Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 305 - Berkeliling Di Kota Han



Kota Han


Lin Yan dan Canglan pun mencari tempat untuk menetap dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, Canglan menyewa kediaman sederhana yang berada di jarak beberapa jam dari gerbang Kota Han.


“Tuan Muda, silahkan berkeliling seorang diri. Aku akan mencari informasi tentang herbal Rumput Spiritual. Aku yakin dalam waktu satu bulan ini, herbal itu pasti akan muncul.” ucap Canglan ketika ia berada di depan kediaman sederhana bersama dengan Lin Yan yang ia sewa dengan harga murah. Ia memiliki banyak batu spiritual tetapi tidak ingin terlalu mencolok sehingga lebih baik menyewa kediaman seperti itu.


“Baiklah, aku juga akan mencari beberapa informasi lainnya di kota.” Lin Yan mengangguk kecil.


“Gunakan ini jika anda ingin membeli sesuatu, Tuan Muda.” Canglan memberi cincin ruang kepada Lin Yan yang berisi batu spiritual kelas atas yang ia jarah dari Hong Li dan juga Pemimpin Cabang Pertama Sekte Wayang.


Lin Yan tidak menolak sama sekali dan menerima pemberian Canglan.


Setelah itu, Canglan pun langsung pergi dari hadapan Lin Yan untuk mencari apakah ada informasi tentang Rumput Spiritual. Karena ia adalah seorang kultivator yang telah sering datang ke Kota Han, ia memiliki banyak koneksi untuk mencari herbal tersebut.


Menatap Canglan yang pergi, Lin Yan pun perlahan berjalan tanpa arah untuk mencari sesuatu yang menarik.


“Lin Yan, carikan sesuatu untukku di makan.” ucap Xia Yue'er yang menggunakan Formasi penyembunyian dan duduk di kursi VIP miliknya.


“Apa yang kau inginkan Yue'er? Apakah herbal yang telah aku kumpulkan tidak ada yang menarik minatmu?” Tanya Lin Yan melirik ke arah Xia Yue'er yang tampak seperti seorang putri yang menunggu dilayani.


“Hmp! Bisakah kau memberikan aku Tunas Bambu Spiritual itu?” Tanya Xia Yue'er dengan wajah cemberut. Ia tentu pernah meminta herbal yang ia sebutkan tetapi Lin Yan tidak memberikan sama sekali karena mengatakan bahwa herbal itu terlalu berharga untuk dijadikan cemilan.


Lin Yan memutar bola matanya ketika Xia Yue'er menyebut Tunas Bambu Spiritual yang hanya memiliki ukuran dua kali jari-jarinya. Tetapi herbal itu sudah berusia hampir 5.000 tahun dengan khasiat luar biasa untuk menciptakan sebuah pil yang dapat meningkatkan kultivasi tingkat Alam Raja satu tahap sekali jalan jika itu masih di tahap pertama sampai dengan kelima.


Melihat Lin Yan yang tidak merespon sama sekali dengan apa yang ia minta, Xia Yue'er semakin kesal. “Jika kau tidak memberinya, cepat Carikan sesuatu!”


Lin Yan menghela nafas yang sangat panjang melihat sikap Roh mungil yang sangat imut tetapi sangat manja.


“Baiklah, Tuan Putri. Ayo kita berkeliling dan mencari sesuatu untuk dimakan.” ucap Lin Yan dan langsung berjalan ke arah keramaian untuk mencari sesuatu yang menarik minat Xia Yue'er.


Mendengar cara Lin Yan berbicara dan memanggilnya Tuan Putri, Xia Yue'er langsung puas dan ia pun tersenyum lebar.


Dalam waktu hampir satu jam, Lin Yan telah berkeliling dan melihat banyak hal di Kota Han. Para pedagang ada di mana-mana, banyak jenis barang yang tidak pernah dilihat oleh Lin Yan ada di tempat itu.


Ketika melewati tempat tertentu, Lin Yan pun berhenti dan menatap ke arah sebuah bangunan tertentu yang lumayan banyak di datangi oleh para kultivator. Karena ia tertarik dan menatap nama tempat itu, Lin Yan pun perlahan berjalan ke arah bangunan tersebut.


Sementara Xia Yue'er, ia semakin cemberut karena belom menemukan apa-apa yang membuatnya tertarik.


Tempat yang dimasuki oleh Lin Yan bernama Kamar Dagang. Dan di bawah tulisan tersebut, terlihat beberapa gambar seperti senjata, pil, herbal dan bahkan manual serta teknik untuk bertarung.


“Aku tidak menyangka bahwa akan ada tempat seperti ini yang memiliki banyak persediaan untuk dijual seperti Asosiasi Alkemis di Daratan Utara.” Batin Lin Yan dan tersebut kecil. Tempat seperti inilah yang pertama ingin ia singgahi karena ia memang ingin mencari teknik bertarung lainnya yang sesuai untuknya.


Di setiap rak tertentu yang menyediakan herbal, senjata ataupun pil dan teknik bertarung, terlihat seorang penjaga yang mengawasi dan melayani para tamu.


Lin Yan pun perlahan berjalan untuk melihat-lihat apakah ada hal yang menarik minatnya atau tidak. Ia telah melihat isi cincin ruang yang diberikan oleh Canglan kepadanya dan berisi sekitar 200 batu spiritual kelas atas.


Untuk satuan batu spiritual kelas atas, itu akan bisa ditukar menjadi 100 batu spiritual kelas menengah. Dan 1 batu spiritual kelas menengah, sama dengan 100 batu spiritual kelas bawah.


Alasan mengapa jumlah qi yang ada di dalam batu spiritual kelas atas dibandingkan dengan batu spiritual kelas bawah hanya tampak hampir seratus kali lipat, itu dikarenakan kepadatannya, jika digunakan, efek yang diterima pun lebih efisien untuk meningkatkan kultivasi jika batu spiritual kelas atas digunakan.


Lin Yan telah menduga bahwa batu spiritual kelas bawah sangat jarang digunakan di Benua Saint karena memang seperti tidak berguna sama sekali. Mungkin hanya ketika para anak-anak mulai berkultivasi lah mereka menggunakan batu spiritual seperti itu meskipun menurut Lin Yan hanya sedikit kalangan yang menggunakannya.


Ketika menatap semua benda yang ada di sana, banyak yang menarik minat Lin Yan walaupun ia tidak ingin membelinya. Hal pertama yang ia lihat tentu tempat herbal-herbal dijual. Lebih dari 50% herbal di sana ia miliki di stok persediaannya.


Kelengkapan herbal di tempat itupun membuat Lin Yan terkejut. Tetapi tidak ada herbal yang benar-benar ingin ia beli agar dapat digunakan. Oleh karena itu, ia pun beralih ke tempat pil-pil yang dijual.


Ketika menatap semua pil-pil itu, Xia Yue'er yang sedari awal cemberut pun langsung berbicara dengan nada buru-buru, “Lin Yan! Ambil pil yang ada di sana!”


Tatapan Lin Yan tertuju pada pil yang di tunjuk oleh Xia Yue'er. Ia menaikkan sedikit alisnya ketika menatap dengan Mata Raja pil apa sebenarnya yang di inginkan oleh Roh Peri mungil tersebut.


“Pil apa itu?” Tanya Lin Yan melalui telepati karena ia tidak pernah membaca tentang pil tersebut sama sekali.


“Kau tidak tau?” Xia Yue'er terkejut karena baru kali ini Lin Yan tidak mengetahui tentang pil yang menurutnya hanya dalam kategori langka biasa.


“Tidak.” Lin Yan menggelengkan kepalanya dan perlahan mendekat ke arah pil tersebut.


Karena Lin Yan tampak menatapnya dengan seksama, petugas yang menjaga bagian tersebut pun datang ke arah Lin Yan.


“Apakah anda tertarik dengan pil ini tuan?” Tanya seorang pria penjaga yang memakai kostum pelayan khusus Kamar Dagang.


“Berapa harga pil ini?” Tanya Lin Yan menunjuk ke arah pil yang ingin diambil Xia Yue'er.


“Oh? Mata anda sangatlah bagus dalam menilai pil tuan. Pil yang anda inginkan dijual seharga 500 batu spiritual kelas atas, itu adalah pil yang sering digunakan oleh para Roh untuk meningkatkan kekuatan spiritual mereka. Pil ini bernama, Pil Sembilan Surya Roh!” Pelayan tersebut menjelaskan dengan sabar.


Alis Lin Yan naik sedikit dan sekarang mengerti mengapa Xia Yue'er sangat menginginkan pil tersebut karena itu dapat meningkatkan kekuatan spiritualnya.