Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 433 - Tingkat Alam Kaisar Tahap Ketiga



Lin Yan dan Canglan tidak keluar dari tempat persembunyian mereka karena saat ini Canglan ingin menerobos kultivasinya. Tidak hanya itu, Lin Yan juga ingin melakukan hal yang sama. Karena Fusi yang hampir saja menyebabkan tubuhnya meledak, Lin Yan akhirnya mendapatkan keberuntungan dalam kecelakaan.


Terlihat Lin Yan yang sedang bermeditasi, qi mengelilingi tubuhnya terus-menerus tanda bahwa tidak lama lagi ia akan menerobos tahap selanjutnya. Saat ini ia telah mencapai tingkat Alam Kaisar tahap Pertama. Dengan pembengkakan Alat Spiritual miliknya, ia sebenarnya bisa menembus ke tingkat yang sangat tinggi. Namun ia tidak melakukannya karena itu tidak baik bagi tubuhnya.


Saat ini Lin Yan hanya berencana untuk menembus tingkat Alam Kaisar tahap ketiga. Kecepatan ia menyerap qi di langit dan bumi sangatlah cepat. Dan dengan banyak batu spiritual kelas atas yang diberikan oleh Canglan, maka terobosannya ke tingkat Alam Kaisar tahap ketiga dari tingkat Alam Kaisar tahap pertama tidak akan memiliki halangan sama sekali.


Sedangkan untuk Xiao Ziya dan Xia Yue'er, keduanya hanya berbagi qi dari Lin Yan untuk menerobos. Xiao Ziya saat ini sebenarnya sudah bisa berkultivasi sendiri karena Formasi yang ia miliki. Tetapi itu akan lebih lambat dari biasanya.


Xiao Ziya juga telah mengajari Xia Yue'er untuk berkultivasi secara mandiri karena merasa bahwa tidak akan lama lagi, mereka akan naik ke alam yang lebih tinggi sehingga keduanya tidak bisa terus-menerus menyerap sumber daya yang digunakan oleh Ren Yuu untuk menerobos.


Setelah berkultivasi selama tiga hari, Lin Yan, Xiao Ziya dan Xia Yue'er pun menerobos tingkat Alam Kaisar tahap ketiga. Mereka tidak berhenti berkultivasi sama sekali karena batu spiritual yang diberikan oleh Canglan sangatlah banyak.


Canglan awalnya ingin menghabiskan batu spiritual miliknya untuk membeli bahan penempaan. Tetapi dengan bantuan Sekte Istana Salju, ia saat ini masih memiliki setidaknya 1/3 jumlah batu spiritual yang ia miliki semula.


Dan jumlah seperti itu akan mampu membuat Lin Yan, Xia Yue'er, Xiao Ziya dan bahkan Canglan menerobos kultivasi mereka.


Tiga hari kemudian, qi yang berada disekitar Lin Yan kembali mengamuk untuk beberapa saat lalu tenang sepenuhnya.


Bom!


Ledakan kecil terjadi dan Lin Yan pun langsung menerobos tingkat Alam Kaisar tahap ketiga. Jika ia sebelumnya ketika masih di Daratan Utara ketika ia belum bisa mengendalikan qi-nya, bisa dipastikan bahwa fenomena kecil akan terjadi.


Setelah terobosan selesai, Lin Yan pun langsung membuka matanya dan menaikkan sudut bibirnya. Kelelahan yang ada pada tubuhnya juga telah hilang.


“Tingkat Alam Kaisar tahap ketiga. Tidak akan lama lagi.” Batin Lin Yan saat mengepalkan tangannya dengan kuat. Di sebelahnya terlihat Xiao Ziya yang masih menutup matanya walaupun telah menembus tingkat Alam Kaisar tahap ketiga juga.


Sama seperti Xia Yue'er yang ikut berkultivasi. Tatapan Lin Yan kini tertuju pada Canglan di jarak hampir sepuluh meter darinya.


“Aura yang luar biasa kuat!” Gumam Lin Yan saat melihat dengan Mata Rajanya bahwa tidak lama lagi Canglan akan menerobos tingkat Alam Sage.


“Huft.. akhirnya aku menembus tingkat Alam Kaisar tahap ketiga.” Xia Yue'er yang membuka matanya pun langsung bersorak senang.


Xiao Ziya di sisi lain yang membuka matanya hanya diam seperti biasa. Ia hanya terlihat biasa saja karena dahulu ia telah menembus tingkat kultivasi puncak. Jadi, tidak ada kebahagiaan sama sekali ketika ia menembus tingkat Alam Kaisar tahap ketiga.


Duar!


Tiba-tiba saja, ledakan besar terjadi di tempat Canglan berada yang membuat Formasi yang dibuat oleh Xiao Ziya bergetar keras.


“Pria jelek itu menerobos? Tidak buruk sama sekali. Dia bisa menjadi bala bantuan hebat jika ada musuh kuat yang menghalangi jalan kita.” ucap Xia Yue'er dengan anggukan puas karena ia telah menganggap Canglan sebagai pelayannya.


Lin Yan tidak peduli sama sekali dengan apa yang dikatakan oleh Xia Yue'er. Ia pun perlahan berjalan ke arah Canglan yang baru saja menerobos tingkat Alam Sage.


“Ke mana tujuan kita selanjutnya Tuan Muda? Apakah kita akan langsung pergi ke Tanah Tengkorak?” Tanya Canglan yang perlahan berdiri.


“Ya. Aku sangat ingin melihat apa sebenarnya yang ada di dalam sana.” jawab Lin Yan mengangguk kecil.


“Jarak Tanah Tengkorak dengan tempat ini sekitar dua minggu perjalanan. Lebih baik kita bergegas ke sana.” ujar Canglan.


Lin Yan pun mengangguk lalu mereka pun pergi dari tempat persembunyian menuju Tanah Tengkorak.


**


Pertempuran antara kultivator kuat sebelumnya di dekat Asosiasi Alkemis telah berakhir karena kedatangan Organisasi Saint Langit.


Mereka menjadi penengah antara beberapa Klan Kuno yang berniat berperang melawan Kekaisaran Han.


Hasil dari diskusi itu juga tidak diharapkan sama sekali. Karena adanya peta yang menunjuk pada Warisan dari Kaisar Manusia, semua pihak ingin merebutnya dari Kaisar Han. Tetapi hasil diskusi yang keluar adalah, semua kekuatan diizinkan untuk pergi ke sana. Namun, Kekaisaran Han meminta sejumlah batu spiritual dan semua kekuatan besar lainnya memberikannya untuk menutupi batu spiritual yang digunakan oleh Kaisar Han untuk membeli peta.


Semua kekuatan sedang sibuk saat ini membentuk pasukan menuju Tanah Tengkorak.


Karena lokasi asli telah diselidiki oleh Organisasi Saint Langit, maka tempat warisan Kaisar Manusia juga telah ditemukan sehingga semua kelompok kuat tidak membuang waktu dan langsung bergerak ke sana.


Satu Kekaisaran, Dua Sekte Terkuat, dan Tiga Klan Kuno ikut berpartisipasi untuk merebut warisan Kaisar Manusia. Hanya Klan Yao yang tidak ikut berpartisipasi. Tidak hanya untuk mereka, untuk Klan tingkat tinggi, tingkat menengah ataupun Sekte Sekte besar lainnya seperti Sekte Mayat juga ikut ambil bagian pergi ke Tanah Tengkorak.


Saat ini, daerah tandus tersebut telah diisi oleh banyak kultivator kuat, tidak hanya untuk kekuatan tingkat Alam Sage, bahkan semua anggota kekuatan besar lainnya tingkat Alam Kaisar juga ikut datang karena tidak akan melewatkan kesempatan untuk mencari keberuntungan meningkatkan kultivasi mereka.


Dan dari semua itu, Lin Yan dan Canglan juga datang ke sana karena mereka telah mengetahui lokasi spesifik tempat yang di tunjuk oleh peta walaupun sebenarnya tempat itu sudah diketahui oleh organisasi besar lainnya.


Kecepatan mereka menyelidiki tempat tersebut juga sangat cepat karena para eselon atas dari Organisasi Saint Langit secara pribadi memeriksa tempat tersebut.


Dua Minggu kemudian


Lin Yan dan Canglan telah bergerak selama dua Minggu lamanya dan akhirnya mereka tiba di Tanah Tengkorak. Sesuai dengan rumor yang beredar, tempat tersebut sangatlah gersang dan di sekiah mata memandang, banyak tulang-belulang yang telah berubah menjadi abu.


Qi di tempat itu sangatlah tercemar sehingga siapapun pasti tidak akan bisa berkultivasi di tempat itu. Hanya beberapa binatang spiritual saja yang mampu untuk hidup di tempat itu.


“Tuan Muda, menurut lokasi yang anda katakan, tidak lama lagi kita akan tiba.” ucap Canglan saat terbang dengan kecepatan normal karena mereka tidak terlalu terburu-buru bergerak.


Lin Yan mengangguk kecil dengan apa yang dikatakan oleh Canglan, saat ini, ia tidak sabar untuk melihat apa sebenarnya sesuatu yang di tinggalkan oleh Kaisar Manusia itu sendiri karena sebelumnya peta itu tampaknya berhubungan dengannya.