Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 108 - Tinggal Bersama



Lin Yan berjalan perlahan menuju kediamannya sambil menggendong Huan Caiyi yang masih belum bisa berjalan.


“Gunakan ini sebagai formula untuk memasuki penghalang. Jika tidak, kalian tidak akan bisa masuk.” Lin Yan menyerahkan sebuah kertas yang memiliki tulisan kaligrafi.


Gu Yuena dan Gu Yin tentu paham tentang hal tersebut. Tetapi mereka tidak tau bahwa penghalang itu dibuat secara pribadi oleh Lin Yan. Keduanya hanya berpikir bahwa penghalang itu adalah pertahanan standard yang dimiliki oleh semua bangunan yang disewakan oleh sekte.


Ketika mereka masuk ke dalam penghalang, Gu Yuena dan Gu Yin sangat terkejut dengan kepadatan qi yang ada di tempat itu. Keduanya bertanya-tanya berapa harga sewa kediaman milik Lin Yan. Walaupun begitu, mereka tidak bertanya sama sekali.


Sesudah itu, Lin Yan yang menggendong Huan Caiyi, memimpin Gu Yuena dan Gu Yin keruangan tamu kediamannya.


Lin Yan menaruh Huan Caiyi disebuah tempat duduk yang sangat nyaman dengan hati-hati karena takut melukai kakaknya jika ada kesalahan sedikit saja.


Setelah Lin Yan duduk juga, ia menatap ke arah Gu Yuena dan Gu Yin yang berada di hadapannya yang telah duduk juga tanpa dipersilahkan.


“Lalu, apakah hanya menungguku tujuan kalian berkultivasi diluar penghalang?” Tanya Lin Yan penasaran.


“Ya. Jadi apa lagi? Kau tampak tidak senang jika kami datang kemari Lin Yan.” Gu Yuena cemberut saat mendengar pertanyaan Lin Yan.


“Bukannya aku tidak senang. Tetapi kalian lebih baik berlatih keluar dari pada berdiam diri berkultivasi. Bukan hanya tingkat kultivasi yang menentukan kekuatan seorang kultivator. Pengalaman pertempuran pun sangatlah berpengaruh.” Lin Yan menjelaskan.


“Kami akan mengambil misi setelah ini Lin Yan.. Tetapi, apakah aku bisa mengambil misi bersamamu?” Tanya Gu Yin.


Lin Yan menatap ke arah Gu Yin dengan seksama. Ia tentu tau tujuan wanita itu adalah untuk dekat bersamanya. Tetapi ia tidak tau bagaimana harus menolaknya.


“Kau tidak akan bisa mengikuti misi yang kami ambil nantinya karena sangat berbahaya. Kultivasi kalian berdua terlalu rendah.” Huan Caiyi yang mengerti adiknya tidak bisa menolak, membuka suara karena tau bahwa perkembangan Gu Yin akan terhalang karena tidak akan pernah bertarung nantinya, sebab, sudah pasti misi yang mereka ambil adalah misi Kelas A.


“Kenapa kau tampak sangat meremehkan kami? Aku sudah mencapai tingkat Xiantian tahap ketiga.” Gu Yuena tidak setuju dengan pernyataan Huan Caiyi.


“Ya. Lagi pula kau sedang terluka, pasti Lin Yan membutuhkan rekan untuk menjalankan misi. Dari lukamu itu, bisa dipastikan bahwa mungkin butuh waktu dua bulan untuk pulih.” Lanjut Gu Yin.


“Bukannya aku meremehkan kalian berdua. Tetapi, kami pasti akan terus-menerus mengambil misi minimal kelas A.” Balas Huan Caiyi.


Gu Yuena dan Gu Yin terkejut dengan perkataan Huan Caiyi. Keduanya memeriksa Lin Dan dan Huan Caiyi dengan seksama tetapi tidak dapat melacak tingkat kultivasi keduanya.


Walaupun Gu Yuena dan Gu Yin telah mencapai tingkat Xiantian, tidak akan semudah itu melacak tingkat kekuatan Lin Yan dan Huan Caiyi berkat teknik penyembunyian qi yang berasal dari kakek Lin Yan. Mungkin hanya kultivator tingkat Alam Roh yang bisa melacak mereka saat ini.


“Apa tingkat kultivasi kalian berdua? Kenapa aku tidak bisa merasakannya? Bahkan untuk kultivator tingkat Xiantian tahap kesembilan pun bisa dilacak oleh kami.” Gu Yuena merasa sangat penasaran saat ini dan tentang kenapa Lin Yan dan Huan Caiyi hanya mengambil misi minimal kelas A.


“Kami berdua telah mencapai tingkat Xiantian tahap kedelapan. Kau harus mengerti sampai disini.” Balas Huan Caiyi.


“Apa? Bagaimana bisa?” Gu Yuena langsung berdiri karena tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Huan Caiyi.


Begitu juga dengan Gu Yin. Ia hanya menatap keduanya dengan tatapan tidak percaya.


“Untuk apa kami berbohong?” Lin Yan menghela nafas panjang dan melanjutkan, “Misi kelas B tidak akan lagi membuat kami tumbuh. Biar aku beritahu satu hal, seorang kultivator akan lebih cepat tumbuh dibawah tekanan.”


Sementara Gu Yin hanya merasa malu karena awalnya ia sangat bangga dengan peningkatannya. Tetapi, bila dibandingkan dengan Lin Yan dan Huan Caiyi, peningkatan kultivasinya bisa dikatakan sangat lambat seperti siput.


“Bagaimana cara kalian meningkat begitu cepat?” Tanya Gu Yuena serius.


“Karena mendapatkan sebuah pertemuan keberuntungan.” Balas Lin Yan acuh tak acuh.


Wajah Gu Yuena terlihat kesal dengan jawaban Lin Yan. Tetapi ia tidak memaksa Lin Yan untuk memberitahunya.


“Lin Yan.. bisakah aku tinggal di sini? Jika aku tinggal di sini, kultivasiku akan meningkat sangat cepat.” Gu Yin meminta hal aneh dengan wajah malu-malu.


Permintaan Gu Yin membuat Gu Yuena tercengang. Apakah sepupunya itu tidak ingin tinggal lagi bersamanya hanya karena seorang pria?


Lin Yan menatap Gu Yin dengan tatapan kosong penuh arti yang membuat Gu Yin semakin merasa malu.


Karena permintaan itu, Lin Yan menatap ke arah Huan Caiyi untuk meminta pendapat. Tetapi Huan Caiyi hanya memalingkan wajahnya karena merasa bahwa Lin Yan memang perlu dekat dengan seorang wanita agar membuat dirinya sedikit santai tidak serius setiap saat.


Gu Yin sangat senang melihat reaksi Huan Caiyi.


“Baiklah, kau bisa tinggal di tempat ini.” Lin Yan hanya bisa menyerah karena tampak bahwa Huan Caiyi tidak keberatan sama sekali.


“Bagaimana denganku?” Tanya Gu Yuena dengan nada tidak puas.


Lin Yan tidak bisa berkata-kata saat menatap wanita yang tidak masuk dihadapannya.


Gu Yin juga menatap sepupunya dengan mata putih yang menyiratkan ‘ternyata benar bahwa kau memang tertarik kepada Lin Yan ku.’


Tatapan aneh Gu Yin membuat Gu Yuena semakin kesal. Ia benar-benar ingin menghajar sepupunya itu saat ini.


“Baik.. baik! Kalian berdua bisa tinggal di sini.” Lin Yan hanya bisa menghela nafas lelah.


Gu Yuena langsung memasang wajah cerah tetapi Gu Yin hanya menatap sepupunya itu dengan tatapan waspada.


“Masih ada beberapa kamar terisasa. Kalian bisa tinggal di kamar apa saja. Dan aku juga meminta bantuan kalian untuk merawat kakak jika aku sedang tidak ada di sini.” Hanya itu yang Lin Yan minta karena merasa bahwa tidak ada ruginya membiarkan keduanya tinggal di kediamannya karena bisa merawat kakaknya juga ketika ia pergi.


“Tenang saja, aku pasti akan merawat kakak dengan baik.” Gu Yin langsung berjanji dengan wajah yang sangat serius yang membuat Gu Yuena semakin terdiam.


Lin Yan hanya menggelengkan kepalanya lalu mengangkat Huan Caiyi dan membawanya ke dalam kamarnya untuk beristirahat.


Gu Yuena dan Gu Yin pun pergi ke kamar masing-masing untuk mulai berkultivasi dengan serius. Mereka sadar bahwa tinggal di kediaman Lin Yan akan membuat kultivasi mereka meningkat sangat cepat.


Setelah mengantar Huan Caiyi, Lin Yan masuk ke ruangannya dan mulai duduk bersila.


“Lapisan pertama Kitab Seni Surgawi : Tubuh Dewa Naga.” Batin Lin Yan dengan senyum kecil. Ia pun langsung mulai mempelajari manual itu karena ingin tau efek seperti apa yang ia dapatkan ketika mencapai lapisan pertama tingkat bawah.