembus batasan atau kultivasi, aku merasa itu selalu kurang. Ini adalah perasaan yang menyebalkan.” Gumam Lin Yan sambil menggelengkan kepalanya. Ia terlihat sangat rakus akan kekuatan setiap kali kekuatannya meningkat. Ia tidak tau mengapa hal seperti itu terjadi tetapi menurutnya, itu berkaitan dengan tubuh unik miliknya.


“Tingkat Alam Roh tahap keempat..” Gumam Lin Yan dengan senyum kecil di wajahnya. Dia menerobos tiga tahap sekaligus. Jika para murid ataupun kultivator lain mengetahuinya, mereka semua akan merasa percuma untuk berkultivasi selama ini.


Lin Yan pun perlahan berdiri dan merenggangkan tubuhnya sedikit. Ia langsung menyimpan sisa batu spiritual yang tidak diserap, jumlahnya sekitar 4.000 batu spiritual. Setelah itu, ia perlahan berjalan keluar dari ruangan tersebut setelah menghapus formasi yang ia letakkan untuk melindungi ruangan dan menghalangi siapa saja untuk masuk.


“Sesuai prediksi, aku membutuhkan 5 hari untuk melakukan terobosan.” Batin Lin Yan. Namun untuk tingkat kekuatannya saat ini, ia belum akan bisa menghadapi semua jenius dalam kompetisi yang akan datang.


Lin Yan membuka pintu ruangannya sambil menggumamkan sesuatu, “Tidak masalah, aku masih memiliki waktu 2 bulan.”


“Apa? Apakah kau ingin mengikuti kompetisi antar sekte?” Suara seorang wanita terdengar di telinga Lin Yan.


Lin Yan melihat ke arah kiri dan menemukan Gu Yuena yang berjarak sekitar 7 meter darinya. Itu lumayan jauh tetapi karena kultivator memiliki pendengaran yang baik, gumaman Lin Yan pasti akan terdengar oleh Gu Yuena.


“Apakah ada masalah?” Tanya Lin Yan heran.


“Apa maksudmu apakah ada masalah? Kau tidak tau bagaimana kuatnya semua peserta kompetisi. Dan yang terlemah dari mereka pun pastilah kultivator tingkat Alam Roh tahap keenam.” Gu Yuena yang awalnya ingin keluar juga dan melihat Lin Yan, mau tidak mau langsung menguliahinya karena merasa Lin Yan menganggap kompetisi terlalu sederhana.


Lin Yan tidak peduli sama sekali dengan sikap Gu Yuena. Ia hanya berjalan ke arah wanita itu sambil berkata, “Aku tau itu, aku juga tidak akan asal-asalan untuk mengikuti kompetisi. Juga, babak penyisihan juga dilaksanakan bukan? Dari hal itu nanti akan terlihat apakah aku layak mengikuti kompetisi atau tidak.”


Mendengar kata-kata Lin Yan, Gu Yuena tidak bisa membantah sama sekali.


“Lalu, ke mana kau akan pergi?” Tanya Gu Yuena saat Lin Yan melewatinya.


“Mencari sesuatu yang berguna untuk meningkatkan kultivasi.” Balas Lin Yan.


“Asosiasi Alkemis.”


Mata Gu Yuena sedikit berbinar karena tentu tempat itu adalah salah satu tempat istimewa di sekte Naga Langit karena memiliki sangat banyak sumber daya. Oleh karena itu, ia pun mengikuti Lin Yan untuk melihat seperti apa sebenarnya Asosiasi Alkemis karena ia belum pernah masuk ke dalam.


Lin Yan sama sekali tidak peduli dengan Gu Yuena yang mengikutinya.


Keduanya terus bergerak menuju lokasi Asosiasi Alkemis berada.


Lin Yan juga telah memeriksa Gu Yuena dan dia diambang terobosan ke tingkat Alam Roh tahap pertama. Ia tidak terlalu heran karena metode yang ia berikan sebelumnya memang membuat lompatan besar dalam kultivasi dari tingkat Xiantian ke tingkat Alam Roh.


Namun sangat disayangkan bahwa itu hanya bisa dilakukan di ujung tahap kultivasi seperti Xiantian tahap ketujuh karena itu diambang batas menuju tingkat menengah tingkat kultivasi. Selanjutnya untuk melakukan trik seperti itu adalah di tingkat kultivasi Alam Langit tahap ketujuh. Dan itu masihlah sangat jauh dan kemungkinan caranya juga berbeda.


“Lin Yan...!” Gu Yuena memanggil dengan nada sedikit tinggi karena sedari awal, Lin Yan tidak berbicara apapun ketika mereka berjalan bersama.


“Hm? Ada apa?” Tanya Lin Yan.


“Apa kau tidak ingin bertanya tentang Gu Yin?”


Lin Yan termenung mendengarnya. Untuk apa aku bertanya? Apa fungsinya?


“Tidak ada yang ingin aku tanyakan.” Balas Lin Yan.


Wajah Gu Yuena gelap mendengarnya karena Lin Yan tampak tidak peduli sama sekali kepada sepupunya yang tergila-gila kepada bocah bau di sebelahnya.


“Apa katamu? Apa kau tidak tau-..” Sebelum Gu Yuena menyelesaikan kata-katanya, Lin Yan memotongnya.


“Itu akan dibahas di masa depan. Untuk seorang kultivator yang memiliki usia panjang serta dengan keyakinanku mencapai level yang tinggi, masih banyak waktu untuk kami mendiskusikan itu.”


Gu Yuena terkejut dengan apa yang Lin Yan katakan. Ia pun tersenyum kecil karena sudah tau bahwa Lin Yan memang mempertimbangkan sepupunya itu suatu hari nanti.


“Awas saja jika kau melukainya, aku akan memburumu ke ujung dunia ini!” Ancam Gu Yuena.


Mendengar ancaman itu, Lin Yan tidak peduli sama sekali. Ia tidak membalasnya dan terus berjalan menuju lokasi Asosiasi Alkemis berada.


Karena Lin Yan tidak mau memperpanjang argumen, Gu Yuena pun akhirnya diam.


Sesampainya di Asosiasi Alkemis, Lin Yan mengeluarkan token yang diberikan oleh Li Han.


Ketika penjaga melihat token itu, tentu saja keduanya terkejut dan langsung memanggil seorang pelayan untuk menuntun Lin Yan ke tempat pemimpin mereka berada.


Sementara itu, Gu Yuena tercengang karena Lin Yan memiliki token seperti itu. Ia tentu paham kegunaannya, yaitu bertemu dengan pemimpin cabang Asosiasi Alkemis.


“Silahkan ikut tuan..” Seorang pelayan langsung menuntun Lin Yan ke tempat Li Wei berada. Sementara Gu Yuena hanya mengikuti dengan wajah linglung.


Sesampainya di pintu ruangan Li Wei, suara seseorang terdengar mempersilahkan mereka masuk setelah pelayan mengetuk pintu.


Ketika pintu terbuka, Li Wei yang melihat siapa tamu kali ini pun langsung tersenyum lebar karena mitra bisnis yang jarang ditemukan di Daratan Utara telah tiba dengan sendirinya.