
Informasi yang dikatakan oleh Dai Mubai pun membuat Lin Yan terkejut karena Canglan diundang menjadi Master Bela Diri peringkat ke 150.
“Wow, pria jelek, aku tidak menyangka bahwa mereka akan sangat menghargaimu!” Seru Xia Yue'er dan ada sedikit nada iri dalam ucapannya. Entah mengapa, ia juga ingin memasuki daftar seperti itu.
“Pria jelek?” Batin Dai Mubai saat wajahnya berkedut keras. Ia tidak menyangka bahwa Xia Yue'er bahkan memanggil seseorang yang akan menjadi peringkat ke 150 Master Bela Diri. Namun ketika memikirkan tentang Roh Peri mungil itu menyebutnya sebagai pria tidak berguna, ia tidak merasa heran lagi karena merasa bahwa Xia Yue'er memang suka menamai seseorang dengan sebutan yang aneh.
“Aku mendengar bahwa banyak hal yang bisa diperoleh oleh seseorang yang diundang menjadi Master Bela Diri. Jika itu memang benar adanya, Canglan.. aku ingin kau bergabung dengan mereka dan mencari informasi tertentu. Kau pasti paham informasi apa yang aku inginkan.” Lin Yan pun memasang wajah serius saat mengatakan hal itu.
Melihat wajah serius Lin Yan, Canglan juga ikut menjadi serius. Ia tentu tau informasi apa yang diinginkan oleh Lin Yan dan itu adalah informasi tentang Klan Lin dan juga informasi keberadaan Lin Ming dan Lin Xi.
“Jika begitu, baik Tuan Muda. Aku akan masuk ke organisasi mereka untuk mengumpulkan informasi. Jika begitu, aku akan pergi dulu. Sebelum datang ke lokasi Organisasi Saint Langit berada, aku ingin melakukan sesuatu terlebih dahulu.” ucap Canglan saat menatap ke arah Master Sekte Wayang yang tidak lagi sadarkan diri di tangannya.
“Baik. Karena kau akan bergabung dengan mereka, kau pasti tidak sulit untuk menemukan keberadaanku.” ucap Lin Yan.
Canglan mengangguk kecil, “Baiklah Tuan Muda, jika begitu, aku akan pergi. Lebih baik anda berhati-hati terhadap sekitar anda karena aku merasa bahwa seseorang yang mengintai sebelumnya tidak memiliki niat baik.”
Peringatan Canglan tentu saja tidak akan diabaikan oleh Lin Yan. Ia pun mengangguk kecil atas peringatan tersebut.
Setelah memberi peringatan kepada Lin Yan, Canglan pun melompat ke atas Wayang Serigala Iblis Kegelapan dan langsung pergi ke suatu tempat untuk membereskan masalahnya yang sudah hampir selesai.
“Dia pergi begitu saja? Tetapi tunggu dulu, Lin Yan, bagaimana kau mengenalnya dan kenapa dia memanggilmu Tuan Muda? Tampaknya dia juga sangat mematuhi semua perintahmu.” Dai Mubai mengalahkan pandangannya ke Lin Yan dan menatap Lin Yan dengan penuh tanda tanya.
“Banyak hal yang terjadi. Hei Mubai, setelah ini apa yang akan kau lakukan?” Tanya Lin Yan.
Dai Mubai tampak berpikir dalam waktu beberapa detik lalu menjawab, “Karena Sekte Wayang telah musnah, aku ingin meningkatkan kultivasiku karena lawan berikutnya yang coba aku singkirkan tidak sederhana sama sekali. Mungkin butuh waktu yang lama agar kekuatanku mencapai level itu. Oleh karena itu, aku akan berkelana terlebih dahulu untuk menemukan peluang tertentu agar aku dapat meningkatkan kultivasiku sebesar mungkin.”
Mendengar apa yang dikatakan oleh Dai Mubai, Lin Yan pun mengangguk kecil, “Jadi kita akan berpisah di sini. Suatu hari nanti kita akan bertemu kembali karena mungkin kita akan melawan musuh yang sama.” ucap Lin Yan saat dirinya merasa bahwa di masa depan, ia mungkin akan bentrok dengan Kekaisaran Han. Karena instingnya mengatakan itu, ia berspekulasi bahwa di masa depan bahwa ia akan memang melawan Kekaisaran Han.
“Lin Yan.. kau..” Dai Mubai tentu saja terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Lin Yan. Tetapi beberapa saat kemudian keterkejutan di wajahnya berubah menjadi senyum kecil.
“Jika begitu, kita akan bertemu kembali di masa depan.” ucap Dai Mubai dengan sudut bibir melengkung sedikit. Ia pun menatap kembali ke arah Xie Shuyan yang sedari tadi berdiri di belakang Xia Yue'er layaknya seorang pelayan, “Lalu, bagaimana denganmu?”
Mendengar pertanyaan yang ditunjukan kepadanya, Xie Shuyan tentu langsung menjawab, “Aku akan kembali ke Dunia Roh saat ini karena waktuku terbatas tinggal di Dunia Manusia.”
Xie Shuyan sangat paham bahwa jika Dai Mubai berkelana, ia tidak akan bisa memantau Tuan Putri-nya kepada Raja Roh. Namun itu tidak bisa dihindarkan karena setiap kultivator memiliki jalannya masing-masing. Walaupun ia adalah Roh dengan sifat kikuk, ia tidaklah bodoh.
Xie Shuyan hanya mengangguk kecil lalu menatap ke arah Xia Yue'er, “Tuan Putri, aku akan kembali terlebih dahulu, aku akan memberitahu tentang hal ini kepada Raja.”
“Um, kau telah bekerja keras. Sampaikan salamku kepada ayah dan ibuku.” Xia Yue'er mengangguk kecil ketika mengizinkan Xie Shuyan kembali. Ia sangat sadar tentang Roh yang hanya bisa berada di Dunia Manusia untuk beberapa waktu.
Walaupun begitu, ada kalanya Roh yang dapat membuka Gerbang Roh mampu tinggal di Dunia Manusia dalam waktu yang sangat lama. Dan sudah pasti Xie Shuyan ingin melakukan hal seperti itu juga.
Karena Xia Yue'er telah memberinya izin, Xie Shuyan pun membuka Gerbang Roh lalu masuk ke dalam.
Lalu pasangan Dai Mubai beralih ke arah Xia Yue'er dan Xiao Ziya. Ia saat ini masih bertanya-tanya kenapa keduanya tidak pernah kembali ke Dunia Roh walaupun ia telah melihat bahwa Xia Yue'er tidak bisa kembali sebelumnya. Ia sebenarnya penasaran mengapa hal seperti itu terjadi tetapi ia menahan diri untuk tidak bertanya karena mungkin Xia Yue'er dan Xiao Ziya tidak akan mau membahas masalah mereka.
“Jika begitu, aku pergi dulu. Jaga diri kalian baik-baik.” Setelah mengucapkan perpisahan, Dai Mubai pun terbang dengan kecepatan tinggi ke arah tertentu meninggalkan Lin Yan, Xiao Ziya dan Xia Yue'er.
“Sungguh pria yang tidak memiliki sopan santun karena tidak berpamitan secara pribadi kepada Putri ini. Padahal dia melakukan Kontrak dengan bangsaku.” Dengus Xia Yue'er sedikit tidak puas dengan sikap Dai Mubai.
Xiao Ziya hanya memutar bola matanya ke arah Roh Peri mungil itu karena merasa itu adalah kata-kata yang lumayan lucu.
Lin Yan tidak bereaski sama sekali karena sudah mulai kebal dengan sikap Xia Yue'er yang sangat nakal dan memiliki mulut yang sangat pedas ketika berbicara.
“Lin Yan! Lin Yan! Kemana kita setelah ini? Apakah kau memiliki tempat bermain yang lebih baik?” Xia Yue'er pun bertanya dengan semangat setelah melupakan ketidaksopanan Dai Mubai kepadanya.
“Tempat bermain? Apakah kau mengatakan perang adalah tempat bermain?” Tanya Lin Yan tatapan mata kosong penuh arti.
“He-he-he.. bukan seperti itu. Apakah kau mengetahui di mana kita bisa meningkatkan kultivasi lebih cepat lagi? Itulah yang aku maksud.” ucap Xia Yue'er dengan lidah terjulur.
Sebelum Lin Yan menjawab, Xiao Ziya pun berbicara, “Lin Yan, aku akan kembali ke Ruang Jiwa, jika terjadi sesuatu, panggil aku keluar.”
Tanpa menunggu jawaban dari Lin Yan, Xiao Ziya pun langsung menghilang ke dalam tubuh Lin Yan dan memasuki Ruang Jiwa untuk bersantai.
“Hemm! Tampaknya wanita menyeramkan itu sangat tidak suka berpetualang. Hei Lin Yan, jadi ke mana tujuan kita selanjutnya?” Tanya Xia Yue'er kali lagi.
Lin Yan pun menatap ke arah tertentu dan tersenyum kecil, “Ayo kita pergi ke Klan Li, tempat Li Hao berada. Kemungkinan jika kita pergi ke sana, kita akan memiliki kesempatan untuk memasuki salah satu Klan Kuno, yaitu Klan Yao.”
Mendengar nama Klan Kuno, Xia Yue'er tentu saja bersemangat karena ia telah mendengar bahwa banyak Master Bela Diri berasal dari sana dan tentu itu akan menarik minatnya apakah ada Roh kuat yang muncul agar ia bisa mengambil salah satu posisi 100 Master Roh Bela Diri.