
Dimensi Naga
Blar! Blar! Blar!
Petir hitam menyambar di semua tempat di segala penjuru Dimensi Naga. Hal ini tentu dikarenakan penopang utama Dimensi Naga telah dihancurkan oleh Lin Yan menggunakan seluruh kekuatannya.
“Uhuk...” Lin Yan yang saat ini keluar dari puing-puing bebatuan pun terbatuk-batuk. Ia perlahan bangkit.
“Aku hampir saja tewas!” ucap Lin Yan dengan wajah yang sangat lelah. Tangan kanannya saat ini sudah berwana hitam karena hangus. Ia merasakan sakit luar biasa tetapi tetap menahannya.
“Akar Spiritual milikku hampir saja hancur. Namun, karena itu tidak hancur, aku masih bisa memperbaikinya seperti aku memperbaiki Akar Spiritual milik Canglan.” Batin Lin Yan saat mengambil Tombak Pembunuh Naga lalu perlahan melayang ke udara.
Dengan wajah pucat, Lin Yan merasa heran bahwa kultivasinya tidak menurun sama sekali saat Akar Spiritual miliknya sudah bisa dikategorikan sebagai cacat. Namun ia tidak tau bahwa ada satu Akar Spiritual lagi di dalam tubuhnya, tetapi itu tidak terlihat sama sekali dimana pun.
Di tempat yang sangat jauh, Xia Yuuxuan yang terpental pun langsung bergerak ke arah tempat ledakan berada. Ketika ia keluar dari Dimensi Naga dan bertemu saudaranya yang lainnya, ia tidak tau harus menjelaskan seperti apa tentang Lin Yan.
Namun, ketika Xia Yuuxuan sedang mendekat, ia tiba-tiba di serang oleh seseorang.
Duar!
Xia Yuuxuan yang tidak waspada karena ingin memeriksa Lin Yan pun langsung diserang secara telak.
Ketika ledakan mereda, Xia Yuuxuan yang mengalami luka pun menatap ke arah tertentu dengan wajah yang sangat dingin.
“Xi Shu!”
Xi Shu yang berhasil menyerang Xia Yuuxuan pun menaikkan sudut bibirnya. “Aku tidak menyangka bahwa putra dari Permaisuri Surgawi akan melakukan hal seperti itu! Aku telah mencari keberadaannya secara diam-diam selama ini tetapi berakhir di segel di sini sama seperti dirimu. Aku mengira bahwa dia juga di segel di Dimensi Naga sehingga aku harus mengambil kekuatan salah satu dari Putra Dewa Kirin Xiao Bai lalu masuk ke dalam sini.”
“Kau...! Dari mana kau tau ibu Ren Jie? Hanya keluarga kami yang mengetahuinya!” ucap Xia Yuuxuan sangat marah.
“Tentu aku tau karena dialah yang menghabisi ayahku! Dengan kekuatan dari Kirin, aku berhasil membuat evolusi baru dan menjadi Naga Api Neraka. Setelah menghabisimu, aku akan memastikan kematian dari Ren Jie!” ucap Xi Shu saat mengerahkan kekuatan yang tidak pernah ia tunjukkan sebelumnya.
Xia Yuuxuan yang menatap itupun memasang wajah sangat gelap lalu mengeluarkan semua kekuatannya meskipun ia saat ini sedang terluka. “Karena kau mencoba mengincar keluargaku, maka aku akan menghabisimu di sini sekarang juga!”
**
Sementara itu, Lin Yan yang telah keluar menatap ke semua tempat. Di mana-mana portal yang sama seperti yang ia lalui bersama dengan Gu Yin pun muncul. Tetapi, saat ia melihat para naga tidak dapat memasuki portal tersebut, ia merasa heran. Sedangkan untuk para kultivator, mereka semua bisa keluar dengan mudah.
Tatapan Lin Yan tertuju pada Gu Yuena yang sedang membawa Gu Yin yang tidak sadarkan diri.
“Na’er, bawa Yin'er keluar dari tempat ini.” Lin Yan mengirim telepati kepada Gu Yuena.
Gu Yuena yang sedang bersama dengan kelompoknya pun menatap ke arah tempat Lin Yan berada lalu mengangguk kecil. Ia pun langsung memasuki portal bersama dengan para anggota Sekte Istana Salju, bahkan Dai Mubai dan Li Hao juga pergi setelah Lin Yan berbicara menggunakan telepati kepada keduanya.
Lalu tatapan Lin Yan tertuju pada Xiao Yuu dan Lan Qinzhu yang mendekat ke arahnya.
“Kalian berdua juga harus pergi. Walaupun para naga tidak bisa keluar, dengan kekuatan ini aku bisa melakukannya!” ucap Lin Yan saat mengarahkan lengan kirinya ke arah Xiao Yuu dan Lan Qinzhu.
“Teleportasi!”
Sebelum keduanya dapat berteriak ke arah Lin Yan, mereka berdua pun di tarik oleh portal tersebut.
“Kekuatan ini sungguh praktis...” Gumam Lin Yan tetapi ia tiba-tiba terbatuk dan mengeluarkan darah.
“Tubuhku tidak mampu menggunakan kekuatan ini secara berlebihan.” ucap Lin Yan dengan wajah pucat. Ia tidak menyadari bahwa itu dikarenakan garis darah lainnya yang ada di dalam tubuhnya belum terbangun sepenuhnya.
Tatapan Lin Yan pun tertuju ke arah tempat yang sangat jauh. Ia pun langsung bergerak kembali dan mencoba menghindari penggunaan teknik Teleportasi saat ini sebelum ia mengetahui kunci utama penggunaannya.
Ketika Lin Yan bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi, tidak ada naga yang berani menghentikannya sama sekali. Mereka semua juga ikut pergi karena tentu dapat merasakan pertarungan dahysat yang terjadi jauh di sana.
Dalam waktu hampir lima menit, Lin Yan pun mendekat ke tempat pertarungan terjadi. Dan apa yang ia lihat membuatnya terkejut.
“Oh? Dia ternyata selamat. Aku tidak menduga sama sekali.” ucap Xi Shu dan niat membunuhnya merembes keluar karena targetnya sedari awal adalah Lin Yan.
Zhep!
Lin Yan yang tiba pun menatap pemandangan tersebut dengan wajah terkejut karena tidak menyangka bahwa Xia Yuuxuan akan dikalahkan.
“Ren.. Jie.. pergi dari sini... Dia sedang mengincar mu karena semua yang.. telah dilakukan.. ibumu!” Xia Yuuxuan memperingati Lin Yan.
Mata Lin Yan melebar sedikit. Ia tau dari nada Xia Yuuxuan bahwa dia sangat khawatir saat ini. Ia tidak menyangka citra Xia Yuuxuan yang tampak kuat dan tegas sebelumnya akan terlihat seperti itu.
“Kau terlalu banyak bicara! Aku akan menghabisi mu lebih dulu!” ucap Xi Shu dan ingin melancarkan serangan akhir.
Teleportasi!
Zhep!
Lin Yan muncul dalam sekejap di belakang Xi Shu lalu mengayunkan Tombak Pembunuh Naga sekuat tenaga.
“Apa?” Xi Shu terkejut dan ia pun langsung mencoba menghindar.
Jleb!
Tombak Pembunuh Naga pun bersarang di bahu Xi Shu dalam sekejap.
Lin Yan juga tidak membuang waktu karena ia tau bahwa Xia Yuuxuan tidaklah seburuk yang terlihat.
Teleportasi!
Wusssh!
Xia Yuuxuan yang dilepaskan oleh Lin Yan pun langsung berpindah tepat ke salah satu portal tersebut.
“Ren Jie....!” Xia Yuuxuan berteriak keras karena ia tau apa yang dilakukan oleh Lin Yan.
Xi Shu di sisi lain, ia pun langsung menyerang kembali ke arah Lin Yan sambil mencengkram gagang tombak milik Lin Yan.
“Kau terlalu ceroboh dengan menyelamatkan saudaramu yang tidak berguna itu!”
Wusssh!
Xi Shu menyerang dengan lengan kirinya yang membentuk sebuah pedang ke arah jantung Lin Yan.
Menatap dengan mata Raja, Lin Yan pun langsung menghindar tetapi serangan itu terlalu cepat.
Jleb!
Tangan Xi Shu pun menembus bahu Lin Yan dan hampir mengenai jantungnya.
“Bola Awal Kehancuran!”
Blar!
Lin Yan yang membuka mulutnya langsung melancarkan serangan yang membuat Xi Shu langsung di bawa ke tempat yang sangat jauh.
Blar!
Ledakan besar terjadi dikejauhan. Lin Yan menatap itu dengan ekspresi dingin.
“Aku harus membunuhnya di sini sekarang juga! Jika aku pergi dan dia juga berhasil keluar, kemungkinan dia akan mengincar Gu Yin, Lan Qinzhu ataupun Xiao Yuu karena tidak menemukanku!” Batin Lin Yan membuat keputusan untuk tetap tinggal di Dimensi Naga yang berada diambang kehancuran.