Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 233 - Asal Usul



Saat ini, Lin Yan sedang melayang tidak jauh dari tiga hadapan Iblis. Ia baru saja membunuh Gu Rong dengan bantuan mereka bertiga. Jika tidak, ia yakin bahwa tidak mungkin menang melawan Gu Rong. Tetapi, jika ia melakukan Fusi dengan Xia Yue'er, ceritanya pasti akan berbeda juga.


“Keuntungan? Tentu saja aku akan memberikan kalian keuntungan. Apa menurutmu kalian bisa menguasai Daratan Utara hanya dengan jumlah kalian?” Lin Yan membalas kata-kata Iblis.


“Ha-ha-ha! Kau terlalu menganggap remeh kami, bocah cilik! Apa kau tau sekuat apa kami sebelum di segel di dalam Bahtera Kuno? Jika saja energi Bahtera itu tidak habis, mungkin kami akan disegel lebih lama!” Balas salah satu Iblis sambil mencemooh Lin Yan.


“Bahtera Kuno?” Batin Lin Yan sambil melirik ke tempat yang sangat jauh yaitu tempat kapal raksasa tersebut berada.


“Sekuat apa? Aku tidak peduli sekuat apa kalian dahulu! Yang aku tau, hanya ada dua diantara kalian yang harus di waspadai! Apakah setelah kalian bebas kekuatan kalian akan kembali seperti semula? Sungguh lelucon yang mustahil! Kalian membutuhkan waktu untuk mengembalikan kekuatan! Apakah aku salah? Dan kali ini, aku menawarkan sesuatu dan tempat di mana sumber daya melimpah berada, tetapi kau harus menghancurkan pemiliknya.” Lin Yan pun berbicara dengan sedikit ejekan di nadanya.


Kerutan muncul di ketiga dahi Iblis tersebut. Mereka menatap Lin Yan dengan seksama. Tentu mereka paham bahwa Lin Yan bukanlah manusia sehingga wajar dia ingin bekerja sama dengan para Iblis. Tetapi, tampaknya pemuda yang baru tumbuh itu tidak sebodoh kelihatannya. Rasa percaya diri dalam kata-katanya juga membuat ketiga Iblis berpikir kembali.


Di kejauhan, satu sosok yang sedang bertarung dengan dua Iblis kuat pun memasang wajah jelek. Dan ketika ia berniat kabur, ia menatap Lin Yan dan tiga Iblis yang tampak sedang membahas sesuatu.


“Sial! Makhluk aneh itu sangat kuat! Dan dia.. apa yang dipikirkan oleh kultivator itu? Kenapa dia tampak membahas sesuatu dengan makhluk yang mungkin berencana untuk memusnahkan manusia?” Batin sosok yang sedang bergerak pergi dari pengejaran dua Iblis yang setara dengannya.


Ketika memperhatikan Lin Yan dengan seksama, sosok yang merupakan Tetua Agung Sekte Naga Langit pun memasang wajah jelek. “Dia menggunakan Formasi yang sangat kuat! Jika dia seseorang yang mengetahui banyak rahasia, sudah pasti manusia akan jatuh dalam kehancuran!” Batinnya dan langsung mendekat sekaligus menghindar dari pengejaran dua Iblis.


Tiga Iblis dan Lin Yan yang sedang berbicara sebelumnya pun melirik ke arah tempat lain dan menemukan Tetua Agung Sekte Naga Langit yang sedang mendekat.


“Apa yang kau lakukan? Apa kau mencoba untuk bekerja sama dengan makhluk yang memiliki aura menjijikkan ini?” Teriak Tetua Agung Sekte Naga Langit ketika sudah mendekat.


“Oh? Tetua Agung Sekte Naga Langit? Lama tidak bertemu, tampaknya kau sehat-sehat saja! Aku ingin bertanya, apa tujuanmu bersama dengan Gu Rong sebelumnya? Pasti kau merencanakan sesuatu! Aku ingat, selama setahun yang lalu kau menghilang karena suatu hal dan pasti kau sedang mencari Gu Rong yang tidak ikut ke tempat kompetisi antar Sekte! Apa yang kau rencanakan, Tetua Agung Sekte Naga Langit?” Tanya Lin Yan saat melihat ke arah pria paruh baya tersebut.


Tetua Agung Sekte Naga Langit tertegun karena seseorang membuat spekulasi hanya dari ketika ia tidak hadir di kompetisi antar Sekte. Ketika sedang bergerak, ia merasa pernah mendengar tentang bentuk Lin Yan yang tampak seperti manusia campuran dengan binatang roh. Tetapi, karena ia tidak hadir di waktu itu, ia tidak tau siapa Lin Yan sebenarnya yang menggunakan Formasi walaupun ia mendeteksi Formasi yang ada di tubuh Lin Yan tetapi tidak bisa membongkarnya.


“Tampaknya kau harus mati! Manusia sepetimu tidak bisa dibiarkan hidup dan berkeliaran!” Teriak Tetua Agung Sekte Naga Langit. Ia pun mengeluarkan pedang berwana biru dan melesat ke arah Lin Yan karena ia berencana untuk menghabisinya di tempat.


“Jadi, bagaimana? Banyak rahasia di Daratan Utara ini yang hanya diketahui oleh beberapa kultivator, contohnya adalah, empat Klan Kuno dan Kaisar Manusia!” Lin Yan langsung berbicara kembali dan menatap ke arah tiga Iblis.


Menatap itu, Lin Yan menaikkan sudut bibirnya karena tampaknya ada banyak rahasia lainnya yang akan segera ia ketahui tentang empat Klan Kuno dan Kaisar Manusia.


Dari perkataan Roh Dewi Kematian sebelumnya, ia adalah keturunan Kaisar Manusia. Tetapi, jika benar bahwa Iblis memiliki masalah dengan Kaisar Manusia, kenapa mereka tidak menganggapnya sebagai keturunan Kaisar Manusia juga? Pasti para Iblis mengetahui bagaimana bentuk sang Kaisar Manusia. Dan ini membenarkan spekulasi Lin Yan bahwa, Kaisar Manusia tidak hanya ada satu saja.


Ketika melihat tiga Iblis yang lumayan kuat menghalanginya, Tetua Agung Sekte Naga Langit memasang wajah semakin muram. Ia pun langsung mengangkat pedangnya lalu menebas sekuat tenaga yang ia bisa.


Tiga Iblis juga tidak membuang waktu dan menyerang balik juga. Mereka tau bahwa Tetua Agung Sekte Naga Langit sangat kuat. Tetapi, ketiga Iblis merasakan bahwa ada dua rekan mereka yang tidak lama lagi akan tiba. Ketiganya hanya perlu menahan Tetua Agung Sekte Naga Langit sejenak sampai dua Iblis tingkat tinggi tiba.


Sementara itu, Lin Yan pun menggenggam erat tombak di tangannya. Ia tentu akan mengambil kesempatan untuk membunuh Tetua Agung Sekte Naga Langit.


Tetua Agung Sekte Naga Langit yang saat ini sedang bentrok dengan tiga Iblis memasang wajah muram karena dua Iblis yang mengejarnya semula telah sangat dekat dengannya.


Tatapan Lin Yan tertuju pada dua Iblis yang mendekat. Wajahnya sangat serius saat ini karena tau kedua Iblis tersebut kuat, hanya sedikit lebih lemah dari pada Tetua Agung Sekte Naga Langit. Dengan gabungan lima Iblis, tidak mungkin Tetua Agung bisa bertahan lama kecuali dia memiliki kartu truf spesial untuk bisa membereskan semua dari mereka.


Ketika dua Iblis telah tiba, keduanya tidak membuang waktu dan menyerang ke arah Tetua Agung Sekte Naga Langit.


Sraing! Sraing!


Ketika pertempuran terjadi, Tetua Agung Sekte Naga Langit menerima luka semakin banyak. Ia tidak mungkin bertahan melawan melawan lima Iblis sekaligus sementara dua diantaranya sekuat dirinya.


“Sialan!” Setelah menerima luka semakin banyak, Tetua Agung Sekte Naga Langit pun meraung keras. Aura berwarna biru keputihan pun langsung menyelimuti area dalam ruang lingkup yang sangat luas.


Mata Lin Yan melebar karena merasakan kemiripan aura tersebut. “Oh? Aku tidak menyangka bahwa kau ternyata berasal dari sana!”


Di area radius beberapa km, suhu turun sangat drastis. Di sekeliling Tetua Agung Sekte Naga Langit, terlihat naga putih kebiruan yang terbuat dari qi sedang mengelilinginya.


Lin Yan yang menatap itupun mengerti mengapa Tetua Agung Sekte Naga Langit tampak sangat dekat dengan Gu Rong, sebab, Tetua Agung Sekte Naga Langit merupakan anggota Klan Gu.