Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 351 - Gu Yuena dan Gu Yin



Pulau Es Utara


Wusssh!


Sosok pria paruh baya melesat dengan kecepatan tinggi di pinggiran Pulau Es Utara. Pria paruh baya yang menggunakan jubah berwarna hitam tersebut tidak lain adalah boneka Formasi yang diciptakan oleh Xiao Ziya.


“Cepat tangkap dia! Seorang pria mencoba menyusup ke Pulau Es Utara!”


Suara teriakan seseorang pun terdengar. Saat ini, terlihat sekolompok wanita yang menggunakan pakaian yang sama sedang bergerak mengejar sosok pria menggunakan jubah.


Zhep!


Di udara, terlihat Mu Rou yang menatap ke arah boneka Formasi dengan tatapan dingin.


“Kau tidak akan bisa kabur!” Teriak Mu Rou. Sebagai salah satu Tetua dari Sekte Istana Salju yang bertugas sebagai pemimpin penjaga wilayah pinggiran Pulau Es Utara agar tidak ada seseorang yang mencoba menyusup.


Tangan kanan Mu Rou tersangka ke atas, qi dalam jumlah yang sangat besar pun terkumpul, setelah itu, ia pun langsung mengayunkannya ke arah bawah tepat ke arah boneka Formasi yang diciptakan oleh Xiao Ziya.


Wusssh!


Boneka Formasi tersebut menyentuh permukaan es dengan telapak tangannya karena dari kejauhan, Xiao Ziya dapat melihat apa yang terjadi.


Dung!


Lingkaran Formasi raksasa tercipta dan membentuk puluhan pilar-pilar berwarna hitam yang memancarkan aura kematian yang sangat pekat.


Dari langit, terlihat es raksasa yang tercipta dan melesat ke arah tempat boneka Formasi berada.


Duar!


Ledakan dahsyat terjadi seketika yang membuat angin dingin berhembus ke segala arah.


Para anggota Sekte Istana Salju berhenti di tempat dan mencoba untuk bertahan dari hempasan angin dingin tersebut.


“Tetua Rou telah beraksi!”


“Ya, pasti penyusup itu hancur oleh serangan Tetua Rou!”


“Itulah yang mereka dapatkan jika mencoba menyusup ke Pulau Es Utara!”


Wanita-wanita yang mencoba bertahan dari hempasan udara dingin itupun berdiskusi.


Salah satu penjaga yang bernama Mu Xian pun menyipitkan matanya saat embun perlahan mereda. “Dia selamat!” ucapnya dengan wajah serius.


Di tempat ledakan terjadi, terlihat boneka Formasi yang masih memakai jubahnya. Bagian dalam tubuhnya banyak yang hancur, tetapi karena dia adalah sebuah Formasi, itu perlahan-lahan pulih seperti semula.


Tap!


Boneka Formasi sekali lagi menyentuh permukaan tanah lalu lingkaran Formasi yang berlapis-lapis sebanyak empat ke arah atas pun tercipta.


“Formasi Rawa Kematian!”


Dung!


Qi Kematian pun langsung menyelimuti tempat tersebut dalam radius yang sangat luas dan membuat semua anggota Sekte Istana Salju terkejut. Mereka tidak menyangka bahwa akan ada Formasi seperti itu.


Daerah tersebut tampak berubah total yang bahkan membuat Mu Rou melebarkan matanya.


Di sisi lain Pulau Es Utara, terlihat Lin Yan dalam bentuk wanita yang mirip dengan Xiao Ziya menatap pertempuran tersebut dengan Mata Raja.


“Ziya, aku tidak menyangka bahwa boneka Formasi yang kau ciptakan sama seperti manusia pada umumnya yang bahkan mampu menggunakan Formasi.” ucap Lin Yan sedikit kagum.


“Jangan protes wanita sialan! Jika Lin Yan mengatakan itu seperti manusia, maka seperti itulah!” Xia Yue'er menyambung dengan nada kesal saat berdiri di pundak Lin Yan.


“Tidak perlu berdebat, ayo pergi.” Tanpa membuang waktu, Lin Yan pun langsung bergerak karena tampaknya semua para penjaga sedang sibuk dengan boneka Formasi Xiao Ziya yang pasti akan sangat sulit dibunuh walaupun itu tidak kuat.


Xiao Ziya hanya diam mengikuti, mereka pun bergerak ke arah pusat Pulau Es Utara.


**


Di tempat lain, saat ini terlihat Gu Yin yang sedang sedang bergerak di tengah kota dengan kecepatan penuhnya. Tidak lama kemudian, ia pun tiba di sebuah tempat yang sangatlah megah.


Gu Yin terhenti di udara dan menatap ke arah Istana yang merupakan Sekte Istana Salju.


“Kenapa Guru tidak suka tinggal di tempat ini. Padahal tempat ini sangatlah nyaman.” Gu Yin menggelengkan kepalanya lalu melesat ke arah Istana.


Saat mendarat di sebuah tempat yang lumayan luas di pinggiran Istana tersebut, terlihat dua sosok yang sedang saling bentrok satu sama lain.


Duar!


Serpihan es meledak ke segala arah ketika dua serangan saling beradu.


“Cukup sampai di sini.” ucap satu sosok wanita cantik yang sangat mirip dengan Mu Xuanyin, ia tidak lain adalah saudari kembar Mu Xuanyin, Nyonya Kedua Sekte Istana Salju, peringkat ke 11 Master Bela Diri, Mu Xuan Xian.


Keberadaan Mu Xuanyin dan Mu Xuan Xian membuat Sekte Istana Salju naik ke peringkat dua Sekte terkuat di Benua Saint.


Di hadapannya saat ini, terlihat sosok wanita yang terlihat kelelahan karena hari selesai melakukan latihan yang sangat intens. Ia pun menoleh ke arah samping dan menemukan Gu Yin yang sedang menatapnya dengan senyum hangat.


“Yin’er? Apakah latihanmu telah selesai? Kau terlihat selalu santai sepanjang waktu.” ucap wanita tersebut dengan nada tidak puas.


“Hmp! Walaupun begitu aku masih lebih kuat darimu.” Gu Yin membalas dengan wajah cemberut lalu menatap ke arah samping sambil menyilangkan kedua lengannya di depan dadanya.


Wajah wanita yang tidak lain adalah Gu Yuena pun gelap seketika. Ia sangat ingin mencekik sepupunya itu sepanjang waktu karena selalu membuat dirinya sangat jengkel.


Gu Yuena juga berada di Pulau Es Utara. Keduanya sebelumnya mendarat di tempat yang tidak terlalu jauh, yaitu sama-sama mendarat di Pulau Es Utara. Dan kini, ia telah menjadi murid Nyonya Kedua Sekte Istana Salju, Mu Xuan Xian.


Mu Xuan Xian hanya menatap keduanya yang kini perang mulut. Ia sudah tau bagaimana cerita keduanya yang membuatnya hanya menggelengkan kepala.


“Na’er.. Yin'er.. jangan bertengkar lagi. Kali ini aku akan memberikan kalian sebuah misi khusus. Ini adalah misi pertarungan untuk menjatuhkan penyusup yang memasuki Pulau Es Utara.” Mu Xuan Xian berbicara.


Gu Yuena dan Gu Yin menatap ke arah Mu Xuan Xian dan memasang wajah serius karena ini pertama kalinya mereka mendapatkan tugas setelah lama berada di Pulau Es Utara.


“Penyusup? Apakah mungkin Guru?” Gu Yuena sedikit terkejut bahwa akan ada penyusup yang berani melakukan itu di Pulau Es Utara yang dikuasai oleh Sekte Istana Salju.


“Ya. Guru telah merasakannya secara samar. Pasti Gurumu juga mengutusmu datang ke sini untuk hal itu, Yin'er..” ucap Mu Xuan Xian menatap ke arah Gu Yin.


“Ya, Guru mengatakan hal itu. Guru mengatakan bahwa ada satu kultivator kuat yang membawa dua Roh kuat bersamanya, kedua Roh itupun juga kuat sehingga Guru mengatakan bahwa aku harus bekerja sama dengan kakak.” Gu Yin mengangguk setuju. Ia tidak berpikir bahwa penyusup itu adalah Lin Yan karena Lin Yan hanya memiliki satu Roh Kontrak yaitu Xia Yue'er.


Mu Xuan Xian tidak heran bahwa kembarannya akan dapat merasakan keberadaan penyusup itu juga. Itulah yang membuat sangat jarang ada penyusup yang mampu bertahan di Pulau Es Utara karena sensor spiritual Mu Xuanyin dan Mu Xuan Xian akan dapat mencakup seluruh Pulau Es Utara.


Tetapi keduanya sangat jarang bergerak karena tidak harus turun tangan secara pribadi setiap saat.


“Jika begitu, pergilah. Jangan terlalu besar kepala karena kalian berdua telah mencapai tingkat Alam Raja tahap keempat.” Mu Xuan Xian memberikan peringatan.


Gu Yuena melirik ke arah sepupunya karena kata-kata itu akan merujuk pada sepupunya yang selalu besar kepala karena tanpa banyak berkultivasi, kekuatannya akan terus meningkat secara drastis.


Gu Yin merasa malu karena mengerti kata-kata itu merujuk pada dirinya sendiri.


“Pergilah.” Perintah Mu Xuan Xian.


Gu Yuena dan Gu Yin mengangguk bersamaan dan langsung menghilang untuk mencari keberadaan penyusup.