
Klan Gu
“Dia akhirnya tiba! Memang sesuai informasi bahwa dia hanya memiliki kultivasi tingkat Alam Bumi tahap ketujuh!”
“Apakah otaknya memang masih beres? Tidak mungkin melawan Gu Lang dengan kekuatan seperti itu!”
“Dia pasti kalah! Ini adalah hasil dari kesombongannya sendiri!”
“Paling tidak, pemuda itu pasti akan kehilangan lengan oleh Gu Lang!”
Diskusi para anggota klan Gu pun terdengar. Semuanya kini kekurangan minat untuk menonton pertarungan yang akan terjadi karena sudah memprediksi hasilnya.
Para Tetua klan Gu yang melihat Lin Yan pun, menaikkan alis mereka karena tidak menyangka bahwa informasi tentang Lin Yan yang memiliki tingkat kekuatan seperti itu ternyata benar.
Tetua Gu Rong yang menatap itu pun menaikkan sudut bibirnya. Ia tersenyum sinis karena sudah membuat prediksi bahwa putranya akan membuat Lin Yan sangat menderita.
“Kalahkan dia Lin Yan, aku tau bahwa ayah dan paman melarangmu membunuh Gu Lang. Walaupun begitu, buat dia tidak bisa berbuat apa-apa dan menyesal seumur hidupnya. Aku sudah menduga bahwa asal mula masalah ini pasti karena dia!” Gu Yin berbicara dengan wajah kesal saat melihat ke arah Gu Lang. Ia tentu tidak akan pernah melupakan Gu Lang yang sering menindasnya sewaktu kecil dan kini ia di suruh menikah dengannya? Sesuatu seperti itu tidak mungkin ia terima sampe kapanpun.
“Baiklah.” Lin Yan mengangguk kecil dan berjalan terus ke arah tengah area pelatihan klan Gu dengan santai.
“Apakah Lin Yan bisa mengalahkan Gu Lang?” Tanya Gu Yuena yang telah selesai menerobos kultivasinya dan langsung datang menonton pertarungan Lin Yan.
Di sebelah Gu Yuena, ada Huan Caiyi yang menatap Lin Yan dengan tatapan hangat. “Tentu saja Yan'er akan menang. Gu Lang itu bukanlah apa-apa walaupun dia dianggap jenius. Dari segi umur saja, dia sangat kalah bila dibandingkan dengan Yan'er.” Balasnya percaya diri.
Patriak, Terus Agung, Gu Shen, Gu Lan dan Gu Mien hanya tetap diam sambil menatap ke arah area pelatihan. Walaupun Lin Yan jauh dalam hal Kultivasi dibandingkan dengan Gu Lang, ingatan tentang Lin Yan setahun yang lalu masih segar di benak mereka.
“Di mana kita?” Xia Yue'er yang terbangun di dalam pakaian Lin Yan pun menjulurkan kepalanya keluar dari pakaian Lin Yan dan menatap sekelilingnya dengan heran.
“Aku akan bertarung hari ini. Apa kau ingin ikut bersenang-senang melawan orang itu?” Balas Lin Yan dengan bisikan ketika masih berjalan ke arah tengah area pelatihan.
“Siapa?” Xia Yue'er sedikit bersemangat saat ini. Walaupun ia tidak bisa bertarung, ingatan tentang pengalaman bertarung Lin Yan sudah lengket di otaknya. Ia ingin mencoba apakah bisa melakukan pertarungan seperti yang sering dilakukan oleh Lin Yan.
Xia Yue'er menatap ke sana ke mari dengan antusias lalu tatapannya tertuju pada Gu Lang. “Dia lawan kita? Serahkan saja kepadaku, aku akan membereskannya.” ucapnya percaya diri. Ia pun langsung masuk ke dalam Ruang Jiwa untuk mempersiapkan diri.
Lin Yan terdiam karena masih sedikit ragu dengan Xia Yue'er. Ia tidak tau bahwa Xia Yue'er menggunakan pengalaman bertarungnya agar bisa berkembang.
Setelah pertarungan melawan Roh Dewi Kematian, Xia Yue'er yang cerdas sebenarnya telah berpikir ke arah hal tersebut. Ia saat ini harus berada di dunia manusia minimal 20 tahun yang membuatnya sedikit waspada sebab, ayah dan ibunya selalu memperingatinya agar tidak ceroboh dihadapan manusia.
Meskipun Xia Yue'er sangat suka bermain, ia tetap saja memiliki kecerdasan untuk mempertimbangkan sesuatu, apalagi setelah melihat pengalaman hidup Lin Yan, ia semakin mengerti bahwa dunia kultivator sangat kejam. Mau tidak mau, ia harus siap menghadapi semua rintangan yang akan tiba dihadapannya.
Lin Yan pun tiba di hadapan Gu Lang yang selalu menatapnya dengan intens.
“Dasar bocah tidak tau diri! Apa kau ingin melawanku dengan kekuatan seperti itu?” Tanya Gu Lang mencemooh Lin Yan yang menurutnya terlalu besar kepala.
Lin Yan sama sekali tidak membalas. Ia hanya melirik ke arah langit karena ada seseorang Tetua dari klan Gu yang akan menyatakan mulainya pertarungan.
“Baiklah, semuanya! Kali ini kita kedatangan tamu dari luar, pemuda bernama Lin Yan ingin menantang anggota klan Gu, Gu Lang. Kalian pasti tau apa penyebabnya dan aku pun tidak perlu menjelaskan lagi. Apakah kalian berdua siap?” Tanya Tetua tersebut.
“Ya.”
“Jika seperti itu, tidak perlu membuang waktu! Pertarungan dimulai!” Teriak Tetua tersebut.
Gu Lang mengeluarkan pedangnya dan langsung dilapisi oleh qi yang tampak bisa membekukan daerah sekitarnya. Aura dingin merembes ke segala arah karena ia mencoba untuk mengintimidasi Lin Yan.
“Itu..” Semua dari anggota klan Gu terkejut saat melihat pintu emas yang muncul tiba-tiba dan mereka tau bahwa Lin Yan adalah seorang Spiritualis Dunia.
Bahkan Gu Lang sedikit waspada, namun, ketika melihat sosok yang keluar, ia terdiam dan memasang wajah jelek.
Semua anggota klan Gu pun terdiam melihat sosok mungil yang muncul.
“Lin Yan! Aku belum bersiap-siap! Kenapa kau memanggilku?” Tanya Xia Yue'er tidak puas.
Lin Yan melirik ke arah Xia Yue'er dengan tatapan lelah karena tidak mengerti apa yang harus dipersiapkan.
“Kau ingin membawa bantuan menggunakan Roh kecil ini? Kau terlalu meremehkan aku, bocah!” Teriak Gu Lang dan langsung menerjang ke arah Lin Yan.
Melihat pria yang bernama Gu Lang mendekat, Xia Yue'er semakin tidak puas.
“Formasi Pedang Cahaya..”
Dung!
Lingkaran Formasi muncul di langit dan dalam sekejap, pedang berukuran puluhan meter pun melesat ke arah bawah dengan kecepatan tinggi.
“Apa?” Semua anggota klan Gu selain keluarga Gu Yin pun terkejut karena kecepatan Xia Yue'er menggunakan Formasi serta kekuatan dari serangan Formasi tersebut sangatlah kuat.
Bahkan Gu Lang pun langsung berhenti bergerak saat melihat pedang besar yang terbuat dari qi Cahaya sudah sangat dekat padanya.
“Dinding Es!”
Gu Lang pun langsung mengangkat tangan kirinya. Dalam sekejap, qi yang ia kerahkan membentuk dinding es yang sangat tebal untuk menahan Formasi serangan Xia Yue'er.
Bom!
Ledakan besar terjadi saat pedang cahaya menabrak tembok es.
Gu Lang mendengus saat melihat serangan Xia Yue'er ternyata tidak sekuat aura yang terpancar. Ketika ia ingin mempersiapkan teknik, ia merasakan sakit tiada tara tiba-tiba.
Buak!
Lin Yan tentu saja tidak diam dan muncul di depan Gu Lang sambil mengayunkan kaki kanannya ke arah perut Gu Lang sekuat tenaga setelah melapisi kakinya dengan qi.
Zhung!
Gu Lang langsung terpental karena berat serangan Lin Yan sama kuatnya seperti para kultivator tingkat Alam Langit. Tentu hal seperti akan terjadi karena tubuh Lin Yan memanglah sangat kuat, juga ditambah oleh Kitab Seni Surgawi : Tubuh Dewa Naga membuat tubuhnya jauh lebih kuat lagi.
Bom!
Gu Lang mendarat di tempat yang jauh dan membuat kawah besar saat tubuhnya membentur permukaan tanah yang dilapisi oleh salju.
Para anggota klan Gu terdiam karena apa yang mereka prediksi ternyata sangat meleset kali ini.
Bahkan para Tetua pun terdiam karena tau bahwa kekuatan tendangan Lin Yan sebelumnya memiliki daya serang layaknya seorang kultivator tingkat Alam Langit.