Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 322 - Saran



Pinggiran Kota Neraka


Pertarungan antara Li Hao dan dua anggota Klan Chi pun akhirnya selesai. Pertarungan itu tentu disaksikan oleh sangat banyak kultivator.


“Pendatang baru lainnya. Dia lumayan hebat, dan juga aku dengar-dengar dia berasal dari Klan Li, pengelola Asosiasi Alkemis!”


“Oh? Klan Li? Tampaknya pria tua Li itu mendapatkan penerus yang layak kali ini! Dia pasti keturunan pria tua itu, mereka memiliki banyak kemiripan!”


Beberapa kultivator tingkat Alam Raja puncak yang menyaksikan pertarungan tersebut pun mendiskusikan tentang Li Hao.


Air bah yang menyelimuti tempat tersebut pun tampak menghilang karena sedari awal, itu tercipta melalui qi.


Li Hao yang kelelahan pun perlahan turun ke arah bawah. Ketika ia mendarat di permukaan tanah, ia pun berlutut dengan sebelah kakinya. Wajahnya sedikit pucat saat ini dan tampak kesulitan bernafas.


“Sial! Tubuhku tidak mampu menanggung teknik itu karena membutuhkan pengendalian aliran qi serta pengaturan pernafasan agar paru-paru tidak terkena dampak dari penguapan qi Air!” Batin Li Hao sambil terengah-engah.


Tap!


Lin Yan pun mendarat di dekat Li Hao dan menatap Li Hao dengan seksama dengan Mata Raja miliknya. Ia tentu dapat melihat bahwa tubuh Li Hao memang tidak mampu menanggung teknik sedahsyat sebelumnya.


“Jika kau terus menggunakan teknik itu secara berurutan, paru-paru mu akan hancur oleh uap qi milikmu sendiri.” Lin Yan berkata dengan nada acuh tak acuh.


Li Hao tertegun karena Lin Yan sangat mengetahui efek yang ia terima dari pengguna teknik terkuat Klan Li sebelumnya.


“Sungguh aneh kau dapat mengetahuinya, Lin Yan!” Balas Li Hao perlahan berdiri sambil menahan nafasnya beberapa kali karena untuk bernafas pun ia merasa kesulitan.


“Kau membutuhkan sesuatu untuk menopang paru-parumu agar mampu menanggung beban teknik itu. Dan itu terletak di Akar Spiritual milikmu. Cobalah pindahkan sebagain qi yang ingin kau gunakan melalui Meridian lalu ke Akar Spiritual. Teknik milikmu terfokus pada pernafasan, jika kau membagi bebannya dengan Akar Spiritual, aku yakin kau tidak akan menerima efek berlebihan seperti saat ini.” Balas Lin Yan acuh tak acuh.


Li Hao melebarkan matanya dan langsung menoleh lalu menatap ke arah Lin Yan dengan heran. Ia tidak pernah memikirkan hal itu sama sekali. Ia tau bahwa apa yang dikatakan oleh Lin Yan sangatlah masuk akal meskipun mungkin kekuatan teknik yang ia lancarkan akan berkurang 20% tetapi ia tidak akan menerima dampak negatif seperti saat ini.


“Dan juga, aku sedikit paham dengan garis besar teknik yang menggunakan pernafasan untuk beban utama agar teknik lebih kuat. Aku mengetahui hal itu dari seseorang, untuk mencari solusi agar teknik tidak kehilangan daya serangnya, kau hanya perlu menambahkan atribut lain yang dapat meningkatkan atribut milikmu dan itu hanya sebagai penguat sesaat.” Lanjut Lin Yan. Ia pernah mendengar dari neneknya bahwa ada teknik di dunia ini yang menggunakan pernafasan di seluruh tubuh dan pusatnya adalah paru-paru untuk meningkatkan daya serang teknik berbasis qi.


Li Hao tidak bisa berkata-kata ketika mendengar saran dari Lin Yan. Ia bertanya-tanya kenapa Klan Li tidak pernah memikirkan cara seperti itu.


Bukannya Klan Li tidak pernah memikirkannya. Tetapi mereka tidak berpikir tentang hal kedua yaitu menambah atribut lainnya sebagai penguat agar keberhasilan teknik meningkat pesat.


“Kau sungguh tidak terduga. Sekarang aku sangat paham kenapa ayahku sangat menghargaimu, Lin Yan.” Balas Li Hao lalu melanjutkan, “Ayo kita pergi ke Kota Neraka. Aku tau bahwa kau datang ke tempat ini untuk meningkatkan kekuatanmu.”


Li Hao menoleh ke arah bahu Lin Yan dan menemukan sosok mungil yang duduk dengan melipat kedua tangannya di depan dadanya.


“Kau..” Li Hao menaikkan alisnya karena ia tidak pernah bertemu dengan Xia Yue'er sekalipun. Ketika mereka berangkat, Xia Yue'er juga berada di dalam Ruang Jiwa Lin Yan sehingga mereka tidak bertemu.


“Yue'er.. hentikan untuk saat ini. Kita akan berbicara di tempat lain.” Lin Yan pun membuka suara sambil melirik ke beberapa tempat serius karena tampaknya banyak kultivator yang menatapnya.


“Kau sungguh tidak asyik, Lin Yan! Padahal dengan teknik seperti itu, para Roh akan semakin kuat sangat cepat!” Xia Yue'er pun mengeluh dengan wajah cemberut.


Li Hao terdiam sejenak lalu melirik ke arah tempat lain juga tempat Lin Yan melihat beberapa kali. Ia mengerti dan berkata, “Ayo pergi.”


Melihat Li Hao yang langsung terbang, Lin Yan juga langsung ikut karena ia merasakan sesuatu yang salah pada tatapan semua kultivator yang awalnya menonton pertarungan Li Hao dan dua anggota Klan Chi.


Di salah satu bangunan terbesar Kota Neraka, Patriak Klan Chi, Chi Yang menatap ke arah Lin Yan dengan wajah berkerut. Ia awalnya jengkel karena adanya jenius tingkat tinggi yang lahir dari Klan Li, tetapi kali ini satu pemuda lainnya yang diincar oleh Klan Yao pun ikut muncul.


“Dia telah tiba!” Batin Chi Yang sambil menatap ke arah kertas yang ada di tangannya dan itu merupakan gambar milik Lin Yan.


“Apakah aku harus memberitahu anggota Klan Yao tentang kedatangannya?” Batin Chi Yang. Ia pun menggelengkan kepalanya karena merasa tidak memiliki kewajiban melakukan hal itu.


“Katakan semua kepada anggota Klan dengan tingkat kultivasi Alam Raja tahap kelima ke bawah agar mempersiapkan diri! Mereka semua akan mencoba menjatuhkan salah satu pendatang baru di Kota Neraka! Jika ada yang mampu, maka dia akan mendapatkan hadiah yang pantas!” Perintah Chi Yang walaupun tidak ada orang lain tampak di tempat ia sedang menatap.


Zhep!


Salah satu kultivator yang merupakan anggota Klan Chi pun muncul berlutut, mereka sama sekali tidak tampak seperti anggota Klan pada umumnya dan lebih mendekati organisasi yang di pimpin oleh satu bos, yaitu Patriak Klan Chi.


“Apakah anda yakin Tuan?” Tanya kultivator tersebut karena ia tentu tau apa maksudnya, kali ini jika ada anggota Klan yang tewas, Patriak Klan Chi tidak akan mencoba mengejar pembunuhnya.


“Ya. Dia adalah pengguna qi Raja! Bagi siapapun yang kalah, maka itu pantas! Untuk menjatuhkan seseorang dengan bakat seperti itu, mereka harus bersiap kehilangan nyawa! Jika tidak, Klan Chi yang dianggap salah satu penguasa Kota Neraka akan terlihat seperti lelucon jika kita mengincar seseorang hanya karena anggota Klan kita tidak mampu menjatuhkan musuhnya!” Balas Chi Yang dingin karena ia telah mengambil keputusan.


Bawahan Chi Yang terdiam sejenak mendengar apa yang dikatakan oleh Patriak Klan-nya.


“Baik!” Anggota Klan Chi itupun menghilang seketika untuk memberikan kabar dari Chi Yang. Dan itu bukanlah suatu paksaan bagi para anggota Klan mereka untuk mencoba menantang Lin Yan.


“Klan Chu juga pasti memikirkan hal yang sama! Setiap kali pengguna qi Raja muncul, mereka akan menjadi bahan incaran semua pihak karena dengan menjatuhkan eksistensi seperti itu, nama mereka akan melambung tinggi.”


“Dan saat ini, aku hanya perlu melihat apakah dia berasal dari Klan Kuno Lin atau tidak!” Batin Chi Yang dan mencoba mencari informasi sebisanya tentang Lin Yan.