Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 465 - Bentrokan Qi Raja



Dimensi Naga


“Dia menggunakan sesuatu yang sama dengan yang ada di Danau Yin-Yang!” Batin Lin Yan saat menatap Xia Yuuxuan yang mengayunkan cakarnya dan serangan yang dihasilkan jauh lebih kuat dari pada yang seharusnya.


“Qinzhu, Xiao Yuu, Yin’er.. kalian jangan terlibat dalam pertarungan ini. Dia memang sangat berbahaya. Apa yang dia katakan mungkin benar bahwa dia tidak akan berbelas kasih jika kalian ikut campur. Dan Yin'er, pergilah temui Na’er terlebih dahulu.” ucap Lin Yan.


“Lalu, bagaimana denganmu?” Tanya Gu Yin buru-buru karena ia menduga bahwa Lin Yan ingin berpartisipasi dalam pertarungan tersebut.


Lin Yan hanya membalas dengan nada yang sangat serius kali ini. Bahkan Gu Yin juga baru kali ini mendengar suara Lin Yan seserius itu ketika berbicara dengannya. “Aku akan baik-baik saja.”


Gu Yin ingin berbicara tetapi ketika menatap wajah Lin Yan yang sedikit dingin menerpa ke arah pertarungan, ia hanya bisa pasrah lalu mengangguk. Ia pun langsung pergi dari tempat tersebut ke tempat Gu Yuena berada walaupun ia merasakan firasat buruk.


Menatap Gu Yin yang pergi, tatapan Lin Yan tertuju kepada Xiao Yuu dan Lan Qinzhu.


“Jangan terlibat dalam pertarungan. Apakah kalian berdua mengerti?” Tanya Lin Yan.


Lan Qinzhu dan Xiao Yuu ingin mengatakan sesuatu. Tetapi ada aura tak kasat mata yang terpancar tubuh Lin Yan yang membuat keduanya terkejut karena itu seperti Lin Yan sedang memerintahkan mereka berdua agar tidak membantah.


Di tempat lain, Gu Yin terlihat mendekat ke arah Gu Yuena.


Mu Fengying menatap ke arah Gu Yin dan merasa sedikit lega karena dia ternyata masih hidup. Ia tidak terlalu yakin tentang keselamatan Gu Yin sebelumnya dikarenakan tingkat kultivasi Gu Yin yang tidak terlalu tinggi sebelumnya.


Juga, dikarenakan banyaknya murid dari Sekte Istana Salju yang telah gugur, hal itu membuatnya semakin khawatir setiap waktu. Tentu ia akan memikirkan hal itu setiap saat karena Nyonya Pertama dan Kedua Sekte Istana Salju memberikan tugas untuk menjaga Gu Yin dan Gu Yuena ketika memasuki Dimensi Naga.


“Yin’er? Untung kau baik-baik saja. Dan tampaknya kultivasimu telah meningkat sangat banyak.” ucap Gu Yuena sedikit terkejut.


Gu Yin yang sedang dalam suasana hati sedikit buruk hanya diam dan menatap ke arah pertarungan para naga dan sesekali melirik ke arah tempat Lin Yan yang belum bergerak.


Melihat Gu Yin yang hanya diam, Gu Yuena tau bahwa sepupunya itu dalam suasana hati yang buruk. Jika itu terjadi, ia akan membiarkannya memenangkan dirinya.


“Yin’er.. di mana Lin Yan?” Dua sosok pun muncul di dekat Gu Yin dan salah satunya langsung bertanya.


“Li Hao?” Gu Yin menatap ke arah Li Hao tetapi ridoa langsung menjawab tetapi melihat ke arah Dai Mubai, “Siapa dia?”


“Dia adalah rekan Lin Yan sebelumnya. Di mana dia sekarang?” Tanya Li Hao.


Sebelum Gu Yin menjawab, getaran yang sangat kuat terjadi di tempat tersebut disertai oleh qi luar biasa mengerikan yang meledak dari dalam jurang tempat Pohon Suci tumbuh.


“Kekuatan ini..” Para kultivator termasuk untuk Han Meng, Zhu Shi, Xiao Bai, Han Meng dan Mu Fengying memasang ekspresi sangat serius karena ada satu lagi aura yang tiba-tiba muncul dan aura tersebut tidak kalah sama sekali dengan naga terkuat yang mereka lihat di tempat pertarungan antara naga, yaitu Xia Yuuxuan.


Lin Yan, Xiao Yuu dan Lan Qinzhu juga menatap ke arah sumber kekuatan yang tiba-tiba meledak tersebut dengan tatapan yang sangat serius.


“Lin Yan, kekuatan ini sama kuatnya dengan dia!” ucap Xiao Yuu merujuk pada Xia Yuuxuan.


“Ya.” Lin Yan mengangguk kecil karena ia tau bahwa satu lagi aura yang muncul tidak kalah sama sekali dengan milik Xia Yuuxuan. Tidak hanya itu, aura yang baru muncul memiliki hal lainnya, yaitu terasa sangat jahat.


Di tempat pertarungan para naga, Xia Yuuxuan yang merasakan ledakan aura itupun tersenyum lebar. Ia langsung menjaga jarak dari yang lainnya dan menatap ke arah Jurang yang sangat dalam dan gelap tersebut tempat Pohon Suci tumbuh.


“Akhirnya kau muncul juga? Aku sudah bosan bermain dengan mereka semua! Tunjukkan kepadaku apakah kau mengalami kemunduran atau tidak, Xi Shu!” ucap Xia Yuuxuan dengan nada dingin serta semangat juang yang membara. Sebab, hanya melawan Xi Shu saja dirinya dikatakan seimbang di dalam Dimensi Naga selama Festival Raja Naga berlangsung.


Karena keduanya tidak selesai melakukan pertarungan, Buah Mitos Suci yang sebelumnya selalu direbut oleh salah satu Raja Naga Elemen yang sangat kuat sehingga keduanya hanya bisa menunggu Festival Raja Naga selanjutnya.


“Khaaaa...”


Bahkan di jarak tempat Lin Yan, Xiao Yuu dan Lan Qinzhu berada, panas itu masih sangat terasa. Tetapi Lin Yan sama sekali tidak peduli dengan aura panas seperti itu karena ia telah menahan tekanan yang ada di Danau Yin-Yang. Ini juga merupakan keunggulan baginya jika melawan seseorang seperti Xia Yuuxuan yang menggunakan kekuatan yang sama dengan yang ada di Danau Yin-Yang.


Hanya Xia Yuuxuan yang tampak tidak terpengaruh sama sekali walaupun jaraknya adalah yang paling dekat dengan ledakan api tersebut.


Setelah api hitam menyusut lebih dari setengah, satu sosok perlahan-lahan terlihat.


Sosok tersebut adalah naga dengan sepasang sayap yang sangat lebar, tubuhnya berwarna hitam legam dengan api hitam terus menyelimuti tubuhnya.


Naga tersebut memiliki satu tanduk yang sangat panjang, dan tanduknya diselimuti oleh api yang tampak memercikkan sedikit petir hitam juga. Sangat terlihat bahwa dia memiliki qi Raja sama seperti Lin Yan.


“Khaaaa...” Xi Shu dalam bentuk naga meraung keras sekali lagi di langit, di saat itu juga, qi Raja yang membentuk petir hitam pun meledak ke segala arah yang membuat semua tempat ditutupi oleh petir hitam tipis yang menyengat setiap saat. Tidak hanya itu saja, bahkan itu dapat menimbulkan kerusakan yang luar biasa pada semua tempat.


Xia Yuuxuan yang menatap itupun langsung meledakkan qi Raja miliknya juga. Qi Raja miliknya membentuk petir ungu yang langsung bentrok dengan qi Raja milik Xi Shu.


“Kedua naga itu sangat berbahaya!” Para kultivator yang merasakan tekanan dari qi Raja itupun langsung mundur lebih jauh lagi. Mereka semakin paham bahwa jika mereka ikut dalam bentrokan, mereka pasti akan tewas di tangan kedua naga tersebut.


Untuk para naga lainnya yang ada di tempat itu, mereka semua hanya memasang wajah gelap tetapi tidak berbuat mundur sama sekali. Apa lagi untuk para Raja Naga Elemen, harga diri mereka sebagai Raja Naga tidak mungkin mengijinkan mereka untuk mundur dari pertarungan yang menentukan nasib mereka terkunci di Dimensi Naga atau tidak.


“Aku tidak menyangka bahwa keduanya memiliki qi Raja. Tidak hanya itu, kedua qi Raja ini luar biasa menakutkan karena dapat menimbulkan kerusakan selain dari tekanan dan daya serangan yang di tingkatkan!” ucap Lan Qinzhu tidak percaya dengan qi Raja selevel itu.


Pengguna qi Raja sangat banyak walaupun bisa dikatakan jika dibandingkan dengan jumlah kultivator, itu bisa dihitung dengan jari, tetapi untuk qi Raja selevel itu yang dapat menimbulkan kerusakan sangatlah jarang, diantara seratus pengguna qi Raja, mungkin hanya satu diantara mereka yang memiliki kekuatan seperti itu.


Kedua qi Raja yang bentrok saling melawan satu sama lainnya. Itu membentuk pusaran qi yang memercikkan petir hitam dan ungu setiap saat.


Lin Yan yang menatap itupun menaikkan sudut bibirnya karena darah naga yang ada di dalam tubuhnya berteriak keras untuk menunjukkan dirinya.


Zhep!


Tombak Pembunuh Naga pun muncul di tangan kanan Lin Yan, di saat itu juga, ia pun perlahan melayang ke arah tempat kedua qi Raja tersebut bentrok.


“Lin ... Yan..” Gumam Xiao Yuu saat menatap Lin Yan yang perlahan terbang ke arah tempat bentrokan qi Raja berada.


Ketika Lan Qinzhu ingin mengatakan sesuatu, Lin Yan lebih dulu berbicara, “Kalian berdua menjauhlah. Apapun yang terjadi, jangan ikut dalam pertarungan.” Perintah Lin Yan.


Lan Qinzhu dan Xiao Yuu hanya bisa menurut karena mereka merasa bahwa mereka berdua harus menuruti perintah dari Lin Yan.


Dikejauhan, Gu Yin, Gu Yuena, Li Hao dan Dai Mubai menatap ke arah Lin Yan yang perlahan mendekat dengan tatapan terkejut karena Lin Yan sama sekali tampak tidak terpengaruh.


“Dia.. dia Lin Yan!” Han Meng memasang wajah dingin karena ayahnya tentu memberinya perintah untuk menghabisi Lin Yan. Tetapi ketika menatap Lin Yan mendekat ke arah tempat tersebut, ia hanya mendengus karena merasa tidak perlu turun tangan.


Di sisi lain, Xiao Bai hanya menatap ke arah Lin Yan dengan penasaran karena ia ingin tau apa sebenarnya yang ingin dilakukan oleh Lin Yan.


Ketika Lin Yan mendekat, tentu Xia Yuuxuan dan Xi Shu merasakannya. Keduanya menatap dingin ke arah Lin Yan yang sudah sangat dekat, tetapi keduanya terkejut dengan apa yang terjadi selanjutnya.


Blar!


Petir merah menyambar dari arah langit lalu mengenai tubuh Lin Yan, di saat itu juga, petir merah tersebut menyebar ke segala arah lalu menimbulkan efek yang sama dengan qi Raja milik Xia Yuuxuan dan Xi Shu. Namun, alasan keduanya terkejut, itu dikarenakan level kekuatan qi Raja Lin Yan tampaknya terus membesar karena suatu hal hingga melampaui milik mereka berdua.