
Asosiasi Alkemis
Lin Yan menatap ke arah pecahan pedang yang ada di tangannya, sedangkan untuk pecahan lainnya, sedang melajang dihadapannya saat ia membalutinya dengan qi-nya.
Ada aura tertentu di pedang yang sangat akrab bagi Lin Yan. Ia tidak mengetahui apa itu sebenarnya namun itu adalah perasaan hangat yang tidak bisa dilukiskan.
Lin Yan memeriksa pecahan pedang tersebut menggunakan Mata Raja untuk mencari tau apakah ada yang istimewa atau tidak.
Namun, saat ia memeriksa pecahan pedang tersebut, Mata Raja miliknya menatap ke arah tertentu karena melihat kilatan cahaya yang sangat cepat.
Zhep!
Dalam sekejap, Kilatan cahaya yang sekilas dilihat oleh Lin Yan pun menghilang dalam sekejap dan tidak tau itu di mana.
“Apakah hanya perasaanku saja?” Batin Lin Yan merasa heran sambil menatap ke beberapa tempat menggunakan Mata Raja apakah ada sesuatu yang aneh atau tidak karena berkas cahaya sebelumnya. Namun ia tidak menemukan apa-apa yang membuatnya hanya berpikir bahwa itu hanyalah khayalannya saja.
Tidak orang lain yang mengetahui hal itu kecuali satu, dan dia bukanlah manusia.
Ruang Jiwa Lin Yan
Xiao Ziya yang sedang bersantai sambil menatap keluar pun menyipitkan matanya saat melihat seberkas cahaya yang melesat dengan kecepatan yang sangatlah tinggi. Walaupun mungkin ia hampir tidak dapat melihatnya, karena dulunya ia telah pernah mencapai puncak Kultivasi, ia dapat menggunakan inderanya untuk melihat sekilas apa sebenarnya hal tersebut.
“Apa itu?” Xiao Ziya memasang wajah yang sangat serius kali ini. Ia dapat merasakan secara samar aura panas yang begitu mengerikan tetapi sangatlah tenang. Dan ia langsung tau bahwa sesuatu yang bergerak dengan kecepatan yang lebih tinggi dari cahaya sebelumnya memasuki tubuh Lin Yan.
Xiao Ziya pun buru-buru memeriksa seluruh tubuh Lin Yan secara diam-diam tetapi ia tidak dapat menemukan apa itu walaupun ada aura samar yang bukan milik Lin Yan. Namun hal itu tidak mencoba mengambil alih ataupun merusak tubuh Lin Yan.
“Apapun itu, bisa saja adalah sesuatu yang berharga ataupun berbahaya bagi tubuh Lin Yan. Tetapi, siapa yang mengirimnya? Untuk kultivator tingkat Alam Abadi pun pasti akan mampu melakukan hal seperti ini.” Batin Xiao Ziya dan merasa bahwa siapapun yang melakukannya pastilah memiliki tingkat kultivasi yang sama sepertinya dahulu ketika berada di puncaknya atau pun lebih kuat lagi.
Lin Yan di sisi lain tidak menyadari apa yang dilihat oleh Xiao Ziya. Ia pun tetap memandang ke pecahan pedang karena merasa ada energi tertentu di dalam tubuhnya yang terkait erat dengan pecahan pedang tersebut. Namun, ketika ia mencoba mengalirkan qi-nya, ada penolakan tertentu.
Hanya itu reaksi yang Lin Yan rasakan sehingga ia tidak mencobanya lagi karena ada suara dari seseorang yang ia kenal yaitu istirnya Gu Yin.
“Lin Yan, apakah kau menemukan sesuatu dari pecahan pedang itu?” Tanya Gu Yin penasaran karena Lin Yan tampak melamun dalam waktu beberapa menit.
Pelelangan juga telah berlanjut dan kali ini perang harga antara Ruang VIP Perak telah terjadi.
“Tidak. Walaupun aku merasa bahwa ada sesuatu tentang pedang ini, aku belum menemukannya sama sekali.” Lin Yan menggelengkan kepalanya lalu menyimpan pedang serta pecahannya ke dalam cincin ruang miliknya.
Mendengar hal itu, Patriak Klan Li, Li Hao dan Lima Tetua yang awalnya tertarik pun langsung menatap kembali ke arah pelelangan. Mereka tentu tau bahwa tidak semudah itu menemukan sesuatu tentang pedang itu, jika tidak, Klan Yao akan lebih dulu menemukannya.
“Tidak percuma juga, Yue'er. Aku yakin suatu hari nanti aku akan menemukan sesuatu yang berharga dari pecahan pedang tersebut.” ujar Lin Yan dan menatap kembali ke arah Lelang yang sedang berlangsung.
Pelelangan terus berjalan dan tidak terasa sudah sehari lamanya Lelang berlangsung. Di waktu itu, untuk Ruang VIP Diamond dan Emas sangat jarang menawar karena benda-benda berharga tentu saja akan terlihat dekat di akhir Lelang.
“Baiklah, kita akan menunda Lelang selama satu jam kedepan. Para tamu diharapkan untuk menunggu karena kami akan mempersiapkan benda-benda yang lebih berharga yang akan dilelang.” Yao Ran berkata dengan senyum kecil di wajahnya. Ia tentu tidak akan kelelahan hanya melakukan hal itu dan ia bisa melakukannya berminggu-minggu.
Para kultivator tentu tidak akan keberatan menunggu selama satu jam.
Lin Yan di sisi lain masih memikirkan tentang pecahan pedang yang ia beli walaupun tidak menemukan apa-apa. Namun ia tidak kecewa sama sekali dan yakin bahwa suatu hari nanti ia akan menemukan rahasia tentang pedang yang pernah digunakan oleh sosok wanita yang ia buat bingkai gambarnya.
Setelah satu jam berlalu, Yao Ran datang kembali ke panggung dengan pakaian yang sedikit berbeda.
“Maaf menunggu para tamu sekalian, ini adalah hari kedua Lelang akan diadakan dan menurut prediksi, Lelang akan berlangsung selama tiga hari lamanya. Tidak perlu membuang waktu, Lelang babak kedua akan segera dilakukan. Benda pertama untuk babak kedua Lelang adalah...”
Yao Ran pun mengeluarkan benda yang tampak aneh di atas meja seukuran bayi kecil.
“Apa?” Para kultivator pun terkejut ketika menatap ke arah beda aneh yang berbentuk seperti anak-anak walaupun itu bukanlah manusia.
Bahkan untuk para kultivator yang berada di Ruang VIP Diamond juga terkejut karena tidak menyangka bahwa benda aneh seperti itu akan muncul kembali.
“Apa itu?” Tanya Gu Yin dengan wajah heran karena semua kultivator tampaknya terkejut.
Patriak Klan Li di sisi lain langsung membelai janggutnya saat menatap benda tersebut.
“Aku tidak menyangka bahwa Klan Yao akan menemukan Bayi Magma sekali lagi.” ucap Patriak Klan Li. Saat ini matanya terlihat kilatan tertentu karena ia juga ingin bersaing mendapatkan Bayi Magma.
“Bayi Magma? Apa itu?” Tanya Lin Yan penasaran.
Sebelum Patriak Klan Li menjelaskan, suara Yao Ran terdengar di atas panggung.
“Pasti banyak dari kalian yang tau tentang apa benda ini sebenarnya. Ini adalah Bayi Magma, sumber daya aneh yang tercipta melalui keanehan alam itu sendiri walaupun itu menurut kebanyakan kultivator. Tetapi, ada desas-desus bahwa Bayi Magma dulunya adalah binatang roh yang lahir oleh alam itu sendiri. Dia tinggal di kedalaman bumi tetapi selalu memiliki ukuran yang sama walaupun hidup cukup lama.”
“Namun tidak ada yang mengetahui apakah rumor itu benar atau tidak. Namun, Bayi Magma adalah sumber daya tertentu yang tidak sama seperti herbal, pil ataupun sumber daya lainnya yang pernah kalian temui. Dan kapasitas qi yang ada di Bayi Magma ini, cukup untuk membuat seorang kultivator tingkat Alam Sage tahap ketujuh menerobos ke tingkat Alam Sage tahap kedelapan!” Yao Ran menjelaskan dengan sedikit nada antusias kali ini karena tentu ia mengagumi benda-benda aneh seperti Bayi Magma.
Penjelasan dari Yao Ran pun membuat para kultivator menghirup udara dingin. Mereka semua saat ini sedang bersemangat karena tentu tidak ingin ketinggalan untuk memperebutkan Bayi Magma.