Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 434 - Peta Adalah Sebuah Kunci



Tanah Tengkorak


Salah satu tempat berbahaya di Benua Saint kini telah di datangi oleh sejumlah kultivator dari berbagai kekuatan. Semua dari mereka membersihkan jalan agar tidak ada kultivator yang terluka sebelum sampai ke tempat yang dituju. Dan kelompok yang bertugas melakukan hal itu adalah Organisasi Saint Langit.


Di Tanah Tengkorak, sangat banyak binatang spiritual kuat walaupun jenis mereka hanya beberapa saja. Terapi sebagian besar dari mereka telah dibasmi oleh eselon atas Organisasi Saint Langit.


Saat dalam perjalanan, Lin Yan dan Canglan juga melihat banyak kultivator kuat yang bergegas ke arah yang sama dengan mereka. Dari hal itupun, keduanya telah membuat spekulasi bahwa tempat tujuan mereka telah diumumkan ke publik.


Ini membuat Canglan merasa heran sebenarnya. Sebab, ia sangat tau bahwa Kaisar Han tidak akan mau berbagi dengan kekuatan besar lainnya. Dan dari itu, ia menyimpulkan bahwa ada kekuatan tertentu yang membuat pengaturan seperti itu. Dan organisasi yang mampu melakukannya tentu saja adalah Organisasi Saint Langit.


Lin Yan juga telah memikirkan hal itu sedari awal. Tetapi ia hanya diam dan tidak berkata apa-apa. Sebab, ada hal menarik lainnya yang ia terima melalui peta. Walaupun dipermukaan itu adalah peta biasa yang menunjukkan lokasi yang ditunjukkan, namun masih ada peta rahasia di dalamnya. Walaupun ia hanya bisa melihatnya secara kasar, ia telah dapat menentukan tujuan ketika ia masuk ke dalam tempat yang di tunjukkan di dalam peta.


Setelah bergerak selama hampir seharian, Lin Yan dan Canglan pun akhirnya tiba di tempat yang ditunjukkan oleh peta. Di tempat itu kini telah hadir puluhan ribu kultivator yang membuat Lin Yan dan Canglan terkejut.


“Tuan Muda, ternyata mereka telah menemukan lokasi spesifik dari peta yang anda sebutkan.” ucap Canglan saat berhenti di udara lalu menatap ke arah tempat yang lumayan jauh tempat para kultivator berkumpul.


“Ya. Kau benar. Namun tampaknya mereka belum memasuki tempat itu sama sekali.” Balas Lin Yan dengan anggukan kecil.


Canglan mengangguk dan menatap ke arah tempat yang sangat jauh dengan tatapan menyipit. Apa yang ia lihat pun membuatnya merasa heran karena tampaknya tidak ada apa-apa di sana.


“Tidak apa-apa di sana. Lalu, di mana sebenarnya loaksi asli yang di tunjukkan di peta itu?” Tanya Canglan heran.


“Bukannya tidak ada apa-apa. Tetapi tempat itu belum dibuka sama sekali. Ayo kita mendekat.” Lin Yan pun langsung terbang ke arah kerumunan kultivator yang tampak sedang menunggu sesuatu.


Canglan tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Lin Yan. Namun ia tidak bertanya dan hanya mengikuti Lin Yan dari belakang.


Beberapa saat kemudian saat Lin Yan telah tiba, banyak pasang mata yang menatapnya karena banyak dari mereka yang mengenal Lin Yan, mereka semua melihat Lin Yan saat pertarungan yang terjadi di pinggiran Asosiasi Alkemis.


Semua pemimpin kekuatan besar juga berada di tempat itu seperti Kaisar Han, Patriak Klan Lin, Patriak Klan Xiao, Patriak Klan Zhu, Mu Xuanyin, Master Sekte Cahaya Suci.


Ketika Lin Yan mendatar, seorang wanita cantik pun melesat ke arahnya dengan sangat antusias lalu memeluknya di depan umum.


Lin Yan hanya bisa menghela nafas karena tidak tau harus bereaksi seperti apa terhadap wanita yang tidak masuk akal yang tidak lain adalah istrinya, Gu Yin.


Kaisar Han yang menatap itupun menyipitkan matanya karena tidak menyangka bahwa wanita berbakat yang menjadi murid dari Mu Xuanyin adalah istri dari Lin Yan. Ia saat ini bertanya-tanya apakah Sekte Istana Salju tidak lagi memiliki peraturan seperti yang mereka tau.


Ketika Kaisar Han ingin merencanakan sesuatu di kepalanya, ia pun melirik ke arah tertentu karena Mu Xuanyin saat ini menatapnya dengan dingin. Itu adalah tanda mengatakan bahwa jika kau menyentuh muridku, aku akan mengirimmu ke neraka.


Di sisi lain, Xiao Long menatap Lin Yan dengan seksama. Ia tentu sangat ingin mengetahui identitas sejati dari Lin Yan karena ia melihat bahwa Lin Yan juga adalah Demi-Human yang memiliki garis darah Naga Hitam Kehancuran. Ia melirik ke arah tertentu dan menatap seorang gadis cantik yang merupakan kenalan dari Lin Yan dan sama-sama berasal dari Daratan Utara, yaitu Xiao Ya.


“Yin’er, aku tidak menyangka bahwa kau akan datang ke tempat ini.” ucap Lin Yan.


Gu Yin melepaskan pelukannya dan membalas, “Tentu saja aku tidak akan melewatkan kesempatan untuk datang ke sini.”


Lin Yan hanya tersenyum kecil lalu menatap ke arah Gu Yuena yang juga datang ke arahnya.


“Aku sudah menduga bahwa kau akan datang ke tempat ini Lin Yan. Seseorang sepetimu tidak akan pernah takut walaupun kau mungkin di buru oleh seseorang sekuat Kaisar Han.” ucap Gu Yuena acuh tak acuh.


“Jika hanya itu, tidak akan mungkin untuk menahanku. Lalu, kenapa semua kultivator yang ada di sini belum memasuki tempat yang seharusnya menjadi Warisan Kaisar Manusia itu?” Tanya Lin Yan balik.


“Kau tau peta yang sebelumnya dilelang? Lihatlah di sana. Ada sebuah altar tertentu dan altar itu menjadi kunci untuk membuka tempat yang sangat tersembunyi. Jika tempat itu tidak tersembunyi, bisa dipastikan bahwa tempat itu sudah ditemukan sedari dulu.” ujar Gu Yuena sambil menunjuk ke arah tertentu di depan para kultivator puncak ada sebuah altar.


“Lalu, kenapa mereka belum membukanya jika itu adalah kunci?” Tanya Lin Yan heran.


“Kunci untuk membuka tempat itu saat ini berada di tangan Organisasi Saint Langit. Mereka sedang menunggu semua kultivator di Benua Saint agar memiliki kesempatan untuk mengambil Warisan Kaisar Manusia. Ini adalah keputusan yang mereka ambil walaupun tidak tau apa sebenarnya isi dari tempat itu.” ujar Gu Yuena.


Mendengar itu, Lin Yan mengangguk kecil. Tatapannya kini tertuju pada tempat Klan Li berada karena mereka juga ikut berpartisipasi. Tidak hanya mereka, bahkan ia melihat seseorang yang ia kenal di kelompok yang jauh, mereka tidak lain adalah Xiao Ya dan Xiao Qin yang telah kembali ke Klan Xiao.


Xiao Ya dan Xiao Qin yang merasakan tatapan Lin Yan hanya mengangguk kecil. Tentu mereka akan saling menghormati satu sama lainnya dan kali inipun, mereka pasti akan bertemu di dalam tempat tersembunyi yang tidak lama lagi akan dibuka.


Tidak lama kemudian, beberapa sosok yang memancarkan aura berbahaya pun terbang dan mendarat tepat diantara semua pemimpin kuat yang tampak sedang menunggu.


“Kau terlambat pak tua!” Xiao Long adalah yang pertama kali berbicara.


Pria tua yang menjadi pemimpin regu yang baru saja tiba melirik ke arah Xiao Long. Ia tidak membalas sama sekali dan mengabaikan Xiao Long yang tampak sedikit agresif.


Xiao Long langsung jengkel karena ia diabaikan oleh pria tua tersebut. Tetapi ia hanya bisa menahan amarah karena tau bahwa beberapa pria tua tersebut bukanlah pria tua sembarangan.


Empat pria tua yang datang adalah yang terkuat di Organisasi Saint Langit. Keempatnya juga berasal dari Klan Kuno satu generasi yang sama dengan Leluhur Tua Klan Kuno. Namun mereka semua telah mengabdikan diri pada Organisasi Saint Langit dan tidak lagi memihak kepada Klan Kuno.


Pria tua itu tidak berbicara sama sekali dan berjalan ke arah altar sambil mengeluarkan peta yang sebelumnya dibeli oleh Kaisar Han.


Tanpa membuang waktu sama sekali, pria tua itupun menaruh peta di altar yang memiliki cetakan di tengahnya yang sama seperti peta. Siapapun pasti tau bahwa peta itu adalah kunci untuk membuka tempat tersembunyi di Tanah Tengkorak.


Ketika peta menempel di altar, getaran keras pun terjadi dalam sekejap.


Semua kultivator yang ada di sana pun memasang wajah serius dan bersiap-siap untuk masuk ke tempat yang menjadi Warisan Kaisar Manusia tidak terkecuali untuk Lin Yan.