Dragon Monarch

Dragon Monarch
Chapter 185 - Menghindari Formasi Jebakan



Gunung Safir


Lin Yan dan Gu Yin bergerak dengan kecepatan tertinggi mereka menuju ke arah hutan belantara. Karena keduanya memegang token yang diberikan oleh pengawal Kerajaan Bintang, keduanya pun bebas memasuki penghalang.


Zhep! Zhep!


Para kultivator pun semuanya tidak tinggal diam dan langsung bergerak ke dalam hutan belantara. Semuanya mengambil arah masing-masing karena Gunung Safir sangatlah besar dan tinggi.


Lin Yan yang memasuki Gunung Safir juga membuat perhitungan bahwa untuk mencapai lokasi puncak pasti memakan waktu yang lama. Bukan hanya karena itu, tetapi informasi yang mengatakan bahwa di sana banyak jebakan tentu membuat kecepatan bergerak menuju puncak akan melambat juga.


Serta, jika menemukan sebuah Formasi yang melindungi sesuatu, butuh waktu untuk membukanya dan semua itu akan memperlambat waktu mencapai puncak yang menjadi tujuan semua kultivator, yaitu Danau Safir.


“Mata Raja!”


Setelah bergerak hampir setengah jam, Lin Yan pun mengaktifkan Mata Raja untuk melihat daerah sekitarnya dengan seksama. Ia tidak akan ceroboh karena pasti Formasi jebakan yang ada di Situs tersebut mungkin bisa membunuh kultivator tingkat Alam Bumi secara instan.


Duar!


“Arrrrggg!”


Suara ledakan dan teriakan terdengar dikejauhan. Dalam waktu kurang dari dua detik, suara teriakan tersebut menghilang.


“Pasti ada yang terkena jebakan! Itu membunuhnya secara instan!” Gu Yin memasang wajah serius kali ini.


“Formasi ini bukanlah sesuatu yang ditakutkan!” Balas Lin Yan dengan senyum percaya diri.


Gu Yin hanya tersenyum manis dan tidak bertanya kenapa Lin Yan sangat percaya diri. Ia selalu akan percaya kepadanya secara membabi buta.


Saat bergerak, Lin Yan melihat penghalang tak kasat mata menggunakan Mata Raja. Ia menyeringai karena memang benar bahwa matanya memiliki kemampuan untuk melihat Formasi yang sangat tersembunyi.


Zhep!


Lin Yan langsung menarik Gu Yin ke samping dan mengambil jalan memutar sedikit karena Formasi yang ada dihadapan mereka adalah sebuah jebakan.


Gu Yin tidak bertanya dan tau bahwa Lin Yan-nya telah menemukan sebuah Formasi Jebakan dengan cara tertentu.


Beberapa kultivator bingung melihat Lin Yan dan Gu Yin mengambil jalan memutar sedikit. Ketika tiga kultivator yang mendahului Lin Yan, ketiganya membeku di tempat.


Busshhh!


Ledakan api menerjang ke arah langit tepat di Formasi yang dihindari oleh Lin Yan dan Gu Yin.


Ketiga kultivator tersebut langsung dilahap oleh api hingga garing. Teriakan ketiga kultivator tersebut terdengar selama tiga detik lalu lenyap sepenuhnya tanda bahwa ketiganya telah tewas ditempat.


“Sungguh Formasi yang mengerikan! Aku tidak tau apakah qi Es Hitam milikku mampu untuk menghalau api itu.” ucap Gu Yin tercengang saat melihat ledakan api ke arah langit di jarak hampir 10 meter darinya dan Lin Yan.


Lin Yan melirik ke arah api tersebut lalu mengabaikannya, “Kau bisa menghalaunya walaupun harus menggunakan banyak qi.”


Gu Yin membusungkan dadanya sedikit yang sudah besar dengan bangga.


Lin Yan mengabaikan Gu Yin dan terus bergerak sambil memperhatikan semua tempat yang ada agar tidak melewatkan detail apapun. Ia paham bahwa akan banyak Formasi yang lebih mengerikan dari pada yang ia hindari sebelumnya.


“Hei, apa kau tidak melihat bahwa pemuda itu tampaknya mengetahui letak Formasi sebelumnya?” Tanya salah satu kultivator yang melihat Lin Yan mengambil jalan memutar menghindari Formasi bersama dengan Gu Yin.


“Ya. Apakah itu keberuntungan atau kebetulan?” Tanya kultivator lainnya.


“Namun, pemuda itu pasti sudah membuat spekulasi bahwa semua Formasi yang ada di kaki Gunung Safir adalah sebuah jebakan belaka!” ucapnya.


“Jika begitu, ayo kita ikuti dia. Jalan menunju puncak pasti akan aman.” Saran kultivator lainnya.


Kedua rekan mereka setuju dan langsung mengikuti Lin Yan dari belakang.


“Hm? Tampaknya ada yang mengikuti kita.” ucap Gu Yin.


“Biarkan saja mereka, jika ketiga kultivator itu berani mengacau pada kita, kita akan membereskan mereka,” ucap Lin Yan tidak terlalu peduli karena ia sudah mendeteksi bahwa ketiga kultivator tersebut memiliki tingkat kultivasi Alam Bumi tahap kedelapan.


Lin Yan dan Gu Yin terus-menerus bergerak dan menghindari banyak Formasi yang merupakan sebuah jebakan. Tetapi, terkadang Lin Yan melihat benda tertentu menggunakan Mata Raja miliknya yang ada di dalam Formasi.


Setelah memeriksa benda yang ada di dalam Formasi, Lin Yan mengabaikannya karena merasa memakan banyak waktu hanya untuk memecahkan Formasi yang memiliki benda tidak terlalu berguna untuknya.


Tujuan semua kultivator tentu saja sama, yaitu secepat mungkin mencapai Danau Safir, karena hadiah utama berada di sana. Benda berharga di tengah jalan hanyalah sebuah bonus bagi para kultivator.


Ketiga kultivator yang mengikuti Lin Yan dan Gu Yin pun semakin percaya bahwa Lin Yan memiliki kemampuan Formasi yang kuat karena dapat mendeteksi Formasi Jebakan di tengah jalan.


Setelah bergerak selama hampir tiga jam, Lin Yan dan Gu Yin pun keluar dari hutan belantara dan tiba di kawasan hutan yang tidak memiliki banyak pohon. Dikejauhan pun, terlihat sangat banyak kultivator yang sedang bergerak secepat yang mereka bisa ke arah atas.


“Apa itu?” Batin Lin Yan saat menatap jauh di atas bahwa ada Formasi berbentuk raksasa yang sangat tersembunyi.


Zhep! Zhep! Zhep!


Bang! Bang! Bang!


Banyak kultivator yang menabrak penghalang secara langsung dan mendapatkan luka kecil.


Karena Formasi yang ada di sana lumayan besar, banyak kultivator yang terhenti seketika di tengah jalan karena tidak bisa terus bergerak ke arah puncak Gunung Safir.


Zhep!


Lin Yan pun tiba di jarak hampir 20 meter dari tempat para kultivator terhenti bersama dengan Gu Yin.


“Apakah itu sebuah Formasi Jebakan?” Tanya Gu Yin saat menatap ke area kosong dihadapan semua para kultivator yang terhenti di garis yang sama.


“Tidak, Formasi itu menyembunyikan sesuatu yang luar biasa di dalam sana,” jawab Lin Yan.


“Hm, apa itu?” Tanya Gu Yin tertarik karena Lin Yan-nya mengatakan ada sesuatu luar biasa di dalam Formasi.


“Aku tidak tau persis apa itu karena aku tidak bisa melihat ke dalamnya. Tetapi itu adalah sebuah bangunan besar yang dijaga oleh satu binatang roh kuat!” Balas Lin Yan.


“Kenapa kau mengatakan bahwa itu sesuatu yang luar biasa jika ada binatang roh kuat yang menjaganya?” Tanya Gu Yin heran.


“Yin'er.. gunakan kepala mungilmu untuk memprediksi sesuatu, tidak mungkin binatang roh tersebut berjaga di tempat tersebut jika tidak ada sesuatu yang spesial.” Lin Yan menarik pipi Gu Yin yang terbungkus cadar dan sedikit terkekeh.


Gu Yin sedikit cemberut tetapi tidak menepis tangan Lin Yan karena tentu saja ia tidak keberatan jika kekasih hatinya itu melakukan hal seperti itu, malahan ia merasa sangat senang walaupun tidak menunjukkannya.


“Ayo kita mendekat, aku sangat ingin tau apa isi dari bangunan yang tampak sangat aneh itu.” Lin Yan pun langsung melompat lompat dari satu pohon ke pohon lainnya diikuti oleh Gu Yin dan tiba di jarak hampir empat meter dari penghalang.


“Apakah binatang roh yang menjaga tempat itu kuat?” Tanya Gu Yin.


“Ya.” Lin Yan memasang wajah serius lalu melanjutkan kata-katanya yang membuat Gu Yin terkejut juga, “Binatang roh tersebut adalah binatang roh tingkat 6 dengan kekuatan tingkat Alam Langit tahap kedua paling tidak!”