
Dimensi Naga
Di atas Danau Yin-Yang, terlihat Lin Yan yang sedang terbang dalam bentuk Naga Hitam Kehancuran. Tatapannya tertuju pada arah tertentu dan itu adalah arah tempat Pohon Suci berada.
Bahkan untuk Lan Qinzhu juga menatap ke arah sana karena ia dapat merasakan bahwa darah di tubuhnya sedikit mendidih karena ia juga ingin menunjukkan kemampuannya di hadapan para Raja Naga lainnya.
Tubuh Lin Yan perlahan menyusut dan kembali ke bentuk manusia.
“Di sanalah tempatnya.” Gumam Lin Yan.
“Lin Yan, apa kau juga merasakannya? Para Naga kuat sedang bergerak ke arah tempat itu. Hampir 90% naga di Dimensi Naga ini telah bergerak.” ucap Lan Qinzhu saat ia muncul di sebelah Lin Yan.
“Ya. Kita juga harus segera bergerak ke tempat itu. Aku ingin tau apa sebenarnya buah itu sehingga itu bahkan dapat menarik minatku.” ucap Lin Yan dengan wajah serius.
“Aku tidak tau apa sebenarnya buah itu yang disebut sebagai Buah Mitos Suci. Tetapi, aura yang terpancar dari buah yang belum matang itu saja membuat para naga tidak tenang. Dari perasaan yang kita dapat, itu seperti buah yang dapat membuat kita menjadi kuat tanpa bandingan walaupun aku tidak terlalu yakin apakah efek yang dihasilkan buah itu nyata atau tidak.” ucap Lan Qinzhu.
“Ya, aku juga merasakan hal yang sama. Mungkin karena kita berdua adalah Demi-Human, kita dapat membuat spekulasi sendiri bahwa kemungkinan apa yang tampak membuat para naga bersemangat tentang Buah Mitos Suci itu mungkin tidak nyata atau ini mungkin karena bagian dari garis darah kita yang lainnya menolak sesuatu yang berasal dari buah tersebut.” Ucap Lin Yan.
Lan Qinzhu mengangguk setuju dengan apa yang dikatakan oleh Lin Yan.
“Apa yang sedang kalian bahas?” Tanya Gu Yin penasaran.
“Ini tentang apapun yang ada di pusat Dimensi Naga ini. Kita akan segera pergi ke tempat itu.” ucap Lin Yan.
Gu Yin tidak bertanya lagi, ia pasti akan ikut ke sana jika suaminya pergi ke sana.
Lin Yan pun perlahan terbang ke arah Naga Hukum karena sudah waktunya bagi mereka pergi.
Ketika Lin Yan, Gu Yin dan Lan Qinzhu tiba dihadapan Naga Hukum, suara bermartabat dari sosok naga itupun terdengar sekali lagi.
“Kau pasti tau apa manfaat dari Danau Yin-Yang bukan? Dalam waktu singkat kau telah memanen banyak hasil. Sangat disayangkan bahwa kau hanya bisa berada di sini untuk waktu singkat karena kau harus melakukan sesuatu di pusat Dimensi Naga ini.” ucap Naga Hukum.
“Ya. Kau pasti sudah menebak semua ini bukan? Tetapi aku penasaran kenapa kau tampaknya seperti mengerti bahwa aku tidak akan datang lagi ke tempat ini hanya dari kata-katamu yang mengatakan bahwa sangat disayangkan. Biasanya, sudah pasti seseorang akan mengatakan bahwa ketika urusanmu selesai, kau bisa datang lagi ke tempat ini.” ucap Lin Yan dan menatap lurus ke arah Mata Naga Hukum.
Lan Qinzhu dan Gu Yin juga terkejut dengan apa yang dipikirkan oleh Lin Yan karena keduanya tidak berpikir ke arah itu sebelumnya.
“Kau memang sangat peka anak muda. Aku akan mengatakan dua hal yang menjadi kemungkinkan. Pertama, kalian berasal dari luar Dimensi Naga. Tempat ini hanya bisa di tempati oleh makhluk yang telah berkultivasi berjenis naga. Bahkan Demi-Human akan dibuang keluar di waktu tertentu.” ucap Naga Hukum lalu menatap ke arah Lan Qinzhu.
Lan Qinzhu mengangguk kecil karena memang benar bahwa Bing Rui telah mengatakannya sebelumnya bahwa dirinya akan terlihat seperti naga di Dimensi Naga karena segel tersebut, dan ketika Lin Yan tiba, segel di dalam tubuhnya dibuka.
“Itulah mengapa menurutku, dalam waktu acak kalian akan dilempar keluar dari Dimensi Naga. Dan yang kedua adalah....” Tatapan Naga Hukum tertuju pada Lin Yan dan kali ini ia menjadi sangat serius.
“Ketika waktunya tiba, sesuatu di dalam tubuhmu akan aktif, dan di saat itu juga kau akan sadarkan diri diluar Dimensi Naga ini. Hanya itu yang bisa aku katakan... Pergilah.” ucap Naga Hukum.
Wajah Lin Yan berkerut mendengarnya. “Sesuatu di dalam tubuhku? Apa itu?” Batin Lin Yan dan mencoba memeriksa tubuhnya tetapi tidak ada yang aneh ataupun janggal bahkan untuk secuil keanehan pun.
Tatapan Lin Yan tertuju pada Naga Hukum sekali lagi karena ia ingin meminta penjelasan. Tetapi ketika melihat Naga Hukum telah menutup matanya tanda tidak ingin menjelaskan apa-apa, Lin Yan hanya bisa menyerah saja.
“Terima kasih telah mengijinkan kami berkultivasi di tempat ini. Jika ada kesempatan, kita akan bertemu kembali.” Lin Yan membungkuk sedikit lalu berbalik pergi ke arah jalan keluar diikuti oleh Gu Yin dan Lan Qinzhu.
Naga Hukum membuka matanya ketika menatap Lin Yan, Gu Yin dan Lan Qinzhu yang telah pergi.
“Dia memang berbeda. Sangat jarang untuk seseorang dengan garis darah yang sangat tinggi mau membungkuk ke sosok lainnya.” Batin Naga Hukum.
Banyak pemikiran yang terlintas di benak Naga Hukum untuk saat ini. Beberapa saat kemudian ia menggelengkan sedikit kepalanya, “Situasi sulit akan dihadapinya nanti di pusat Dimensi Naga ini. Aku tidak tau mengapa Phoenix Kegelapan itu memberikan teknik yang akan aktif di situasi tertentu di tubuh pemuda itu.”
“Namun, jika teknik itu aktif, maka garis darah Naga Hitam Kehancuran di dalam tubuhnya akan tersegel dalam waktu yang lama, dan itu digantikan oleh garis darah lainnya yang ada di dalam tubuhnya untuk digunakan. Apakah hal ini sudah diprediksi? Tidak ada yang tau tentang hal itu. Tetapi tidak ada yang dapat menentukan masa depan pemuda itu meskipun dia, Sang Kaisar Manusia dan ibu dari pemuda itu telah melihat potongan masa depannya sehingga memberi perintah kepada Phoenix Kegelapan untuk menanam teknik tersebut di dalam tubuhnya.”
“Karena dia memiliki sedikit darah Phoenix di dalam tubuhnya, maka teknik tersebut pasti akan aktif.” Batin Naga Hukum. Ia pun kembali menutup matanya untuk menunggu waktu untuk keluar dari Dimensi Naga.
**
Setelah keluar dari tempat Naga Hukum berada, Lin Yan, Gu Yin dan Lan Qinzhu langsung terbang dengan kecepatan penuh mereka ke arah pusat Dimensi Naga.
“Lin Yan, aku merasakan firasat buruk.” ucap Gu Yin yang terbang di sebelah Lin Yan.
Kerutan muncul di dahi Lin Yan dan menatap ke arah istrinya itu. “Tidak akan ada sesuatu yang buruk akan terjadi. Ayo kita bergegas, mungkin Xiao Yuu sudah sampai di sana.”
Gu Yin hanya mengangguk kecil dan membuang perasaan buruk yang tiba-tiba muncul dihatinya.
Ketiganya pun terus terbang dengan kecepatan penuh mereka, dan untuk Lin Yan dan Lan Qinzhu, keduanya pasti akan ikut dalam Festival Raja Naga tersebut.