Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 286 - Keberangkatan (Arc Daratan Utara Selesai)



“Sungguh menarik..” Gumam Lin Yan saat menatap tiang batu yang sangat tinggi. Namun, di atas semua tiang-tiang batu tersebut, terlihat sebuah pusaran aneh yang mengeluarkan aura tertentu. Aura tersebut tampak bergerak ke arah kejauhan di salah satu tiang yang paling tinggi.


Di tiang batu yang memiliki tinggi sekitar 50 meter, terdapat satu buah pintu yang menyerap semua aura dari tiang-tiang batu lainnya.


Patriak Klan Gu, Di Tian, Li Hu dan satu lagi pemuda yang merupakan Li Hao pun terheran-heran ketika menatap apa sebenarnya pusaran hitam tersebut.


“Apa itu? Apa itu mirip dengan yang ada di Gunung Safir sebelumnya tempat Dewi Kematian di segel?” Tanya Gu Yin dengan kerutan di dahinya.


“Ya. Itu sama persis. Tidak salah lagi, yang ada di atas tiang batu paling tinggi itu adalah gerbang teleportasi.” Balas Lin Yan dengan anggukan kecil.


Sebelum ada yang berbicara, Li Hu pun langsung bergerak ke arah tiang batu yang paling tinggi tersebut untuk memeriksanya.


Yang lainnya juga langsung bereaski untuk memeriksa apakah itu benar gerbang teleportasi atau tidak.


Setelah memeriksa dengan cermat, Li Hu pun menarik nafasnya dalam-dalam lalu berbicara, “Ini memang gerbang teleportasi. Tetapi aku tidak dapat menentukan ke mana gerbang ini akan membawa seseorang atau ini sama dengan milik Asosiasi Alkemis yang mengirim seseorang ke tempat tertentu secara acak.”


“Namun, yang istimewa dari gerbang teleportasi ini adalah, tidak ada batasan energi sama sekali walaupun aku yakin bahwa gerbang teleportasi ini bisa digunakan di dalam waktu tertentu seperti seminggu satu kali atau mungkin satu bulan sekali.” Lanjut Li Hu.


Penjelasan Li Hu membuat semua yang ada di sana terkejut termasuk Lin Yan.


“Yang artinya, jika memang benar gerbang teleportasi ini membawa ke suatu tempat yang tidak acak, kita pasti akan bisa membuat basis di tempat itu agar dapat menjelajahi Benua Saint!” ucap Di Tian bersemangat.


“Ya, apa yang kau katakan memang benar. Tetapi, ada satu hal yang tidak kau perhitungan. Yaitu, apakah ketika kita mencapai lokasi sisi lain, kita bisa kembali ke tempat ini?” Tanya Li Hu balik.


Di Tian terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Li Hu. Memang benar, bahkan jika tempat mereka mendarat tetap di tempat yang sama, tidak ada gunanya jika tidak ada cara untuk kembali. Dan jika ingin mendengar kabar dari seseorang yang melewati gerbang teleportasi, mereka harus menunggu mereka kembali dan tidak ada yang tau dengan pasti kapan mereka akan kembali.


“Tuan Li Hu, berapa % kemungkinan gerbang teleportasi ini tidka membawa ke tempat yang berbahaya?” Tanya Lin Yan penasaran apakah mungkin ada perbedaan di setiap gerbang teleportasi.


“Tidak. Setiap gerbang teleportasi berbeda-beda tergantung tempat setiap individu yang mendarat. Ketika seseorang melewati gerbang teleportasi, jika dia mendarat di tempat yang memiliki qi sangat padat, gerbang teleportasi ini akan berubah menjadi hitam paling tinggi. Jika itu tempat dengan qi melimpah walaupun tidak terlalu padat, itu akan berubah merah.”


“Di bawahnya adalah warna biru dan di bawahnya adalah warna kuning. Warna kuning akan melambangkan tempat seperti wilayah terpencil Daratan Utara. Di pusat Daratan, kemungkin warnanya adalah Biru.” Li Hu menjelaskan karena memang seperti itu fungsi dari gerbang teleportasi yang ia ketahui melalui sebuah buku yang ada di Asosiasi Alkemis.


Lin Yan terdiam mendengarnya. Ia pun mengambil satu pedang lalu melemparnya ke arah gerbang teleportasi.


Semua yang ada di sana kaget dengan apa yang dilakukan oleh Lin Yan. Tetapi mereka tetap menunggu reaksi dari gerbang teleportasi karena berpikir kembali apakah jika sebuah benda di lempar, apakah memiliki reaksi yang sama atau tidak dengan apa yang di jelaskan oleh Li Hu.


Dung!


Gerbang teleportasi berubah menjadi merah seketika yang membuat semua yang ada di sana saling memandang lalu memasang wajah sangat serius.


“Aku yakin! Tempat tujuan gerbang teleportasi ini adalah Benua Saint! Sebab, gerbang teleportasi yang ada di Asosiasi Alkemis juga memancarkan warna yang sama.” ucap Li Hu dengan mata sedikit berbinar.


“Yang jadi pokok masalahnya, berapa lama gerbang teleportasi ini bisa gunakan kembali?” Tanya Lin Yan menatap ke arah Li Hu.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Lin Yan, Li Hu langsung menatap ke arah gerbang teleportasi kembali. Ia memperhatikan setiap sudut dengan seksama serta pergerakan qi yang ada di gerbang teleportasi.


“Sesuai dugaan. Gerbang teleportasi ini memang bisa terus digunakan dalam waktu sepuluh hari sekali.” ucap Li Hu setelah menyimpulkan.


“Oh? Jika seperti itu, kita akan kembali ke tempat ini setelah sepuluh hari lagi. Apakah gerbang teleportasi ini bisa mengirim sekolompok orang sekaligus?” Tanya Lin Yan.


“Bisa. Sekelompok orang yang melewati gerbang teleportasi harus saling terhubung. Jika tidak, mungkin akan ada yang tertinggal.” Balas Li Hu.


“Baiklah jika begitu. Dan satu hal lagi Lin Yan, ketika kau pergi ke Benua Saint, bawalah Li Hao bersamamu.” ucap Li Hu sambil menatap putranya tersebut.


Lin Yan menatap ke arah Li Hao dengan seksama lalu mengangguk kecil. Ia cukup terkejut awalnya ketika merasakan bahwa Kultivasi Li Hao telah mencapai tingkat Alam Langit tahap keenam.


Karena mereka telah sepakat, semua dari mereka pun kembali ke tempat masing-masing untuk mempersiapkan banyak hal.


Li Hu telah menjelaskan tentang gerbang teleportasi yang ada di Asosiasi Alkemis. Untuk menggunakan gerbang terlarang tersebut, dibutuhkan sejumlah energi yang begitu besar sehingga Asosiasi Alkemis hampir tidak pernah menggunakannya.


Lin Yan pun langsung mengirim sinyal kepada Xiao Ya dan kelompoknya agar datang ke Klan Gu setelah keluar dari tempat tersebut.


Dalam waktu sepuluh hari ini, Lin Yan, Huan Caiyi dan Gu Yin pun langsung berkultivasi untuk meningkatkan kultivasi mereka sebelum berangkat ke Benua Saint.


Selama waktu itu, pembuatan Kekaisaran Matahari pun telah dilakukan. Pemilihan Kaisar pertama akan dilakukan ketika Kekaisaran telah selesai. Sebab, pemilihan dilakukan oleh pilihan rakyat.


Sepuluh hari kemudian


Saat ini terlihat beberapa sosok yang ada di depan gerbang teleportasi yang berada tepat di bawah Bukit Segitiga.


Mereka tidak lain adalah Lin Yan, Huan Caiyi, Gu Yin, Gu Yuena, Li Hao, Xiao Ya, Xiao Qin, Xu Ling, Xu Di dan Xu Rong. Semuanya adalah individu yang pergi menggunakan gerbang teleportasi kali ini. Sebelum itupun, Li Hu telah memeriksa kembali gerbang teleportasi terus-menerus agar tidak ada kesalahan sama sekali.


Di belakang mereka, terlihat banyak sosok yang melayang berkumpul untuk menyaksikan kepergian kelompok Lin Yan kali ini.


“Kakak, aku tidak menyangka bahwa kau akan langsung selesai melakukan pengasingan ketika mendengar kami ingin berangkat!” ucap Gu Yin saat menatap ke arah sepupunya, Gu Yuena. Ia juga sedikit cemberut karena saat ini sepupunya memiliki tingkat kultivasi yang sama, yaitu Alam Langit tahap keenam.


Jika saja Gu Yuena tidak menghentikan pengasingannya, mungkin kultivasinya akan lebih tinggi lagi.


“Aku tidak akan melewatkan kesempatan untuk bepergian bersama.” Balas Gu Yuena sambil mendengus ke arah Gu Yin.


“Hentikan. Sudah waktunya untuk kita berangkat.” ucap Lin Yan melirik ke arah Gu Yuena dan Gu Yin yang pasti akan perang kata dalam waktu yang sangat panjang.


Gu Yuena dan Gu Yin pun diam dan memasang wajah tidak puas sedikit.


Lin Yan menggelengkan kepalanya dan menatap kembali ke arah gerbang teleportasi. Saat ini, ia telah mencapai tingkat Alam Langit tahap Kesembilan berkata sumber daya yang diberikan oleh Li Hu.


Tidak hanya itu, Huan Caiyi juga telah mencapai tingkat Alam Langit tahap keenam sama seperti Gu Yuena, Gu Yin dan Li Hao.


Dan satu yang tidak terduga adalah, Xiao Ya kini telah mencapai tingkat Alam Raja tahap pertama.


“Baiklah, ayo kita pergi!” ucap Lin Yan saat menyelimuti semua yang ada di sana menggunakan qi-nya. Cara seperti itu lebih praktis agar tidak ada yang tertinggal sama sekali sehingga harus menggunakan gerbang teleportasi sepuluh hari lagi.


Lin Yan menatap ke arah belakang dan menemukan banyak orang yang ia kenal. Ia mengangguk kecil dan langsung melesat ke arah gerbang teleportasi sambil membawa semua orang yang diselimuti oleh qi-nya.


Zhep!


Lin Yan pun langsung menghilang seketika bersama dengan kelompoknya di saksikan oleh banyak pemimpin kuat dari berbagai kekuatan.


Namun, di tempat itu, terlihat satu wanita muda yang menatap kepergian mereka semua. Ia adalah wanita yang telah di kenal oleh Lin Yan, murid terbaik dari Sekte Bambu, Yue-Yue. Ia pun tersenyum kecil sambil bergumam, “Ketika aku mencapai tingkat Alam Langit tahap keenam paling tidak, aku juga tidak akan ketinggalan dari kalian semua.”


Arc I selesai