Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 192 - Sosok Aneh



Banyak kultivator yang langsung mundur dari Danau Safir setelah Gu Yin melancarkan serangannya untuk menjebak semua kultivator yang ada di sana.


Hanya beberapa kultivator yang tidak mengejar Gu Yin ke arah danau seperti Yue-Yue, Long Hua, Long Cu, Long Ci dan satu murid Sekte Naga Langit.


Teriakan kemudian mereda dalam waktu lima detik karena semua kultivator yang terkena air Danau Safir kemungkinan besar telah tewas.


Bom!


Air Danau Safir yang meledak seperti tsunami pun terjatuh kembali. Tidak lama kemudian, terlihat banyak kultivator yang mengambang di atas Danau Safir dengan kondisi yang sangat mengerikan.


Seluruh tubuh mereka terlihat kurus kering karena seperti semua kekuatan tubuh mayat-mayat itu dihisap habis oleh qi yang ada di dalam Danau Safir.


“Sialan!”


Beberapa kultivator tingkat Alam Bumi tahap kesembilan yang berhasil selamat pun sangat marah karena rekan mereka tewas dengan mengenaskan di dalam Danau Safir.


Kali ini, tidak sampai dua puluh kultivator yang tersisa setelah kejadian tersebut. Semua dari mereka menatap ke arah Lin Yan dan Gu Yin dengan tatapan membunuh.


“Kalian berdua telah menantang semua kekuatan besar di Kerajaan Bintang karena melakukan hal ini!” Salah satu dari dua anggota Kelompok Kalajengking Merah berkata dengan nada dingin. Satu rekannya telah tewas karena tidak sempat mundur. Sementara rekannya yang lain memiliki sedikit jejak memar keriput karena terkena tetesan air dari Danau Safir.


Lin Yan yang masih duduk di atas dahan pohon pun membalas dengan nada acuh tak acuh tetapi bisa di dengar oleh semua kultivator yang ada di sana, “Menantang? Kalianlah yang lebih dulu mencari masalah. Nikmatilah apa yang kalian panen. Dan juga, setelah semua ini selesai, kalian pikir bisa kabur dari tanganku? Lebih baik kalian semua kembali sebelum kehilangan nyawa.”


Wajah semua kultivator menjadi gelap seperti pantat wajan terutama untuk Long Hua.


“Kau pikir kau siapa? Datang kemari, ayo bertarung satu lawan satu!” Teriak Long Hua sangat marah.


Lin Yan hanya menatap Long Hua seperti seorang idiot terbesar sepanjang masa. Satu lawan satu? Apakah menurutmu aku tolol? Sudah pasti semua kultivator yang ada di sana akan membantumu.


Karena terlalu malas membalas kata-kata Long Hua, Lin Yan menatap ke arah tertentu sambil berbicara, “Lalu, apakah kau tidak ingin melanjutkan untuk mengeluarkan benda-benda aneh menggunakan Formasi lagi?”


Sosok yang menonton semua adegan tersebut pun menegang seketika karena tidak menyangka bahwa Lin Yan akan menyadari keberadaannya.


Gu Yin merasa bingung dan melihat sekelilingnya dengan seksama tetapi tidak menemukan apapun.


“Jangan abaikan aku dasar sialan!” Teriak Long Hua karena Lin Yan tidak peduli dengan kata-katanya untuk mengajak bertarung satu lawan satu.


“Apa kau takut? Dasar pengecut sampah!” Teriak Long Hua lagi.


Lin Yan dan Gu Yin hanya melirik ke arah Long Hua dengan tatapan heran tetapi langsung mengabaikannya lagi.


“Lin Yan, siapa yang kau maksud sebelumnya?” Tanya Gu Yin penasaran.


Lin Yan tidak langsung menjawab dan melihat ke arah tertentu. Ia tentu dapat melihat sosok yang dilindungi oleh sebuah Formasi yang membuatnya tidak terlihat oleh siapapun kecuali untuk dirinya yang menggunakan Mata Raja.


“Si-siapa kau? Kenapa kau bisa melihatku?” Sosok tersebut bertanya dengan nada yang sangat terkejut.


Gu Yin mengerutkan keningnya karena mendengar suara yang samar. Ia langsung tau bahwa memang ada sesuatu yang selalu mengawasi semua kultivator di tempat tersebut.


Lin Yan tidak menjawab dan perlahan berdiri. Ia pun mengangkat lengannya dan menyentuh pohon tersebut sambil berbicara, “Apakah aku perlu menghancurkan Formasi di pohon ini agar kau terlihat? Mungkin akan ada bahaya juga karena semua Formasi di Gunung Safir akan menjadi kacau.”


Sosok tersebut langsung gugup mendengar apa yang Lin Yan katakan.


“Di hukum?” Lin Yan bingung seketika.


“Siapa kau? Dan makhluk apa kau sebenarnya? Aku tidak pernah melihat sesuatu seperti dirimu atau di catatan apapun,” ucap Lin Yan.


“A-aku.. A-aku..” Sosok tersebut langsung gugup mendengar pertanyaan Lin Yan. Ia saat ini dalam kondisi terjepit karena takut menerima hukuman.


Karena tidak tau harus berbuat apa, sosok itupun langsung berbicara, “Jangan lakukan apapun atau aku akan mengaktifkan Formasi untuk meledakkan Gunung Safir ini!”


Lin Yan tercengang karena tidak menyangka bahwa akan ada Formasi seperti itu di dalam Gunung Safir.


“Lakukanlah, aku tidak peduli sama sekali. Itu bukan urusanku jika kau dihukum karena meledakkan Gunung Safir.” Balas Lin Yan acuh tak acuh.


Sosok tersebut tertegun karena tau bahwa apa yang ia katakan menjadi bumerang padanya.


Matanya langsung berkaca-kaca lalu berteriak keras, “Uwaa.... Ibu.. tolong aku.. manusia sangat menyeramkan!”


Lin Yan tercengang karena sosok tersebut menangis keras saat ini. Apa-apaan ini? Apakah aku sangat menyeramkan?


“Hei, tenanglah!” ucap Lin Yan sedikit dingin.


Sosok tersebut berhenti menangis dan menatap ke arah Lin Yan. “Uwa... Aku ingin pulang! Orang ini sangat jahat!”


“Baiklah, baiklah, aku tidak akan melakukan apapun kepada Formasi ini,” ucap Lin Yan dan bingung harus melakukan apa.


“Benarkah?” sosok tersebut berhenti menangis lalu menatap Lin Yan dengan heran dan tatapan tidak percaya.


“Ya. Ini untukmu.” Lin Yan pun mengeluarkan Rumput Peri yang ia ambil dari Gui Fang sebelumnya.


Zhep!


Sosok tersebut langsung menghilang sekejap dan kembali ke tempat semula sambil memegang Rumput Peri yang ia rampas dalam sekejap dari tangan Lin Yan.


“Kecepatan yang sangat mengerikan!” Batin Lin Yan terkejut luar biasa. Ia tidak bisa berkata-kata lagi karena jika sosok itu ingin menghentikannya melakukan sesuatu, itu pasti sangat mudah. Tetapi kenapa sosok tersebut malah menangis sebelumnya?


“Wow.. bukankah ini Rumput Peri? Apakah kau benar memberikannya kepadaku?” Sosok tersebut menatap Rumput Peri di tangannya dengan mata berbinar.


“Ya. Itu untukmu.” Balas Lin Yan tersenyum.


“Ternyata kau bukan manusia jahat. Manusia jahat tidak akan mau memberikan Rumput Peri kepadaku.” Sosok tersebut langsung memakan Rumput Peri perlahan seperti memakan permen setelah mengatakan itu.


Gu Yin masih terdiam karena Lin Yan seperti sedang berbicara sendiri karena suara dari sosok tersebut sangat kabur dan hanya di dengar oleh Lin Yan sebab, sosok tersebut hanya mengarahkan suaranya kepada Lin Yan.


“Jadi, bisakah aku mengetahui kau ini sebenarnya apa?” Tanya Lin Yan.


Sosok tersebut terus-menerus memakan Rumput Peri dengan senyum diwajahnya. Ia tidak langsung menjawab kata-kata Lin Yan. Setelah selesai makan, ia pun menatap Lin Yan dengan seksama. “Aku tidak bisa mengatakannya kecuali kau melakukan Kontrak dengan ku. Rumput Peri yang kau beri tidak cukup sama sekali membuat kontrak karena kelasku diantara spesiesku termasuk dalam jajaran tertinggi.”


Dan Lin Yan pun langsung tau bahwa sosok tersebut adalah Roh dari Dunia Roh hanya dengan kata-katanya.