Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 272 - Dari Benua Saint



Klan Long


Ledakan besar terjadi dikejauhan yang membuat semua pertarungan tiba-tiba terhenti dalam sekejap.


“Bukankah yang di bawa oleh teknik itu sebelumnya adalah Nie Xuang?”


“Ya Benar, siapa dia? Bagaimana bisa Iblis tingkat tinggi seperti Nie Xuang dikalahkan oleh seseorang dengan tingkat kultivasi seperti itu?”


Semua Iblis yang menatap kejadian itupun terkejut. Nie Xuang sangat terkenal di kalangan para Iblis bahkan di zaman dahulu ketika Iblis masih berada di masa keemasannya sebelum Kaisar Manusia Generasi Kedua memburu semua Pangeran Iblis.


Long En yang menatap Nie Zo terkejut pun langsung mengambil kesempatan dan menyerang sekuat tenaga dibantu oleh Di Shan.


Keduanya pun muncul di dua arah yang berbeda sambil mengayunkan senjata masing-masing sekuat tenaga.


Nie Zo pun terkejut dan mencoba untuk bertahan sementara Nie Guo langsung bergerak juga untuk menghentikan salah satu dari dua kultivator tersebut karena ia tau bahwa Nie Zo tidak akan mampu melawan keduanya bersamaan.


Zhep!


Guan Yu muncul dalam sekejap di hadapan Nie Guo sambil mengayunkan tombaknya sekuat tenaga dengan gaya seperti mengayunkan sebuah tongkat.


Bam!


“Uhuk..” Mata Nie Guo melotot keluar saat menerima pukulan tersebut. Ia pun langsung melesat dengan kecepatan yang tampak seperti sebuah meteor ke arah bawah tepat ke Klan Long berada.


Duar!


Ledakan besar terjadi dalam sekejap mata yang membuat Klan Long bergetar keras.


Banyak kultivator yang menatap kejadian tersebut dan sangat terkejut karena tampaknya Guan Yu saat ini sangat mudah menekan Iblis terkuat yang merupakan pemimpin diantara para Iblis.


Sementara itu, Nie Zo yang sedang bentrok dan ditekan oleh Long En dan Di Shan pun langsung melihat ke arah sumber ledakan tersebut. Fokusnya pun pecah untuk sesaat dan dua tebasan pun mengenai tepat pada tubuhnya.


Di tempat lain, Huan Caiyi yang menatap kejadian itupun menatap serius ke arah Guan Yu. Ia merasakan bahwa Guan Yu bukan sosok sembarangan. Walaupun meskipun Long En dan Di Shan kuat, tetapi ia yakin bahwa Guan Yu berada di level yang berbeda.


Bahkan Lin Yan yang menatap itupun memasang wajah serius. Untuk Long En dan Di Shan, ia masih bisa melihat pergerakannya dengan mata Raja tetapi tidak untuk gerakan Guan Yu seolah-olah Guan Yu bergerak tiga kali lebih cepat dari biasanya.


“Siapa dia?” Batin Lin Yan menatap lurus ke arah Guan Yu yang tampak tenang melayang di udara.


Ketika melihat gerakan bibir Guan Yu, Lin Yan melebarkan matanya. Senyum kecil muncul diwajahnya tiba-tiba karena ia mendapatkan informasi penting.


“Kenapa kau tersenyum Lin Yan?” Tanya Xia Yue'er penasaran.


“Tidak ada, ayo kita bereskan mereka semua Yue'er, setelah ini, kita akan pergi ke suatu tempat yang menyenangkan.” Balas Lin Yan dan langsung melesat dengan kecepatan tinggi ke arah para Iblis untuk memusnahkan mereka semua.


Xia Yue'er pun bersemangat ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Lin Yan. Ia pun langsung terbang mengikuti Lin Yan untuk membantunya membereskan semua Iblis tersebut agar langsung pergi ke tempat menyenangkan yang dikatakan oleh Lin Yan.


Huan Caiyi yang berada di udara saat ini terlihat diburu oleh para Iblis. Tetapi, dengan bantuan pasukan Bayangan, ia pun dapat menahan mereka semua sekaligus terus menciptakan pasukan baru. Tidak hanya sampai di situ, pasukan Bayangan yang awalnya dibawa olehnya pun telah tiba. Tetapi para binatang roh yang dikendalikan oleh Lin Yan tidak ikut lagi, tetapi menunggu di suatu tempat menunggu perintah selanjutnya.


Sementara itu, Xiao Ya dan kelompoknya membereskan banyak Iblis tingkat tinggi dengan cara bekerjasama.


Di tempat tertentu di Klan Long, terlihat saat ini Nie Guo yang perlahan berdiri. Wajahnya sangat muram karena tentu tau level kekuatan yang memukulnya sebelumnya.


“Siapa dia? Kekuatan itu...!” Nie Guo memasang wajah yang sangat muram saat ini. Ia tau bahwa untuk memenangkan perang yang ia mulai sama sekali tidak mungkin untuk menang jika sosok sepetimu Guan Yu ada dalam perang tersebut.


Guan Yu menatap lurus ke arah Nie Guo. Tidak lama kemudian, ia melirik ke arah Lin Yan lagi yang tampak sedang menghabisi Iblis satu per satu.


“Lin.. Yan..” Gumam Guan Yu sambil tersenyum kecil karena ia tentu tau apa maksud dari Klan Lin.


“Aku tidak menyangka bahwa akan ada anggota Klan Lin yang tinggal di Daratan Utara yang terpencil ini. Mungkin dia di bawa ke sini oleh dua Leluhur Tua Klan Lin ke tempat ini, aku merasakan keberadaan mereka berdua beberapa kali sebelumnya.”


“Dan melihat cara bertarung pemuda itu, dia pasti berjuang sendiri di Daratan Utara ini untuk mencari jalan kembali. Tidak ada gerakan yang digunakan olehnya yang berasal dari Klan itu. Bahkan untuk gerakan dasarnya sangatlah kasar, kau perlu melatih gerakan tombak mu lagi, anak muda.”


Kata-kata itu terucap dari mulut Guan Yu. Ia pun menatap kembali ke arah kejauhan karena sudah tidak berminat lagi bermain-main di Daratan Utara.


“Karena pemuda itu kemungkinan adalah cucu keduanya, aku belum memiliki kualifikasi untuk mencoba membawanya ke bawah sayap ku. Aku tidak ingin mencoba untuk menjadi sosok hebat di depan dua kultivator kuat yang memasuki tingkat 10 besar di Benua Saint!” Batin Guan Yu.


Tidak ada yang tau bahwa Guan Yu sebenarnya adalah kultivator yang berasal dari Benua Saint. Tidak hanya itu, ia tampak sangat mengenal kakek dan nenek Lin Yan, sudah bisa dipastikan bahwa Guan Yu adalah salah satu dari kultivator kuat juga walaupun belum mencapai level Lin Ming dan Lin Xi.


“Iblis.. aku tidak menyangka bahwa akan ada Iblis muncul di Daratan Utara. Apakah ini terkait dengan Klan Lin? Tidak, ini tidak ada hubungannya dengan Klan Lin, Iblis yang ada di Daratan Utara dikabarkan keluar dari sebuah perahu raksasa yang diperkirakan adalah sebuah penjara.” Gumam Guan Yu dan melirik ke arah Lin Yan sekali lagi.


“Pengguna Qi Raja sama seperti Lin Ming! Menarik, datanglah ke Benua Saint, anak muda. Mungkin suatu hari nanti kita akan bertemu kembali di sana dan mungkin bahwa pertemuan kita selanjutnya membuat kita menjadi musuh karena kau adalah anggota Klan Lin. Aku menghargaimu karena kau adalah cucu dari senior Lin Ming dan Lin Xi, dan aku tidak memiliki permusuhan dengan mereka berdua.” Mata Guan Yu sedikit dingin. Ia tampak seperti sangat membenci Klan Lin.


Tidak lama setelah itu, Guan Yu pun menghilang dalam sekejap dari tempat itu tanpa mempedulikan perang yang sedang berlangsung.