Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 180 - Spiritualis Dunia



Kota Dagang


Lin Yan dan Gu Yin memasuki bangunan terbesar di kota Dagang. Di tempat itu, terlihat sangat banyak orang-orang yang berlalu lalang dan mencari benda-benda yang mereka perlukan.


Karena sudah mengetahui letak penjualan barang-barang di tempat itu, Lin Yan menuntun Gu Yin ke lantai selanjutnya tempat herbal-herbal dijual.


Di lantai berikutnya, Lin Yan bersama dengan Gu Yin mencari herbal yang dikatakan oleh Xu Ling sebelumnya.


“Memang benar bahwa di tempat itu sangat banyak benda yang bagus dijual. Aku tidak menyangka bahwa kota Dagang akan menjual benda-benda selengkap ini.” Puji Gu Yin.


“Ya. Tetapi kita hanya singgah di sini untuk mencari herbal itu. Kita tidak bisa berlama-lama karena kota ini merupakan wilayah kekuasan klan Long. Sangat banyak anggota keluarga Kerajaan yang ada di kota ini.” Lanjut Lin Yan.


Ketika mendengar klan Long, niat membunuh Gu Yin tumbuh sedikit lalu lenyap sepenuhnya. Ia tentu tidak akan pernah melupakan apa yang terjadi terhadap Lin Yan, dan klan Long merupakan salah satu dari kekuatan besar yang mencoba membunuh Lin Yan sebelumnya.


“Apa yang sedang anda cari?” Seseorang pun menghampiri Lin Yan dan Gu Yin karena terus-menerus berjalan dan melihat-lihat benda yang ditawarkan di kotak kaca.


“Kami sedang mencari herbal yang bernama Rumput Peri.” Balas Lin Yan.


Pelayan yang mendengar permintaan Lin Yan pun terkejut karena ia tentu tau tentang Rumput Peri yang baru baru ini tiba di kota Dagang. Banyak dari kultivator kuat yang mencoba membelinya dengan harga yang fantastis.


“Maaf pelanggan, Rumput Peri telah dibeli oleh seseorang dari Sekte Gerbang Surgawi.” Pelayan tersebut langsung memberitahu siapa yang membelinya walaupun tidak menyebut namanya.


Lin Yan dan Gu Yin terdiam seketika karena mereka tampaknya terlambat. Keduanya paham bahwa tidak mungkin bertanya identitas pembeli tersebut karena pasti mereka tidak akan mengatakannya.


“Baiklah jika begitu.” Lin Yan mengangguk kecil dan langsung berbalik pergi bersama dengan Gu Yin karena tidak ada lagi gunanya tinggal di tempat itu.


“Sepertinya sulit untuk mencari tau siapa yang membelinya.” Gu Yin menghela nafas panjang.


“Ya. Kita tidak perlu memikirkan tentang hal itu lagi. Ayo kita keluar dari kota ini dan menuju tempat selanjutnya,” ucap Lin Yan.


“Um.” Gu Yin mengangguk kecil.


Keduanya pun keluar dari bangunan terbesar di kota itu dan langsung menuju ke arah gerbang kota.


Tidak jauh dari Lin Yan dan Gu Yin, seseorang telah mengawasi mereka ketika keluar dari bangunan tersebut dan langsung pergi untuk memberitahu di mana Lin Yan dan Gu Yin. Dia tidak lain adalah seseorang suruhan Gui Fang.


Gui Fang telah mengerahkan banyak bawahannya untuk mencari keberadaan Lin Yan dan Gu Yin.


Ketika Lin Yan dan Gu Yin mendekati gerbang kota, Lin Yan merasakan bahwa ada empat individu yang mengikutinya. Ia pun menaikkan sudut bibirnya karena sudah tau siapa itu.


“Tampaknya seseorang sangat ingin cepat mati,” ucap Gu Yin acuh tak acuh karena ia juga merasakan ada yang mengikuti mereka.


“Abaikan untuk saat ini. Kita akan membereskan mereka diluar kota.” Lin Yan tidak terlalu peduli dan terus berjalan ke arah gerbang kota.


Ketika keluar dari kota, empat individu tersebut terus mengikuti Lin Yan dan Gu Yin.


Keempatnya tidak lain adalah Gui Fang, Gui Zhang, Gui Lang dan Gui Shan.


Dari kejauhan, Gui Fang yang melihat penampilan Gu Yin pun sedikit menelan ludahnya sendiri. Ia merasakan ketertarikan yang sangat kuat darinya. Ia pun bertekad untuk melihat seperti apa rupa Gu Yin yang sebenarnya.


Sesampainya di pinggiran hutan, Lin Yan dan Gu Yin berhenti lalu berbalik untuk menunggu kedatangan tamu yang tidak diundang.


“Tampaknya kau memang mengetahui jika kami mengikutimu dari kota Dagang sebelumnya.” Gui Fang yang tiba tidak jauh dari Lin Yan dan Gu Yin pun langsung berbicara.


“Apa yang dibutuhkan murid-murid Sekte Gerbang Surgawi dari kami?” Tanya Lin Yan saat mengukur Gui Fang.


“Yang kami inginkan? Tentu saja membereskan seseorang sepertimu yang menganggap Sekte Gerbang Surgawi sepele.” Balas Gui Zhang.


“Juga, wanita ini membuatku tertarik. Bagaimana jika begini? Aku akan mengampunimu jika kau menyerahkan wanita ini kepadaku.” Gui Fang menjilat bibirnya saat melihat Gu Yin dari atas ke bawah. Ia semakin yakin bahwa Gu Yin memang wanita yang sangat cantik dan ia tidak sabar untuk bermain dengannya.


Lin Yan yang sudah mengukur Gui Fang tetap diam. Ia pun melihat ke arah Gu Yin dan berkata, “Apakah aku perlu turun tangan, atau kau ingin mencobanya?”


“Dia hanya kultivator tingkat Alam Bumi tahap kedelapan. Bukan sesuatu yang luar biasa, aku sendiri sudah lebih dari cukup menanganinya,” ucap Gu Yin dan mengeluarkan Pedang Kembar Chi.


“Hanya?” Kerutan muncul di dahi Gui Fang karena merasa wanita itu sangat meremehkannya.


“Berhati-hatilah,” ucap Lin Yan dan melompat ke arah atas pohon.


“Dasar pria tidak berguna, menggunakan wanita sebagai perisai!” Dengus Gui Zhang mencemooh Lin Yan.


“Pria tidak berguna? Dimataku, nyawa kalian berempat tidak seberharga sehelai rambutnya!”


Saat kata-kata itu jatuh, permukaan tanah pun mulai membeku. Suhu di tempat itu turun sangat drastis saat ini.


Mata Gui Fang menyipit karena tau bahwa wanita dihadapannya tidak sederhana sama sekali.


Sementara Gui Zhang, Gui Shan dan Gui Lang gemetaran saat aura Gu Yin menyebar ke segala arah dan membekukan semuanya.


“Gerbang Roh..” Gui Fang pun tidak membuang waktu dan langsung memanggil partnernya untuk bertarung.


Sementara itu, ketiga pria Gui lainnya langsung menjaga jarak karena tau bahwa mereka tidak akan mampu mengikuti pertarungan keduanya.


“Oh?” Lin Yan yang menatap Gerbang Roh pun tersenyum kecil. Ia telah mendengar sesuatu dari Lei Wang tentang makhluk Roh yang sering melakukan kontrak dengan para kultivator dan kultivator tersebut akan mendapatkan gelar Spiritualis Dunia.


Spiritualis Dunia dibagi menjadi beberapa kategori juga sama halnya seperti tingkat kultivasi. Dan para Roh yang melakukan kontrak dengan manusia juga berkultivasi meningkatkan kekuatan mereka. Biasanya, manusia dan Roh Kontrak mereka akan memiliki tingkat kultivasi yang berdekatan.


Itulah sebabnya para Spiritualis Dunia dianggap spesial.


Pintu perlahan terbuka dan pria pendek keluar dari dalam pintu.


Lin Yan yang menatap itu mengerti bahwa klan Gui memang telah melakukan kontrak terhadap Dunia Roh yang diisi oleh para kurcaci.


“Oh? Tampaknya kau menemukan mainan baru. Wanita ini memang sangat memikat.” Kurcaci yang baru saja keluar pun menatap Gu Yin dan meneteskan sedikit air liurnya.


Karena hal itu, siapapun tau bahwa roh yang dipanggil memiliki sifat yang sedikit mirip dengan kontraktornya.