
Sekte Gerbang Surgawi
Setelah kepergian Roh Kurcaci, pasukan binatang roh dan pasukan Bayangan pun telah mencapai Sekte Gerbang Surgawi.
Ketika menatap semua pasukan tersebut, para anggota Sekte Gerbang Surgawi pun tau bahwa kali ini serangan ke Sekte mereka tidak sederhana sama sekali.
Tetua Agung Sekte Gerbang Surgawi juga saat ini ketakutan karena ia tidak bisa memanggil Roh Kurcaci lagi. Untuk menghadapi individu seperti Xiao Ya dan Xiao Qin sekaligus, tentu saja ia tidak akan mampu.
Bahkan ketiga Tetua terkuat saat ini pun sudah tidak mampu mengadang Xu Ling, Xu Di dan Xu Rong. Apa lagi saat ini pembantaian terjadi si Sekte Gerbang Surgawi oleh pasukan binatang roh dan pasukan Bayangan yang dikendalikan oleh Lin Yan dan Huan Caiyi.
Gerbang Sekte tersebut sudah lama dihancurkan oleh Xiao Qin yang awalnya tidak memiliki lawan lagi karena Roh Kurcaci telah pergi. Ketika Gerbang hancur, para binatang roh dan pasukan Bayangan pun langsung menerobos masuk dan membantai semua anggota Sekte Gerbang Surgawi.
Lin Yan, Xia Yue'er dan Huan Caiyi yang menatap itu pun hanya diam di udara. Mereka tidak ikut campur sama sekali. Dalam waktu kurang dari setengah hari, Sekte Gerbang Surgawi tampak hendak rata oleh tanah, semua bangunan juga dihancurkan tanpa tersisa.
“Hm?” Lin Yan yang sedang menyaksikan itu pun menatap ke arah lainnya dengan senyum kecil karena satu sosok kuat pun akhirnya mendekat.
“Master Sekte Gerbang Surgawi akhirnya tiba. Aku ingin melihat seperti apa reaksinya ketika melihat beberapa sosok yang dikenalnya sedang di salibkan di depan gerbang Sektenya sendiri.” ucap Lin Yan.
“Sudah pasti dia akan murka. Hanya dalam setengah hari, semua kerja kerasnya serta pendahulunya telah lenyap. Siapapun dalam posisinya tidak akan mampu menenangkan dirinya.” Lanjut Huan Caiyi.
“Apakah kita hanya akan diam? Apakah kita tidak akan bertarung melawan Master Sekte Gerbang Surgawi? Tampaknya dia sekuat Pemimpin kelompok Kalajengking Merah.” Gumam Xia Yue'er.
“Tidak. Ini adalah keinginan Senior Xiao Ya dan yang lainnya. Mereka ingin mengalahkan semua petinggi di Sekte Gerbang Surgawi dengan tangan mereka sendiri.” Balas Lin Yan.
“Oh..” Xia Yue'er tampak kecewa sedikit. Selama bersama Lin Yan, ia sudah menyukai pertarungan tidak seperti pertama kali bertemu, di saat itu, ia sama sekali tidak berani bertarung.
Sementara itu, Xiao Ya, Xiao Qin, Xu Ling, Xu Di dan Xu Rong tentu merasakan Master Sekte Gerbang Surgawi mendekat. Kelimanya tentu saja menanti kedatangan sosok yang ingin mereka cabik-cabik.
Saat ini, di belakang mereka terlihat banyak tiang-tiang salib. Banyak kultivator yang saat ini disalibkan oleh mereka berlima dan yang paling depan adalah Tetua Agung Sekte Gerbang Surgawi. Semuanya tampak saat ini mengalami luka yang sangat serius dengan basis kultivasi yang telah lenyap karena kelompok Xiao Ya melumpuhkan mereka semua.
“Akhirnya dia tiba! Aku sudah menunggu saat-saat seperti ini sedari dulu.” Gumam Xiao Ya saat menatap titik hitam di langit karen Master Sekte Gerbang Surgawi sudah sangat dekat.
Keempat lainnya tampak tersenyum kejam karena tentu mereka sangat ingin menghancurkan individu terakhir dari Sekte tersebut yaitu Master Sekte Gerbang Surgawi.
Dikejauhan, Master Sekte Gerbang Surgawi yang telah mendekat pun memasang wajah jelek karena banyak asap yang muncul di Sekte Gerbang Surgawi tanda bahwa Sektenya telah diserang.
Ketika Master Sekte Gerbang Surgawi semakin mendekat ke arah gerbang Sekte, wajahnya semakin pucat ketika melihat lima sosok yang sedang menunggunya serta di belakang kelima sosok tersebut terlihat tiang-tiang yang sangat banyak. Di tiang tersebut, banyak individu yang ia kenal sedang disalibkan.
Nafas mereka semua pun tampaknya sangat lemah karena berada diambang kematian.
“Sialan!” Master Sekte Gerbang Surgawi meraung marah ketika melihat itu semua dan tatapannya semakin memanas ketika melihat Tetua Agung Sekte Gerbang Surgawi yang bahkan memiliki kondisi lebih mengerikan yaitu kehilangan lengan dan kakinya.
Master Sekte Gerbang Surgawi pun turun tidak jauh di depan kelompok Xiao Ya. Ia menatap kelimanya dengan wajah sangat marah.
“Aku tidak menyangka bahwa kalian adalah yang menyerang Sekte Gerbang Surgawi! Apa ini atas perintah Lei Wang? Apa kalian ingin Kerajaan Bintang memburu kalian lagi?” Tanya Master Sekte Gerbang Surgawi sangat marah.
“Jika ya, lalu bagaimana? Kami akan menghancurkan Klan Long juga karena telah memburu kami sebelumnya.” Balas Xiao Ya acuh tak acuh.
“Dasar bajingan!” Teriak Master Sekte Gerbang Surgawi ketika mendengar jawaban Xiao Ya. Ia pun langsung menerjang dengan kecepatan penuhnya untuk menghabisi kelimanya walaupun ia tau bahwa itu tidak mungkin. Tetapi amarah saat ini sedang menguasainya yang membuatnya tidak bisa berpikir rasional dan itu adalah awal dari Kehancurannya.
Melihat Master Sekte Gerbang Surgawi yang menerjang ke arah mereka, Xiao Ya dan keempat rekannya pun menerjang juga dan menggunakan kekuatan penuh mereka untuk menjatuhkan Master Sekte Gerbang Surgawi.
Di kejauhan, Lin Yan, Xia Yue'er dan Huan Caiyi menatap pertarungan tersebut dengan seksama.
“Tidak akan lama bagi mereka berlima untuk menjatuhkan Master Sekte Gerbang Surgawi,” ucap Huan Caiyi.
“Ya. Sudah pasti. Untuk melawan senior Xiao Ya saja, Master Sekte Gerbang Surgawi pasti tidak mungkin menang. Apa lagi menghadapi kelimanya sekaligus. Tidak ada kesempatan untuk menang sama sekali.” Lin Yan menggelengkan kepalanya menatap pertarungan tersebut.
Pertarungan tersebut berlangsung selama lebih dari sepuluh menit dan akhirnya selesai. Xu Rong dan Xu Di mengalami sedikit luka.
Saat ini, di depan kelimanya terlihat Master Sekte Gerbang Surgawi yang telah terjatuh di permukaan tanah dengan nafas yang sangat lemah.
“Dia cukup tangguh mampu melawan kita berlima selama ini,” ucap Xu Ling memberikan sedikit penghormatan kepada Master Sekte Gerbang Surgawi.
“Kita telah menyelesaikan dendam Tuan Lei Wang. Ayo pergi dari sini. Kita tidak memiliki urusan lagi di sini.” ucap Xiao Ya saat menciptakan sebuah pedang dari qi lalu melemparnya ke arah kepala Master Sekte Gerbang Surgawi.
Jleb!
Pedang qi tersebut pun menembus kepala Master Sekte Gerbang Surgawi dan membunuhnya dalam sekejap.
“Tampaknya sudah selesai.” ucap Lin Yan yang tiba di dekat mereka berlima.
“Ya. Lalu, ke mana tujuan kita selanjutnya?” Tanya Xiao Ya menatap ke arah Lin Yan.
Lin Yan tersenyum kecil dan membalas, “Ayo kita pergi membereskan beberapa Klan besar lainnya.”
Tentu Lin Yan tidak akan pernah lupa dengan semua Klan yang ikut memburunya selama Kompetisi di Sekte Seribu Pedang.
Lin Yan menatap ke arah kejauhan. Tidak akan ada yang pernah menyangka bahwa ia akan menghapus semua musuh bersama dengan anggota Sekte atau Klan mereka hanya karena mereka memburunya di masa lalu.
Dan target Lin Yan yang terakhir adalah, Sekte Naga Langit dan Klan Long.