
Benua Saint
Saat ini banyak kekuatan besar yang sedang dalam suasana kegembiraan. Tentu itu dikarenakan kejatuhan dua Master Bela Diri di daerah kekuasaan mereka sendiri.
Tentu semua kekuatan besar akan mencoba untuk merebut posisi itu. Tetapi mereka sadar bahwa hanya akan ada satu posisi yang kosong karena tentu posisi satunya pasti akan di klaim oleh seseorang yang memiliki kekuatan spesial, yaitu ahli Wang Bencana, Canglan.
Organisasi tertentu yang merupakan gabungan dari semua kekuatan yang ada dan menentukan siapa yang akan memasuki daftar Master Bela Diri tentu akan memasukkan Canglan ke daftar.
Karena, diantara 200 Master Bela Diri nantinya, hanya Canglan yang menggunakan sebuah Wayang untuk bertarung. Dan legenda tentangnya pun beredar luas karena tentu ada beberapa kultivator yang menonton pertarungan maha dahsyat tersebut.
Pusat Benua Saint
Di pusat Benua Saint, terdapat kota raksasa yang hampir sama luasnya dengan Kekaisaran Han, kota itu adalah tempat perkumpulan semua kultivator dari berbagai penjuru karena itu merupakan kota yang diciptakan oleh gabungan semua kekuatan besar.
Organisasi yang mengendalikan kota tersebut bernama Saint Langit yang terletak di Tanah Saint, Kota Saint.
Para pemimpin Organisasi Saint Langit berasal dari semua kekuatan besar yang ada. Tidak ada pemimpin utama, ada Tujuh Tetua Saint Langit dan ada Dua Puluh Tetua Saint Bumi. Merekalah yang menentukan siapa yang akan memasuki daftar 200 Master Bela Diri.
Tentu jika seorang kultivator menjadi salah satu dari 200 Master Bela Diri, setiap bulan mereka akan menerima sumber daya tertentu. Tujuan utama Organisasi Saint Langit adalah untuk menyeimbangkan kekuatan di Benua Saint agar tidak terjadinya perang dan tujuan utamanya tentu saja untuk melawan ancaman yang berpotensi menjadi bencana di Benua Saint.
Dan 200 Master Bela Diri jika mereka menerima peringkat itu, mereka akan ikut berperang jika ada tuntutan tertentu seperti melawan para Iblis yang baru-baru ini muncul di Benua Saint karena rusaknya Segel yang dijaga oleh Klan Lin.
Di bangunan utama Kota Saint, suasana di tempat itu saat ini sedang sibuk karena menentukan siapa yang akan masuk ke daftar 200 Master Bela Diri setelah kematian Chi Yang dan Chu Di.
Saat ini pertemuan antara Tujuh Tetua Saint Langit dan Dua Puluh Tetua Saint Bumi sedang diadakan. Pertemuan mereka saat ini adalah membahas tentang Canglan.
“Dia adalah mantan anggota Sekte Wayang. Mereka saat ini dianggap sebagai Sekte sesat karena menggunakan manusia sebagai bahan pembuatan Wayang. Meskipun mereka belum mencapai standar ancaman untuk Organisasi Saint Langit bergerak, apakah layak Canglan memasuki daftar 200 Master Bela Diri?” Salah satu Tetua Saint Langit pun membuka suara dan menatap semua yang ada di dalam ruangan pertemuan.
“Dia hanyalah mantan anggota Sekte Wayang. Lagi pula, dia memiliki alasan untuk menyerang dua Master Bela Diri. Kalian pasti tau bahwa untuk memasuki daftar, setiap kultivator berhak menantang Master Bela Diri. Tetapi mereka harus memiliki kekuatan uniknya sendiri, dan Canglan memenuhi syarat.” Tetua Saint Langit lainnya berbicara.
“Ya, aku setuju, Canglan memenuhi syarat memasuki daftar 200 Master Bela Diri.” Salah satu Tetua Saint Bumi berbicara lagi.
“Jika begitu, mari kita ambil suara apakah dia masuk daftar atau tidak.”
Setelah kata-kata itu terucap, pemungutan suara pun dilakukan. Dan hasil akhirnya, lebih banyak Tetua Saint Langit dan Bumi mendukung Canglan memasuki daftar 200 Master Bela Diri.
Dan setelah itu, karena kekuatan Canglan mampu membasmi dua Master Bela Diri sekaligus walaupun itu adalah peringkat ke 198 dan 199, nomor yang diberikan kepadanya tentu tidak akan setingkat itu juga.
Diskusi terjadi selama hampir satu jam dan akhirnya keputusan fina pun diambil.
“Baik! Karena kita semua sudah sepakat, Canglan akan menjadi Master Bela Diri peringkat 150! Salah satu dari Tetua Saint Bumi akan pergi mengundang Canglan! Pertemuan selesai!” ucap salah satu Tetua Saint Langit.
“Tunggu, sebelum itu aku ingin membahas sesuatu, ini tentang Guan Yu yang kembali muncul!” ucap salah satu Tetua Saint Bumi.
Semua yang ada di sana terdiam seketika saat mendengar nama Guan Yu, sang Kaisar Tombak.
“Kita akan membahas di pertemuan selanjutnya, dia pasti akan naik peringkat karena kekuatannya juga meningkat pesat.” ucap salah satu Tetua Saint Bumi.
Dan saat ini, Kota Saint gempar karena berita tentang undangan Organisasi Saint Langit untuk mengundang Canglan yang hanya memiliki tingkat kultivasi Alam Kaisar tahap kesembilan menjadi peringkat ke 150 Master Bela Diri. Hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya, tetapi, ketika mendengar tentang Canglan dan kekuatannya, mereka merasa bahwa itu adalah hal yang wajar.
**
Pulau Es Utara
Saat ini Canglan sedang berada di Formasi yang menyelimuti Pulau Es Utara. Ia pun mengendalikan Wayang miliknya dan aura Kegelapan menyelimuti Formasi tersebut.
“Hm? Formasi ini sungguh berbahaya!” Batin Canglan saat ia langsung menghilang dalam sekejap tetapi tidak membawa Wayangnya karena yakin bahwa tidak ada yang mampu menghancurkan Wayangnya di Benua Saint.
Duar!
Ledakan besar pun terjadi di tengah laut karena Canglan mencoba mendobrak Formasi ganda yang melindungi Pulau Es Utara.
Ketika Ledakan mereda, terlihat Wayang Serigala Iblis Kegelapan yang masih tetap utuh. Hanya pakaiannya yang sedikit robek dan armor yang tampak sedikit meleleh.
Canglan tentu bangga dengan mahakaryanya itu karena bahkan Formasi sekaliber milik Pulau Es Utara yang dikabarkan mampu membunuh banyak kultivator puncak sama sekali tidak mampu melukai Wayang miliknya. Saat ini ia sadar bahwa Wayang miliknya tidak memiliki batas potensi kekuatan sama sekali, semakin kuat dirinya, semakin kuat kekuatan yang bisa dikeluarkan oleh Wayang Serigala Iblis Kegelapan.
Dan keunggulan mutlaknya adalah, tidak ada yang mampu menghancurkan Wayang Serigala Iblis Kegelapan.
“Siapa kau yang mencoba mengusik Pulau Es Utara?”
Suara seseorang terdengar dalam sekejap di udara yang membuat Canglan berkeringat dingin. Ia langsung menarik Wayang Serigala Iblis Kegelapan. Ia tentu tau bahwa level kekuatan yang terpancar di udara jauh melebihi dirinya sendiri.
Formasi perlahan terbuka dan satu sosok wanita cantik pun muncul dan menatap Canglan yang sedang berdiri di pundak Wayang Serigala Iblis Kegelapan.
Menatap sosok wanita itu, wajah Canglan sedikit pucat. Tetapi ia tentu tidak akan pergi begitu saja karena tujuannya datang ke Pulau Es Utara adalah mencari Tuan Muda-nya, dermawan paling penting dalam hidupnya yang memberinya kesempatan sekali lagi untuk memenuhi tujuannya.
“Peringkat Kesebelas Master Bela Diri dan juga Nyonya Kedua Sekte Istana Salju, Mu Xuan Xian!” ucap Canglan saat menatap sosok wanita cantik tersebut dengan wajah gelap.
“Ada keperluan apa kau datang ke Pulau Es Utara? Apakah kau ingin menantang kami?” Tanya Mu Xuan Xian saat udara perlahan membeku.
Canglan merasa bahwa dirinya berada di tepi jurang kematian saat kekuatan mengerikan Mu Xuan Xian meledak. Ia pun langsung menggunakan perisai dari Wayang Serigala Iblis Kegelapan miliknya.
“Hm?” Keterkejutan muncul di wajah Mu Xuan Xian karena tidak menyangka bahwa kultivator tingkat Alam Kaisar tahap kesembilan mampu berlindung dari kekuatannya. Ia saat ini menatap ke arah Wayang Canglan dengan serius karena adanya getaran tertentu yang sangat mengancam darinya.
“Nyonya Kedua Sekte Istana Salju, aku datang kemari untuk mencari keberadaan Tuan Mudaku!” ucap Canglan. Ia bukanlah seseorang yang mau mundur begitu saja jika sudah memutuskan sesuatu walaupun itu akan berbahaya bagi dirinya.
Karena tampaknya Canglan hanya ingin mencari seseorang, Mu Xuan Xian memberi kesempatan.
“Sebutkan namanya.”
“Tuan Muda Lin Yan!” jawab Canglan tanpa ragu sedikitpun. Jika ia melihat sesuatu yang mengancam atau mungkin Lin Yan terluka di dalam sana, ia akan mencoba menghancurkan segala sesuatu.
Mu Xuan Xian terdiam dalam sekejap karena tidak menyangka bahwa akan ada seseorang sehebat Canglan yang akan menganggap Lin Yan sebagai Tuan Muda. Saat ini, ia bertanya-tanya, pesona apa sebenarnya yang membuat sangat banyak orang yang menghargai Lin Yan, termasuk untuk saudarinya dan kedua murid mereka.