
Klan Gu
Di dalam ruangan yang tidak terlalu mewah, saat ini terlihat Patriak, Tetua Agung klan Gu bersama dengan Lin Yan dan Gu Yin sedang berbicara banyak hal.
“Aku ingin bertanya beberapa hal kepadamu. Ini tentang sesuatu yang terjadi setahun yang lalu.” Patriak klan Gu berbicara. Ia tidak menyinggung persoalan tentang Lin Yan yang berubah bentuk karena mungkin itu adalah rahasia terbesar Lin Yan.
Tetua Agung klan Gu juga penasaran bagaimana bisa Lin Yan seperti itu. Bahkan jika ia tidak melihatnya, mendengarnya saja membuatnya selalu bertanya-tanya.
“Apakah Lin Yan harus menjelaskan semua itu paman?” Gu Yin sedikit tidak puas saat menatap ke arah Patriak klan Gu.
“Kami tidak memaksanya, Yin'er. Aku tau bahwa ada beberapa hal seperti itu diluar sana karena memang ada catatan tentang mereka yang telah menghilang. Keberadaan seperti itu dahulu sangat banyak tetapi menghilang seiring berjalannya waktu.” Patriak klan Gu berbicara perlahan dan mencoba menenangkan keponakannya itu. Ia tentu tau bahwa Gu Yin akan terus-menerus membela Lin Yan karena setahun yang lalu, keponakannya itu bahkan mau memberikan nyawanya.
“Tidak apa-apa Yin'er.. aku akan menjelaskan beberapa hal. Sebelum itu, lebih baik kita menunggu mereka,” ucap Lin Yan.
Patriak dan Tetua klan Gu hanya mengangguk kecil. Keduanya mengerti bahwa Lin Yan ingin mengatakan semuanya jika semua orang telah berkumpul.
Tidak sampai sepuluh menit kemudian, suara beberapa langkah kaki yang terdengar buru-buru mendekat ke ruangan tersebut.
Beberapa wanita bersama dengan satu pria pun masuk ke dalam ruangan dengan tergesa-gesa.
“Yan'er..”
Lin Yan mendengar suara yang telah lama tidak ia dengar. Dan ia tentu tau bahwa itu adalah suara dari kakaknya, Huan Caiyi. Ia perlahan berdiri dan menoleh ke belakang.
“Lama tidak bertemu..” ucap Lin Yan sambil tersenyum.
Huan Caiyi menatap Lin Yan dengan mata berkaca-kaca. Ia pun langsung berlari dan memeluk orang yang paling penting dalam hidupnya.
Sementara itu, Gu Mien yang merupakan ibu Gu Yin pun langsung memeluk putrinya tersebut karena sudah setahun tidak melihatnya. Ia sangat senang bahwa putrinya benar-benar selamat. Juga, Gu Shen pun memeluk putrinya tersebut.
Di sisi lain, Gu Lan hanya diam. Sementara Gu Yuena, merasa bingung saat melihat Lin Yan dan Gu Yin.
“Itu Lin Yan? Bagaimana bisa dia jadi lebih tinggi dariku dalam setahun ini? Dan Yin'er.. dia telah sangat berubah dalam waktu setahun ini.” Batin Gu Yuena terkejut.
Setelah melepaskan pelukannya, Huan Caiyi pun langsung bertanya, “Bagaimana kabarmu selama ini? Apakah luka-lukamu telah pulih?”
Semua yang ada di sana terdiam melihat Huan Caiyi. Selama waktu di klan Gu, Huan Caiyi sangat jarang berbicara. Ia hanya akan mengatakan beberapa patah kata itupun hanya kepada Gu Yuena. Hari-harinya hanya dihabiskan berkultivasi seperti orang gila.
“Aku baik-baik saja. Duduklah, aku ingin mengatakan beberapa hal. Kita akan berbicara hal lainnya nanti,” ucap Lin Yan.
Huan Caiyi hanya mengangguk dan tersenyum karena telah bertemu kembali dengan Lin Yan.
“Lama tidak bertemu, paman, bibi, Yuena..” ucap Lin Yan saat menatap ke arah ayah dan ibu Gu Yin serta ke Gu Yuena.
“Kau masih memanggilku seperti itu?” Alis Gu Yuena naik sedikit karena merasa sedikit tidak puas dengan cara Lin Yan memanggilnya.
Gu Yin hanya melirik ke arah sepupunya itu. Jika itu dahulu, ia akan langsung mengira bahwa Gu Yuena mencoba mendekati Lin Yan-nya. Tetapi kali ini ia hanya bersikap biasa saja.
Melihat Gu Yin yang tampak biasa saja, Gu Yuena sedikit terkejut. Ia pun perlahan berjalan dan kemudian memeluk sepupunya Gu Yin.
“Kau tidak berubah sama sekali. Dan lihatlah, kultivasiku sudah jauh di atasmu. Kau kurang giat berkultivasi.” Gu Yin terkekeh kecil saat memeluk sepupunya itu sekalian membanggakan pencapaiannya.
Garis-garis hitam muncul di dahi Gu Yuena dan ia langsung melepas pelukannya. Ia hanya mendengus lalu melihat ke arah samping karena sangat kesal bahwa Gu Yin langsung memamerkan kekuatannya.
“Kalian semua duduklah. Kita akan membahas beberapa hal.” Patriak klan Gu pun kembali berbicara.
Semua yang ada di sana mengangguk dan langsung duduk.
Patriak klan Gu menatap ke arah Lin Yan untuk memulai pembicaraan.
“Aku akan mengatakan beberapa hal. Ini tentang kejadian yang terjadi setahun yang lalu. Aku juga tidak terlalu tau spesifiknya.” Lin Yan pun mulai berbicara dan menjelaskan tentang kenapa ia seperti itu. Ia menjelaskan sebisanya walaupun ia tidak terlalu mengerti. Dan untuk itu, ia juga memulai tentang ketika ia bersama dengan kakek dan neneknya.
Diujung kata Lin Yan, ia hanya mengatakan jika ingin mengetahui semuanya, ia harus mencari kakek dan neneknya.
“Tunggu sebentar, jadi rumor tentang benua diluar sana benar adanya?” Tanya Patriak klan Gu terkejut.
“Ya. Aku juga tidak terlalu tau soal hal itu. Namun, kakek dan nenekku berasal dari sana. Hanya beberapa kultivator saja yang mengetahui tentang benua diluar sana. Dan salah satunya adalah Patriak klan Li. Dia mengerti sedikit tentang asal kakek dan nenekku. Juga, jika ingin pergi ke sana, maka aku harus bertanya kepada Patriak klan Li.” Lin Yan berbicara dengan nada sedikit ragu juga.
“Kami mengerti. Lalu, ada hal lain yang ingin kami bahas denganmu saat ini. Dan aku akan mulai dari yang terpenting lebih dulu.” Patriak klan Gu berbicara sambil menatap ke arah Gu Yin dengan seksama.
Tetua Agung klan Gu juga paham sama halnya untuk Gu Shen, Gu Mien dan Gu Lan.
“Kenapa kalian menatapku seperti itu?” Tanya Gu Yin sedikit gugup karena ia tau ke arah mana pembicaraan selanjutnya.
“Kau masih bertanya kenapa kami menatapmu seperti itu? Klan Gu adalah spesialis dalam hal itu dan kau telah kehilangan Yin Vitalmu. Apakah kami masih harus menjelaskan lagi?” Tanya Gu Shen dengan kerutan di dahinya saat menatap ke arah putrinya itu lalu ke arah Lin Yan untuk mencari jawabnya.
Lin Yan merasa canggung di tatap seperti itu oleh Gu Shen.
Di sisi lain, Huan Caiyi dan Gu Yuena tercengang mendengarnya. Mulut mereka berdua terbuka dan tertutup beberapa kali sambil menatap ke arah Lin Yan dan Gu Yin setiap saat.
Wajah Gu Yin memerah seperti tomat saat ini karena tentu ia merasa sangat malu. Tetapi, membayangkan kembali sesi panas mereka seminggu sekali, wajahnya semakin merah seperti hendak meneteskan darah.
“Aku akan menjelaskan hal ini juga.” Lin Yan pun membuka suara kembali lalu menceritakan apa yang terjadi terhadap Gu Yin. Mereka harus melakukannya karena itu sangatlah penting demi perkembangan Gu Yin menggunakan qi-nya.
Penjelasan Lin Yan membuat semuanya terkejut terutama Gu Shen yang langsung muncul di depan putrinya lalu memeriksa tubuh Gu Yin dengan cermat.
“Ini.. saudaraku, kalian harus melihat ini..” Gu Shen terkejut saat memeriksa putrinya.
Patriak dan Tetua Agung klan Gu bingung lalu memeriksa Gu Yin secara bergantian. Setelah selesai, mereka bertiga pun terdiam dan menatap Lin Yan kembali dengan ekspresi serius.
“Apa yang terjadi?” Tanya Gu Mien terkejut melihat wajah serius tiga bersaudara tersebut. Bahkan Gu Lan juga sangat penasaran saat ini.
Patriak klan Gu menghela nafas panjang lalu berbicara, “Kau benar. Akar Spiritual Yin'er telah berubah sepenuhnya. Ini pernah terjadi satu kali dalam sejarah klan Gu di masa yang sangat lampau. Klan Gu juga memiliki legendanya sendiri seperti klan Huan yang memiliki jenius dengan gelar Raja atau Ratu Bayangan.”
“Dan di klan Gu, di masa lampau juga ada yang terlahir dengan Akar Spiritual berwarna hitam dan menghasilkan qi Es Hitam, walaupun tidak memiliki gelar yang beredar, tetap saja klan Gu bangga memiliki jenius seperti itu. Dari catatan kuno klan Gu, tercatat bahwa pemilik Akar Spiritual Hitam dari klan Gu selalu memiliki tugas penting untuk melawan sesuatu yang disebut sebagai, Iblis.”