
Sungai Abadi
“Kalian bertiga bersiap-siaplah untuk menangkap Ikan-ikan Qi itu.” Lin Yan pun tidak membuang waktu karena memang benar bahwa ia harus secepatnya menangkap Ikan-ikan Qi karena mungkin waktu kemunculan Buah Abadi tidak akan lama lagi.
Disaat itu, Lin Yan harus memiliki tingkat kultivasi yang tinggi agar dapat bersaing dengan para kultivator kuat yang akan berpartisipasi untuk mengambil Buah Abadi.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Lin Yan, Xiao Ziya dan Dai Mubai menyerahkan Ikan Qi yang mereka tangkap kepada Lin Yan lalu melesat ke arah dekat Sungai Abadi.
Karena Lin Yan memiliki rencana tertentu yang mungkin lebih berguna, keduanya tidak membuang waktu sama sekali dan bersiap-siap.
Sementara itu, Xia Yue'er yang terlambat bereaksi pun langsung bergegas juga mendekat ke arah aliran qi hitam Sungai Abadi.
Setelah menyimpan Ikan Qi, Lin Yan pun menciptakan benang qi lalu. Ia pun membentuk qi seperti sebuah jarum lalu menusuk jarinya untuk mengeluarkan setetes darah.
Saat setetes darah itu keluar dari jari-jari Lin Yan, aura yang tampak sangat perkasa terpancar. Terlihat di sekitar setetes darah tersebut, udara tampak berdenyut-denyut.
Bahkan Xiao Ziya yang ada di dekat aliran qi hitam Sungai Abadi pun menyipitkan matanya ketika menatap ke arah setetes darah yang dikeluarkan oleh Lin Yan.
“Darah murni dari garis keturunan Naga Hitam Kehancuran? Walaupun itu bukan esensi darah, tetap saja Lin Yan tampaknya memberikan energi hidupnya sedikit untuk setetes darah itu sehingga itu terasa seperti esensi darah pada umumnya. Dia memang pintar, jika mengeluarkan esensi darah hanya untuk menangkap Ikan-ikan Qi ini, itu hanyalah sebuah pemborosan.” Batin Xiao Ziya.
Setelah itu, Lin Yan pun langsung melempar benang qi ke aliran qi hitam Sungai Abadi dengan setetes darah diujungnya.
Xiao Ziya yang menatap itupun menaikkan sudut bibirnya karena tau bahwa Ikan Qi paling banyak mengandung qi di dalam tubuhnya pasti akan tergerak dengan aroma darah seperti itu.
Dan prediksi Lin Yan dan Xiao Ziya memang tidak meleset sama sekali.
Wusssh!
Pergerakan di aliran qi hitam Sungai Abadi pun terlihat dengan mata telanjang walaupun Ikan Ikan Qi di dalamnya tidak terlihat.
Dai Mubai yang menatap itu memasang wajah serius karena tau bahwa Ikan Qi dalam jumlah yang sangat besar bergerak bersamaan ke arah darah yang menjadi umpan Lin Yan.
Namun, tetap saja walaupun banyak yang bergerak ke arah darah tersebut, cara untuk membuat semua Ikan Qi terkena ledakan adalah yang paling penting. Dan inilah hal paling penting untuk mengambil Ikan-ikan Qi.
Dengan Mata Raja, Lin Yan telah melihat sangat banyak Ikan Qi yang telah mendekat. Ia pun tidak membuang waktu lalu mengaliri qi-nya dalam jumlah yang sangat besar ke dalam benang qi yang berada di aliran qi hitam Sungai Abadi.
Wusssh!
Qi yang terasa sangat kuat bergerak dengan kecepatan tinggi. Benang qi yang diciptakan oleh Lin Yan tampak menyengatkan listrik sepanjang waktu.
“Sekarang!” Batin Lin Yan saat Ikan Qi paling dekat berniat melahap darah.
“Jiwa Pelahap Raja Naga!”
Naga hitam dengan ukuran yang lumayan besar pun muncul tepat di ujung benang qi yang diciptakan oleh Lin Yan.
“Ledakan Petir Hitam!”
Tanpa membuang waktu sedetikpun, Lin Yan pun meledakkan naga hitam yang berada di dalam aliran qi hitam Sungai Abadi. Sebab, jika qi yang dimasukkan ke Sungai Abadi sangat padat, itu akan sangat cepat terkikis oleh aliran qi.
Duar!
Ledakan petir yang sangat besar pun terjadi di dalam aliran qi hitam Sungai Abadi. Saat itu terjadi, terlihat ratusan Ikan Qi yang melompat keluar dari Sungai Abadi karena merasakan sakit oleh ledakan tersebut walaupun hanya sedikit yang tewas karena tentu Lin Yan tidak akan menggunakan banyak kekuatan.
Xiao Ziya, Xia Yue'er dan Dai Mubai tidak membuang waktu dan langsung bergerak dengan cara mereka sendiri menangkap Ikan-ikan Qi yang telah melompat keluar dari aliran qi hitam.
Di sisi lain, Lin Yan juga melesat dengan kecepatan penuhnya karena tentu ia masih memiliki waktu juga untuk menangkap Ikan Ikan Qi sebelum masuk ke dalam aliran qi hitam Sungai Abadi.
Xiao Ziya, Xia Yue'er dan Dai Mubai telah memanen banyak Ikan Ikan Qi. Sementara itu, Lin Yan yang baru saja tiba dan menatap sisa Ikan Qi yang hendak masuk ke dalam aliran qi pun langsung melakukan sesuatu juga. Tatapannya kini tertuju pada satu Ikan Qi yang ia duga memiliki kapasitas qi senilai ratusan ribu batu spiritual kelas atas dan itu bukan jumlah yang kecil.
Di tahan kanan Lin Yan, Tombak Pembunuh Naga pun muncul dan ia langsung melemparnya tepat ke arah Ikan Qi yang menjadi targetnya.
Wusssh!
Jleb!
Tombak Pembunuh Naga pun langsung mengenai Ikan Qi yang memiliki bentuk sedikit aneh tidak seperti Ikan Qi pada umumnya.
Lalu Lin Yan pun mengarahkan tangannya ke Tombak Pembunuh Naga untuk mengendalikannya.
Wusssh!
Tombak Pembunuh Naga langsung memutar dengan kecepatan yang sangat tinggi dan kembali ke tangan Lin Yan dalam sekejap mata.
Tap!
Ketika Lin Yan menangkap Tombak Pembunuh Naga, ia menatap ke arah Ikan Qi sepanjang satu meter yang tampak mencoba melepaskan tubuhnya dari bilah tombak.
“Lin Yan! Lihat! Aku mendapatkan banyak Ikan Qi!” Xia Yue'er yang mencapai sisi Lin Yan pun berbicara dengan nada yang sangat antusias.
Sementara itu, Xiao Ziya dan Dai Mubai datang juga dengan hasil panen mereka.
Lin Yan tidak merespon sama sekali dan menatap ke arah Ikan Qi yang tampak aneh di ujung Tombak Pembunuh Naga.
“Ikan Qi apa itu? Aku tidak pernah melihat yang seperti itu sama sekali.” Dai Mubai yang menatap Ikan Qi di ujung tombak Lin Yan pun memasang wajah heran ketika bertanya.
“Hm? Kau benar. Ikan Qi ini sangat berbeda. Di tempat ini, semua Ikan Qi tampak sama dalam ukuran walaupun kapasitas qi di dalam setiap Ikan Qi berbeda.” Xia Yue'er yang menatap ke arah Ikan Qi juga mengangguk kecil.
Di sisi lain, Xiao Ziya hanya menatap ke arah Ikan Qi yang di tangkap oleh Lin Yan dengan tatapan heran. Ia tentu tau Ikan Qi apa itu sebenarnya tetapi tidak menduga bahwa Lin Yan akan mengincar Ikan Qi tersebut secara tidak sengaja atau memang Lin Yan sudah memperhatikannya sedari awal.
“Ikan Qi ini tampak hanya memiliki kapasitas qi senilai 100.000 batu spiritual lebih sedikit,” ucap Dai Mubai saat mencoba memeriksanya.
Mendengar itu, Xia Yue'er sedikit kecewa karena ia juga menangkap beberapa Ikan Qi seperti itu.
Namun untuk Xiao Ziya, ia hanya menaikkan sudut bibirnya karena merasa bahwa keberuntungan Lin Yan memang luar biasa mengerikan.